• INDOPOSINDOPOS
  • November 3, 2024
  • 0 Comments
Dewan Adat Bamus Betawi Canangkan 2 November Sebagai Hari Batik Betawi

INDOPOS-Dewan Adat Bamus Betawi telah Mencanangkan Tanggal 2 November, sebagai Hari Batik Betawi. Disaksikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Kebudayaan Provinsi DK Jakarta, Banom (Badan Otonom) Mpok None Bamus Betawi menggelar acara Jakarta Fashion Batik Carnival sekaligus Pencanangan Batik Betawi dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2024. Eki Pitung (M Rifki) selaku Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, menyampaikan kegiatan ini dihadiri sejumlah pihak, di antaranya: 1. Ibu Irini Dewi Wanti, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan dari Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia. 2.Prof. Dr. Ridwan,M.Si.Phd Prince M.S. Ridwan The Head Ambassador of Sovereign Knightly Order of The Kingdom of Prussia, Russia for Indonesia. Acara ini bertajuk “JAKARTA BATIK CARNIVAL” Menyambut Hari Batik Nasional. “Kita Dewan Adat Bamus Betawi mencanangkan Hari BATIK BETAWI, Agar kedepan Sekolah2 dasar atau Menengah atau para Guru2 dapat menggunakan Batik Betawi dalam satu Hari itu…dibiasakan utk Anak2 Sekolah jadi bukan saja Batik Sekolahnya atau Tutwuri Handayani tapi kudu Pakai Batik Betawi. “Jadikan Budaya Kearifan lokal ini dijakarta ornamen Batik Betawi kudu dikenalkan dan menjadi kebanggaan,” tutur Eki Pitung. Jakarta Fashion Batik Carnival digelar pada 1-3 November 2024 bertempat di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Rangkaian kegiatan dalam Jakarta Fashion Batik Carnival selama 3 hari ini antara lain: Parade Fashion Batik Carnival, Run Way Fashion Batik (300 orang peserta), Workshop Batik Betawi, Pencanangan Batik Betawi, Mini Galeri Batik Betawi, Lomba-lomba serta Bazar Multy Produk. Ketua Banom Mpok None Bamus Betawi, Hj. Decy Widhiyanti, S.E. dalam sambutannya menjelaskan organisasi Mpok None adalah badan otonom dari Bamus Betawi yang mewadahi bidang perempuan dan anak dengan program yang berfokus pada kegiatan pendidikan sosial budaya perempuan dan anak. Mpok Decy sapaan akrabnya juga menjelaskan tujuan acara ini adalah sebagai wadah pelestarian budaya Betawi. “Saya ingin generasi anak-anak kita tahu pakaian adat dan budaya Betawi serta cara pemakaiannya karena banyak sekali yang masih belum paham soal ini”, jelasnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada para tokoh Betawi yang telah berkontribusi dalam pelestarian budaya Betawi. “Saya menyampaikan apresiasi terutama kepada para tokoh Betawi yang telah lama memberikan pengetahuan pengembangan kelestarian budaya Betawi”, ujarnya. Dalam kesempatan ini beberapa tokoh Betawi, profesi, praktisi mendapatkan penghargaan dari UN ECOSOC PBB ASIA PACIFIC dan di berikan oleh Prince M.S. Ridwan The Head Ambassador of Sovereign Knightly Order of The Kingdom of Prussia, Russia for Indonesia. Penghargaan sudah diajukan oleh Ketua Banom Mpok None, Hj. Decy Widhiyanti sejak 3 bulan yang lalu. Irini Dewi Wanti, S.S., M.SP. selaku Direktur Pelindungan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sangat mengapresiasi dan mensupport kegiatan ini. “Tentunya kegiatan ini bagaimanapun merupakan bagian pelestarian kebudayaan dan menjadi kewajiban bagi semua warga Indonesia apakah itu perorangan ataupun komunitas untuk menjaganya”, ujarnya. Ia pun menyinggung soal Jakarta kedepan sebagai kota Global, sehingga berharap masyarakat Betawi dan adat budaya bisa terus lestari. “Jakarta sebagai kota global tentunya mempunyai dampak tersendiri ya, oleh karena itu kita berharap masyarakat Betawi masih punya ruang ekspresig untuk menunjukkan kebudayaannya”, harapanya. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Hj. Decy Widhiyanti, S.E. (Ketua Banom Mpok None Bamus Betawi), Irini Dewi Wanti, S.S., M.SP. (Direktur Pelindungan Kebudayaan Kemendikbud), Prince M.S. Ridwan (Kepala Duta Besar Rusia untuk Indonesia), Perwakilan Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta, serta tokoh betawi lainnya. (wok)  

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 3, 2024
  • 0 Comments
Achie WonderChild Gold Guncang UI StudentNite Festival 2024 dengan Musik Berkualitas 

INDOPOS-FISIP UI kembali menggelar acara legendaris StudentNite Festival 2024. Event ikonik FISIP Universitas Indonesia, menghadirkan  musisi yang menemani malam Minggu menjadi menarik, ada: VIERRATALE, KUNTO AJI, G-PLUCK, BILALINDRAJAYA, THE PANTURAS, FOR REVENGE, PERUNGGU, THE ADAMS,MOTHERBANK, ALIF TOEANRADJO,SUNWICH, PUFF PUNCH, SKASTRA,SKYLINE, ARCHIE WONDERCHILD GOLD, INARA ARCELIA, ADHISVARACHOIR, KMF MUSPRO. Salah satu band yang cukup menarik secara performa dengan gaya Rock n roll /Pop Rock adalah Achie WonderChild Gold. Redaksi sempat berbincang dengan para personalnya. Gitaris Archie WonderChild Gold, Mohammad Adam Eman atau biasa disapa Adam menerangkan,  efek hujan membuat ada masalah teknis.  Tapi secara permainan tidak membuat performa dirinya dan personel lainnya terganggu.  Baginya,  sebagai pemusik kendala teknis bukan hal yang membuat musisi beralasan untuk tidak maksimal. “Dikarenakan teknik gara-gara habis hujan jadi ini jujur aja bukan potensi terbaik kita. Kami memanfaatkan apa adanya meskipun dengan teknik-teknikal yang error karena hujan, Kami tetap maju saja, dikarenakan pada intinya kan kalau dalam bermusik enggak ada yang namanya lari dari panggung,”ujar Adam, yang memulai karir musik dari masa sekolah. Adam akui bersama Icet panggilan dari Antariksa salah satu gitaris Archie juga,  bergabung dengan Archie WonderChild Gold saat Archie (vokalis),  melihat potensi Adam dan Antariksa bermain musik via zoom. “Saat itu berdua Antariksa kelas 1 SMA kita direkrut (Archie).  Kita berdua waktu itu pas SMA kelas 1. Kebetulan kita direkrut itu awal-awal bikin video. Bikin video buat proyek sekolah, nah kebetulan itu videonya musik juga  lagi zaman-zaman Zoom, kita bikin konsep main-main musik. Bang Archie ini Kebetulan ngelihat dan alhamdulillah ya kan dikasih kesempatan untuk untuk bermusik, “ kata Adam. Sementara itu,  Archie menilai performa bandnya belum maksimal secara teknikal. Banyak alat pendukung yang eror terkena hujan.  Tapi,  skill personel yang sangat baik membuat bermusik jadi tidak ada masalah berarti. Archie Wonder sempat membawa 5 lagu.  Empat lagu dari album sendiri,  satu cover dari Maroon 5. Antusias penonton yang melihat Adam Cs manggung cukup besar. “Lagu-lagu yang kita bawakan itu ada total tadi lima empat dari album dan satu kita bawa lagu cover,  seperti funky talk,  cover lagu marron, body hit, dan lainnya, “ kata Archie. Adapun Personel Archie WonderChild Gold : Mohammad Adam Eman Antariksa Dunia Aryanto Fadhillah Sahad Immanuel Cavalery Lebranc B Muhammad Fathir Poetra Halilintar. (wok)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 1, 2024
  • 0 Comments
Komitmen MIND ID Perkuat Hilirisasi untuk Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

INDOPOS-MIND ID sebagai BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, memiliki komitmen tinggi untuk turut serta dalam memperkuat hilirisasi demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo menyatakan komitmen MIND ID dalam melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi sejalan dengan Asta Cita ke-5 Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri. “MIND ID mengadopsi visi dan misi pemerintah secara proaktif. Kami berkomitmen untuk menjadi enabler dalam industrialisasi dan penciptaan nilai tambah yang optimal di dalam negeri,” ujarnya, Kamis (31/10/2024). Dilo juga menjelaskan bahwa salah satu langkah konkret MIND ID adalah mempercepat kehadiran ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. MIND ID berfokus pada pembangunan industri komponen baterai dengan memproduksi katoda dan anoda di dalam negeri, yang merupakan hasil pengolahan nikel dan batubara. Selain itu, MIND ID juga memiliki komoditas mineral lain yang dapat menjadi bahan baku kendaraan listrik, seperti aluminium, tembaga, dan timah. “Kita memiliki banyak komoditas strategis, termasuk nikel, di mana Indonesia adalah salah satu produsen terbesar di dunia. ANTAM dan Vale Indonesia, sebagai bagian dari MIND ID, memainkan peran penting dalam pengolahan nikel. Kami juga memiliki anggota yang merupakan global player yang sangat strategis untuk membentuk ekosistem kendaraan listrik,” lanjutnya. Dilo menegaskan bahwa komitmen MIND ID dalam memperkuat hilirisasi dan industrialisasi akan mendukung kedaulatan mineral Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Sebagai bagian dari mandat ini, MIND ID akan mengalokasikan investasi besar guna mendorong peningkatan kinerja ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di daerah operasional. Presiden Prabowo Subianto, dalam materi retreat menteri Kabinet Merah Putih, beberapa waktu lalu telah menyampaikan, mengenai rencananya melakukan hilirisasi industri terhadap 28 komoditas unggulan Indonesia. beberapa komoditas unggulan yang akan dihilirisari oleh Prabowo. Beberapa di antaranya nikel, timah, tembaga, besi baja, emas perak, batu bara, aspal buton, dan minyak bumi. Selain itu, ada gas bumi, kelapa, karet, getah pinus, udang, ikan TCT, rajungan, rumput laut, pasir silika, kobal, logam tanah jarang, kakao, pala, dan tilapia. Sebelumnya, pemerintah mulai menggencarkan hilirisasi industri pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia berpendapat penyetopan ekspor bahan mentah harus dilakukan demi menambah pendapatan negara. Bahkan, Sejak masa kampanye, Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, terus menggaungkan hilirisasi sebagai kelanjutan program presiden sebelumnya, Joko Widodo, salah satu upaya untuk mendorong Indonesia sebagai negara maju di masa depan. Dengan hilirisasi, lanjutnya, sumber daya alam Indonesia tidak akan dijual mentah dengan harga murah. Ia pun menegaskan akan terus mendorong kebijakan tersebut. “Kekayaan (sumber daya alam) Indonesia harus diolah di bumi Indonesia, oleh anak-anak Indonesia,” tegasnya, Selasa (19/12/2023). Menurutnya, sumber daya alam, seperti bauksit dan nikel, yang dikelola secara mandiri akan membawa Indonesia menjadi negara kuat. Prabowo menilai, pengelolaan sumber daya alam secara mandiri akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan yang diharapkan dapat menekan angka kemiskinan. Reformasi Tata Kelola Kehutanan dan Pertanahan. Komitmen itu pun bukan sekadar janji kampanye belaka. Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna perdana di Ruang Sidang Kabinet, Jakarta, Rabu (23/10/2024), ia menginstruksikan kementerian terkait untuk segera merumuskan program hilirisasi komoditas-komoditas utama yang harus dikejar dalam waktu dekat. Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Heri Firdaus, menyatakan bahwa upaya hilirisasi telah terbukti memberikan manfaat positif bagi perekonomian. Ia mencontohkan bagaimana beberapa daerah yang menerima investasi besar mengalami peningkatan pesat dalam pertumbuhan ekonominya. “Pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut meningkat pesat karena adanya nilai tambah yang tercipta. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan, dan BUMN sebagai agen pembangunan harus berada di garis depan,” kata Heri. Heri juga berharap MIND ID dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengoptimalkan sumber daya alam sebagai bahan baku hilirisasi. “Melihat komposisi MIND ID, mulai dari Inalum dengan spesialisasi aluminium hingga Antam yang mengelola bauksit, serta upaya hilirisasi tembaga dan timah, kita semua menantikan hasil dari inisiatif ini,” terangnya. (Purwoko)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 1, 2024
  • 0 Comments
Pendapat Ahli Pidana Perkuat Dugaan Sumpah Palsu Ike Farida

INDOPOS-Jakarta – Sidang pembuktian pemeriksaan ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara sumpah palsu dengan terdakwa Ike Farida hari ini, Kamis (31/10/2024) mengagendakan pemeriksaan keterangan saksi ahli pidana, Prof. Dr. Suhandi Cahaya, SH., MH., MBA. Dalam keterangannya, Ahli menjelaskan beberapa hal tentang pemenuhan unsur pidana menurut pasal 242 KUHP dan hubungannya dengan sumpah novum. Ketika ditanya JPU tentang makna Pasal 242 KUHP dalam kasus sumpah palsu, Ahli menerangkan bahwa yang dapat di pidana dengan pasal itu adalah orang pribadi atau orang menyuruh kuasanya. Ahli juga menjelaskan tentang doktrin unsur pemidanaan harus ada opzet (kesengajaan), actus reus (perbuatan salah) dan mens rea (niat jahat). Dalam kasus sumpah palsu Ike Farida unsur pemidanaan tersebut dimulai ketika PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) tidak bisa dilaksanakan kemudian pengembang berniat mengembalikan uang yang telah dibayarkan, dan bahkan telah mengajukan konsinyasi ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan dikabulkan. Namun, Ike Farida malah melaporkan pengembang ke polisi dengan tuduhan penggelapan dan kasusnya dihentikan karena tidak ada unsur pidananya (SP3). Kemudian Ike Farida mengirim somasi sebanyak tiga kali dan berlanjut menggugat pengembang dengan tuduhan wanprestasi hingga perkaranya berlanjut sampai hari ini. “Jadi, tadi sudah saya terangkan di depan sidang, bahwa yang katanya upaya hukum, namun kalau saya bilang itu suatu mens rea (niat jahat). Pertama, mensomasi tiga kali berturut-turut selama tiga minggu. Kedua, laporkan pidana yang kemudian di SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan karena tidak ada bukti adanya delik pidana). Ketiga, pihak perusahaan (pengembang) menitipkan uangnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur kemudian dibantahnya (Ike Farida) dan tidak mau ambil,” urainya. Lalu, keempat, dia menggugat perdata. Dan, kelima terjadinya PK (Peninjauan Kembali) dengan novum yang seolah-olah baru ditemukan itu. “Apa itu bukan mens rea? Katanya itu upaya hukum, tapi kan itu menyerang habis dengan berbagai cara,” kata Suhandi kepada awak media, Kamis (31/10/2024). “Terkait terpenuhi atau tidak Pasal 242, biarlah Majelis Hakim yang menilai. Begitu juga bersalah atau tidaknya (Ike Farida), biar Hakim yang menentukan,” imbuh Suhandi. Kuasa hukum Ike Farida sempat mempertanyakan mengapa Hakim Ketua tidak memberi peringatan terlebih dahulu sebagaimana Pasal 174 KUHP sebelum ditetapkan pidana sumpah palsu Pasal 242 KUHP? “Karena sumpah sudah dilakukan dan novum telah digunakan dalam perkara perdata sebelumnya,” kata Suhandi. Kuasa hukum Ike Farida, Kamaruddin Simanjuntak juga menanyakan pendapat Ahli kalau ada surat Kapolri kepada Polda Metro Jaya yang tidak mens rea dan actus reus dalam perkara ini. Ahli menjawab bahwa dia tidak pernah melihat surat tersebut. Kamaruddin juga mempertanyakan pendapat ahli mengenai penerapan Pasal 55 KUHP. Ahli menjelaskan bahwa perbuatan pidana kemungkinan dilakukan lebih dari satu orang atau dan kawan-kawannya. Sebagaimana diketahui bahwa dalam kasus sumpah palsu dengan terdakwa Ike Farida berkaitan dengan sumpah novum yang dilakukan oleh Nurindah Melati Monika Simbolon berdasarkan surat kuasa yang diberikan oleh Ike Farida. Perkara ini berkembang menjadi laporan pidana sumpah palsu karena sumpah novum yang dilakukan Nurindah tersebut menyertakan novum Surat Kanwil BPN DKI Jakarta Nomor 3212 tertanggal 27 November 2015 yang sudah pernah digunakan pada perkara sebelumnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan tertera dalam salinan putuşan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tahun 2015, yang dituliskan sebagai bukti P-65. Selain itu, Sumpah Novum juga menyertakan novum pencatatan pelaporan akta perkawinan pisah harta antara Ike Farida dan suaminya pada tahun 2017, yang sudah pernah digunakan sebagai bukti dalam upaya hukum banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Sehari sebelumnya, Rabu (30/10/2024), saksi ahli digital forensik menyebutkan bahwa pihaknya telah memeriksa barang bukti elektronik berupa telepon genggam milik Nurindah untuk mengetahui percakapan antara Nurindah dengan Ike Farida dalam rentang waktu Februari – Desember 2020. Dalam percakapan WAG tergambar bahwa Nurindah, Kuasa Hukum Ike Farida pada saat itu, secara rutin memberikan laporan, meminta pendapat dan meminta persetujuan terkait langkah-langkah yang akan atau telah dilakukannya sehubungan dengan pengajuan peninjauan kembali dan sidang sumpah novum. Nurindah selaku kuasa hukum digambarkan selalu berkordinasi dan minta persetujuan kepada seseorang yang dipanggil ‘Sensei’ (dalam bahasa Jepang berarti guru). Sensei ini juga terdengar sebagai seorang pimpinan yang mengontrol setiap tindakan Nurindah. Ahli menyebut bahwa Sensei ini tidak lain adalah terdakwa Ike Farida. “Saya memeriksa percakapan Whatsapp group (WAG) antara Nurindah dengan anggota group yang membicarakan permohonan memori peninjauan kembali dan sidang sumpah novum,” kata Saji Purwanto di muka persidangan. (bwo)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 31, 2024
  • 0 Comments
Ditelantarkan 10 Tahun Lebih, Penghuni Ambasade Residence Laporkan Pengembang ke Polda Metro Jaya

INDOPOS-Merasa ditelantarkan oleh pihak pengembang apartemen lebih dari sepuluh tahun,ratusan penghuni apartemen ambasade residence,Kuningan, Jakarta selatan.kamis siang tadi mendatangi Polda Metro Jaya dengan di dampingi oleh kuasa hukumnya. Kedatangan ratusan penghuni apartemen ini akan melaporkan direktur pengembang apartemen tersebut yang sekarang ini sudah ditahan karena kasus korupsi Asabri. ,” kami melaporkan ini bahwa direktur telah melakukan penggelapan sertifikat kami yang tadi mereka bilang sertifikat ada di jaksa ternyata sertifikat ada ditangan kuasa hukumnya,tetapi dia menunda-nunda ,” ujarnya jeti ketua Pokja apartemen ambasade residence. Selain itu juga dirinya menjelaskan bahwa ini ada dugaan adanya kepanjangan tangan, dikarenakan orangnya sudah di tahan tetapi masih bisa melakukan penahanan sertifikat hak guna bangunan milik para penghuni yang sudah melunasi pembelian unit apartemen. ,”tidak alasan lagi untuk melindungi koruptor yang sudah di penjara dan tidak punya kapasitas karena dengan dia memegang sertifikat induk kami tidak bisa memecah sertifikat hak guna bangunan,ada kerugian negara jelas ini ada perpanjangan tangan dari seorang narapidana dan jelas merugikan karena tidak ada yang membayarkan pajak,”jelasnya. Sebelumnya Pokja apartemen ambasade residence ini telah di berikan kuasa oleh dinas perumahan DKI Jakarta untuk mengambil alih pengelolaan apartemen tersebut dengan membentuk Pokja apartemen ambasade residence. (bwo)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 31, 2024
  • 0 Comments
Sukses Naik Kelas Segala Bidang, 34 UMKM Ikuti Wisuda Program JAWARA 2024

INDOPOS-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dengan bangga mempersembahkan Jagoan Wirausaha Jakarta (JAWARA) 2024, sebuah program yang dirancang untuk mencetak UMKM naik kelas. Program ini berbeda dari inisiatif lainnya karena menggunakan pendekatan yang holistik, sistematis, dan berkelanjutan yang tidak hanya mendorong UMKM untuk naik kelas dalam hal omzet dan digitalisasi, tetapi juga mendukung inovasi dan kolaborasi berkelanjutan di antara pelaku UMKM.Pada akhir program, dari lebih dari 400 lebih pendaftar, sebanyak 34 UMKM terpilih berhasil menyelesaikan keseluruhan rangkaian pelatihan, membawa pencapaian luar biasa dalam bentuk peningkatan omzet, kesiapan ekspor, akses pembiayaan, serta inovasi produk dan kolaborasi strategis. Dalam kegiatan Wisuda Program Jawara hari ini, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar menjelaskan bahwa salah satu keunggulan Program JAWARA adalah pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis bisnis, tetapi juga pada pengembangan pribadi pemilik usaha. “Program ini mencakup personal coaching, mentoring dan hipnoterapi yang menitikberatkan pada mindset kewirausahaan, pengembangan diri, serta keseimbangan dalam keluarga dan bisnis,” kata Arlyana, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2024). “Dengan pendekatan ini, UMKM tidak hanya berhasil menciptakan produk baru tetapi juga menjadi pengusaha yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan,” imbuhnya. Program JAWARA menerapkan sistem yang memastikan peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga menerapkannya secara nyata. Menurut Arlyana, setiap UMKM diberi target spesifik, termasuk kenaikan omzet, pembenahan manajemen dan keuangan, dan kesiapan digital. Hasil-hasil tersebut menjadi syarat kelulusan peserta ke tahap berikutnya dalam lima tahap program. “Melalui company visits, target yang terukur, serta pelatihan intensif, program ini berhasil memastikan pencapaian nyata bagi setiap peserta,” ujarnya. Tidak seperti program yang bersifat sementara, JAWARA memiliki pendekatan yang berkelanjutan. Arlyana menjelaskan, tujuannya adalah untuk memastikan perubahan yang permanen bagi UMKM peserta dan mendorong kolaborasi jangka panjang di antara mereka. “Dengan kepercayaan yang terbangun dari waktu ke waktu, peserta JAWARA mengembangkan sinergi yang kuat dalam bentuk kolaborasi produk dan acara. Contoh nyata adalah pelaksanaan Urban Thread Market di Hotel Discovery Ancol dan Tower OCBC di mana para UMKM bekerja sama menyelenggarakan bazaar dan pameran secara mandiri,” jelasnya. Di akhir program, 34 UMKM juga menyusun buku mengenai perjalanan bisnis mereka yang diharapkan dapat bermanfaat dan menginspirasi pelaku UMKM lainnya. Sementara itu, pada kesempatan yang sama hadir pula Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Elisabeth Ratu Rante Allo. Ratu menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta atas inisiatif luar biasa dalam meluncurkan program Jagoan Wirausaha Jakarta (JAWARA). Program ini adalah langkah konkret dalam mendorong percepatan UMKM naik kelas di Jakarta. “Saya juga menyampaikan apresiasi kepada UMKM DKI Jakarta yang telah mengikuti program Jagoan Wirausaha Jakarta (JAWARA) dengan baik dan tuntas, harapan kami UMKM DKI Jakarta semakin mandiri dan naik kelas serta dapat berkontribusi kepada Provinsi DKI Jakarta sebagai Pusat Perekonomian Nasional dan Kota Global” kata Ratu. Ratu menjelaskan, selama program, UMKM JAWARA telah menunjukkan beragam inovasi. Mulai dari inovasi produk baru sampai bisnis baru. Beberapa contoh bisnis baru yang lahir dari peserta antara lain brand Pricilla Margie Official dari Santoon, pengembangan usaha cafe, nail art dan sport wear dari Loftjoy dan brand lainnya. “Inovasi produk baru juga beragam mulai dari inovasi e-commerce, kiosk digital, vending machine, produk ready to wear, diversifikasi produk baru dari bahan yang berbeda, bahkan sampai inovasi cabe kering,” katanya. Tak hanya itu kata Ratu, kolaborasi inovatif dengan brand besar seperti Seaworld, Tetrapack, PT KAI, Transjakarta, dan Taman Safari semakin memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM JAWARA. “Selain keberhasilan dalam inovasi produk, program JAWARA juga berhasil menciptakan dampak sosial, termasuk penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kapabilitas peserta dalam mengakses pembiayaan untuk pengembangan bisnis,” kata Ratu. “Peserta JAWARA juga melakukan kolaborasi dalam persiapan dan pelaksanaan rangkaian capacity building dan graduation Jawara 2024,” pungkasnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 31, 2024
  • 0 Comments
Putra Jawara Betawi Tanah Abang Bang Ucu, Haji Bardata, Akan Laporkan David Darmawan Ke Polda MetroJaya, Karena Bikin Gaduh dengan Politik Identitas dan Keagamaan Serta Isu SARA

INDOPOS-Haji Bardata, Putra Jawara Tanah Abang Bang Ucu, yang juga Pimpinan Masyarakat Tanah Abang Bersatu Pendukung RK – Suswono, akan melaporkan David Darmawan ke Polda Metro Jaya. Hal ini karena kegaduhan yang telah ditimbulkan David, karena membawa-bawa politik identitas dan keagamaan, terkait tindakannya melaporkan Calon Wakil Gubernur Nomor Urut 1 Suswono ke Bawaslu. “Ada dua pelanggaran berat yang dilakukan David Darmawan, pertama dia membuat kegaduhan dengan politik keagamaan, dan kedua penggunaan politik identitas. Karena sudah jelas dalam UU Pemilu NO 7 thn 2017 Pasal 280 Ayat 1, tercantum dengan jelas larangan Propaganda Issue SARA. Lebih parahnya lagi, David Darmawan diketahui merupakan bagian dari kubu paslon nomor urut 3, sebagai relawan pemenangan. Sehingga semua tindakannya tidak murni, dan sangat berbau politis,” ujar Haji Bardata, pada wartawan, Kamis (31/10/2024). “Yang makin membuat gaduh, karena saat ini David bagian dari 03. Sehingga kami mencium ada niat jahat dengan upaya melaporkan cawagub 01 oleh yang bersangkutan,” kata Haji Bardata. Suswono dalam ucapanya sama sekali tak ada maksud merusak keyakinan, dan keimanan seseorang. Dan Suswono juga telah meminta maaf. Jadi untuk apa diperpanjang, apa lagi sampi harus dilaporkan. Lebih lanjut, Haji Bardata juga meragukan David Darmawan, yang mengaku orang Betawi, Lontar Atas, Tanah Abang Haji Bardata yang juga pimpinan Masyarakat Tanah Abang Bersatu mendukung RK – Suswono. Merupakan anak asli Tanah Abang, sama sekali meragukan Kebetawian David Darmawan.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 30, 2024
  • 0 Comments
Ahli: Sumpah Novum Nurindah Dilaporkan ke ‘Sensei’ Ike Farida

INDOPOS-Jakarta – Sidang maraton pembuktian perkara dugaan sumpah palsu dengan terdakwa Ike Farida, hari ini, Rabu (30/10/2024) memasuki agenda terakhir pemeriksaan keterangan saksi dan ahli dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), setelah sebelumnya menghadirkan mantan kuasa hukum Ike Farida, yaitu Nurindah Melati Monika Simbolon, Yahya Tulus Nami Hutabarat, Isdawati A Prihadi, dan Faizal Roni. Adapun saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa adalah Angga Yuda Prawira dari Kanwil BPN DKI Jakarta dan Faturohman dari KUA Makassar, Jakarta Timur, serta saksi ahli digital forensik, Saji Purwanto, SH., MCFE., OSFTC., ACE., CHFI., ECSA. Dalam keterangannya saksi ahli digital forensik Saji Purwanto menjelaskan saksi adalah pihak yang memeriksa barang bukti elektronik yang disita dari saksi Nurindah Melati Monika Simbolon, salah satunya adalah telpon genggam. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengetahui percakapan antara Nurindah dengan Ike Farida dalam rentang waktu Februari – Desember 2020, yang pada pokoknya berhubungan dengan pengajuan memori Peninjauan Kembali dan sidang sumpah novum Ike Farida yang diwakili Nurindah. “Saya memeriksa percakapan Whatsapps group (WAG) antara Nurindah dengan anggota group yang membicarakan permohonan memori peninjauan kembali dan sidang sumpah novum,” kata Saji Purwanto ketika menjawab pertanyaan JPU, Rabu (30/10/2024). Dalam percakapan WAG tergambar bahwa Nurindah, Kuasa Hukum Ike Farida pada saat itu secara rutin memberikan laporan, meminta pendapat dan meminta persetujuan terkait langkah-langkah yang akan atau telah dilakukannya sehubungan dengan pengajuan Peninjauan Kembali dan sidang sumpah novum. Nurindah selaku kuasa hukum digambarkan selalu berkordinasi dan minta persetujuan kepada seseorang yang dipanggil ‘Sensei’ (dalam bahasa Jepang berarti guru). Sensei ini juga terdengar sebagai seorang pimpinan yang mengontrol setiap tindakan Nurindah. Ahli menyebut bahwa Sensei ini tidak lain adalah terdakwa Ike Farida. Menanggapi keterangan ahli tersebut, kuasa hukum Ike Farida berusaha mementahkan keterangan ahli dengan menyatakan bahwa antara isi percakapan hasil uji forensik ahli dengan data percakapan yang dimiliki oleh Ike Farida terdapat perbedaan. “Mengapa terdapat perbedaan isi percakapan antara yang saudara ahli sampaikan dengan data yang kami punya. Apakah saudara ahli merubah isi percakapan tersebut?” kata Kuasa Hukum Ike Farida, Agustrias Andhika. Ahli menjelaskan bahwa yang dipegang oleh kuasa hukum Ike Farida hanya berbentuk resume. Sedangkan yang ahli sampaikan adalah kutipan percakapan yang sesuai aslinya. Majelis Hakim meminta Ahli menunjukkan secara langsung isi percakapan lengkap dari komputer Ahli. kemudian keterangan Ahli dilanjutkan lagi. Sementara saksi Angga Yuda Prawira menyampaikan bahwa Surat Kanwil BPN DKI Jakarta tanggal 27 November 2015 merupakan balasan terhadap surat dari Kantor Pengacara Isdawati, SH & Rekan tertanggal 11 November 2015. Surat inilah yang dijadikan bukti gugatan wanprestasi oleh Ike Farida kepada pengembang tahun 2015 dan dijadikan sebagai bukti baru atau novum oleh Ike Farida pada saat mengajukan permohonan Peninjauan Kembali pada tahun 2020. Kemudian keterangan saksi Faturohman mengatakan bahwa pencatatan pernikahan Ike Farida pada tahun 1995 tidak menyertakan perjanjian perkawinan pisah harta dengan suaminya yang berwarga negara asing. Baru pada tahun 2017 Ike Farida mendaftarkan akta perjanjian perkawinan di KUA Kecamatan Makassar, Jakarta Timur. Sebagaimana diketahui bahwa perkara Ike Farida dengan pengembang diawali tahun 2012 ketika Ike Farida tidak bisa membuat PPJB dan AJB dikarenakan suaminya warga negara asing dan di antara mereka tidak memiliki perjanjian perkawinan pisah harta. Ketentuan Perjanjian Perkawinan tersebut diatur dalam Pasal 29 Ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang pokoknya menyatakan bahwa perjanjian perkawinan bisa dibuat pada saat atau sebelum perkawinan dilangsungkan. Kemudian pada tahun 2016, setelah keluar putusan Mahkamah Konstitusi pada Oktober 2016, isi Pasal 29 Ayat (1) berubah menjadi perjanjian perkawinan bisa dibuat pada saat, sebelum dilangsungkan atau selama dalam ikatan perkawinan. Perubahan tersebut kemudian dijadikan dasar bagi Ike Farida membuat perjanjian perkawinan pisah harta dengan suaminya pada tahun 2017. Namun, karena perkara pesanan unit apartemen antara Ike Farida dengan pengembang terjadi pada tahun 2012, dan gugatan wanprestasi berlangsung pada tahun 2015, maka perjanjian perkawinan tersebut tidak bisa diberlakukan mundur, sehingga upaya banding yang memasukkan bukti akta perjanjian perkawinan tetap ditolak oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada tahun 2018. Sebelumnya, pada Selasa (29/10/2024) saksi Yahya Yunus Nami Hutabarat, mantan Kuasa Hukum Ike Farida saat mengajukan gugatan wanprestasi kepada pengembang pada tahun 2015 juga menyampaikan bahwa ada keanehan, kenapa Surat BPN DKI Jakarta tahun 2015 yang jelas-jelas sudah digunakan pada pengadilan tingkat pertama, tetapi masih dijadikan sebagai bukti baru atau novum ketika Ike Farida mengajukan permohonan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung. (bwo)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 30, 2024
  • 0 Comments
Guru Besar Ubhara Jakarta, Prof. Dr. Laksanto Utomo: Jangan Hakimi Ketua MA Demi Kepentingan Pragmatis

INDOPOS-Guru besar dari Universitas Bhayangkara Jakarta (Ubhara) Prof. Dr. Laksanto Utomo mengharapkan, agar pemberitaan terkait penangkapan tiga hakim di Surabaya tidak mengkait Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Dr. Sunarto yang belum lama ini dilantik. “Kita, masyarakat luas seyogianya memberikan apresiasi kepada Ketua MA yang bru, karena memerintahkan dan mendukung penangkapan yang dilakukan oleh Kejasaan Agung tanpa harus menunggu perijinannya. Untuk itu jangan karena kepentingan sesaat dari orang-orang yang kurang suka merusak reputasi seseorang yang sudah dirintis sejak lama,” kata Prof. Laksanto kepada pers di Jakarta Rabu. Prof. Laksanto Utomo, SH MH yang juga sebagai pembina banyak media web, dimintai tanggapannya terkait pemberitaan yang seolah menyudutkan Ketua MA yang baru. Ada web ( Tak perlu disebut namanya menulis dengan judul Profil Zarof Ricar: Mantan Pejabat MA, Pria Keturunan Madura yang Terseret Kasus Suap Ronald Tannur.” Disebutkan, tim penyidik Jaksa Agung dan petugas dari Kejati Bali berhasil membekuk Zarof Ricar di salah satu tempat di Jimbaran, Badung pada hari Kamis, 24 Oktober 2024. Ia diduga berperan sebagai makelar yang memuluskan kasus suap hakim pemberi vonis bebas terhadap Gregorius Ronald Tannur. Melihat beberapa berita ZR mantan pejabat MA , ada keanehan amat sangat. Menelisik pemberitaan media sosial mengarah kepada Ketua MA Prof Sunarto, liat narasi kelahiran ZR di Sumenep , dan kegiatan MA ke Sumenep , menjurus kepada Ketua MA RI . Padahal jika dilacak kelahiran ZR dan Prof. Sunarto amat berbeda. Zarof lahir di Jakarta, dan berdiam di Kebayoran baru dan kuliahnhya di Unpad Bandung. Sementara Prof. Sunarto lahir di Sumenep pada 11 April 1959 dari pasangan H.R. Moh. Tahir Ardikusumo dan Hj. R.A. Su’udiyah. Masa kecilnya dihabiskan di Sumenep, tempat Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah atas dan melanjutkan studi ke Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya, dan meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1984. Oleh karena itu, tidak ada kaitan langsung antara hakim yang sedang berproses hukum dengan ketua MA yang baru. “Ini berbahaya bagi rekan-rekan jurnalis jika membuat berita kurang akurat akan membuat informasi yang bias atau justru memperkeruh hukum. Oleh karenanya sebaiknya ketua MA yang baru saja dilantik jangan diseret-seret demi kepentingan sesaat kelompok yang tidak suka sikap tegas dia,” kata Laksanto menegaskan. Ia membangun karir cukup lama, menjalankan tugas di Mahkamah Agung. Ia aktif dalam berbagai forum berskala nasional dan internasional. Beberapa di antaranya adalah Regional Workshop on Judicial Integrity in Southeast Asia pada tahun 2012, High-Level Judicial Integrity Expert Group Meeting di Bangkok pada 2013, dan narasumber dalam International Seminar on Judicial Integrity Champions Network in APEC pada 2019. Sebagai seorang akademisi, Sunarto juga aktif menulis dan mengajar. Beberapa karya tulisnya Peran Aktif Hakim dalam Perkara Perdata, Batas Kewenangan Mengawasi Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial (2019), dan Pelayanan Publik Berkarakter (2024). Karya-karyanya ini mencerminkan dedikasinya terhadap reformasi birokrasi di lembaga peradilan.  

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 30, 2024
  • 0 Comments
Muhidin Muchtar Ingatkan David Darmawan, Pelajari UU Pemilu NO 7 thn 2017 Pasal 280 Ayat 1 yang Larang Propaganda Issue SARA, Suswono Sudah Minta Maaf, Segera Akhiri Polemik

INDOPOS-Koordinator II Relawan Bang Emil Teman Kita, Muhidin Muchtar, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Barisan Betawi Modern (BBM), menghimbau kepada David Darmawan, selaku pimpinan Organisasi Masyarakat Betawi Bangkit, yang melaporkan Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1 Suswono ke Polda Metro Jaya dan Bawaslu. Menurut Muhidin, hendaknya persoalan tersebut segera diakhiri, karena pak Suswono sudah mengakui kekhilafan nya, dan tidak ada niat sedikit pun dari beliau untuk menghina Nabi Muhammad SAW dan Siti Khadijah. “Saya cukup mengenal beliau (David Darmawan) dengan baik, dan beliau merupakan aktivis betawi yg tegak lurus dan tidak mudah di pengaruhi. Terlepas keberadaan beliau selaku aktivis betawi atau pun relawan dari salah satu paslon, saya melihat langkah yg di ambil beliau itu murni dari kemauan hati nya, dan saya menghormati hak utk kebebasan berpendapat,” ujar Muhidin pada wartawan, Rabu (30/10/2024). “Tapi sebagai kawan saya ingatkan, agar bang david mempelajari UU Pemilu NO 7 thn 2017 pasal 280 ayat 1 yg melarang propaganda pendekatan issue SARA,” tegas Muhidin. Penafsiran bang david terhadap ucapan pak suswono tdk bisa di anggap mewakili suara umat islam, dan akan menjadi lebih bahaya lagi bila penafsiran sepihak tersebut di gunakan utk mempengaruhi orang lain utk kepentingan pihak2 tertentu dalam kaitan pilkada ini ” Ayo kita saling memaafkan, damai itu indah, dan sesama muslim bersaudara, dan saya selaku pribadi siap untuk memediasi pertemuan bang david dengan pak Suswono,” tutup Muhidin.