• INDOPOSINDOPOS
  • April 11, 2026
  • 0 Comments
Mediasi Buntu, Juru Parkir Duduki Gacoan Pekalongan

INDOPOS-PEKALONGAN – Mediasi antara manajemen Gacoan Pekalongan dengan para juru parkir yang berlangsung di Jalan Imam Bonjol, Kota Pekalongan, berakhir tanpa kesepakatan, Sabtu (11/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, juru parkir tetap menolak penerapan sistem parkir yang dikelola oleh vendor. Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi mengancam mata pencaharian yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama. Di sisi lain, pihak manajemen Gacoan bersikukuh mempertahankan sistem parkir berbasis vendor. Manajemen beralasan langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme serta penataan parkir agar lebih tertib dan terkelola dengan baik. Karena tidak tercapai solusi bersama (win-win solution), para juru parkir memilih tetap bertahan dan menduduki area sekitar Gacoan Pekalongan sebagai bentuk protes. Akibat kondisi tersebut, aktivitas dan pelayanan di lokasi sempat terganggu. Hingga saat ini, situasi masih belum menemui titik terang dan kedua belah pihak diharapkan dapat kembali membuka ruang dialog guna mencari solusi terbaik tanpa merugikan pihak manapun.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 11, 2026
  • 0 Comments
Aksi Pemalakan di Tanah Abang: Sopir Bajaj Dipaksa Bayar hingga Rp100 Ribu, Takut Dikeroyok dan Kendaraan Dirusak

INDOPOS–Kasus praktik premanisme kembali diduga terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dengan menyasar para pengemudi bajaj. Berdasarkan kesaksian dari salah satu sopir, para pelaku meminta uang “setoran” yang bisa mencapai Rp100.000 kepada setiap pengemudi. Menurut keterangan yang diperoleh, jika sopir menolak membayar, mereka diancam akan dipukul atau ditonjok. Selain ancaman fisik, para pelaku juga diketahui menggunakan taktik intimidasi lain, seperti meneriaki korban seolah-olah mereka adalah pencuri (maling) di depan umum, hingga merusak kendaraan bajaj milik korban. “Saya bukan tak melawan, tapi saya tiap hari nyari makan di sini. Mereka suka rese dan main keroyok, punya banyak teman, jadi kami takut jika menolak atau melawan,” ujar salah satu sopir bajaj yang menjadi korban, yang memilih untuk tidak disebutkan identitasnya demi keamanan. Para sopir mengakui bahwa mereka sulit menolak tuntutan tersebut karena takut menjadi sasaran kekerasan beramai-ramai. Padahal, uang yang diminta dinilai sangat memberatkan pendapatan harian mereka sebagai tulang punggung keluarga. Warga dan para pekerja berharap aparat penegak hukum dapat segera menindak tegas kelompok tersebut dan memberikan perlindungan yang nyata, sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman tanpa rasa tertekan maupun takut. Berita ini disusun berdasarkan informasi dari media sosial dan kesaksian warga. Kami akan terus memantau perkembangan informasi dari pihak berwenang.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 11, 2026
  • 0 Comments
Ibu Korban Pembongkaran Histeris Minta Tolong Polisi, Pak Polisi Sudah Mau Menolong, Tiba-Tiba Takut Saat Dengar Nama PT Sinarmas, Pura-pura Sakit Perut

INDOPOS-LABUHANBATU UTARA – Seorang ibu korban pembongkaran rumah tampak histeris dan nekat mencegat sepeda motor polisi demi meminta pertolongan di kawasan Labuhanbatu Utara. Ia mengaku rumahnya dibongkar oleh pihak perusahaan PT SMART. Dalam kondisi panik, ibu tersebut meminta bantuan aparat karena rumahnya diratakan. Ia juga mengaku mengalami luka di tangan saat berusaha mempertahankan tempat tinggalnya dari pembongkaran. Awalnya, petugas polisi yang melintas sempat merespons dengan membonceng ibu tersebut menuju lokasi kejadian. Namun situasi berubah ketika ibu itu menyebut bahwa pihak yang melakukan pembongkaran adalah bagian dari grup Sinar Mas. Polisi tersebut kemudian meminta sang ibu turun dengan alasan sakit perut. Sang ibu menolak turun dan menyebut petugas takut. Terjadi adu mulut singkat sebelum akhirnya polisi tetap memaksa ibu tersebut turun dari kendaraan.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 11, 2026
  • 0 Comments
Parkir Liar Palak Sopir Sopir Taksi, Cuma Jemput Penumpang Ditagih Bayaran

INDOPOS-Sebuah video yang memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh juru parkir di Kota Medan viral di media sosial dan memicu reaksi keras dari masyarakat. Dalam unggahan yang beredar, seorang juru parkir bernama Jippo Siahaan diduga meminta uang kepada sopir taksi Bluebird yang hanya berhenti kurang dari satu menit untuk menjemput penumpang di kawasan Jalan Belitung, Medan. Peristiwa tersebut langsung menjadi sorotan warga sekitar. Pasalnya, kendaraan yang dimintai uang parkir itu tidak benar-benar parkir, melainkan hanya berhenti sejenak untuk keperluan penjemputan. Meski demikian, oknum juru parkir tetap memaksa meminta bayaran. Bahkan, dalam video yang beredar, terlihat sikapnya cenderung emosional saat menagih uang kepada pengemudi. Kejadian ini kembali menambah daftar panjang keluhan masyarakat terkait praktik pungli di sejumlah titik parkir di Kota Medan. Warga menilai tindakan tersebut meresahkan, terlebih jika dilakukan kepada pengendara yang tidak menggunakan lahan parkir dalam waktu lama. Sejumlah warga berharap aparat terkait segera turun tangan untuk menertibkan oknum juru parkir yang kerap memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi. Penindakan tegas dinilai penting guna memberikan rasa aman dan keadilan bagi para pengguna jalan. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kejadian tersebut. Namun, masyarakat mendesak agar kasus ini segera ditindaklanjuti agar tidak terus berulang di kemudian hari.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 10, 2026
  • 0 Comments
Polri Hadir, Polda Sumsel Bedah Rumah untuk Masyarakat

INDOPOS-Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan menyambut Hari Bhayangkara ke 80, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melaksanakan Bakti Sosial yaitu program bedah rumah sebanyak 40 rumah bagi warga kurang mampu yang tersebar di wilayah hukum Polres Jajaran Polda Sumsel. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. beserta PJU, Kapolres Jajaran, Pemda, DPD REI Sumsel, Baznas , media dan Perwakilan pemuka masyarakat, bertempat di kecamatan SU II kelurahan 13 ulu , lorong beringin di rumah Bapak indra Irmawan yang mengalami musibah kebakaran saat malam takbiran beberapa waktu yang lalu . “Kegiatan Bakti Sosial ini bertujuan membantu meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak, aman, dan sehat untuk ditinggali. Dengan melibatkan personel kepolisian, stake holders dan dukungan masyarakat sekitar, proses renovasi dilakukan secara gotong royong,” jelas Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Program bedah rumah akan dilaksanakan berkesinambungan , tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga bentuk kolaborasi yang dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Diharapkan, kehadiran Polri melalui kegiatan sosial ini mampu memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian di lingkungan sekitar.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 10, 2026
  • 0 Comments
Preman Pemecah Mangkuk Bakso Ditangkap Polsek Tanah Abang

INDOPOS–JAKARTA – Tiga pria yang diduga melakukan pemalakan terhadap para pedagang di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Tanah Abang. Para pelaku kerap meminta “uang jatah” sebesar Rp100 ribu kepada pedagang, bahkan ketika lapak sedang sepi pembeli. Tak hanya melakukan pemerasan, salah satu pelaku juga nekat memecahkan mangkuk bakso milik pedagang karena tidak diberi uang. Tindakan ini membuat korban ketakutan dan akhirnya melapor kepada pihak berwajib. Aksi premanisme tersebut langsung ditindaklanjuti oleh polisi yang bergerak cepat ke lokasi. Berdasarkan laporan warga dan pedagang sekitar, para pelaku sering beraksi dengan ancaman, sehingga membuat banyak pedagang enggan bersuara. Namun berkat respons cepat aparat, ketiganya berhasil diamankan tanpa perlawanan. Pihak Polsek Tanah Abang menegaskan bahwa segala bentuk premanisme, pemalakan, maupun intimidasi kepada pelaku usaha kecil tidak akan dibiarkan. Penangkapan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. “Kami mengimbau warga agar tidak takut melapor apabila mengalami atau melihat tindakan kejahatan seperti ini. Laporkan segera, pasti kami tindak lanjuti,” ujar pihak kepolisian. Warga dan pedagang menyambut baik langkah cepat aparat kepolisian. Mereka berharap tindakan tegas terhadap para pelaku menjadi efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang kembali. Polisi memastikan kasus ini masih berkembang untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang melakukan aksi pemalakan di wilayah Tanah Abang. Masyarakat diimbau terus menjaga lingkungan dan bersama-sama melawan aksi premanisme yang meresahkan.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 10, 2026
  • 0 Comments
Kremlin Sebut Prabowo Akan Berkunjung ke Rusia, Sudah Siapkan Kontak dengan Putin

INDOPOS–Presiden Rusia melalui juru bicaranya, Dmitry Peskov, mengisyaratkan bahwa Presiden Indonesia Prabowo Subianto kemungkinan akan melakukan kunjungan resmi ke Moskow dan bertemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin. Peskov menyampaikan hal tersebut pada Kamis waktu setempat, seraya menambahkan bahwa pengumuman resmi mengenai rencana tersebut akan disampaikan “pada waktunya”. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya permintaan global terhadap energi Rusia, terutama minyak dan gas, seiring krisis energi dunia yang mengguncang stabilitas pasar internasional. Kremlin sebelumnya menyebut banyak negara yang mengajukan permintaan tambahan pasokan energi, termasuk dari kawasan Asia. Menanggapi pertanyaan mengenai apakah pertemuan Prabowo–Putin akan mencakup pembahasan pembelian minyak Rusia, Peskov menegaskan bahwa kontak antara kedua pemimpin sedang dipersiapkan, namun belum merinci agenda detail yang akan dibicarakan. Sementara itu, pihak Istana Indonesia belum memberikan pernyataan resmi. Juru bicara Presiden Prabowo tidak segera merespons permintaan komentar dari media internasional. Prabowo Sempat Singgung Kunjungan Luar Negeri dalam Waktu Dekat Dalam Taklimat Rapat Kerja Pemerintah beberapa hari lalu, Presiden Prabowo Subianto juga sempat menyampaikan bahwa ia akan melakukan kunjungan luar negeri dalam waktu dekat. Namun, Prabowo tidak menyebutkan negara tujuan ataupun topik pembahasannya. Dengan munculnya pernyataan terbaru dari Kremlin mengenai persiapan komunikasi dengan Indonesia, spekulasi pun menguat bahwa Rusia kemungkinan besar menjadi negara yang dimaksud Prabowo dalam agenda lawatan internasional tersebut. Jika kunjungan ini terlaksana, pertemuan Prabowo dan Putin diperkirakan akan membahas kerja sama energi, perdagangan, hingga sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan kedua negara. Jika Anda ingin versi lebih formal, versi ringkas, atau versi untuk posting media sosial, saya bisa buatkan.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 10, 2026
  • 0 Comments
Diduga Preman Ngamuk Hancurkan Mangkuk Bakso Karena Tak Diberi Uang “Bulanan”, Tuai Kecaman

INDOPOS-Sebuah video viral memperlihatkan aksi seorang pria yang diduga meminta uang sebesar Rp100.000 sebagai pungutan “bulanan” kepada pedagang bakso malang di wilayah Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menurut keterangan yang beredar, pedagang tersebut menolak atau tidak mampu membayar karena kondisi dagangannya yang sepi pembeli. Mengetahui hal itu, pria tersebut bertindak kasar dengan menghancurkan dan memecahkan mangkuk-mangkuk bakso milik pedagang menggunakan senjata tajam. Kejadian ini berlangsung di Jalan Taman Kebon Sirih. Akibat peristiwa tersebut, pedagang bakso malang yang menjadi korban memilih untuk tidak berjualan lagi dan memutuskan pulang ke kampung halamannya. Hingga saat ini, belum diketahui pasti waktu kejadian dan identitas pelaku. Masyarakat dan netizen meminta pihak kepolisian untuk segera menindak tegas pelaku yang dianggap tidak punya hati dan meresahkan pedagang kecil.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 10, 2026
  • 0 Comments
Wapres Gibran dan Istri Jenguk AHY dan Annisa Usai Kelahiran Anak Kedua, Publik Soroti Kehangatan Dua Keluarga

INDOPOS-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sang istri, Selvi Ananda, menjenguk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan istrinya, Annisa Pohan, setelah kelahiran anak kedua pasangan tersebut. Kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Gibran dan Selvi datang untuk memberikan ucapan selamat sekaligus mendoakan kesehatan ibu serta bayi yang baru lahir. Keduanya tampak berbincang akrab dengan AHY dan Annisa, menandai hubungan baik antara keluarga Wapres dan keluarga besar Demokrat. Menurut sumber internal, suasana pertemuan berlangsung cair dan penuh kegembiraan. AHY menyampaikan terima kasih atas perhatian Wapres dan keluarga yang menyempatkan waktu di tengah jadwal padat kenegaraan. Kelahiran anak kedua AHY dan Annisa turut menjadi sorotan publik, mengingat keluarga Yudhoyono jarang menampilkan momen pribadi secara terbuka. Kehadiran Wapres Gibran pun semakin menambah perhatian masyarakat terhadap momen bahagia tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai nama maupun detail kelahiran sang bayi, namun kondisi ibu dan anak dilaporkan sehat. Ingin dibuatkan versi soft news, versi lebih panjang, atau ditambahkan foto sesuai deskripsi?

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 10, 2026
  • 0 Comments
Rawan Begal Motor Berkedok DC di Sawah Besar, Warga Desak Polisi: “Kapan Ditertibkan?”

INDOPOS-Jakarta – Aksi dugaan penarikan paksa kendaraan oleh oknum yang disebut sebagai mata elang kembali terjadi di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut menimpa seorang pria yang membonceng seorang wanita saat melintas di Jalan Pangeran Jayakarta pada siang hari. Menurut unggahan saksi mata di media sosial, korban tiba-tiba dihentikan sejumlah orang yang mengaku hendak menarik motor karena diduga menunggak cicilan selama tiga bulan. Penarikan dilakukan secara paksa di tengah jalan tanpa prosedur resmi, sehingga memicu perhatian warga sekitar. Beruntung, saksi bersama beberapa rekannya yang kebetulan melintas segera melerai dan berhasil menggagalkan upaya perampasan kendaraan tersebut. Warga menyebut kawasan Sawah Besar dan Jalan Pangeran Jayakarta kini menjadi titik rawan kejahatan, mulai dari begal berkedok debt collector, jambret, hingga aksi kriminal lain yang sering terjadi. Sejumlah pengendara sebelumnya juga melaporkan kejadian serupa. Situasi ini membuat masyarakat semakin resah dan mulai melontarkan kritik kepada pihak kepolisian. Warga menilai aparat kurang memberi pengawasan dan tindakan tegas terhadap para pelaku. “Kapan ditertibkan? Ini sudah berulang kali terjadi,” tulis salah satu warga dalam komentar di media sosial. Masyarakat berharap kepolisian segera meningkatkan patroli dan menindak tegas pelaku penarikan liar maupun aksi kriminal lainnya di wilayah tersebut. Warga juga mengimbau sesama pengendara untuk tetap waspada dan segera melapor jika mengalami intimidasi atau penarikan kendaraan tanpa dokumen resmi.