25 Relawan Komunitas Rangkul Tangan Beri Pengajaran Gratis Anak-anak di Kampung Pemulung Menteng Atas

INDOPOS-Sabtu, 8 Juni 2024 – Komunitas sosial non-profit Rangkul Tangan melakukan project perdananya dengan melakukan pengajaran kepada adik-adik di Kampung Pemulung Cahaya, Menteng Atas, Jakarta Selatan dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila. Pada kegiatan ini, Rangkul Tangan mendapatkan antusias dari 25 orang relawan yang turut berpartisipasi dalam melakukan gerakan kebaikan dengan memberikan pembelajaran non-formal serta penanaman moral kepada adik-adik kampung pemulung yang berusia 5-10 tahun dengan tema ‘Aku Anak Indonesia, Aku Cinta Pancasila’. Rangkul Tangan sendiri berfokus kepada pengembangan pendidikan non-formal secara gratis kepada anak-anak di wilayah JABODETABEK yang memiliki keterbatasan terhadap akses pendidikan.

“Saya berharap Rangkul Tangan dapat berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia dengan sistem belajar yang menyenangkan. Serta dapat menjadi wadah bagi orang-orang yang ingin melakukan gerakan kebaikan guna memajukan mutu pendidikan di Tanah Air. Siapapun dapat ikut serta menjadi relawan kebaikan di Rangkul Tangan,” Ujar Malika selaku ketua komunitas Rangkul Tangan.Pengajaran yang diterapkan berbasis fun-learning, ini dilakukan agar pembelajaran yang diberikan dapat diserap dengan lebih optimal oleh adik-adik di Kampung Pemulung Cahaya. Rangkul Tangan bersama para relawan melakukan berbagai permainan yang bersifat edukatif diantaranya; Puzzle Pancasila, yang berguna untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak. Selanjutnya, permainan Tepuk Pundak Lambang Pancasila, dimana anak-anak akan menentukan lambang pancasila sesuai dengan jumlah tepukan yang diterima, ini berguna untuk membangun kerja sama tim yang baik. Terdapat juga games Sambung Bunyi Pancasila, ini dialakukan untuk membantu mengasah daya ingat anak terhadap isi dari Pancasila. Kegiatan ditutup dengan melakukan art session dengan membuat Batik dari kain putih, ini menjadi kegiatan favorit dari adik-adik Kampung Pemulung Cahaya. Disini, anak-anak tersebut diberi kebebasan untuk berkreasi dengan mencelupkan kain putih kedalam pewarna makanan/tekstil sehingga dapat membentuk sebuah pola yang menyerupai motif Batik. Aktiftas ini bermanfaat untuk meningkatkan kreatifitas serta mengembangkan kemampuan motorik pada anak.

Kontak Person:

081211699041 (Malika Nur Eman)
rantangvolunteer@gmail.com
@rangkultangan (Instagram)

  • Related Posts

    International Battery Summit 2024 “The Future Battery Technology from Upstream to Downstream for Accelerating Clean Energy Transition”

    INDOPOS-Tangerang Selatan, 01 July 2024-National Battery Research Institute (NBRI) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) serta Pamerindo Indonesia sebagai co-organizer, akan…

    Guru Besar: Pemerintah Jangan Sampai Abaikan Eksistensi Hukum Adat

    INDOPOS-Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara) Jakarta St. Laksanto Utomo mengingatkan kepada Pemerintah jangan sampai mengabaikan eksistensi hukum adat sebagai hukum asli Indonesia.“Seyogianya hindari pemikiran bahwa hukum…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    International Battery Summit 2024 “The Future Battery Technology from Upstream to Downstream for Accelerating Clean Energy Transition”

    International Battery Summit 2024 “The Future Battery Technology from Upstream to Downstream for Accelerating Clean Energy Transition”

    Guru Besar: Pemerintah Jangan Sampai Abaikan Eksistensi Hukum Adat

    Guru Besar: Pemerintah Jangan Sampai Abaikan Eksistensi Hukum Adat

    FH USM Gelar Seminar Nasional dan Call for Paper dalam Rangka Dies FH USM ke-37

    FH USM Gelar Seminar Nasional dan Call for Paper dalam Rangka Dies FH USM ke-37

    Mantan Kasatpol PP Jaksel Non Aktif Masih Pegang Kendali, Pj Gubernur Harus Bertindak Tegas Agar Kinerja Tidak Menurun, Imbasnya Banyak Reklame Tak Berizin Belum Ditertibkan

    Mantan Kasatpol PP Jaksel Non Aktif Masih Pegang Kendali, Pj Gubernur Harus Bertindak Tegas Agar Kinerja Tidak Menurun, Imbasnya Banyak Reklame Tak Berizin Belum Ditertibkan

    70 Anggota DPRD Sumut Dapat Pencerahan dari Haji Rasyidi Soal Pengelolaan Anggaran

    70 Anggota DPRD Sumut Dapat Pencerahan dari Haji Rasyidi Soal Pengelolaan Anggaran

    Ketum PPJN”98 Akan Adukan Tempo Ke Dewan Pers Tebar Fitnah Ke Dasco

    Ketum PPJN”98 Akan Adukan Tempo Ke Dewan Pers Tebar Fitnah Ke Dasco