INDOPOS-Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur kampus terakreditasi unggul dengan nilai sempurna 375 selalu menjadi tempat terbaik untuk studi lanjut jenjang Doktoral.

Bukan tanpa alasan kenapa kuliah Doktor Ilmu Hukum di Universitas Borobudur selalu diminati salah satunya para pengajar nya merupakan pakar hukum ternama di Indonesia. Mahasiswa akan selalu di beri materi pembelajaran secara teori dan praktek.

Diskusi dan komunikasi dengan para dosen yang selalu siap di kampus akan mempermudah dan mempercepat penyusunan disertasi mahasiswa guna lulus tepat waktu.

Tenaga Pengajar di samping membimbing dan menguji semuanya dilayani oleh para dosen yang berkualitas, pakar di bidangnya, bahkan bisa dikatakan selebritas nya hukum. Dosen yang mengampu semester ini antara lain Prof Arif Hidayat, Prof Zudan Arif Fakrulloh, Prof Ade Saptomo, Prof Surya Jaya, Prof Zainal Arifin Hoesein, Prof Abdullah Sulaeman, Prof Suparji, Prof Tundjung, Prof Faisal Santiago, Dr Ahmad Redi, Dr Bambang Soesatyo, Dr Evita Isretno Israhadi, Dr KMS Herman, Dr Boy Nurdin, Dr Subiyanta Mandala, Dr Muchlas Rowi, Dr Tina Amelia, Dr Binsar Jon Vic, Dr Natsir Asnawi, Dr Irfan. Dr Marhaeni, Dr Handoyo, Dr Effendi Lod Simanjuntak, dan Dr Afdhal Mahatta. Semua perkuliahan dilakukan di kampus Jalan Raya Laksamana Malahayati (Kalimalang) No.1 Jakarta Timur sehingga terbangun atmosfer akademik dengan baik.

Di samping itu Program Doktor Ilmu Hukum mengundang para pakar hukum dan tokoh lainnya untuk menyampaikan materi atau informasi yang terbaru dalam mengenyam pendidikan di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur ujar Prof Faisal Santiago.

Intinya seperti mendapatkan pelayanan bintang lima dalam mengenyam pendidikan di program Doktor Ilmu Hukum, makanya tidak heran mahasiswa banyak untuk mendaftar dan kuliah tiap semester nya papar Direktur Pascasarjana dalam keterangannya.

Bulan Mei yang lalu tepatnya bergabung nya Prof Arif Hidayat menambah Jumlah Guru Besar tetap yang ada di Program Doktor Ilmu Hukum setelah Prof Faisal Santiago, Prof Zudan Arief Fakrulloh dan Prof Ade Saptomo akan menambah kekuatan semakin terdepan Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur guna mempertahankan akreditasi unggul dengan nilai sangat sempurna 375, nilai tersebut menjadikan nilai akreditasi tertinggi PTS di Indonesia.

Disampaikan juga Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Prof Faisal Santiago bahwa Akreditasi unggul sangat penting bagi mahasiswa, untuk keberlangsungan kariernya guna peningkatan jabatan dan diterimanya di lingkungan tertentu yang mensyaratkan perguruan tinggi terakreditasi unggul.

“Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur terus berkomitmen untuk menjaga mutu akademik dan kualitas dosen mencapai jenjang tertinggi. Dengan mengelola 447 mahasiswa aktif saat ini sudah meluluskan 406 alumni dan akan terus bertambah. Semakin terbukti keunggulannya,” ujar Prof Faisal Santiago.

Saat ini sedang berlangsung penerimaan mahasiwa baru untuk tahun akademik 2026/2027 masyarakat sangat antusias mendaftar per hari selasa tanggal 7 Juli sudah 43 calon mahasiswa baru yang mendaftar.

Diinformasikan bahwa test dan wawancara gelombang 1 akan dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2026 dan Test Wawancara Gelombang 2 pada tanggal 5 September 2026 dan Perkuliahan akan dilaksanakan pada tanggal 12 September 2026.

Banyaknya masyarakat yang sudah mendaftar padahal perkuliahan masih bulan sepetember, “Ini menandakan keberadaan Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur pilihan yang tepat untuk studi lanjut,” tandasnya.
Dengan akreditasi unggul dengan nilai sempurna 375 menjadi jaminan utama keberadaannya, ditunjang dengan Universitas Borobudur juga terakreditasi unggul secara institusi dan ter sertifikat ISO 9001 : 2015 dan ISO 21001:2018 bukti nyata bahwa tata kelola sudah berjalan dengan baik. (***)