• INDOPOSINDOPOS
  • September 2, 2024
  • 0 Comments
TAK KENAL MAKA TAK SAYANG DAN TAK SELAMANYA KOALISI BESAR BISA MENANG.. KETUM MASYARAKAT PENDUKUNG GIBRAN MINTA RK SEGERA TURUN KE WARGA JKT UNTJK DISKUSIKAN GAGASAN NYA MESKI PENETAPAN CALON OLEH KPUD MASIH LAMA

INDOPOS-Pasangan Calon Gubernur Daerah Khusus Jakarta Ridwan Kamil dan Suswono, yang didukung koalisi gemuk partai-partai KIM Plus, tak boleh menganggap remeh lawan-lawannya, khususnya Pramono Anung-Rano Karno resmi diusung PDI Perjuangan (PDIP). Pengamat politik Adi Prayitno menilai, munculnya Pramono-Rano di kontestasi Pilkada Jakarta tidak bisa dianggap remeh. “Meski RK dan Suswono didukung koalisi gemuk, tapi hendaknya tidak menganggap enteng lawan-lawannya,” ujarnya. “Jangan merasa menang sebelum bertanding, karena PDIP dengan kader militannya akan semangat melawan partai-partai koalisi,” tandasnya. Sementara itu Ketua Umum Masyarakat Pendukung Gibran Jimmy S mengatakan, Pemilih di jakarta ini sangat berbeda dgn pemilih di wilayah lain, hal itu terbukti pada pilkada dki kemarin, partai koalisi besar atau gemuk belum tentu bisa memenangkan pertarungan di pilkada, Masyarakat Jakarta adalah Masyarakat yg cerdas, Saran saya untuk pak ridwan kamil untuk segera turun ke masyarakat untuk berdiskusi dan bercengkrama dgn masyarakat jakarta, jangan ada jarak antara pemimpin dgn masyarakat meskipun pemimpin tsb didukung oleh berbagai macam elite partai. Segera Turun ke bawah meskipun sudah punya gagasan untuk jakarta, krn sejatinya dalam pilkada jakarta gagasan atau ide yg akan ditawarkan oleh pemilik gagasan tsb belum tentu sesuai kemauan masyarakat jakarta. Jadi penanganan utk masyarakat di jakarta harus benar2 atas aspirasi dr bawah, bukan hanya dari ide/gagasan pribadi atau para elite. Yg jelas masyarakat jakarta tidak mau memiliki pemimpin yg sombong atau membuat jarak dgn warga nya,tandas Jimmy kepada wartawan. Pasangan Pramono-Rano dan Ridwan Kamil-Suswono resmi mendaftar menjadi bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2024-2029, hari ini. Pramono-Rano berbondong bersama ratusan pendukungnya. Ia datang menggunakan kendaraan oplet khas sinteron Si Doel Anak Sekolahan. Selain itu dibelakangnya diiringi kesenian musik asal Jakarta gambang keromong. Pasangan itu diusung PDIP. Sementara itu, Ridwan Kamil-Suswono diusung 15 partai politik. RK menjelaskan kumpulan partai yang mengusungnya merupakan koalisi persatuan untuk menghadirkan Jakarta baru. Ia menegaskan Jakarta harus didefinsikan ulang sepeninggal tak lagi berstatus Ibu Kota. “Total kurang lebih ada 15 ya, yang tentunya semua bercita-cita membangun Indonesia melalui Jakarta dengan rasa kebersamaan dan persatuan,” ujar RK di saat mendaftarkan diri Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Rabu (28/8).

  • INDOPOSINDOPOS
  • September 2, 2024
  • 0 Comments
Muhidin Muchtar, Kordinator Relawan Sahabat Jakarta Pendukung RK yang juga Waketum Bamus Betawi Siap Menangkan Ridwan Kamil

INDOPOS-Muhidin Muchtar, Kordinator relawan Sahabat Jakarta Pendukung RK yang juga Waketum Bamus Betawi, menyampaikan dukungan penuh pada Ridwan Kamil dan Suswono sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta 2024. Menurut Muhidin, sosok Ridwan Kamil sangat tepat dalam memimpin Jakarta, karena memiliki rekam jejak yang sukses dalam menjadi pemimpin daerah. Sekilas kiprah bang RK selama menjadi gubernur jawa barat. – beliau bekerjasama dengan pj gub dki jakarta, dan walikota bekasi membangun MRT di kota bekasi , MOU nya di tanda tangani pada tgl 17 Februari 2023 di gedung sate. – Memberikan hibah 1 T lebih kepada NU Jawa Barat, sebagai bukti perhatian dan kepedulian beliau kepada kegiatan keagamaan. – Beliau mengusulkan beberapa rencana pemekaran wilayah di jawa barat dengan agar kucuran keuangan dari pemerintah pusat lbh proporsional dengan jumlah penduduk nya, ada 8 DOB ( daerah otonomi baru) yg di usulkan beliau yg saat ini sedang di godok pemerintah pusat yaitu: Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Sukabumi Utara, kabupaten Garut Selatan, Kabupaten Bogor Timur, Kabupaten Indramayu Barat, Kabupaten Cianjur Selatan, kabupaten Tasikmalaya Selatan dan Kabupaten Garut Utara – pada tahun 2022 kementerian Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi ( Kemendes) memberikan penghargaan kepada RK atas keberhasilan nya mengentaskan desa tertinggal dan sangat tertinggal , sehingga di Jabar saat ini hanya ada desa yg berstatus berkembang, maju dan mandiri, dan hingga tahun 2022 kondisi strata di jabar adalah 1.671 desa berkembang, 2.511 desa maju, dan 1.130 desa mandiri…tanpa ada DESA TERTINGGAL….Subhanallah, suatu pencapaian luar biasa, yg harus kita apresiasi. Insya Allah dengan pengalaman beliau memimpin di jabar , sebagai salah satu propinsi yg luas di indonesia menjadi bekal yg luar biasa utk membangun kota Jakarta….Aamin Itu baru sebagian kecil, kiprah keberhasilan beliau dalam membangun Jawa Barat. “Bila Allah menghendaki, beliau memimpin di Jakarta, Insya Allah kita akan menjadi saksi kiprah beliau nanti dalam membangun jakarta,” tutur Muhidin.

  • INDOPOSINDOPOS
  • September 2, 2024
  • 0 Comments
Selamat & Sukses Untuk PKK RT. 006/12 Kel. Kebon Pala, Kec, Makasar, Jakarta Timur Atas Juara Pertama Lomba Gerak Jalan Santai

INDOPOS-Selamat & Sukses Untuk PKK RT. 006/12 Kel. Kebon Pala, Kec, Makasar, Jakarta Timur Atas Juara Pertama Lomba Gerak jalan santai pada tanggal 1 September 2024 Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak, yang telah bekerja keras untuk suksesnya acara HUT Kemerdekaan RI Ke 79 Tingkat RW, terima kasih juga kami sampaikan untuk Bapak Lurah dan Sekel , RW, 12 beserta jajarannya , Qatar Unit RW 12 dan adik adik Qatar RT. 006/ 12, wabil khusus kepada ketua RT. 006/12 M. Zamroni dan Ibu selaku penanggung jawab Tim gerak jalan PKK RT.006/12. Semoga pada perayaan HUT RI ke 80 tahun yg akan datang dapat mepertahankan piala yg telah direbut pada tahun ini. RT.006/12 Jaya, Jaya, Jaya.

  • INDOPOSINDOPOS
  • September 1, 2024
  • 0 Comments
Lomba Gerak Jalan Santai RW 12 Kebon Pala

INDOPOS-Lomba gerak jalan santai yg diadakan oleh RW 12 dan seluruh perwakilan dari RT 001/ 09 Kel. Kebon Pala, Star dan Finish untuk gerak jalan santai yg dilepas oleh Lurah didampangi sekel dan ketua RW 12 dan Para Ketua RT.001/09, serta tokoh masyarakat diKel. Kebon Pala Kec Makasar Jakarta Timur dari lapangan Dogo menuju ke Arah Jengki. Kusus untuk Ibu Ibu PKK RT.006/12 diwakili oleh PKK nya di bawa binaan Ibu Ketua RT. 006/12 ( Ibu Ade ) dengan kostum yg lagi viral dengan Antusias sekali’ terdengar juga slogan dari peserta gerak jalan RT.006 jaya jaya jaya. Semoga kegiatan ini mempererat tali silaturahmi sesama warga dilingkungan RW.12.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 30, 2024
  • 0 Comments
Tim Kuasa Hukum Addin Arifin Gelar Konferensi Pers Terkait Proses Hukum Pelaporan Habib Bahar Bin Smith

INDOPOS-Kuasa hukum Addin Arifin, menggelar konferensi pers terkait perkembangan proses hukum terhadap kasus Tindak Pidana perbuatan yang tidak menyenangkan, pencemaran nama baik, fitnah, intimidasi, persekusi, ancaman kekerasan, dan pengrusakan terhadap Syahbudin di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis, 29/8/2024 Dugaan Tindak Pidana terhadap Syahbudin tersebut terjadi di kediamannya.di Grandwisata, Cluster Rivertown BC 15/07–BC 11/30, RT 002 / RW 009, desa Lambangjaya, kec. Tambun Selatan, kab. Bekasi, Jawa Barat, pada hari Ahad, 17 Maret 2024. Disebutkan tim kuasa hukum bahwa yang terlapor adalah : 1. Sdr. Bahar bin Smith; 2. Sdr. M. Assad Shahab; 3. Sdr. Fazarulloh (Ketua RT.002/009 Cluster Rivertown, Grandwisata, Lambangjaya, Tambun Selatan, Bekasi. Dr. (c) Hilman Himawan, SH.,MH.M.Kn, sebagai ketua tim penasehat Hukum Addin Arifin, menyampaikan, dampak yang terjadi sangat besar ya karena, akun Assad Shahab ini memviralkan dari persekusi ini dari 17 Maret ditontoh oleh 800 ribu pada saat kejadian itu. Apa yang dilakukan oleh Bahar seolah-olah sebagai sang Hero, yang menuduh klien kami melakukan penipuan, membawa-bawa dukun, padahal semua itu tidak benar sama sekali. “Dengan adanya laporan dan konferensi pers seperti ini, mengembalikan, memulihkan nama baik dari Pak Adi Arifin ini, yang dituduh salah beliau, yang diframing di akun youtube tersebut,” ujarnya. Saat itu, pada tanggal 17 Maret, itu sudah ada kesalahpahaman, dan terjadi mediasi di Polsek Tambun, sudah sepakat minta maaf. “Namun mengapa ada kesengajaan dari Bahar, antara asat dan medianya juga memviralkan terus menerus dan memframing. Dan semua orang pada tahu, wah tetangga kami ini, wah penipu berkedok dukun, dan dari situlah kami konferensi pers untuk meluruskan dan memulihkan nama baik, dan karena Bahar tidak bisa membuktikan apa yang dituduhkan pada klien kami, maka kami melaporkan balik ini,” jelas Dr. (c) Hilman Himawan, SH.,MH.M.Kn. Kami, ucap Harry mengawali konferensi pers tersebut, (1). Dr (C) HILMAN HIMAWAN, SH, MH, MKn, (2). MUHAMMAD GHURRON MUHAJJALIN, SH, SE, dan (3).Saya sendiri HARRY PRIBADI GARFES, SHI, MH, dari Kantor Hukum J&H and Partners selaku Kuasa Hukum dari korban yaitu Sdr. Addin Arifin. “Kasus ini sedang berjalan dan ditangani oleh Polda Metro Jaya, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/1838/IV/2024/SPKT/ POLDA METRO JAYA, tanggal 01 April 2024, atas dugaan Tindak Pidana Perbuatan Yang Tidak Menyenangkan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP,” ungkap Harry. Sebagaimana, lanjutnya, yang dimaksud dalam : pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan, dan atau – pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, Persekusi, dan Pengrusakan, dan atau – pasal 167 KUHP tentang memasuki rumah, ruangan, pekarangan orang lain tanpa izin,. Menurut Harry, kasus ini ditangani Unit IV Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, di mana sampai saat ini penanganannya berjalan lancar dan baik, dan telah melewati beberapa tahapantahapan, yaitu : – Olah TKP telah dilakukan oleh Tim Inavis Polda Metro Jaya di rumah klien kami sebagai korban di Grandwisata, Cluster Rivertown BC 15/07–BC 11/30, RT 002 / RW 009, desa Lambangjaya, kec. Tambun Selatan, kab. Bekasi, Jawa Barat ; – Pemanggilan saksi-saksi dari pihak pelapor (dalam hal ini J&H and partners selaku kuasa hukum sdr. Addin Arifin, dan saksi-saksi lainnya), untuk dimintai keterangan atau klarifikasi di Unit IV Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya; “Perlu kami sampaikan bahwa pemeriksaan dari pihak terlapor telah hadir dan telah memberikan keterangan sdr. Arif Kusnandar Suyuti sebagai saksi terlapor di Unit IV Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya pada hari Kamis, 22 Agustus 2024,” lanjutnya. Sementara yang telah memberikan keterangan di Unit IV Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya terlapor Muhammad Assad Shahab pada hari Jum’at 23 Agustus 2024 sehabis waktu sholat Jum’at. Selain itu kuasa hukum Syahbudin, S.H.I., M.H. tersebut juga telah melaporkan Fazarulloh, ketua RT.002/009 Cluster Rivertown Grandwisata, desa Lambang Jaya, kec. Tambun Selatan, kab. Bekasi, di Polda Metro Jaya dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/4433/VIII/2024/SPKT/Polda Metro Jaya, tanggal 01 Agustus 2024, atas dugaan keterlibatannya dalam Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana yang dimaksud dalam : – pasal 310 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik, dan atau – pasal 311 KUHP tentang Fitnah. Atas kinerja kepolisian Polda Metro Jaya yang baik dan presisi, J&H and Partners selaku kuasa hukum Addin Arifin, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penanganan kasus ini sampai pada saat ini dan berharap kasus ini dapat segera diselesaikan dengan baik oleh Kepolisian Polda Metro Jaya. “Demi tegaknya rasa keadilan dan kepastian hukum bagi klien kami, serta kasus seperti ini tidak boleh terjadi lagi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami juga menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Kapolri, bapak kabareskrim Polri, dan bapak Kapolda Metro Jaya…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 30, 2024
  • 0 Comments
Analisa SGY Terbukti Jitu, Pasca Gagal Pilpres dan Cagub Anies Jadi Political Vagabond?

INDOPOS-Hari ini, Jumat, 30 Agustus 2024, menjadi hari penuh perenungan bagi mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. Batas waktu pendaftaran calon gubernur (Cagub) dan wakil gubernur (Cawagub) resmi berakhir pada Kamis, 29 Agustus 2024, dan Anies gagal untuk turut serta dalam Pilkada, khususnya di Jakarta. Pada detik-detik terakhir pendaftaran, sempat beredar kabar bahwa Anies akan maju melalui PDIP berpasangan dengan Ono Surono dalam Pilkada Jawa Barat. Namun, Juru Bicara Anies Rasyid Baswedan, Sahrin Hamid, menyatakan bahwa Anies tidak akan maju dalam kontestasi Pilkada Jawa Barat. Keputusan ini menutup pintu bagi Anies untuk berlaga dalam pemilihan kepala daerah manapun. Dari keterangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta yang dipimpin oleh Wahyu Dinata, diketahui bahwa hanya ada dua pasangan calon yang mendaftar untuk Pilkada Jakarta. Mereka adalah Ridwan Kamil (RK)-Suswono yang diusung oleh koalisi 13 partai politik, serta Pramono-Rano Karno yang diusung oleh PDIP. Selain itu, terdapat pasangan calon dari jalur independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Dengan berakhirnya proses pendaftaran ini, harapan Anies Baswedan untuk kembali bertarung di panggung politik Ibu Kota pun kandas. Kabar mengenai kemungkinan Anies maju di Pilkada Jawa Barat juga terbukti tidak benar. Kondisi ini mungkin bisa membuat Anies merasa terpuruk dan mengalami fase “nangis bombay,” sebuah ungkapan yang mencerminkan betapa beratnya kekecewaan dan kesedihan yang mungkin dirasakannya. Proses pencalonan Anies Baswedan dalam Pilkada ini menyerupai drama politik yang penuh ketegangan dan spekulasi, menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat. Namun, realitas politik telah menempatkan Anies dalam posisi yang sulit. Setelah sebelumnya kalah dalam pemilihan presiden (Pilpres) dan wakil presiden (Pilwapres) pada Februari 2024, Anies kini juga gagal maju dalam Pilkada 2024, khusmya di Jakarta. Dalam kontestasi Pilpres, Anies dikalahkan oleh Prabowo Subianto, yang kini menjadi presiden terpilih Republik Indonesia periode 2024-2029. Kekalahan dan kegagalan ini memunculkan pertanyaan mendasar di kalangan publik: Apakah Anies Baswedan akan “nangis bombay” dan menjadi seorang “political vagabond,” atau gelandangan politik, setelah semua ini terjadi? Dalam konteks dunia poltik, hal tersebut mungkin saja terjadi. Sepertinya terdapat lima alasan logis yang mendasari kemungkinan tersebut. Pertama, kemungkinan kehilangan dukungan politik yang kuat. Anies Baswedan sebelumnya didukung oleh partai-partai besar seperti PKS, Nasdem, dan PKB dalam kontestasi Pilpres. Namun, setelah kekalahannya, dukungan ini mulai melemah, terutama setelah koalisi mereka pecah dan tidak mampu mengusungnya di Pilkada Jakarta 2024. Keputusan partai-partai besar untuk tidak mengusung Anies dalam Pilkada kali ini mungkin menunjukkan penurunan kepercayaan mereka terhadap kapasitas politik Anies, yang pada gilirannya boleh jadi membuatnya sulit untuk bertahan di panggung politik. Kedua, kemungkinan terisolasi dari partai politik besar. Kekalahan dalam Pilpres dan gagal maju di Pilkada Jakarta mungkin menempatkan Anies dalam posisi yang terisolasi secara politik. Partai-partai politik besar yang sebelumnya menjadi kendaraan politiknya tampaknya kini enggan memberikan dukungan penuh. Anies mungkin tidak memiliki basis kekuatan politik yang solid tanpa dukungan partai besar, dan hal ini kemungkinan berpotensi menjadikannya sebagai sosok yang “berkeliaran” tanpa arah yang jelas di panggung politik nasional. Ketiga, kemungkinan sulit membangun basis massa yang kuat. Anies Baswedan telah menjadi ikon bagi sebagian kelompok masyarakat, terutama mereka yang mendukungnya dalam kontestasi Pilpres. Namun, kekalahan dalam Pilpres dan kegagalam pada pencalonan Pilkada, khususnya di Jakarta menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana loyalitas basis massa tersebut akan bertahan. Keempat, kemungkinan terjebak dalam stigma kekalahan. Kekalahan dalam Pilpres maupun galal Pilkada, mungkin dapat menempelkan stigma negatif pada diri Anies sebagai “pecundang” dalam dunia politik. Stigma ini sulit dihilangkan dan mungkin dapat menghambat peluang Anies untuk kembali maju dalam kontestasi politik di masa depan. Dalam dunia politik yang keras dan kompetitif, citra sebagai seorang yang kalah boleh jadi dapat menutup banyak pintu kesempatan. Kelima, kemungkinan kehilangan daya tarik sebagai kandidat populer. Sebelum kekalahannya, Anies Baswedan dikenal sebagai salah satu kandidat populer yang memiliki magnet tersendiri bagi parpol dan juga di mata para pemilih. Namun, kegagalan di Pilpres dan gagal maju di Pilkada Jakarta 2024 tersebut mungkin dapat mengikis daya tarik tersebut. Kandidat yang kalah berulang kali cenderung kehilangan pamor dari parpol dan di mata pemilih, yang mencari sosok pemimpin yang kuat dan berpotensi menang. Anies mungkin berisiko kehilangan daya tarik sebagai kandidat kuat di masa depan. Dengan rangkaian alasan ini, Anies Baswedan kini mungkin berada di persimpangan jalan dalam karir politiknya. Masa depan politik Anies mungkin bisa jadi suram. Dia mungkin akan “nangis bombay” dan berpotensi menjadi seorang “political vagabond” yang terus mencari tempat di panggung politik tanpa dukungan kuat dan arah yang jelas. Namun, bagi saya pribadi, Anies Rasyid Baswedan tidak akan “nangis bombay” dan juga tidak akan menjadi “political vagabond.” Sebaliknya, dia akan merenung dan melakukan introspeksi diri.…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 28, 2024
  • 0 Comments
Muhidin Muchtar Aktivis Betawi Siap Menangkan Ridwan Kamil-Suswono

INDOPOS-Muhidin Muchtar, Aktivis Betawi, menyampaikan dukungannya kepada Ridwan Kamil dan Suswono, yang akan didaftarkan ke KPU sebagai calon gubernur dan wakil gubernur DKJ, Rabu (28/8/2024). Menurut Muhidin, sosok Ridwan Kamil dan Suswono merupakan pasangan calon gubernur yang dapat mempersatukan masyarakat Jakarta. “Sosok ini bisa menjaga kerukunan di Jakarta, sosok ini bisa membawa kerukunan dan ketentraman kita di Jakarta, sosok ini bisa membawa kemajuan Jakarta,” ujar Muhidin, pada wartawan. Menurut Muhidin, adanya kekuatan politik yang besar sekaligus dukungan dari partai koalisi yang tergabung dalam KIM Plus dapat menjadi modal bagi pasangan calon yang diusungnya. “Akan menjadi modal bagi (Ridwan Kamil) Kang Emil, akan menjadi modal bagi Pak Suswono untuk membangun Jakarta yang lebih baik, untuk membangun Jakarta yang lebih maju, dan untuk membawa Jakarta yang lebih hebat dari sekarang ini,” jelasnya. Muhidin menegaskan Ridwan Kamil merupakan orang yang layak untuk maju di Pilkada 2024 karena sudah memiliki banyak pengalaman. “Ridwan Kamil semasa menjadi gubernur Jawa Barat telah mendorong berbagai macam entrepenuer muda, telah menginspirasi banyak kaum muda, telah mengilhami banyak orang-orang untuk berkreasi dan berinovasi dan akan beliau lanjutkan di Jakarta,” tutur Muhidin. Ia juga berharap bahwa pasangan calon gubernur yang diusung oleh partainya tersebut merupakan harapan bagi masyarakat Jakarta untuk menata Kota Jakarta menjadi lebih baik. Lebih lanjut, Muhidin percaya dengan Ridwan Kamil dan Suswono dapat menyelesaikan dengan baik satu per satu permasalahan di Jakarta apabila terpilih sebagai gubenur dan wakil gubernur Jakarta peiode 2024-2029. “Kami berharap Kang Emil dan Pak Suswono akan lebih maksimal dari yang sudah-sudah. Itulah sebabnya koalisi ini bersatu dalam koalisi besar,” kata Muhidin.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 28, 2024
  • 0 Comments
Kentang Ngadas Membawa Berkah Masyarakat Adat Tengger

INDOPOS-Tanaman Kentang yg menjadi unggulan Masyarakat Adat Tengger di desa Ngadas, Poncokusumo kabupaten Malang, berada di ketinggian mencapai 2.150 MDPL dengan luas area sekitar ±414 hektar, dengan ±15 hektar untuk permukiman dan ±399 hektar dipergunakan sebagai area pertanian., memiliki penduduk sebanyak 1.819 jiwa dengan 541 kepala keluarga yang tersebar di 12 RT, Masyarakat adat Ngadas dalam mempertahankan ketahanan pangan bercocok tanam dengan komoditas kentang terliat makmur dan moncer di banding dengan desa yang sekitarnya. Pertanian unggulan kentang telah membawa berkah berlimpah bagi Masyarakat adat Tengger di Desa Ngadas, masyarakat tengger Ngadas telah menemukan tanaman kentang yg cocok untuk dijadikan komoditas ekonominya Pendapatan perkapita 30-50 juta, hampir lebih kurang 90 milyaard pertahun bagi warga masyarakat adat Ngadas adalah suatu berkah pertanian Kentang, hasil kentang mengangkat harkat martabat masyarakat  adat tengger di ngadas. Masyarakt Adat Tengger Ngadas dalam bercocok tanam kentang melibatkan pendekatan dengan mencerminkan pengetahuan tradisional dan adaptasi lingkungan, yaitu dengan memilih varietas kentang yang sesuai dengan kondisi iklim dan cuaca dingin di ketinggian 2,150 MDPL. Dengan Teknik pertanian berkelanjutan, Masyarakat Tengger menggunakan metode pertanian ramah lingkungan , dengan merotasi tanaman dan penggunaan pupuk organik agar kesuburan tanah terjaga. Pengelolaan Air, mengingat Lokasi geografis , Teknik irigasi yg efisien sangat penting ini yang dipegang teguh masyarakat adat  Tengger dengan keseimbangan pemanfaatan air. Penanaman kentang terintegrasi dengan ritual dan tradisi budaya lokal, hubungan spiritual dengan tanah dan hasil pertanian. Perubahan iklim, masyarakat adat Tengger sangat memahami dan meyakini pola cuaca lokal dan mampu beradaptasi, dengan memilih waktu tanam yg tepat, dari keseluruhan proses tersebut masyrakat Adat Tengger juga sangat menjunjung tinggi pengetahuan tentang cara bertani dan merawat tanaman kentang yang diturunkan dari beberapa generasi sebelumnya guna menciptakan kesinambungan dalam praktik pertanian. Pendekatan diatas mencerminkan kearifan lokal yang menunjukkan bagaimana suku Tengger berinteraksi dengan lingkungan mereka untuk keberlangsungan hidup dan kesejahteraan komunitasnya. Kesejahteraan Masyarakat Adat Tengger dari pertanian kentang  berdampak pada beberapa penginapan penginapan yang dikelola beberapa masyarakat Adat  di Ngadas karena kesibukan pertanian dan value yang didapat dari kentang lebih berkilau dengan masa tanam 4 bulan kentang dengan hasil yang menjanjikan.  pada tanggal 17 agustus 2024 harga perkilogram kentang Rp16.000-17.000. Tenaga kerja penggarap petani setiap harinya dari luar Ngadas terdapat kurang lebih 100 orang, demikian wawancara dengan Kepala Desa Ketua Masyarakat Adat Tengger Ngadas, Mujianto, beberapa waktu lalu. (***)  

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 27, 2024
  • 0 Comments
PTM AKRAB dan Warga RW02 Cakung Timur Sukses Gelar Turnamen Tenia Meja HUT RI Ke-79

INDOPOS-Persatuan Tenis Meja AKRAB (PTM AKRAB) berkolaborasi dengab Pengurus RW02 Cakung Timur, sukses menyelenggarakan turnamen tenis dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 79. Antusias warga membludak saat menyaksikan final turnamen tenis meja di di lapangan tenis meja PTM AKRAB yang berhadapan antara PTM RT09 vs PTM RT11. Riuh sorak dan gelak tawa warga pecah saat menyaksikan kedua tim menunjukkan permainan terbaiknya. Pertandingan akhirnya di menangkan oleh PTM RT11 dengan scor yang sangat ketat. Usai pertandingan ketua panitia HUT RI RW02 yang juga menjabat sebagai LMK Sutiono memberikan hadiah kepada para pemenang yang disaksikan oleh ketua RW dan para ketua RT Kp. Buaran Cakung Timur. Sutiono mengucapkan terimakasih kepada semua pihak termasuk PTM AKRAB dan KaDispora Jakarta yang membantu memberikan sejumlah piala untuk kesuksesan turnamen tenis meja. “Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak termasuk PTM AKRAB dan KaDispora Jakarta yang telah membantu memfasilitasi pertandingan dan memberikan sejumlah piala untuk kesuksesan turnamen tenis meja. Dan berharap kerjasama ini akan berjalnjut hingga peryayaan HUT Kemerdekaan RI tahun depan, ujarnya” (25/08/24). Pada kesempatan yang sama ketua PTM AKRAB Abdul Haris bertekad akan memfasilitasi para pelajar berlatih tenis meja di bawah pelatih yang profesional. Sehingga harapannya mereka mempunyai skill yang baik dan jangka panjangnya akan teŕcipta kampung atlit tenis meja. “PTM AKRAB bertekad akan memfasilitasi para pelajar untuk berlatih tenis meja rutin dibawah pelatih yang profesional, sehingga mereka mempunyai skill tenis meja yang baik dan jangka panjangnya akan tercipta kamoung atlit tenis meja, tutupnya.”

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 27, 2024
  • 0 Comments
Universitas Borobudur Mendapat Hattrick Unggul untuk S1 S2 S3 Hukum

INDOPOS-Patut disyukuri Universitas Borobudur menjadi PTS pertama di Jakarta yang terakreditasi UNGGUL untuk Program Studi S1, S2, S3 Ilmu Hukum, ini merupakan prestasi yang luar biasa di dapatkan Universitas Borobudur. Betapa tidak diawali dengan Doktor Ilmu Hukum pada tgl 19 Maret 2024 terakreditasi Unggul dengan nilai 375, Lanjut Magister Ilmu Hukum tgl 2 Juli 2024 terakreditasi unggul dengan nilai 367 dan akhirnya menjadikan Hattrick Unggul Program Sarjana juga terakreditasi unggul dengan nilai 369 pada tgl 27 Agustus 2024. Rektor Universitas Borobudur Prof. Bambang Bernanthos sangat mengapresiasi kepada Dekan FH Dr. Megawati Barthos dan jajarannya, Ketua Program MIH Dr.Azis Budianto dan jajarannya serta Ketua Program Doktor Ilmu Hukum sekaligus Direktur Pascasarjana Prof.Dr. Faisal Santiago dan jajarannya yang telah mengantarkan S1,S2,S3 Ilmu Hukum menjadi PTS Pertama dan Satu-satunya di Jakarta yang terakreditasi Unggul. Pak Rektor juga mengapresiasi kepada squad penyusunan borang senior advisor Universitas Borobudur Prof.Dr. Ade Saptomo, Dosen Pascasarjana Universitas Borobudur Dr. Ahmad Redi dan staff Pascasarjana Rian Ahmad, SH.MH yang telah bekerja keras dan bersinergi dalan penyusunan borang selama ini. Prof Bambang Bernanthos sangat bangga atas pencapaian ini, betapa tidak dalam waktu 6 bulan bisa hattrick unggul pasti ini merupakan kerja yang sangat luar biasa. Ini menjadi bukti kepada masyarakat dan pemerintah melalui BAN-PT atas kinerja Universitas Borobudur dalan menjaga kualitas dan mutu pendidikan. Kampus yang terletak di Jalan Laksamana Malahayati (kalimalang) No.1 Jakarta Timur akan terus berkomitmen menjaga kualitas dan mutu pendidikan di Universitas Borobudur, bahkan atas kepedulian dan komitmennya Yayasan Pendidikan Borobudur 1971 memberikan beasiswa sebesar 8 Milyar kepada Mahasiswa D3 dan S1 yang kuliah di Universitas Borobudur. Setiap Mahasiswa di berikan beasiswa sekitar 3,5 Juta per semester selama 8 semester ini sebagai kepedulian YPB 1971 kepada masyarakat untuk menuntut ilmu guna mencapai masa depan yang gemilang, sehingga setiap mahasiswa hanya membayar uang kuliah 4 juta persemester. Bahkan bisa dicicil tiap bulan sebesar Rp. 800.000 per bulannya, ujar Prof Bambang Bernanthos Rektor Univesitas Borobudur. Ini satu bukti nyata untuk menjadikan Indonesia lebih Baik pungkas Rektor Universitas Borobudur.