• INDOPOSINDOPOS
  • Januari 18, 2025
  • 0 Comments
“Vape 5 Styles”, Ajang Bergengsi Temukan Duta Kreatif Berhadiah Rp 405 Juta

INDOPOS-Jakarta – Fumakilla Vape menggelar program pencarian duta terbaru bertema “Vape 5 Styles”. Program ini bertujuan untuk menemukan talenta berbakat yang dapat merepresentasikan gaya hidup modern dan kreatif melalui platform media sosial.Dengan hadiah total hingga Rp 405 juta, program ini menjadi ajang bergengsi bagi wanita Indonesia. Ajang “Vape 5 Styles ini berfokus menciptakan konten yang kreatif dan inspiratif di media sosial, yaitu Instagram, TikTok, dan Facebook,” ujar Karina Nurhadiah, Manager Marketing, Fumakilla Vape Indonesia, Rabu, 18 Januari 2025. Ditegaskannya, semua konten atau video yang diunggah oleh calon peserta tidak boleh mengandung unsur SARA. Peserta juga wajib berpakaian sopan dan menggunakan bahasa Indonesia dalam video atau konten yang dibuat. Pendaftaran dibuka hingga 25 Januari 2025, dengan persyaratan peserta adalah wanita berusia 18 hingga 45 tahun. Ajang ini menargetkan sebanyak 300 peserta dari seluruh wilayah di Indonesia. Setelah pendaftaran, para peserta “Vape 5 Styles” terpilih setelah melalui proses penjurian akan mengikuti rangkaian acara karantina di Jakarta yang berlangsung pada 21 hingga 23 Februari 2025. Acara final akan digelar pada 23 Februari 2025, di mana pemenang akan diumumkan secara langsung. Untuk mengikuti program ini, peserta cukup mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh panitia, serta wajib mengikuti ketentuan dan syarat yang telah ditetapkan. Untuk lebih lengkap mengenai program “Vape 5 Styles”, calon peserta bisa mengunjungi situs resmi di vapefivestyles.com. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 16, 2025
  • 0 Comments
Ketua MA Sunarto: Jangan Dorong Para Hakim Agung Mengidap Penyakit ME/CFS

INDOPOS-Selama ini para hakim di diberbagai tigkatan kabupaten, wakikota dan propinsi menangani perkara Pidana, Perdata, Agama, Militer dan Tata Usaha Negara serta Pajak sudah bekerja maksimal, meskipun tidak banyak diliput oleh media massa. Tetapi jangan dorong para hakim, utamanya hakim di Mahkmah Agung mengidap penyakit kelelahan parah, atau ensefalomielitis mialgik atau sindrom kelelahan kronis (ME/CFS), karena jumlah haim dan jumlah perkara yang harus ditangani tidak sebanding. Jumlah hakim Agung di MA saat ini hanya 42 orang hakim Agung, sementara jumlah perkara harus ditangani ribuan perkara. Sampai akhir tahun 2024, pihaknya mampu menyelesaikan putusan perkara sekitar 30,39 ribu dari 31,64 ribu perkara. Artinya para hakim yang jumlahnya terbatas itu kalau terus menerus dipaksa bekerja, bukan tidak mungkin mereka akan kelelahan dan bahkan gagal fokus atau dapat mengidap penyakit sindrom kelelahan kronis/ME/CFS, kata Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. Sunarto, SH MH, saat menerima audensi Universitas Bayang kara Jakarta (Ubhaya Jaya) di kantor MA, Jakarta pada Kamis. Menurut dia, dalam UU Mahkamah Agung (MA) No.5 Tahun 2004 dalam ketentuan Pasal 4 disebutkan, Susunan Mahkamah Agung terdiri atas pimpinan, hakim anggota, panitera, dan seorang sekretaris. Pimpinan dan hakim anggota Mahkamah Agung adalah hakim agung. Jumlah hakim agung paling banyak 60 (enam puluh) orang. Namun sampai saat ini sudah 21 tahun, jumlahnya tidak ditambah sementara jumlah kasus tiap hari terus numpuk, maka saya katakan, kalau ada hakim yang ketemu dengan teman, saudaranya tidak negur terlebih dahulu, atau lama merespon jika diajak bicara, itu bukan sombong, tetapi saking sibuknya sehingga pikirannya hanya kasus dan bagaimana menyelesaikan perkara secara adil. Kenapa tidak ditambah. MA mengusulkan Hakim Agung ke Komisi Yudisial (KY) untuk memenuhi kekurangan itu,, kemudian KY menseleksi untuk dibawa ke DPR. dan DPRlah yang menyetujuanya. Jadi MA hanya mengusulkan, hakim agung agar lebih imbang antara jumlah kasus dengan jumlah yang menangani seiring terus menigkatnya perkara yang masuk kata Prof. Sunarto. M Hum. Sunarto yang didampingi Wakil MA bidang Non Yudisial, Suharto, SH Mhum, dan I Gusti Sumanatha, SH MH , Ketua Kamar Perdata, SH MH,, Dr.Achmad Styopuko Harsoyo, … dan Sekertaris MA Sugianto, serta pejabat Eselon 1 lingkungan MA, mengatakan selain ada kekurangan Hakim Agung, ia juga menyampaikan akan adanya krisis generasi yakni untuk para hakim di berbagai pengadilan Negeri, Agama dan TUN sudah lebih dari 10 tahun tidak ada rekruitmen penerimaan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, belum buka formasi, saat ini yang dibuka baru Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sementara untuk calon hakim termasuk pejabat negara itu yang belum, katanya seraya menambahkan untuk melakukan rekruitmen akan terjadi stag generasi. Bagaimana cara MA mensiasati hal itu ? di MA itu putusan kolegial. Kita buka calon analisis perkara yang pada ahkirnya dapat diangkat menajadi hakim. Tetapi cara itu kurang efektif. Saya cari rekruitmen dari siswa hukum yang come laude, ini lumayan hasilnya. Tetapi sesunggungnhya, saya lebih suka dengan orang yang jujur berintegritas dan pintar ketimbang pintar tetapi kurang integritasnya. Karena baru dua tahun jadi hakim milanya, sudah mudah tergiur kepentingan. Inilah perlunya kampus atau universitas mulai “ndandani” model karater kejujuran agar kelak mereka menjadi hakim adalah hakim yang berintegritas dan panadai, katanya. Mendekatkan Teori dan Praktik Audensi Universitas Bhayangkara (Ubhara Jaya) dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya), Irjen Pol (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M. didampingi dekan Ubhara Prof. Dr. Laksanto Utomo, SH MH dan beberapa Kaprodi kampus tersebut. Bambang mengatakan, kehadirannya ingin mengajak kerjasama antara dunia kampus yang berbasis teori dengan lembaga MA yang dunianya lebih kepada praktik pelaksanaan hukum. Ubhara mempunyai jurusan hukum dari S1, hingga S3. Untuk S1 dan S2 akreditasinya sangat unggul, sementara untuk S3 menuju sangat baik. Kampus Ubhara membuka ruang kerjasama penelitihan, pengabdian masyarakat dan berbagai penerbitan ilmiah untuk kemanfaatan masyarakat luas. “Intinya, kami senang diterima dengan luar biasa, dan kedepan dapat melakukan langkah nyata kerjasama antara dunia kampus dan MA untuk melakukan penelitihan dan pengabdian masyarakat,” kata Prof. Bambamg Karsono. Prof. Laksanto yang didampingi Dr. Edi Saputra Hasibuan menambahkan, pihaknya mengajak rombongan kampus Ubhara, untuk mendekatkan bahwa ilmu hukum dengan praktik tidak jauh. “Saat ini saya membawa sejumlah profesor, dan kaprodi untuk dapat melakukan kerjasama dalam penelitihan bersama. Syukur para karyawan dan hakim yang belum masuk S2 dan S3 dapat bergabung dengan Ubhara. Itu yang penting untuk dilakukan,” katanya. (wok)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 16, 2025
  • 0 Comments
Human Initiative Launching dan Serah Terima Kunci Hunian Tetap Cianjur 2024 “New Home, New Hope” 

INDOPOS-Hari Senin 21 November 2022 pukul 13.21.10 WIB terjadi gempa dengan kekuatan 5,6 SR dengan kedalaman 10 Km terletak di 6.84 LS dan 107.05 Bujur Timur. Data dampak yang dikeluarkan oleh BPBD Kab. Cianjur pada 05 Desember 22 menyebutkan sebanyak 9.048 rumah mengalami rusak berat, 12.314 rusak sedang, dan 20.671 rusak ringan. Jumlah penyintas tercatat mencapai 114.683 jiwa. Human Initiative melakukan respons sejak fase tanggap darurat hingga fase pemulihan (recovery). Di fase pemulihan (recovery), HI melakukan respons di beberapa sektor di antaranya sektor hunian tetap dan sektor penghidupan atau pemulihan ekonomi. Untuk sektor hunian, HI membangun hunian tetap sebanyak 200 unit di Kecamatan Cugenang bekerja sama dengan International Charity Organizations (ICO) dan Dubai Islamic Bank. Pembangunan 200 hunian tetap ini dilaksanakan di 5 desa di antaranya Desa Galudra (60 unit), Desa Gasol (35 unit), Desa Cibulakan (15 unit), Desa Sukamanah (30 unit), dan Desa Padaluyu (60 unit). Pembangunan telah selesai dilaksanakan dalam kurun waktu Januari—November 2024. Program ini tidak hanya bertujuan menyediakan tempat tinggal yang layak, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal melalui pelibatan tenaga kerja setempat, pemanfaatan bahan bangunan lokal, serta pelatihan teknik konstruksi tahan gempa. Dalam rangka meresmikan pencapaian ini, Human Initiative bermaksud mengadakan acara Peresmian Hunian Tetap sebanyak 200-unit rumah yang telah selesai dibangun. Acara ini akan menjadi momentum penting untuk menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya program, memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta menginspirasi upaya serupa dalam mendukung masyarakat terdampak bencana di masa depan. Peresmian ini juga diharapkan dapat menjadi ajang refleksi bersama mengenai pentingnya pendekatan inklusif, kolaboratif, dan berbasis pasar dalam program tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas lokal, dan mitra pembangunan, acara ini menjadi simbol semangat gotong royong dalam membangun kembali kehidupan masyarakat terdampak bencana secara berkelanjutan.   Tujuan Kegiatan Meresmikan 200 hunian tetap bagi penyintas gempa Cianjur, sekaligus mengapresiasi sinergi antara pemerintah, sponsor/donor, NGO, dan masyarakat lokal sebagai wujud kerja sama yang transparan dan bertanggung jawab. Menginspirasi pentingnya kolaborasi multipihak dalam pemulihan pasca bencana, meningkatkan kesadaran akan pembangunan rumah aman gempa, dan menunjukkan komitmen akuntabilitas terhadap para donor dan masyarakat terkait hasil proyek. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 14, 2025
  • 0 Comments
PNKT sudah keluar dari prinsip, fungsi dan sifat Karang Taruna, Mentri Sosial RI segera menginisiasi mengelar Temu Karya KT Nasional

INDOPOS–TAHYUDIN ADITYA Wakil Ketua Alumni Karang Taruna, yang juga Sekretatis Karang Taruna DKI ptiode 2005-2010, menyampaikan, 65 tahun adalah masa yang cukup matang bagi organisasaai yang konsentrasi pada pemberdayaan kepemudaan dalam penangan sosial kemasyarakatan pemuda, yang mengalami pasang surut dengan dinamika yang luar biasa godaannya. “Karena potensi yang dimiliki organisasi yang berbasis keluraha/desa di seantero nusantara, Karang Taruna sempat tergoda untuk menjadikan organisaai kemasyarakatn yang bersifat umum maka lahirlah Karang Taruna Indonesia (KTI) di era tahun 1998, Termasuk saat periode kepemimpinan saat ini Pengurus Nasional Karang Taruna tidak lagi berpedoman pada Permensos yang berarti PNKT telah kehilangan marwah serta nilai-nilai kesetikawanan yang menjadi ciri khas karang taruna,” ujar Tahyudin, pada media, Selasa 14 Januari 2025. “PNKT sudah keluar dari prinsip, fungsi dan sifat Karang Taruna, diantaranya interpensi terhadap Karang Taruna DKI Jakarta,” kata Tahyudin. PNKT bisa ditinggalkan oleh struktur dibawahnya baik tingkat Propinsi, kota/kabupaten, kecamatan, serta keluran/desa, Karang Taruna adalah organisasi yang berbasis pada kelurahan/desa dan ketingkat yang lebi tinggi hanyalah bersifat forum, PNKT tidak lagi dapat dijadikan rujukan. PNKT telah melecehkan status dan kedudukan Peraturan Mentri Sosial Republik Indonesia Nomor 25 tahun 2019. PNKT telah keluar dari nilai-nilai kesetikawan sosial, dan lebih mengedepankan pengelolaan organisaai kemasyarakatan pada umumnya padahal Karang Taruna adalah organisaai kemasyarakatn sosial kepemudaan yang memiliki karakter khusus dengan berpedoman dengan permensos RI, dengan mengabaikan permensos PNKT secara otomatis saat ini PNKT dalam kekosongan pimpinan dan diharapkan Mentri sosial dan menginisiatifi untuk diselenggarakan Temu Karya Karang Taruna Nasional.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 14, 2025
  • 0 Comments
Aliansi Ormas Betawi Gelar Aksi Damai Dukung Program Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Telah Memajukan Budaya Betawi

INDOPOS-Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Ormas Betawi Pendukung Birokrasi, bersama masyarakat Jakarta, dan pemuda Betawi, menggelar aksi damai di depan Kantor Balai Kota Daerah Khusus Jakarta, Selasa (14/1/2025). Mereka menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh, kepada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah Khusus Jakarta, yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Daerah Khusus Jakarta. Koordinator aksi damai, H Cipta Wahyudi Okis SH, menyampaikan, pihaknya sebagai masyarakat Betawi sangat bangga, dengan upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Berkat program-program yang dilaksanakan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, budaya Betawi semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar H Cipta Wahyudi. “Kami hadir disini untuk menunjukkan bahwa kami mendukung penuh langkah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam melestarikan budaya dan mendorong kreativitas,” tambahnya. Atas dasar maksud tersebut, peserta aksi damai menyatakan sikap: 1. Menolak setiap bentuk fitnah dan pembunuhan karakter terhadap pribadi Bapak Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. 2. Mengecam provokator yang menganggu kinerja Dinas Pariwisata. 3. Mendukung penuh upaya-upaya yang telah dilakukan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah Khusus Jakarta dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terutama yang berkaitan dengan budaya Betawi. 4. Siap mengawal dan membantu kinerja Pemda (Disparekraf) Daerah Khusus Jakarta. (***) KLIK VIDEO DI BAWAH UNTUK MENONTON

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 14, 2025
  • 0 Comments
Program Unggulan Prabowo – Gibran Membangun 3 Juta Rumah Bukti Pemimpin yg Peduli Rakyat yg belum memiliki Rumah Layak. Ketua Umum Masyarakat Pendukung Gibran Jimmy S : Sudah ada Informasi ke Kami adanya Partisipasi dan Dukungan untuk Program tersebut dari Masyarakat akan Hibahkan seluas 15hektar Tanahnya (Video Terlampir)

INDOPOS-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan program 3 juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dapat mengentaskan angka masyarakat miskin turun hingga 1,8%. Pemerataan pembangunan menjadi pendorong. Pemerintah tetap optimistis dapat merealisasikan program 3 juta rumah per tahun meski anggaran untuk pembangunan perumahan pada 2025 turun drastis menjadi Rp5 triliun. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan, target ambisius ini memerlukan kreativitas, efisiensi, dan kolaborasi lintas sektor. “Kalau hanya mengandalkan APBN, dengan anggaran Rp5 triliun pada 2025, maksimal kita hanya bisa membangun 37 ribu rumah. Sementara pada 2024, dengan anggaran Rp14 triliun, 200 ribu rumah,” kata Ara kepada wartawan. Anggota Satgas Perumahan, Bonny Z. Minang menjelaskan bahwa angka kemiskinan itu dapat ditekan lantaran terciptanya pertumbuhan ekonomi lewat adanya pengembangan perumahan. “Dengan program perumahan rumah diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan sekitar 1,8% per tahun. Hal itu seiring terciptanya pertumbuhan ekonomi karena adanya pengembangan perumahan,” ujarnya saat Diskusi bertema Gotong Royong Mewujudkan Mimpi Bangun 3 Juta Rumah, di Jakarta. Bonny menjelaskan, sebanyak 2 juta rumah bakal dibangun di wilayah pedesaan dan pesisir. Sementara sisanya yakni sebanyak 1 juta rumah akan dibangun di wilayah perkotaan. Sejalan dengan hal itu, Satgas Perumahan optimis program 3 juta rumah itu dapat menggairahkan perekonomian hingga ke daerah. Di mana, saat ini saja terdapat 75.000 desa di seluruh Indonesia. Mengacu pada data itu maka setiap desa akan dibangun 26 unit rumah. “Program ini akan berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar Rp300 triliun. Dari jumlah tersebut, dengan asumsi profit margin 20%, maka akan ada uang bergulir sebesar Rp60 triliun sehingga dapat menggerakkan perekonomian daerah,” ucap Bonny. Sementara itu, bila mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin per Maret 2024 mencapai 25,22 juta orang. Jumlah tersebut turun 0,68 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Dengan demikian, apabila angka kemiskinan diproyeksi bakal ditekan hingga 1,8% maka jumlah masyarakat miskin sebanyak 25,22 juta bakal berkurang sebanyak 453.960 juta orang pada 2025. “Pengentasan kemiskinan melalui Program 3 Juta Rumah merupakan upaya menerapkan prinsip berkeadilan sosial. Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar dukungan negara terhadap masyarakat tidak mampu adalah subsidi ke sektor produktif. Ini adalah landasan munculnya Program 3 Juta Rumah untuk mengentaskan kemiskinan,” pungkasnya. Ditempat terpisah saat awak media menghubungi Ketum MPG Jimmy S mengatakan, Saya Yakin Program Pak Prabowo-Gibran tersebut bisa terwujud, Kami dari DPP yaitu Sekjen dan Ketua bidang Hukum DPP kemarin mendapatkan info dari pengurus kami di papua barat daya, bawasannya ada warga / tokoh adat disana yg mau menghibahkan tanah nya tepat nya di kabupaten sorong dan kabupaten raja ampat untuk program tersebut, dan kami sudah cek langsung ke sana dan bertemu dgn warga tersebut, Alhamdulilah informasi tersebut benar dan kami langsung melakukan konfirmasi kepada kepala desa dan kepala distrik di sana mengenai status si pemberi hibah dan hasilnya memang tanah tersebut milik mereka. Jimmy menambahkan, Saya akan menginfokam Hal ini Kepada Pihak terkait dalam hal ini Kami akan Bersurat Ke Pak Presiden dan Pak Wapres, Pihak Satgas Perumahan dan Kementrian Perumahan agar hal ini bisa mendapatkan Atensi Khusus dari Pemerintah, bawasannya Ada Juga diluar sana Masyarakat Yg Perduli Kepada Sesama dan Memiliki sifat Gotong royong untuk Membangun Indonesia Maju, Sejahtera dan Berkeadilan. Ya segera Kami akan ajukan dan rapihkan data2 yg kami dapat dari sana untuk di infokan ke Pemerintah, Tandas Jimmy Kepada Wartawan melalui Sambungan Telepon.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 10, 2025
  • 0 Comments
Muhidin Muchtar Aktivis Betawi Sambut Gembira Terbentuknya Tim Transisi Bang Pramono Anung – Bang Doel, Diketuai Srikandi Betawi Mpok Ima Mahdiah

INDOPOS-Muhidin Muchtar, Aktivis Betawi, menyambut gembira terbentuknya Tim Transisi Pramono Anung- Bang Doel, yang di Ketuai Srikandi Betawi asli Mpok Ima Mahdiah. “Ini bukti keberpihakan Babe Pram dan Bang Doel terhadap kaum Betawi,” ujar Muhidin pada wartawan, Jumat (10/1/2025). Diungkapkan Muhidin, bang Pramono Anung dalam perjalanannya maju Gubernur DKI memang selalu mengedepankan perihal kebudayaan Betawi. Dan kini direalisasikan melalui penunjukan Tim Transisi yang diketuai Mpok Ima Mahdiah. “Apalagi di team itu juga ada nama bang Jhon Odius, konseptor anak abah dan orang dekat pak anies yg kita sudah sangat mengenal kiprahnya,” kata Muhidin. Pramono Anung menjelaskan bagaimana kota-kota di daerah lain seperti Bali, Jawa Tengah, dan lain sebagainya lebih melestarikan kebudayaannya dalam bentuk fisik yang dapat dinikmati oleh masyarakat lokal maupun luar. “Ketika kita ke Bali, begitu mendarat di airport, wajah airport-nya wajah Bali. Di Jogja, wajah airport-nya wajah Jogja. Di Surabaya, wajah airport-nya wajah Jawa Timur atau Surabaya,” ujar Pramono dalam acara Ngobrol Pintar atau ‘Ngopi’ di Auditorium Gedung Dakwah, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2024) lalu. “Di Jakarta, satu-satunya kota besar, begitu kita mendarat, wajah betawinya tidak ada,” sambung dia. Oleh karena itu, Pramono akan membenahi beberapa desain infrastruktur agar lebih menonjolkan budaya Betawi. Selain itu, Pramono akan mewariskan minuman tradisional Betawi yaitu bir pletok yang akan disajikan untuk para tamu baik di Balai Kota mau pun di Istana. “Bahkan nanti, kalau di Balai Kota atau di Istana (akan) menerima tamu negara atau tamu dari manapun, yang disajikan tidak lagi teh dan kopi, tapi (disajikan) yang namanya bir pletok,” ucap dia. Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung mengumumkan tim transisi yang akan bekerja sampai pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Tim transisi ini terbagi menjadi empat bagian, diketuai oleh Wakil Ketua DPRD Jakarta, Ima Mahdiah. Berikut Tim Transisi Pramono-Rano Karno: Tim Inti 1. Ketua Tim: Ima Mahdiah 2. Koordinator Operasional: Emir Kresna 3. Koordinator Komunikasi: Chiko Hakim 4. Sekretaris: Beno Mohamad Ibnu Tim Bidang Teknis 1. Bidang Sumber Daya Manusia: M. Syafrudin 2. Bidang Perencanaan: Mangatta Toding Allo 3. Bidang Keuangan: Yustinus Prastowo 4. Bidang Infrastruktur: John Oddius 5. Bidang Teknologi Informasi: Yunarto Wijaya Tim Bidang Kebijakan 1. Bidang Kebijakan Publik: Nirwono Joga 2. Bidang Kebijakan Ekonomi: Agus Haryadi 3. Bidang Kebijakan Sosial & Budaya: Dedi Wijaya 4. Bidang Kebijakan Lingkungan Hidup: Prof. Firdaus Ali 5. Bidang Kebijakan Kesehatan: Charles Honoris Tim Pendukung 1. Wakil Sekretaris: Desa Pridini 2. Asisten Data & Komunikasi: Mandira Bienna Elmir    

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 10, 2025
  • 0 Comments
Ketum Dewan Adat Bamus Betawi Eki Pitung Bertemu Kepala BPJPH Haikal Hasan, Sepakat Bantu Kerja Teknis BPJPH untuk Sertifikasi Halal Sesuai Arahan Presiden Prabowo Percepat Halalisasi

INDOPOS-Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi Eki Pitung, bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hasan, melaksanakan pertemuan, dalam rangka membantu Kerja teknis BPJPH untuk Sertifikasi Halal di Indonesia, Khususnya di Jakarta. “Kerja sama ini sesuai arahan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, untuk percepatan Halalisasi produk-produk makanan dan minuman serta obat-obatan, dan kosmetik yang masih jutaan produk yang belum terverifikasi dengan baik sesuai regulasi pemerintah,” ujar Eki Pitung pada wartawan, Jumat (10/1/2024). Diungkapkan Eki Pitung, tempat usaha seperti Warteg, Rumah Makan Padang , Restoran-restoran kecil maupun Besar ternyata harus terverifikasi Halal sesuai UU No 33 thn 2014, dan yang terbaru PerPres no 42 tahun 2024. Eki Pitung menghimbau pada Pelaku2 bisnis di Jakarta makanan dan Minuman segera daftarkan ke Lembaga BPJPH ini agar tenang dalam usahanya di Jakarta. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) mengatur ketentuan-ketentuan terkait sertifikasi halal produk di Indonesia. Ketentuan-ketentuan dalam UU JPH meliputi: 1. Produk yang beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal 2. Sertifikat halal berlaku selama 4 tahun, kecuali terjadi perubahan komposisi bahan 3. Pelaku usaha wajib memperpanjang sertifikat halal paling lambat 3 bulan sebelum masa berlaku habis 4. BPJPH menerbitkan sertifikat halal berdasarkan fatwa halal MUI 5. BPJPH melakukan pengawasan terhadap kehalalan produk 6. Pelaku usaha yang melanggar UU JPH dikenakan sanksi administratif atau pidana 7. Untuk mendapatkan sertifikat halal, pelaku usaha harus mengajukan permohonan kepada BPJPH. Kemudian, BPJPH akan memeriksa dokumen persyaratan dan memilih Lembaga Penjamin Halal (LPH) untuk melakukan audit. Setelah itu, MUI akan mengeluarkan fatwa halal untuk menetapkan kehalalan produk. Terakhir, BPJPH akan menerbitkan sertifikat halal.    

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 10, 2025
  • 0 Comments
BNI Pecenongan Permudah Layanan Perbankan untuk Pekerja Migran

INDOPOS-Dalam rangka melanjutkan program sebelumnya di tahun 2024 dan ditahun 2025 ini BNI Branch Office Pecenongan Kembali melanjutkan Kerjasama dengan Balai Pelatihan Pekerja Migran yang ber lokasi di Villa Shekinah Jl Raya Pulo Mangga No.53, Limo, Depok. Melalui partisipasi ini, diharapkan para pekerja migran, masyarakat dan tamu undangan yang hadir di acara tersebut dapat memanfaatkan berbagai layanan perbankan BNI, layanan yang tersedia meliputi QRIS BNI, EDC BNI untuk transaksi pembayaran aktivasi aplikasi Wondr by BNI, yang merupakan pengganti dari aplikasi m-Banking BNI. Kegiatan ini akan dilakasanakan pada sabtu 11 Januari 2025 pada pukul 07.00 WIB – Selesai , Selama acara berlangsung, layanan O-branch BNI akan hadir untuk memudahkan pengunjung dalam mengakses berbagai layanan perbankan BNI. Pemimpin BNI Branch Office Pecenongan Bapak Prianata menyampaikan harapannya agar layanan ini dapat memberikan manfaat optimal bagi Masyarakat dan pekerja migran Demikian informasi ini kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kepercayaan Anda terhadap PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 10, 2025
  • 0 Comments
Yakin Legal Standing Jelas dan Tegas, Dirut PT. Sinergy Tharada: Secepatnya Ambil Kembali Pengelolaan Batam Center

INDOPOS-Corporate Operasional Officer (COO) PT. Sinergy Tharada (PT. ST) Suryo Prabowo mengaku terharu saat mendengar gugatan pengelolaan Pelabuhan Batam Center dikabulkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Batam pada 7 Januari 2025. Sebuah putusan awal tahun yang patut diapresiasi dengan ucapan syukur. “Tentu awal tahun yang membuat kami terharu sekaligus bersyukur. Setidaknya putusan PN Batam memberikan angin segar bagi kami yang tengah bersabar untuk memperoleh keadilan,’’ kata Suryo melalui sambungan seluler, Kamis, (9/1/2025) Putusan kabul gugatan PT. ST berdasarkan surat penetapan Ketua Pengadilan Negeri Batam Nomor:287/Pdt.G/ 2024/PN.Btm tertanggal 7 Januari 2025 yang kemudian dibacakan dalam persidangan terbuka untuk umum oleh hakim ketua yang didampingi hakim anggota pada Rabu, 8 Januari 2025. Dalam amar putusan menyatakan, mengabulkan gugatan penggugat konvensi untuk seluruhnya, menyatakan tindakan tergugat konvensi adalah perbuatan cidera janji (wanprestasi) terhadap perjanjian yang dibuat antara penggugat konvensi dengan tergugat konvensi, yang tertuang dalam surat perjanjian nomor: 04/PERJ -KA/VII/02, tanggal 2 Juli 2002, tentang kerjasama operasi pengelolaan terminal ferry Internasional Batam Center. Sehingga menghukum tergugat konvensi untuk mengganti kerugian konvensi dengan memberikan perpanjangan kerjasama operasi pengelolah terminal ferry International Batam Center kepada penggugat dengan jangka waktu 3 tahun. Dan menyatakan putusan dapat dijalankan dengan serta merta (Uit Voebar Bijvoraraad) meskipun terdapat perlawanan, Verstek, Banding maupun Kasasi. Atas dikabulkannya gugatan oleh PN. Batam menjadi angin segar baru bagi PT. ST untuk kembali dapat mengelola Pelabuhan Fery Internasional Batam Center. Kapan eksekusi serah terima dilakukan? “Tentu kami segera berkordinasi mencari solusi tercepat untuk prosedur dilakukan ambil alih kembali pengelolaan Pelabuhan Batam Center. Karena Batam Center merupakan sarana transportasi vital hubungan internasional, maka sebaiknya segera dialihkan,’’ lanjut Suryo. Bagaimana jika pihak PT Metro Nusantara Bahari yang baru mengelola sejak 1 Agustus 2024 melakukan perlawanan? “Pastinya kami PT. Sinergy Tharada memiliki legal standing, baik izin keselamatan dan IMO serta putusan pengadilan yang sah. Berdasarkan amar putusan PN Batam disebutkan dengan sangat tegas dan jelas, bahwa meskipun terdapat perlawanan, Verstek, Banding maupun Kasasi, putusan tersebut harus dijalankan dengan serta merta. Maka seandainya ada yang menghalangi prosedur itu pasti melawan hukum. Saya rasa Negara lebih paham dalam menyikapi putusan hukum ini,’’ tegas Suryo. Terpisah, Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar saat dikonfirmasi belum memberikan pernyataan terkait putusan dan meminta mengkonfirmasi langsung kepada Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. “Silahkan konfirmasi bisa ke kepala Biro Humas BP Batam ya,” tulis Dendi melalui whatshap awak media, Kamis (9/1/2024). (***)