SGY: Serangan AS–Israel ke Iran Tanpa Mandat PBB Langgar Hukum Internasional

INDOPOS-Jakarta, 8 Maret 2026 – Aktivis dan pengamat kebijakan publik Sugiyanto (SGY) mengkritik keras dugaan serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tanpa mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum internasional serta dapat mengancam stabilitas keamanan global. Dalam artikelnya yang ditulis pada Minggu (8/3), Sugiyanto menyatakan serangan terhadap negara berdaulat tanpa persetujuan Dewan Keamanan PBB dapat menjadi preseden berbahaya bagi tatanan dunia. “Penggunaan kekuatan militer secara sepihak terhadap negara berdaulat tanpa mandat Dewan Keamanan PBB berpotensi melanggar hukum internasional dan melemahkan sistem keamanan kolektif dunia,” ujar Sugiyanto. Menurutnya, prinsip utama dalam hubungan antarnegara modern adalah penghormatan terhadap kedaulatan negara. Prinsip tersebut telah diatur dalam Piagam PBB yang melarang penggunaan kekuatan militer secara sepihak, kecuali dalam kondisi tertentu. Ia menjelaskan bahwa dalam Piagam PBB terdapat dua kondisi yang memungkinkan penggunaan kekuatan militer, yaitu hak bela diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam PBB atau tindakan kolektif yang disetujui oleh Dewan Keamanan. Sugiyanto menilai jika penggunaan kekuatan militer tanpa dasar hukum internasional terus dibiarkan, maka sistem keamanan global dapat melemah. “Jika aturan internasional tidak dihormati, maka muncul pertanyaan besar: untuk apa PBB didirikan jika negara kuat bisa bertindak di luar hukum internasional,” katanya. Dalam artikelnya, Sugiyanto juga menyinggung berbagai konflik internasional yang melibatkan Amerika Serikat, termasuk perang di Irak, Afghanistan, dan intervensi militer di beberapa negara lain. Ia menilai praktik serangan sepihak berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik global. Ia juga mengingatkan bahwa konflik besar dalam sejarah, seperti Perang Dunia I dan Perang Dunia II, sering kali dipicu oleh rangkaian konflik regional yang tidak terkendali. Menurutnya, jika pelanggaran terhadap hukum internasional terus terjadi, bukan tidak mungkin dunia kembali menghadapi konflik global yang lebih luas. Sugiyanto pun menegaskan bahwa dunia internasional harus bersatu menjaga sistem hukum global serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. “PBB, negara-negara di dunia, serta masyarakat global perlu bersatu menolak arogansi kekuasaan yang menempatkan kekuatan militer di atas hukum internasional,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penghormatan terhadap kedaulatan negara, dialog diplomatik, serta komitmen pada hukum internasional merupakan kunci untuk mencegah konflik besar yang dapat membawa dunia menuju bencana perang global. Tagar Viral #Iran #AmerikaSerikat #Israel #PBB #HukumInternasional #Geopolitik #PerangDunia #PolitikGlobal #TimurTengah #BeritaDunia #BreakingNews #BeritaViral #YouTubeNews Jika kamu mau, saya juga bisa bantu buat: Judul yang lebih provokatif/viral untuk YouTube Deskripsi YouTube + SEO + tag YouTube supaya lebih mudah masuk rekomendasi.

Kairos Multi Jaya dan Fakultas Musik Universitas Pelita Harapan (UPH) Hadirkan Workshop Industri Musik dalam Harmoni Vol. II

INDOPOS–Tangerang,—Dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional, Fakultas Musik Universitas Pelita Harapan (UPH) kembali menyelenggarakan Harmoni Vol. II, sebuah program yang menghadirkan rangkaian pertunjukan musik, pameran, serta kegiatan edukatif yang menampilkan perjalanan perkembangan musik dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan. Dalam penyelenggaraan tahun ini, Fakultas Musik UPH bekerja sama dengan PT Kairos Multi Jaya, perusahaan penyedia solusi audio profesional di Indonesia, untuk menghadirkan berbagai workshop industri musik, hands-on audio experience, serta creative music challenges bagi mahasiswa dan komunitas musik. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung pada 9–16 Maret 2026 di Universitas Pelita Harapan, Karawaci. Melalui kolaborasi ini, peserta tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai perkembangan industri musik modern, tetapi juga kesempatan untuk mencoba langsung berbagai perangkat audio profesional yang umum digunakan dalam studio recording maupun sistem audio live. Menghubungkan Dunia Akademik dan Industri Salah satu sesi yang menjadi sorotan adalah Studio to Social: Music Production 101 – Recording, Mixing & Simple Mastering for Social Media, yang menghadirkan Wishnu Dewantara dan Elifas Sonaru. Workshop ini membahas proses produksi musik modern yang relevan dengan kebutuhan distribusi konten digital, mulai dari tahap recording, mixing, hingga mastering sederhana yang dapat digunakan untuk berbagai platform media sosial. Dalam sesi tersebut, Wishnu juga membagikan pengalamannya dalam memproduksi karya yang terinspirasi dari musik tradisi Nusantara, termasuk pendekatan kreatif dalam mengadaptasi unsur musik tradisional ke dalam produksi musik modern dan karya musikal. Topik ini dinilai semakin relevan di tengah berkembangnya ekosistem content creator musik, di mana banyak musisi kini memproduksi karya secara mandiri untuk berbagai platform digital. Mengenal Teknologi Audio Networking Modern Selain produksi musik, Kairos Multi Jaya juga menghadirkan workshop Audio Network Integration with Dante. Workshop ini membahas teknologi audio networking berbasis Dante, yang saat ini menjadi salah satu standar dalam sistem audio profesional modern. Teknologi ini memungkinkan berbagai perangkat audio terhubung dalam satu jaringan digital yang lebih fleksibel, efisien, serta mendukung workflow produksi yang semakin kompleks. Di tengah perkembangan industri kreatif yang kini dipengaruhi oleh teknologi digital, sistem produksi berbasis jaringan, serta integrasi teknologi AI, pemahaman mengenai audio networking menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi baru sound engineer dan profesional audio. Workshop lainnya adalah Capture Your Sound: Choosing the Right Microphone. Sesi ini membahas teknik pemilihan mikrofon serta praktik miking instrumen untuk kebutuhan recording, mulai dari vokal, instrumen strings, woodwinds seperti oboe, hingga drum, yang menjadi keahlian penting bagi musisi maupun kreator konten musik dalam menghasilkan kualitas audio yang optimal. Selain itu, Harmoni Vol. II juga menghadirkan Casio Piano Workshop: Lecture Performance – Jazz & Cosmotechnics yang dibawakan oleh Sri Hanuraga dan Stevie Sutanto. Melalui sesi ini, peserta diajak mengeksplorasi pendekatan musikal dalam konteks jazz sekaligus memahami praktik performa modern melalui format lecture performance. Relevansi dengan Pendidikan Musik di UPH Kegiatan ini juga selaras dengan program pendidikan di UPH Conservatory of Music, yang mencakup bidang studi Music Performance, Music Composition, Music Education, dan Music Technology. Perkembangan teknologi audio seperti studio recording, live sound system, dan audio networking menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan musik modern, khususnya dalam mendukung proses produksi karya musik bagi mahasiswa di berbagai bidang studi tersebut. Kolaborasi Industri dan Pendidikan Revie, dosen Fakultas Musik UPH sekaligus panitia Harmoni Vol. II, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan industri merupakan bagian penting dalam memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. “Harmoni Vol. II tidak hanya menjadi perayaan Hari Musik Nasional, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara dunia akademik dan industri. Kehadiran Kairos Multi Jaya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami teknologi audio dan proses produksi musik secara langsung dari para profesional.” Sementara itu, Martin, Board of Director PT Kairos Multi Jaya, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan industri musik dan audio di Indonesia. “Industri musik terus berkembang seiring hadirnya teknologi digital, AI, dan sistem audio berbasis jaringan. Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti UPH, kami berharap dapat membuka wawasan bagi mahasiswa dan komunitas musik mengenai teknologi audio profesional serta mendorong lahirnya generasi baru kreator musik dan audio engineer di Indonesia.” Tentang Kairos Multi Jaya Kairos Multi Jaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan solusi audio visual, menghadirkan berbagai teknologi audio untuk kebutuhan live sound, studio recording, broadcast, event production, serta instalasi sistem audio di berbagai sektor industri di Indonesia. (***)

Pascasarjana Universitas Borobudur Gelar Kuliah Umum tentang Ekonomi Ritel di Tengah Gejolak Global

INDOPOS–Jakarta – Program Pascasarjana Universitas Borobudur menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Ekonomi Ritel dan Ketahanan Pasar di Tengah Gejolak Global” pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Ruang Keadilan, Lantai 6 Gedung D Universitas Borobudur. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi (S3), mahasiswa Magister Manajemen (S2), serta dosen dan civitas akademika Universitas Borobudur. Kuliah umum ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya akademik untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai dinamika industri ritel serta strategi ketahanan bisnis dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang semakin kompleks. Acara dibuka secara resmi oleh pimpinan Pascasarjana Universitas Borobudur, Prof. Faisal Santiago, SH., MM, selaku Direktur Program Pascasarjana. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan praktik industri dalam memahami perkembangan ekonomi yang terus berubah. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu Dr. Solihin, SH., M.H, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), serta Dr. M. Rozali, SE., MM, akademisi dan praktisi di bidang manajemen dan ekonomi. Dalam pemaparannya, Dr. Solihin menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi industri ritel di tengah perubahan ekonomi global, termasuk dinamika pasar, perubahan perilaku konsumen, serta perkembangan teknologi digital. Beliau juga membagikan pengalaman praktis dalam mengelola dan mempertahankan daya saing perusahaan ritel di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif. Sementara itu, Dr. M. Rozali memberikan perspektif akademik mengenai pentingnya strategi adaptif dalam menjaga ketahanan pasar. Ia menekankan bahwa integrasi antara inovasi bisnis, penguatan manajemen, serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting dalam mempertahankan keberlanjutan sektor ritel. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan terkait perkembangan industri ritel di Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika ekonomi ritel serta strategi bisnis yang relevan dalam menghadapi tantangan global. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara dunia akademik dan praktisi industri dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik manajemen bisnis. Kegiatan kuliah umum kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada para narasumber serta sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan partisipasi dalam kegiatan akademik tersebut. (***)

Prabowo Akan ke Iran Bareng Pemimpin Pakistan untuk Redam Konflik Timur Tengah

INDOPOS–Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddique mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto dan pemimpin Pakistan akan berkunjung ke Teheran, Iran, untuk meredam eskalasi konflik di Timur Tengah. Ia mengaku mendengar hal tersebut langsung dari Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan ulama, pimpinan pondok pesantren, dan pimpinan organisasi masyarakat Islam, Kamis (5/3/2026) kemarin. “Saya bersyukur Perdana Menteri Pakistan bersedia untuk bersama-sama dengan Presiden Prabowo untuk berkunjung ke Teheran. Itu yang diterangkan tadi oleh Presiden,” kata Jimly di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis malam. “Lupa saya Perdana Menteri atau Presiden Pakistan. Nah mereka akan sama-sama pergi ke Teheran,” imbuh dia. Baca juga: Prabowo Disebut Tak Tergesa Bawa Indonesia Gabung BoP, Sudah Bicara dengan Negara Teluk Berdasarkan penuturan Prabowo, Kepala Negara ditelepon langsung oleh pemimpin Pakistan untuk lawatan tersebut. “Pakistan baru menelepon Presiden Prabowo beberapa jam sebelum pertemuan ini ya kan. Nah dia mau sama-sama berdua. Oh itu bagus sekali,” tutur dia. Menurut Jimly, rencana itu merupakan langkah bagus agar konflik tidak berlarut. Hal itu pun menandakan bahwa usulan Presiden Prabowo yang hendak menjadi mediator didukung oleh Pakistan. Baca juga: Upaya Prabowo Jadi Mediator AS-Iran Disebut Didukung Negara-negara Timur Tengah “Waduh bagus sekali. Jadi bukan hanya Indonesia, artinya apa yang dipikirkan oleh Presiden Prabowo itu mendapat dukungan dari Perdana Menteri Pakistan,” ucap Jimly. Ia pun menilai, peran Indonesia dan Pakistan sebagai negara berpenduduk muslim terbesar sangat penting dalam upaya itu. Jimly berpandangan, mediasi perlu dicoba meski kemungkinan berhasilnya kecil. “Walaupun mungkin peluangnya kecil tapi dicoba. Intinya Indonesia mengambil global player peran sebagai global player. Itu kita dukung. Jangan dianggap negatif dulu ya, bukannya mendamaikan orang yang baru dibunuh, bukan begitu. Tapi untuk menurunkan eskalasi dan mencegah apa serangan lagi dari Israel,” kata Jimly. Baca juga: Menakar Daya Indonesia sebagai Juru Damai di Tengah Api Timur Tengah Sebelumnya diberitakan, Indonesia mengajukan diri menjadi mediator menyusul memanasnya konflik di Timur Tengah usai Israel dan Amerika Serikat (AS) menyerang Iran sejak akhir pekan lalu.

Menanti Daftar Garuda Calling John Herdman di FIFA Series 2026

INDOPOS-Timnas Indonesia akan menjalani debut asuhan pelatih baru John Herdman dalam ajang FIFA Series 2026. Kompetisi yang dijadwalkan bergulir pada 27 hingga 30 Maret mendatang ini masuk ke dalam kalender resmi FIFA. Terdapat empat tim yang ikut serta di edisi kedua ini yaitu, Indonesia, St.Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon. <span;>Tentu saja semua mata pecinta sepakbola Indonesia akan tertuju pada daftar nama pemain panggilan John Herdman. Nama-nama seperti Jay Idzes dan Kevin Diks seharusnya sudah otomatis masuk ke dalam skuad Indonesia nanti. Apalagi Kapten Timnas Indonesia itu sedang tampil gacor di Serie A. Terakhir dia tampil solid mengawal pertahanan Sassuolo ketika menang menghadapi Atalanta dalam giornata ke-27 di Mapei Stadium, Minggu (1/3/2026) malam WIB. <span;>Idzes bermain penuh di laga Sassuolo vs Atalanta. Pemain bertahan berusia 25 tahun itu mencatatkan 6 kali sapuan, sekali intersep, bahkan mampu menggagalkan peluang Nikola Krstovic di depan gawang pada masa menit tambahan. Dirinya mendapatkan nilai 7 dan dipuji oleh media Italia Sassuolonews berkat performa apiknya. <span;>Tidak berbeda dengan Idzes,Kevin DIks juga tengah berada di titik puncak performanya. Berlaga di Bundesliga, Kevin Diks dinobatkan sebagai pemain terbaik Borussia Moenchengladbach bulan Februari 2026. Bek Timnas Indonesia tersebut telah bermain di 3 dari 4 pertandingan Monchengladbach sepanjang Februari 2026. <span;>Pemain berusia 29 tahun itu selalu menjadi starter dan juga pahlawan kemenangan atas Union Berlin di akhir bulan Februari. Ini menjadi penghargaan pemain terbaik pertama Diks selama berseragam Moenchengladbach. Pemain berdarah ambon itu baru saja bergabung ke Borussia Park pada musim panas 2025, ia langsung jadi tulang punggung tim dan mencetak 4 gol dari 21 laga di Bundesliga. <span;>Namun ada tantangan cukup serius bagi Herdman. Sejumlah pemain langganan Timnas harus absen dari Tim Garuda di FIFA Series nanti. Salah satunya Thom Haye yang mendapatkan sanksi skorsing empat pertandingan dari FIFA. <span;>Ada juga Shayne Pattynama terkena sanksi yang sama oleh FIFA dan harus absen di seluruh agenda internasional Timnas Indonesia hingga Juni 2026. Nama-nama lain yang tidak dapat membela Timnas di FIFA Series adalah Pratama Arhan, Mees Hilgers dan Asnawi Mangkualam. <span;>John Herdman sendiri memilih untuk memaksimalkan skuad yang sudah ada. Herdman baru saja kembali ke tanah air usai melakukan safari di Eropa untuk memantau sejumlah pemain diaspora. Namun, perjalanan mantan pelatih Kanada itu murni untuk melihat perkembangan “pemain lama”, bukan membidik nama baru untuk dinaturalisasi dalam waktu dekat. <span;>Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa proses naturalisasi tidak mungkin dikebut untuk agenda Maret. <span;>”Belum dapat kabar, apalagi ini terlalu dekat ya. Bulan Maret, sekarang sudah Februari. Terlalu dekat untuk melakukan naturalisasi,” kata Arya Sinulingga kepada wartawan di Jakarta dikutip dari detikSports. <span;>Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada laga perdana. Jika mampu menang, Timnas Indonesia akan melaju ke final untuk menantang pemenang antara Bulgaria vs Kepulauan Solomon. Jika kalah, Jay Idzes dkk akan memperebutkan tempat ketiga. <span;>Ajang ini digadang-gadang akan menjadi panggung pertunjukan dan evaluasi bagi Herdman sebelum menentukan langkah strategis ke depan, termasuk potensi menambah pemain baru. Lalu, seberapa kuat komposisi pemain Timnas Indonesia dalam debut Herdman nanti? Siapa saja yang kira-kira siap untuk masuk ke dalam skuad Garuda? Simak analisisnya bersama redaktur detikSports dalam segmen d’Hattrick! <span;>Membahas berita daerah, detikSore akan mengulas lebih dalam kabar terbaru soal pengeroyokan terhadap mahasiswa di Universitas Diponegoro, Semarang. Mahasiswa tersebut bernama Arnendo (20) dan terdaftar sebagai mahasiswa Program Studi Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. <span;>Peristiwa yang terjadi pada November 2025 lalu kembali ramai usai muncul dugaan jika korban merupakan pelaku pelecehan seksual terhadap 3 orang mahasiswi. Atas kejadian ini, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian pun angkat bicara. Ia mengaku prihatin dengan kasus penganiayaan tersebut. Meski begitu, Hetifah meminta pelecehan seksual yang dilakukan Arnendo juga harus diusut tuntas. <span;>Lalu bagaimana sebenarnya kronologi penganiayaan ini? Benarkah kedua peristiwa tersebut saling berkaitan satu sama lain? Simak laporan langsung Jurnalis detikJateng selengkapnya. <span;>Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.

Ketua Komisi D Yuke Yurike Dorong Program Prioritas Masyarakat, Penanganan Banjir dan Sampah Pra-RKPD 2027

INDOPOS-Program pembangunan yang bersentuhan dengan masyarakat seperti banjir, sampah serta keberadaan ruang terbuka hijau diharapkan menjadi prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Harapan itu disampaikan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike saat rapat pembahasan Pra-RKPD 2027 dengan Dinas Pertamanan dan Dinas SDA DKI Jakarta, Senin (2/3/2026), di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. “Hingga kini apa yang dilakukan oleh Pemprov DKI sudah cukup baik. Tinggal nanti kita akan lakukan penyesuaian dalam rangka langkah antisipasi-dengan kondisi yang ada,” ujar Wakil Bendahara DPP PDIP itu. Menurutnya, langkah antisipasi yang dimaksud, yakni kondisi fiskal Jakarta pada APBD 2026 dan juga antisipasi apabila untuk 2027 nanti fiskal belum membaik. Dijelaskan Srikandi Fraksi PDIP DKI Jakarta itu, hal itu dikarenakan adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat, sebesar Rp15 triliun. “Jika kondisinya masih sama, berarti kan nanti program apa yang harus dilaksanakan harus betul-betul kita cermati. Sehingga dengan kondisi yang ada tetap memprioritaskan program yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat, tantangan besarnya adalah bagaimana kita merumuskan peogram terbaik dengan keterbatasan fiskal. Namun berdampak langsung untuk kesejahteraan dan pembangunan DKI Jakarta” bebernya. Terkait hal yang menjadi prioritas khususnya di Komisi D yang membawahi bidang pembangunan, anggota DPRD DKI tiga periode itu menyebut penanggulangan banjir, penanggulangan sampah, pemenuhan ruang terbuka hijau serta permasalahan pemukiman yang menjadi problem di Jakarta. “Untuk itu, nanti kita ketemu format pembahas yang ideal seperti apa. Tentu di pembahasan RKPD-nya harus lebih detail. Dengan begitu, nantinya ketemu yang paling prioritas dari semua permasalahan yang ada, dan mengutamakan layanan dasar serta pembangunan yang berdampak langsung,” katanya. Lebih lanjut, anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil Jaksel itu merasa optimis program yang bersentuhan dengan masyarakat bisa terealisasi. Asalkan, sambung dia dibutuhkan kecermatan semua pihak dalam melihat situasi yang terjadi dan *nawaitu* dari semua stakeholder terkait. “Sehingga yang diusulkan lebih memperhatikan apa yang menjadi hasil aspirasi masyarakat saat reses, musrembang dan masukan-masukan lainnya dari masyarakat,” tandasnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 28, 2026
  • 0 Comments
Diawali Santunan Anak Yatim, Nita Thalia Langsung Jalani Operasi Facelift di Klinik Bedah Plastik Queen Sunter

INDOPOS-JAKARTA – Dalam suasana bulan suci Ramadan, manajemen Klinik Bedah Plastik Queen bersama penyanyi dangdut Nita Thalia memberi santunan anak yatim. Kegiatan itu dilakukan beberapa saat sebelum Nita melakukan operasi Face Lift, Brow Lift, dan Operasi Kantong Mata di klinik Bedah Plastik Queen yang berlokasi di kawasan Sunter, Jakarta Utara. “Alhamdulillah, di hari yang baik ini, kami bisa berbagi dengan anak yatim. Saya pribadi juga senang menghibur anak-anak dengan sejumlah lagu,” ujar Nita Thalia di Klinik Bedah Plastik Queen di Jl Agung Niaga 6 &7 Blok G 6 No 25 , Sunter Agung, Jakarta Utara, selanjutnya Nita langsung masuk ruang bedah untuk dilakukan operasi. Adapun sejumlah anak yatim dari Yayasan Al-Hadist, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menyampaikan terima kasih kepada pihak Queen maupun Nita Thalia yang telah memberikan tali asih. “Semoga kebaikan dari Klinik Queen dan Ibu Nita mendapat berkah dari Allah SWT,” kata salah satu anak yatim. Sebelum melakukan operasi, Nita sudah berkonsultasi dengan dr Heri Noviana, Sp BP-RE, M. Ked Klin dan Tim Dokter Bedah Plastik Queen. “Setelah berkonsultasi saya sudah mantap untuk melakukan berbagai tindakan operasi bedah plastik di Queen,” kata Nita Thalia yang sudah menjadi pelanggan Queen sejak tahun 2006. Usai melakukan konsultasi untuk memperoleh hasil terbaik, maka dr Heri menyarankan kepada Nita untuk melakukan tiga jenis bedah plastik sekaligus. “Untuk hasil yang signifikan, saya akan melakukan tiga operasi sekaligus yakni FaceLift, Brow Lift, dan Operasi Kantong Mata,” papar Nita yang sering menjadi juri di sejumlah audisi dangdut. Face Lift adalah operasi bedah plastik untuk mengencangkan jaringan wajah yang kendur, atau bergelambir guna menciptakan tampilan lebih awet muda. Tindakan ini difokuskan pada dua pertiga bagian bawah wajah dan leher. Sedangkan Brow lift adalah prosedur bedah kosmetik untuk mengangkat posisi alis yang turun, mengencangkan kulit yang kendur, dan mengurangi kerutan di area bawah alis. Adapun Operasi Kantong Mata atau Blepharoplasty adalah bedah kosmetik untuk mengurangi kulit yang kendur di bawah mata. “Saya kan sudah gak muda lagi. Jadi, butuh sentuhan teknologi kedokteran untuk merawat kecantikan agar tampak lebih muda dan segar,” ujar Nita Thalia penyanyi dangdut pelanggan setia kelahiran 1982. Sementara itu, dr Heri Noviana Sp BP-RE, M Ked Klin yang sudah sering mengerjakan tindakan operasi bedah plastik dari ringan hingga berat, merasa optimistis dapat melakukannya dengan hasil maksimal, sesuai harapan. “Saya bersama Tim Dokter Bedah Plastik Queen sudah melihat wajah Mbak Nita Thalia dengan seksama dan sudah mendapatkan pola untuk memperoleh hasil terbaik,” ujar dr Heri Noviana yang dikenal sebagai salah satu dokter spesialis bedah plastik terbaik. Melalui operasi Facelift wajah yang kendur bisa kencang lagi, Brow Lift bikin alis yang turun bisa naik lagi . Adapun operasi kantong mata membuat kulit area kantong mata bisa lebih kencang dan keriput berkurang, sehingga terlihat lebih segar, fresh, dan tampak muda. Klinik Bedah Plastik Queen yang berlokasi di belakang Sunter Mall adalah klinik kecantikan papan atas yang didirikan pasangan suami istri Margoto & Sri Jarwati sejak tahun 1993. Klinik yang ditangani sejumlah Tim Dokter Bedah Plastik, dan didukung fasilitas modern melayani seabrek pasien yang melakukan operasi bedah plastik, termasuk dari kalangan pejabat, selebriti, masyarakat luas, pengusaha, dan lainnya. Kalangan artis kondang juga banyak sekali yang menjadi pelanggan setia klinik Bedah Plastik Queen Sunter. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 27, 2026
  • 0 Comments
Anak Mafia Minyak Riza Chalid, Kerry Riza Divonis 15 Tahun, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa 18 Tahun

INDOPOS-Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah, Muhammad Kerry Adrianto Riza, yang merupakan anak dari buronan mafia minyak Riza Chalid, divonis selama 15 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada Jumat dini hari, 27 Februari 2026. Vonis yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Fajar Kusuma Aji tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 18 tahun. “Menjatuhkan pidana terhadap Muhammad Kerry Adrianto Riza dengan pidana penjara 15 tahun dan pidana denda sejumlah Rp1 miliar,” kata Ketua Majelis Hakim. Ketua Majelis Hakim menegaskan denda tersebut harus dibayarkan dalam waktu satu bulan dan dapat diperpanjang satu bulan sejak putusan dibacakan. Hakim menetapkan jika pidana denda tidak dibayar dalam jangka waktu yang telah ditentukan, kekayaan atau pendapatan terpidana dapat disita dan dilelang untuk melunasi pidana denda yang dibayar. “Dalam hal hasil penyitaan atau pelelangan kekayaan atau pendapatan tidak cukup atau tidak memungkinkan untuk dilaksanakan, pidana denda yang tidak dibayar tersebut diganti dengan pidana penjara selama 190 hari,” kata Ketua Majelis Hakim. Bukan cuma itu, Kerry juga dijatuhi pidana tambahan dengan membayar uang pengganti sejumlah Rp 2.905.420.003.854 subsider 5 tahun. Sebelumnya JPU menuntut Kerry dengan pidana penjara selama 18 tahun, denda: Rp1 miliar dan membayar uang pengganti sebesar Rp13,4 triliun.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 26, 2026
  • 0 Comments
Ayah Mangkir di Sidang Perdana! Gugatan “Penelantaran Anak” Cucu Konglomerat Geger di PN Jakarta Pusat

INDOPOS-Sidang perdana gugatan Chikara Enggartiasti dengan sauadaranya, di PN (Pengadilan Negeri) Jakarta Pusat terhadap tergugat Nugroho Budi Satrio dalam kasus “Penelantaran anak” tidak dihadiri oleh tergugat, karena itu Ketua Majelis Sidang PN Jakarta Pusat memerintahkan sekali lagi untuk melayangkan surat panggilan. “Tadi pagi sekitar pk 11.000 WIB Ketua Majelis Hakim Dr. Ida Satriani, SH MH. membuka sidang perdana, namun tergugat Bapak Nugroho Budi Satrio atau kuasa hukumya tidak hadir, karenanya sidang ditunda untuk minggu depan,” kata Kuasa Hukum Chikara Enggartiasti, Anggrian Rahmanu SH kepada pers usai keluar dari sidang di PN Jakarta Pusat, pada Kamis. Sidang yang dibuka untuk umum itu, Anggrian mengatakan, salah satu posita atau alasan untuk melakukan gugatan adalah Chikara Enggartiasti, Sakura Enggarwartini dan Cattleya Tri Nugrahaningrum. Mereka mempunyai hubungan erat yakni anak dan ayah kandung, hasil buah hati dari perkawinan Ny. Yumiati Matsuda dengan Nugroho Budi Satrio sekitar tahun 1988 di KUA Tanah Abang Jakarta Pusat. Setelah sekian tahun mereka melakukan kehidupan rumah tangga yang rukun dan damai, tiba-tiba ada masalah internal yang tidak dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat, sehingga terjadi perceraian. “Atas dasar itulah anak-anak lebih banyak diasuh dan dibesarkan oleh Ny Matsuda hingga mereka tamat sekolahnya. Tetapi tangungjawab sang ayah tampaknya ada kelalaian, sehingga anak-anaknya melakukan penuntutan,” jelas Anggrian yang biasa disapa Ryan itu. Kuasa hukum Chikara, selain Anggraian juga Nelson Kapoyos, SH MH, Litari Elisa Putri, SH MH dan advolat senior lain yang berkantor di Apartemen Elpis Residence, Jalan Gunugsahari Raya, Jakarta Pusat. Sidang gugatan Perdata Perbuatan Melawan Hukum dengan Nomor Perkara No.111/PDT. G/2026 PN Jkt Pst tersebut akan dilanjutkan minggu depan dengan menunggu kehadiran terguat. “Mudah-mudah tergugat atau kuasanya dapat menghadi sidang nanti sehingga tidak terjadi sidang Verstek, atau sidang yang diputuskan oleh hakim tanpa kehadiran tergugat secara jelas. Jika hal itu terjadi, tergugat akan mengalami kerugian besar, karena tidak ada pembelaan atas dugaan terjadinya perbuatan melawan hukum itu,” katanya. Sebelumnya juga diberitakan, Cucu Konglomerat pribumi, atau pemilik hotel dan rumah sakit di kawasan Jl. Sudirman, saat ini sedang memikirkan untuk melakukan gugatan perdata, mengingat selama 20 tahun lebih diterlantarkan oleh orang tuanya, utamanya sang ayahnya. “Saat ini klien kami sedang mempertimbangkan untuk melakukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap ayahnya yang selama ini dinilai oleh klien kami menelantarkan hidupnya, atau membiarkan tinggal diluar negeri sebatang kara,” menurut keterangan Anggrian Rahmanu selaku Kuasa Hukum dari Para Cucu Konglomerat Pemilik Hotel Pribumi, Chikara. “Saya sudah memberikan somasi, tetapi somasi tidak ditangapi secara serius, seolah saya tidak mempunyai hak untuk mendapatkan sesuatu. Saya selalu sabar, namun kesabaran manusia ternyata ada batasnya juga sehingga saya mengambil kuasa hukum nya untuk melakukan pengurusan hak-hak saya itu,” kata Rahmanu mengutip Chikara E.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 26, 2026
  • 0 Comments
Indonesia Dijadikan ‘Tong Sampah’ Pickup India, Siapa Bermain?

INDOPOS-Keputusan PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105 ribu unit pickup dari India masih menjadi perdebatan hingga sekarang. Bahkan, terbaru, muncul dugaan Indonesia hanya dijadikan ‘tong sampah’ atau tempat pembuangan pickup usang yang sudah tak memenuhi standar emisi. Eksekutif Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin mengatakan, India telah menerapkan standar emisi Bharat Stage atau BS6 yang setara Euro 6. Sementara salah satu pickup yang diimpor ke Indonesia, Mahindra Scorpio, tak memenuhi standar tersebut. “Betul, kita anggap itu (impor pickup India) dumping (obral harga ke negara lain). Karena India sudah masuk ke Euro 6,” ujar Ahmad Safrudin dalam sesi konferensi pers (konpers) secara daring, Rabu (25/2). Jika mengacu pada laman resmi Mahindra Indonesia, Mahindra Scorpio memang masih menganut BS4. Kendaraan itu, secara aturan, sebenarnya masih sesuai dengan standar emisi di Indonesia. Namun, tidak untuk India. Disitat dari Transportpolicy, India langsung lompat dari BS4 ke BS6. Regulasi itu tertulis dalam Automotive Industry Standard (AIS) 137 mengenai Bharat Stage VI. Aturan itu diterbitkan Ministry of Road Transport & Highways (MoRTH) India dan berlaku secara nasional mulai April 2020. Artinya, kendaraan dengan standar emisi di bawah BS6 tak boleh lagi beroperasi di India sejak enam tahun terakhir. Bahkan, pada 2023 atau tiga tahun setelah aturan diterbitkan, pemerintah setempat membuat On-Board Diagnostics atau OBD-nya lebih ketat. Pada tahun itu, India masuk BS6 Phase 2 (Real Driving Emissions/RDE) yang menguji emisi di kondisi jalan nyata, bukan cuma di laboratorium. Kondisi tersebut membuat kendaraan yang dijual di sana, mau tak mau, harus ramah lingkungan. “Barang busuk, wajar kalau diobral. Kita lihat di pasar-pasar, supermarket, kalau ada kue basah dijual, kalau dibeli sore hari harganya didiskon. Karena penjual tahu, kue itu akan kadaluarsa. Makanya diobral. Konteks ini juga demikian,” kata Ahmad Sarifudin. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), Joao Angelo De Sousa Mota menyampaikan konferensi pers di Menara Ayodya, Jakarta, Selasa (24/2/2026). Kami telah menghubungi Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota untuk mencari kebenaran soal kabar tersebut. Meski membalas melalui pesan singkat, namun dia tak benar-benar merespons pertanyaan kami. Sebagai catatan, PT Agrinas Pangan Nusantara bakal mengimpor 105 ribu unit mobil pickup buatan India dari merek Mahindra dan Tata Motors. Ratusan ribu pickup itu bakal digunakan untuk Koperasi Desa Merah Putih. Agrinas telah meneken kontrak pengadaan kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun. Kontrak tersebut mencakup pengadaan total 105 ribu unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India. Sebanyak 35 ribu unit Scorpio Pick Up dipasok oleh Mahindra, sementara 70 ribu unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35 ribu unit Yodha Pick-Up dan 35 ribu unit Ultra T.7 Light Truck.