INDOPOS-Jakarta, 2 April 2026 — Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie membuat pernyataan mengejutkan melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku mendapat serangan dari kelompok yang disebutnya sebagai “pasukan Presiden Prabowo Subianto” setelah menyampaikan kritik dan masukan kepada kepala negara.
Connie menyebut serangan itu muncul tak lama setelah dirinya mengoreksi beberapa kebijakan dan sikap Presiden. Ia mengklaim telah mengidentifikasi pihak-pihak yang menyerangnya, dan menurutnya, mereka memiliki keterkaitan dengan lingkar Istana.
“Setelah saya cek, memang ada afiliasi ke Istana,” ujar Connie dalam unggahannya.
Ia kemudian mempertanyakan apakah serangan tersebut terjadi atas perintah langsung Presiden Prabowo atau hanya aksi dari kelompok pendukung. Connie sekaligus memperingatkan agar pola demikian tidak dibiarkan berkembang.
Connie menyinggung potensi munculnya gerakan “No Kings” di Indonesia apabila pemimpin tidak membuka ruang kritik. Ia merujuk gerakan di Amerika Serikat yang muncul sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan Donald Trump, ketika masyarakat menolak gaya kepemimpinan yang dinilai antikritik.
“Jangan sampai Indonesia kena efek ‘No Kings’,” tegas Connie dalam peringatannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari pihak Istana maupun Presiden Prabowo mengenai klaim tersebut.
