Krisis Air Bersih Jakarta, Pj Gubernur Evaluasi PAM Jaya 

INDOPOS-Jajaran Direksi PAM Jaya memang harus segera dievaluasi. Pasalnya, ada puluhan RT di RW01 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara sudah sepekan mengalami krisis air bersih, akibat matinya pasokan air dari PAM Jaya. Menanggapi hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur  DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, akan mengirimkan mobil tanki air milik PAM Jaya untuk membantu warga Pademangan, Ancol, Jakarta Utara yang mengalami krisis air bersih. “Di sebelah mana? biar nanti saya minta Direktur Utama (Dirut) PAM untuk mengirim mobil tanki air,” ujar Heru kepada wartawan di Cakung, Jakarta Timur, Jumat (14/6). Heru mengatakan, bahwa sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah mengirim pasokan air bersih ke daerah tersebut. Namun, Heru balik mempertanyakan hal itu, apakah pasokan air masih kurang atau sudah tercukupi. “Sampai hari ini masih kan, sudah diatasi segera kan,” tuturnya Dia menjelaskan, jika ada warga yang belum menerima air kemungkinan ada kendala atau sesuatu yang tersendat. Pasalnya, di sekitar wilayah tersebut terdapat beberapa proyek yang sedang berjalan. “Nggak, mungkin ada beberapa lokasi yang memang proses penyambungan, proses, disana kan ada proses tol ya, ada beberapa lah. Tapi kan sudah ditangani, kalau nggak salah, mengirim mobil tanki air,” ungkap Heru. Diketahui, saat ini puluhan RT di RW01 Kelurahan Ancol sudah sepekan mengalami krisis air bersih, akibat matinya pasokan air dari PAM Jaya. Hal itu disebabkan distribusi air bersih dari PAM Jaya mengalami gangguan selama seminggu ini. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga sampai berebut bantuan air bersih dari PAM Jaya yang dikirimkan melalui mobil tangki di Jalan Ancol Barat 1.

Kembali Geruduk Kantor DPP PPP, FKKB Tuntut Mardiono Mundur

INDOPOS-Sejumlah massa dari Front Kader Ka’bah Bersatu (FKKB), kembali menggeruduk Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2024). . Mereka berdemo menuntut agar Plt. Ketua Umum PPP Mardiono untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya, karena dinilai gagal memimpin partai, dan membuat PPP terpuruk di pemilihan legislatif (Pileg) serta Pilpres 2024 lalu. Puluhan anggota kepolisian pun dikerahkan untuk menjaga aksi demo, dan sempat menutup ruas jalan di depan kantor PPP. H Agus Safiin Pane, Ketua Dewan Penasehat FKKB, didampingi Bambang Nurcahyadin, Sekretaris Dewan Penasehat FKKB, menyampaikan, aksi demo menuntut Mardiono mundur ini dilaksanakan karena rasa cinta FKKB pada partai, dan tidak ingin PPP semakin terpuruk dan hancur karena kepemimpinan Mardiono. “Inilah kader PPP yang sejati, dan saya yg terpilih disana tetapi PLT tidak bisa membela kami yang menang di wilayah kami, dan kami datang kemari untuk meminta PLT untuk turun,” ujar H Agus Safiin Pane. “Terima kasih kepada seluruh pendukung yang sudah hadir untuk membantu kami untuk menuntut PLT Mardiono yang tidak bisa membela suara saya,” katanya. Kader kader PPP kita tidak akan pernah capek sampai pak mardiono turun dari jabatannya, saya minta tolong kepada pimpinan majelis dan untuk mencabut mandat, kami akan terus bergerak dan terus melakukan aksi sampai ketua umum berganti dan kami ingin tuntutan kami ingin segera direalisasikan secepatnya, dan tidak adanya management yang baik dalam pemilu kemarin. Hal senada juga diungkapkan oleh M SAHABUDDIN (KETUA PC GPK SELATAN), yang mengatakan, Mardiono tak seharusnya menyalahkan para caleg dan pengurus. “Dan jangan menyalahkan para caleg para pengurus partai wahai kawan kawan yang disana dan apakah kalian disana pernah berjuang untuk para caleg dana sebagaimana capeknya kami para caleg. sehingga kalian hanya bisa berkoar koar dan menyalahkan kami. Mendesak kepada Pimpinan Majelis Kehormatan DPP PPP, Majelis Syariah DPP PPP, Majelis Pertimbangan DPP PPP, Majelis Pakar DPP PPP untuk mencabut mandat Mardiono dari jabatan Plt. Ketum PPP, ” tegasnya. ” Aksi demo akan terus dilakukan, sampai Mardiono mundur dari jabatannya,” tutup M Sababuddin. (TOMI)

SMPN 268 Jakarta Gelar Rapat Kerja “Bergerak Bersama Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan yang Berpihak kepada Murid”

INDOPOS-SMPN 268 Jakarta Gelar Rapat Kerja dengan Tema “Bergerak Bersama Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan yang Berpihak kepada Murid” JAKARTA – SMPN 268 Jakarta menggelar rapat kerja tahunan dengan tema “Bergerak Bersama Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan yang Berpihak kepada Murid” di Aula SMPN 268 Jakarta. Acara ini dihadiri oleh seluruh staf pengajar, komite sekolah, serta pengawas SMP Sudin Pendidikan Jakarta Timur 2. Rapat kerja tersebut dibuka oleh sambutan Kepala SMPN 268 Jakarta, Gunadi. S.Pd, M.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang berfokus pada kebutuhan dan perkembangan murid. “Kita harus bergerak bersama, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung setiap murid untuk berkembang secara maksimal. Pendidikan yang berpihak kepada murid adalah kunci untuk mencetak generasi yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Gunadi. Beliau juga mengapresiasi seluruh tenaga pendidik yang selama ini telah bekerja keras dalam memberikan pendidikan terbaik bagi siswa-siswi SMPN 268 Jakarta. “Kerja keras dan dedikasi kita semua adalah modal utama dalam membangun kualitas layanan pendidikan. Mari kita terus berinovasi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama,” tambahnya. Selain itu, dalam acara tersebut juga hadir pengawas sekolah dari pengawas SMP Sudin Pendidikan Jakarta Timur 2, Drs. H. Baharuddin Dalimunthe, M,M. Dalam sambutannya, Ibu Sri memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta rapat kerja. “Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan. Saya berharap, melalui rapat kerja ini, kita dapat merumuskan program-program strategis yang mampu menjawab tantangan pendidikan saat ini,” kata H. Baharuddin Dalimunthe. Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif dan merata. “Kita harus memastikan bahwa setiap murid mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang, tanpa terkecuali. Pendidikan inklusif adalah fondasi untuk menciptakan masyarakat yang adil dan berkeadilan,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Komite SMPN 268 Jakarta, Wiastuti menyatakan, Rapat kerja SMPN 268 Jakarta merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa pendidikan di SMPN 268 Jakarta selalu berpihak kepada murid. “Kolaborasi antara sekolah, komite, dan orang tua sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung potensi setiap murid,” ujarnya. Wiastuti juga menambahkan, komite sekolah siap mendukung segala upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Kami di komite sekolah siap mendukung segala upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin kita dapat menghadapi tantangan dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi murid-murid kita,” tegasnya.

Kinerja Dirut PAM Jaya Amburadul, Senator Dailami Firdaus Kritik Layananan Buruk Air untuk Warga

INDOPOS-Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, Dailami Firdaus, menilai kinerja Dirut PAM Jaya Arief Nasrudin amburadu. Itu terbukti dari buruknya layanan air bersih melalui sistem perpipaan. Masalah klasik terkait suplai air bersih ke pelanggan yang kerap terhenti banyak dikeluhkan. Kondisi ini mendapatkan perhatian serius dari Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, Dailami Firdaus. Dailami mengatakan, selain mendapatkan tugas memenuhi cakupan layanan air bersih 100 persen melalui sistem perpipaan, Perumda PAM Jaya juga harus menjaga standar layanan. “Jangan sampai pelanggan yang sudah menggunakan air bersih dari sistem perpipaan karena kecewa justru kembali menggunakan air tanah,” ujarnya, melalui keterangan tertulis, Jumat (14/6). Dailami menjelaskan, Jakarta sesungguhnya menghadapi persoalan besar terkait pemenuhan kebutuhan air baku. Apalagi, jika cakupan itu sudah melayani 100 persen sambungan. “Suplai air baku Jakarta masih sangat bergantung pada Waduk Jatiluhur. Sementara, untuk sungai-sungai di Jakarta belum dapat dioptimalkan karena cemaran bakteri Escherichia Coli sudah sangat parah,” terangnya. Menurutnya, nilai cemaran bakteri E.Coli di Sungai Ciliwung sudah mencapai 10.000 dari ambang batas normal 3.000 per 100 cc air. “Saya yakin kondisi ini tidak jauh berbeda dengan kondisi sungai-sungai lain di Jakarta dan sekitarnya,” ungkapnya. Ia berharap, Perumda PAM Jaya bisa melakukan terobosan dan inovasi untuk memenuhi kebutuhan air baku serta menekan non-revenue water. “Terpenting adalah pelanggan jangan dikecewakan. Harus ada SOP respons time membantu warga yang terganggu layanannya,” bebernya. Dailami menambahkan, saat ada informasi layanan air bersih terganggu maka harus segera dikerahkan mobil-mobil tangki dan tandon air ke lokasi tersebut.  

SMA Negeri 9 Jakarta Gelar Perayaan P5

INDOPOS-JAKARTA – SMA Negeri 9 Jakarta menggelar acara Perayaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai penutup rangkaian kegiatan Projek 3 (Kearifan Lokal) dan 6 (Kewirausahaan) dengan Perayaan Gayatri dan Garuda. Acara ini diselenggarakan pada Kamis, 13 Juni 2024 di lapangan dan aula sekolah, dihadiri oleh Ketua Umum Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Kota Jakarta Timur, H. Syamsul Bahri dan Ketua FKKS Kecamatan Makasar Jakarta Timur, Hj. Lusiawati, SE. Proyek P5 bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif. Pada perayaan ini, para siswa menampilkan hasil kerja keras mereka selama proyek berlangsung, termasuk Parade Budaya, Penampilan Cerita Rakyat, dan Laporan Pelaksanaan Proyek. Pada perayaan ini, para siswa dibagi berdasarkan daerah yang sudah ditetapkan panitia, yang mewakili kekayaan budaya Indonesia. Pembagian daerah meliputi Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Aceh, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan Daerah Khusus Jakarta. Setiap kelompok daerah menampilkan ciri khas budayanya melalui Parade Budaya dan Penampilan Cerita Rakyat. Parade Budaya menampilkan keragaman pakaian adat dan tarian tradisional dari masing-masing daerah. Para siswa dengan semangat menampilkan kostum dan tarian yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Penampilan Cerita Rakyat menjadi salah satu acara yang paling dinantikan, mengangkat cerita-cerita rakyat dari berbagai daerah yang menghibur sekaligus mendidik. Selain penampilan budaya, setiap kelompok daerah juga mempresentasikan Laporan Pelaksanaan Proyek mereka. Laporan ini mencakup berbagai aktivitas yang telah dilakukan selama proyek, serta pencapaian dan pembelajaran yang diperoleh. Acara ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan hasil kerja keras mereka dan belajar menghargai keberagaman. Kepala SMA Negeri 9 Jakarta, Albaini Zuhdi, S.Pd, menyampaikan sambutannya dengan penuh semangat, “Kami sangat bangga dengan partisipasi dan kerja keras siswa-siswi dalam Proyek P5 ini. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan persatuan di antara kita semua.” FKKS Kota Jakarta Timur dan FKKS Kecamatan Makasar Jakarta Timur, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa yang berwawasan kebangsaan. Kami berharap SMA Negeri 9 Jakarta terus melanjutkan program-program seperti ini di masa depan,” ujar Ketua FKKS Kota Jakarta Timur, H Syamsul Bahri. Kehadiran para pejabat pendidikan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif yang dilakukan oleh SMA Negeri 9 Jakarta. Mereka berharap kegiatan serupa dapat diimplementasikan di sekolah-sekolah lain untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar. Acara perayaan ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada kelompok terbaik dalam masing-masing kategori. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha dan kerja keras para siswa dalam menyukseskan proyek ini. Dengan semangat Pancasila, SMA Negeri 9 Jakarta terus berkomitmen untuk membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter. Acara ini tidak hanya menjadi penutup yang manis bagi Proyek P5, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa-siswi untuk terus mengembangkan diri dalam berbagai aspek kehidupan. SMA Negeri 9 Jakarta berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sekolah lain untuk mengadakan program serupa yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para pelajar. Dengan demikian, generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi individu yang berkarakter dan cinta tanah air. Berakhirnya acara ini menandai suksesnya Proyek P5, yang diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. SMA Negeri 9 Jakarta bertekad untuk terus mengembangkan program-program inovatif yang mendidik dan membentuk karakter siswa yang berwawasan kebangsaan. Acara ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya tentang akademis, tetapi juga tentang membentuk karakter dan nilai-nilai yang akan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Dengan dukungan dari semua pihak, SMA Negeri 9 Jakarta siap melanjutkan langkah-langkah positif ini ke depan.

KPK Cegah 10 Koruptor BUMD Sarana Jaya Ke Luar Negeri di Kasus Lahan Rorotan, Ini Daftar Namanya

Foto: Ilustrasi INDOPOS-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sedang mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Rorotan, Jakarta Utara, oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov DKI Jakarta Sarana Jaya (SJ). KPK telah mencegah 10 orang bepergian ke luar negeri. Kasus korupsi ini terjadi sejak era Gubernur Anies Baswedan menjabat. “Bahwa terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan di lokasi Rorotan, DKI Jakarta, oleh BUMD SJ, pada tanggal 12 Juni 2024, KPK telah mengajukan larangan bepergian ke luar negeri untuk 6 bulan ke depan pada 10 orang,” kata Tim Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (13/6/2024). Budi mengatakan 10 orang itu ialah pihak swasta berinisial ZA, MA, FA, NK, LS, M lalu DBA selaku Manager PT CIP dan PT KI, PS selaku Manager PT CIP dan PT KI, JBT selaku Notaris, serta SSG selaku advokat. Budi belum menjelaskan status 10 orang yang dicegah ke luar negeri tersebut. KPK mengatakan kasus ini merupakan pengembangan dari perkara pengadaan tanah di Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, yang menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan dkk. Yoory sedang diadili dalam kasus yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 256 miliar tersebut. Sebelum kasus tersebut, Yoory telah divonis bersalah dalam kasus pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. Dia dihukum 6,5 tahun penjara dalam kasus tersebut.  

Pernikahan Syaid Jafar Sadik Bin Abdulah Al Idrus dengan Syarifah Masitah Binti Habib Bahasim Alkaf

INDOPOS-Redaktur Indoposnews menghadiri undangan pernikahan Syaid Jafar Bin Habib Abdullah Al Idrus dengan Syarifah Masitah Binti Habib Bahasim Alkaf yang diadakan di Desa Tarjun pada hari Sabtu tanggal 8 Juni 2024, Pukul, 9,00,WITA, Kabupaten Kotabaru, Kalimatan Selatan. Pernikahan kedua mempelai merupakan ketentuan Allah SWT bagi setiap insan manusia untuk meneruskan kehidupan sesuai yang dikehendaki Allah SWT, agar manusia beranak pinang lah di muka bumi dalam mengisi kehidupan terusnya. Pernikahan Syaid Jafar dan Syarifah Masitah adalah untuk menjaga hubungan dan keturunan para Habib yang merupakan keturunan Rasullulah SAW. Semoga kedua insan manusia yang disatukan Allah SWT ini menjadi pasangan yang Sakinah dan Mawadah, amin. Pemantau redaktur Indoposnews di acara pernikahan Syaid Jafar dan Syarifah Masitah terlihat banyak sekali Tamu – Undangan para Ulama dan Habib yang datang dari luar kota Kalimatan, Kehadiran para Habib dan Ulama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah menyatukan dua insan manusia sesuai kodrat dan kehendaknya. Habib Muhammad Alkaf membacakan Akat Nikah dengan Pasih menyampaikan kepada mempelai laki – laki Syaid Jafar Sadik Bin Habib Abdulah Al Idrus bahwa hari ini Sabtu Tanggal 8 Juni 2024 ( 1 Dzulhijjah 1445 ) dengan disaksikan oleh Allah SWT dan para ulama yang hadir, saya nikahkan anak saya Syarifah Masitah Binti Habib Muhammad Alkaf dengan Syaid Jafar Sadik Bin Habib Abdulah Al Idrus dan saya ridho kan anak saya Syarifah Masitah Binti Habib Muhammad Alkaf menjadi istri kamu, Serta tolong bawa dan didik anak saya Syarifah Masitah Binti Habib Muhammad Alkaf untuk menuju surga nya Allah SWT, Amin. Panjatan doa yang masyhur dari Habib dan Ulama serta undangan yang hadir kepada Sang Pencipta yang Maha Pemurah dan Penyayang Allah SWT untuk selalu memberkahi pernikahan Syaid Jafar Sadik dan Syarifah Masitah dalam mengisi kehidupan ke depan yang penuh barokah dan senantiasa istikomah di jalan Allah SWT, Amin. Habib Muhammad Alkaf adalah ayahanda mempelai wanita yang merupakan salah satu ulama yang masyhur dan sosok ulama yang sangat merakyat dan dicintai rakyat Kabupaten Kotabaru sehingga beliau menjadi refrensi dan panutan masyarakat Kalimatan Selatan. Ulama – Habib Muhammad Alkaf yang tinggal di desa Tarjun, Kabupaten Kotabaru Kalimatan Selamat merupakan salah satu ulama yang sangat masyhur di Kalimatan Selatan. Keteladanan nya Habib Muhammad Alkaf yang begitu dekat dengan masyarakat sehingga desa Tarjun sangat dikenal oleh orang luar pulau Kalimatan dan para ulama – Habib dari penjuru negeri se-nusantara sering kali mendatangi kediaman Habib Muhammad Alkaf di desa Tarjun ini. Mereka para Ulama dan Habib yang datang dari berbagai daerah di Kalimatan dan luar pulau Kalimatan, kata warga setempat. Redaktur Indoposnews mewawancarai salah satu warga masyarakat yang hadir mengatakan bahwa Habib Muhammad Alkaf adalah sosok ulama yang sangat kami hormati karena beliau adalah turunan Rasulullah SAW dan beliau juga yang mengajari kami masyarakat Kabupaten Kotabaru kebaikan menuju jalan yang diridhoi Allah SWT. Beliau sosok teladan kami masyarakat Kotabaru – Kalimatan Selatan, Tandas. Saberan .SH.

Seminar Nasional Universitas Bhayangkara Hadirkan Ketua KPK, Hakim Agung MA, dan Hakim Konstitusi MK

INDOPOS-Program Studi Doktor Hukum Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menyelenggarakan kegiatan seminar nasional dengan tema “Menakar Masa Depan Penegakan Hukum di Indonesia”. Kegiatan seminar nasional dilaksanakan di Auditorium Ubhara Jaya Grha Tanoto Kampus II Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya), Irjen. Pol (P) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H, M.M, Ph.D, D.Crim., mengharapkan sektor hukum Indonesia akan lebih baik di masa mendatang serta seimbangnya kepastian, keadilan, dan manfaat hukum. “Mudah-mudahan ke depan semuanya on the right track,” kata Prof. Bambang Karsono ditemui dalam acara seminar, Kamis (13/6). Untuk memperbaiki sektor hukum, lanjut Prof. Bambang, pihaknya di antaranya menggelar seminar hukum guna melahirkan pemikiran-pemikiran atau gagasan dari berbagai pihak. “Seminar merupakan upaya untuk pembenahan penegakan hukum di Tanah Air. Ini diharapkan melahirkan pemikiran konstruktif dalam penegakan hukum di Tanah Air,” katanya. Ia juga mengingatkan bahwa penerapan atau penegakan hukum tidak boleh mengabaikan prinsip kepastian hukum, keadilan hukum, dan manfaat hukum. “Itu menjadi satu. Jadi kita tiga-tiganya harus seimbang,” tandasnya. Bambang menyampaikan, dari pihak perguruan tinggi mengharapkan tidak ada gap antara teori dan praktik hukum di lapangan. “Disparitasnya jangan jomplang,” ujarnya. Dekan Fakultas Hukum (FH) Ubhara Jaya selaku Penanggung jawab seminar, Dr. Rr. Dijan Widijowati, S.H, M.H., menyampaikan, kegiatan seminar nasional ini merupakan satu dari sekian banyak rangkaian kegiatan akademik FH Ubhara Jaya sebagai implementasi dari pengembangan suasana akademik di lingkungan kampus. Ini diharapkan dapat lebih menumbuhkan daya nalar dan kritis dosen dan mahasiswa FH Ubhara Jaya. Ia menegaskan, FH Ubhara Jaya terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu akademik di samping juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna mewujudkan pendidikan tinggi hukum yang berkualitas dan berintegritas. Ketua pelaksana seminar nasional FH Ubhara Jaya, Prof. Dr. St. Laksanto Utomo ,S.H., M.Hum., menyampaikan, seminar ini diharapkan apat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu hukum. Untuk itu, lanjut Prof. Laksanto, pihaknya menghadirkan sejumlah tokoh hukum dari berbagai institusi, yakni Hakim Agung MA RI, Dr. Ibrahim, S.H, M.H, LL.M.; Hakim Konstitusi MK RI, Dr. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, S.H, M.Hum.; dan Ketua KPK, Nawawi Pomolango, S.H, M.H. Seminar ini dipandu oleh Ketua Program Studi Doktor Hukum FH Ubhara Jaya, Prof. Dr. Alum Simbolon, S.H, M.H., serta menghadirkan Ketua Pembina Yayasan Brata Bhakti (Badan Penyelenggaran Ubhara Jaya), Jend. Pol. (P) Prof. Dr. Chairuddin Ismail, S.H, M.H. sebagai pembicara kunci atau keynote speaker. Prof. Laksanto menyampaikan, tema yang diangkat, yakni “Menakar Masa Depan Penegakan Hukum di Indonesia” ini sangat tepat karena kondisi hukum di Tanah Air ini belum menggembirakan. “Kiranya sangat tepat untuk merefleksi kembali tentang penegakan hukum untuk masa mendatang. Para narasumber yang berkompeten akan menjawab pertanyaan tentang penegakan hukum di Indonesia,” ujarnya. Ia optimistis bahwa para narasumber yang kredibel ini dapat memberikan secercah harapan untuk perbaikan hukum di Indonesia. “Persertanya dari mahasiswa dari program S1, magister, dan doktor hukum serta dosen fakultas hukum dan civitas pimpinan Ubhara Jaya,” ujarnya. Di samping itu, turut hadir tamu undangan dan stakeholder, yaitu para mantan petinggi Polri sebagai bagian dari aparat penegak hukum di masanya, baik secara daring dan luring. (wok)

25 Relawan Komunitas Rangkul Tangan Beri Pengajaran Gratis Anak-anak di Kampung Pemulung Menteng Atas

INDOPOS-Sabtu, 8 Juni 2024 – Komunitas sosial non-profit Rangkul Tangan melakukan project perdananya dengan melakukan pengajaran kepada adik-adik di Kampung Pemulung Cahaya, Menteng Atas, Jakarta Selatan dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila. Pada kegiatan ini, Rangkul Tangan mendapatkan antusias dari 25 orang relawan yang turut berpartisipasi dalam melakukan gerakan kebaikan dengan memberikan pembelajaran non-formal serta penanaman moral kepada adik-adik kampung pemulung yang berusia 5-10 tahun dengan tema ‘Aku Anak Indonesia, Aku Cinta Pancasila’. Rangkul Tangan sendiri berfokus kepada pengembangan pendidikan non-formal secara gratis kepada anak-anak di wilayah JABODETABEK yang memiliki keterbatasan terhadap akses pendidikan. “Saya berharap Rangkul Tangan dapat berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia dengan sistem belajar yang menyenangkan. Serta dapat menjadi wadah bagi orang-orang yang ingin melakukan gerakan kebaikan guna memajukan mutu pendidikan di Tanah Air. Siapapun dapat ikut serta menjadi relawan kebaikan di Rangkul Tangan,” Ujar Malika selaku ketua komunitas Rangkul Tangan.Pengajaran yang diterapkan berbasis fun-learning, ini dilakukan agar pembelajaran yang diberikan dapat diserap dengan lebih optimal oleh adik-adik di Kampung Pemulung Cahaya. Rangkul Tangan bersama para relawan melakukan berbagai permainan yang bersifat edukatif diantaranya; Puzzle Pancasila, yang berguna untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak. Selanjutnya, permainan Tepuk Pundak Lambang Pancasila, dimana anak-anak akan menentukan lambang pancasila sesuai dengan jumlah tepukan yang diterima, ini berguna untuk membangun kerja sama tim yang baik. Terdapat juga games Sambung Bunyi Pancasila, ini dialakukan untuk membantu mengasah daya ingat anak terhadap isi dari Pancasila. Kegiatan ditutup dengan melakukan art session dengan membuat Batik dari kain putih, ini menjadi kegiatan favorit dari adik-adik Kampung Pemulung Cahaya. Disini, anak-anak tersebut diberi kebebasan untuk berkreasi dengan mencelupkan kain putih kedalam pewarna makanan/tekstil sehingga dapat membentuk sebuah pola yang menyerupai motif Batik. Aktiftas ini bermanfaat untuk meningkatkan kreatifitas serta mengembangkan kemampuan motorik pada anak. Kontak Person: 081211699041 (Malika Nur Eman) rantangvolunteer@gmail.com @rangkultangan (Instagram)

Sukolilo Jadi Kampung Bandit Penadah Mobil Curian, Netizen Senggol Polisi Setempat

INDOPOS-Kecamatan Sukolilo mendadak trending dan jadi buah bibir masyarakat terutama di dunia maya. Netizen pun menjulukinya sebagai kampung bandit atau penjahat. Hal ini menyusul nasib nahas menimpa pemilik rental mobil asal Jakarta, yang harus meregang nyawa saat hendak mengambil mobil yang dirental orang di Desa Sumbersoko, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng). Anehnya, kejahatan yang kerap terjadi di sana, seolah tak pernah tersentuh aparah kepolisan setempat. Sehingga menjadi pertanyaan masyarakat luas. Dilansir dari Radar Solo (grup JawaPos), pemilik rental mobil tersebut berinisial BH, 52, tewas setelah dihajar massa lantaran dikira maling alias pencuri mobil. Potongan video dari kejadian tersebut kemudian tersebar di media sosial dan grup WhatsApp, hingga menjadi viral. Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin mengatakan, kejadian itu bermula saat empat orang pemilik rental mobil, yakni BH, 52, warga Jakarta; SH, 38, warga Jakarta; KB, 50, warga Tegal; dan S, 30, warga Jakarta Timur pergi ke Pati. Mereka ke Pati dengan maksud untuk mengambil mobil rental milik BH yang disewa seseorang. Mereka mendeteksi mobil rental itu berada di wilayah Sukolilo, Pati. “Para korban berangkat dari Jakarta ke Pati karena diajak korban BH untuk mengambil rentalan. Menurut mereka, posisi GPS berada di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo,” kata Alfan, Jumat (7/6). Benar saja, sampai lokasi tersebut mereka menemukan mobil rental yeng tengah dicari. Mereka pun bermaksud membawa pulang mobil itu, dengan menggunakan kunci cadangan yang dibawa. Namun, saat pemilik rental mobil itu tengah berusaha membawa mobilnya, ada warga yang melihat dan menduga mereka adalah komplotan pencuri. Warga pun langsung berteriak “maling” dengan menunjuk empat orang tersebut. Nahas, pemilik rental mobil itu malah dikeroyok hingga babak belur. Satu diantaranya kemudian meregang nyawa. Hal ini kemudian menyita perhatian warganet hingga memunculkan trending ‘Sukolilo’ pada Sabtu (9/6) hingga Minggu (10/6) dini hari. Atas kejadian tersebut, warganet kemudian ramai-ramai membongkar borok ‘Pati’ dan ‘Sukolilo’. Berdasarkan mayoritas curhatan warganet pengguna X (sebelumnya Twitter), Pati dan Kecamatan Sukolilo memang merupakan sarang bandit, khususnya kasus penggelapan mobil dan sindikat jual-beli mobil bodong. “Daerah penadah paling terkenal tuh, dan heran polisi kayak lindungin mereka,” kata netizen di X dengan akun @gajahmleyot menanggapi viralnya video pengeroyokan tersebut. Netizen lainnya, yang kemudian beberapa dari mereka merupakan pengusaha rental mobil juga menyatakan bahwa wilayah tersebut, Pati dan Sukolilo memang daerah zona hitam bagi para pemilik usaha rental mobil. Desa tersebut sudah terkenal dengan sindikat penggelapan mobil rental dan leasing mobil. “Kampung penadah mobil rentalan. Biasanya ada oknum isilop juga yg main disana,” kata akun @WanPeluk. Ratusan bahkan ribuan komentar warganet lainnya juga bernada sama. Kompak menyebut Pati dan Sukolilo sebagai sarang bandit. Sebab, berbagai kejahatan penggelapan mobil berdasarkan penuturan warganet dan pengalamannya, mayoritas selalu mengarah ke Pati. Hal ini juga mendapat sorotan dari beberapa publik figur. Makanya, warganet banyak yang akhirnya speak up bahwa Pati dan Sukolilo merupakan tempat sindikat penadah dan jual-beli mobil bodong.