• INDOPOSINDOPOS
  • Februari 24, 2025
  • 0 Comments
Peringati Hari Pers Nasional 2025, FJRI Gelar Turnamen Golf, Diikuti Anggota DPR Komisi XII dan VI 

INDOPOS-Forum Jurnalis Republik Indonesia (FJRI) sukses menggelar Turnamen Golf Hari Pers Nasional (HPN) 2025. Turnamen golf ini pun ikut diramaikan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Para anggota dewan itu berlaga dan berkompetisi dengan peserta-peserta lain di turnamen golf yang terbuka untuk umum tersebut. Turnamen ini digelar pada Ahad pagi, 23, Februari 2025, di Padang Golf Pangkalan Jati, Jl. Jati Indah Raya, No. 1, Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, Ketua Umum FJRI, Agus Supriyanto mengatakan, pers sebagai salah satu pilar demokrasi selain berfungsi sebagai kontrol sosial juga mempunyai tanggung jawab menjaga persaudaraan dan persatuan anak bangsa. “Nah, melalui turnamen golf dalam rangka Hari Pers Nasional ini, kita ingin mengajak sesama anak bangsa untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan sekaligus bersilaturahmi antar-sesama pemain,” ucapnya. Tentu juga, kata pria yang pernah mengabdi menjadi jurnalis di Rakyat Merdeka Group (Holding Jawa Pos) dan sekarang mendirikan Kantor Berita ratas.id itu, olah raga golf ini sekaligus untuk mengolah dan melatih fisik serta batin kita. “Dalam konteks bersilaturahmi serta menjaga persatuan anak bangsa,” paparnya. Sisihkan untuk Amal Agus menambahkan, hasil turnamen golf ini juga akan disisihkan untuk kegiatan charity (amal). “Insya Allah kita sisihkan untuk charity yaitu ke yatim piatu,” ungkap pendiri Ratas TV tersebut. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak (sponsor) yang telah mendukung terselenggaranya turnamen golf ini. “Di antaranya PNM, PLN, Pertamina, Hutama Karya, Chandra Asih,” sebut Agus seraya menambahkan dirinya tidak dapat menyebutkan satu per satu. Beri Apresiasi Tinggi ke Anggota DPR Komisi XII dan VI Dalam kegiatan ini, ia pun memberikan apresiasi yang sangat tinggi dan berterima kasih kepada anggota DPR RI Komisi XII dan VI yang telah berpartisipasi di turnamen golf ini. “Kepada anggota DPR Komisi XII yang juga pembina di turnamen golf ini, Bapak H. Totok Daryanto, S. E., atas nama pantia dan FJRI, kami mengucapkan terima kasih. Juga kepada para anggota Komisi VI DPR, Bapak Nasril Bahar, S. E., dan Bapak H. Iskandar, S. E., kami ucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasinya mengikuti turnamen ini. Tentu juga kepada para pemain (peserta) turnamen golf ini,” tandasnya. Di tempat yang sama, Pembina Tunamen Golf Hari Pers Nasional 2025, H. Totok Daryanto, S. E. dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk memeriahkan HPN. “Turnamen golf ini diadakan untuk memeriahkan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 09 Februari lalu,” ungkapnya. Dijelaskan politisi Senayan itu, turnamen golf ini memperebutkan Piala Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo. “Beliau adalah tokoh pers di masa sebelum kemerdakaan hingga masa kemerdekaan. Tokoh yang sangat menginspirasi pers,” jelasnya. Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Amanah Nasional (PAN) ini pun mengucapkan terima kasih kepada panitia dan sponsor. “Sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik,” tukasnya. Istimewanya acara ini, kata politisi PAN yang dermawan itu, adalah karena ada peserta turnamen paling jauh. “Di sini ada para peserta yang paling jauh, yaitu teman-teman saya dari Yogyakarta,” cetusnya. Akhirnya, Totok pun mengucapkan selamat kepada para peserta yang mendapatkan skor terbaik. “Kepada para pemain yang mendapatkan skor terbaik, saya ucapkan terima kasih,” pungkasnya. Berikan Hadiah dan Piala Pada kesempatan itu, para peserta dengan skor tertinggi mendapatkan piala. Anggota Komisi XII DPR RI, H. Totok Daryanto, S. E. menyerahkan piala kepada para pemenang turnamen golf tersebut. Pun anggota Komisi VI DPR RI, Nasril Bahar, S. E. dan H. Iskandar, S. E. ikut menyerahkan piala kepada para pemenang turnamen golf. Selain itu, ketiga anggota DPR tersebut menyerahkan bantuan amal kepada para yatim piatu. Para peserta sangat antusias mengikuti turnamen golf ini. Banyak hadiah dan doorprize yang diberikan panitia kepada para peserta seperti motor listrik, sepeda, kulkas, televisi dan lain-lain.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 24, 2025
  • 0 Comments
Muhidin Muchtar, Ketua Panitia Pengukuhan Bamus Betawi: Dihadiri Sekda Marullah Matali, Angkat Tema “Memperkuat Kearifan Lokal Betawi Untuk Transformasi Jakarta Sebagai Kota Global”

INDOPOS-Pengukuhan pengurus Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (BAMUS BETAWI) akan dilasanakan, Selasa 25 Februari 2025. Dijadwalkan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali, akan hadir untuk melaksanan pengukuhan. Muhidin Muchtar, selaku ketua panitia pengukuhan pengurus Bamus Betawi menyampaikan, pengukuhan Bamus Betawi mengangkat tema “Memperkuat Kearifan Lokal Betawi Untuk Transformasi Jakarta Sebagai Kota Global”. Menurut Muhidin, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad, akan membawa kemajuan bagi masyarakat Betawi. “Bamus Betawi ke depan akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dimana Insya Allah besok pada acara pelantikan akan dihadiri dan dilantik oleh pejabat Pemerintah DKI Jakarta,” tutur Muhidin. Lebih lanjut kata Muhidin, dengan pengukuhan pengurus Bamus Betawi ini, akan menjadi momentum peningkatkan sinergitas masyarakat Betawi serta kesiapan Bamus Betawi menjadi mitra strategis pemerintah provinsi DKI Jakarta, untuk menerapkan pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2015 tetang Pelestarian Kebudayaan Betawi. “Masyarakat Betawi akan semakin solid dan bersatu demi kemajuan bersama,” terang Muhidin. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 23, 2025
  • 0 Comments
Jakarta Tak Aman, Begal Berpistol Rampas Motor di Depan Kantor Polisi Samsat

INDOPOS-Seorang pria berinisial BM dibegal sekelompok orang berpistol di depan kantor Samsat, Jatinegara, Jakarta Timur. Korban ditendang saat mengendarai motor hingga jatuh tersungkur. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (21/2) dini hari. Saat kejadian, korban dipepet lalu ditendang oleh pelaku hingga terjatuh. “Pelapor mengendarai motor dari arah Halim melewati jalur cepat Panjaitan Jatinegara Jaktim. Tiba-tiba pelapor dipepet dua motor matik dengan 4 pelaku dan mendorong motor hingga pelapor terjatuh,” kata Ade Ary kepada wartawan, Minggu (23/2/2025). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Salah seorang pelaku saat itu mengacungkan benda diduga mirip senjata api. Korban ketakutan hingga berlari meninggalkan motornya di tengah jalan. “Tidak lama 2 pelaku turun dan mengeluarkan senjata jenis pistol dan pelaku lainnya mengeluarkan golok. Lalu pelaku langsung mengambil motor. Pelapor lari menjauh, namun masih melihat para pelaku dari jarak 10 meter,” jelasnya. Para pelaku lantas tancap gas membawa kabur motor korban. Peristiwa tersebut saat ini tengah diusut Polsek Jatinegara. “Begitu para pelaku mengambil motor, pelaku langsung kabur dan meninggalkan pelapor di tengah jalan. Selanjutnya pelapor melaporkan ke Polsek Jatinegara,” pungkasnya.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 23, 2025
  • 0 Comments
Iwakum Ingatkan Pelaku Doxing terhadap Wartawan bisa Dijerat Pidana

INDOPOS-Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) mengingatkan penyebarluasan informasi pribadi secara publik atau doxing terhadap profesi wartawan tidak bisa dibenarkan. Bahkan, pelaku doxing dapat digugat dan dijerat pidana. Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Jenderal Iwakum Ponco Sulaksono menanggapi doxing yang dialami jurnalis CNN AM dan YA terkait pemberitaan aksi Indonesia Gelap di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Jumat (21/2/2025). Ponco menyayangkan terjadinya doxing dan intimidasi dalam bentuk apa pun terhadap jurnalis. Ditekankan, pengolahan berita oleh seorang wartawan dilakukan dengan penuh tanggung jawab terhadap kode etik jurnalistik. “Tindakan doxing oleh seseorang dapat merusak integritas wartawan dan media tempat bernaung. Lebih dari itu, doxing hanya akan menyudutkan wartawan dan mengerdilkan kepercayaan masyarakat terhadap pers,” kata Ponco, Sabtu (22/2/2025). Ponco menjelaskan, proses kerja jurnalistik untuk menghimpun informasi dan mengolahnya menjadi berita mengacu pada kaidah jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Dikatakan, UU tersebut merupakan lex specialis terhadap Kitab-Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dengan demikian, permasalahan yang berkaitan dengan pemberitaan seharusnya diselesaikan dengan aturan yang tertuang dalam UU Pers. Selain itu, dalam menjalankan kegiatan jurnalistiknya, wartawan tidak dapat dihukum dengan menggunakan KUHP sebagai suatu ketentuan yang umum atau lex generali. Ponco mengakui adanya kemungkinan wartawan melakukan kesalahan dalam pemberitaan yang bisa saja merugikan pihak lain. Namun, penyelesaian atas persoalan ini seharusnya ditempuh melalui hak jawab dan hak koreksi. “Artinya jika wartawan keliru dalam proses penyajian berita, maka ada mekanisme yang bisa dilakukan untuk memperbaiki informasi tersebut,” kata Ponco. Sementara itu, Kepala Departemen Advokasi Iwakum Faisal Aristama menjelaskan, pelaku doxing dapat digugat dengan UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE. Pasal 26 ayat (1) dan Pasal 26 UU ITE menyatakan, korban dapat mengajukan gugatan atas kerugian yang ditimbulkan. Tak hanya itu, pelaku doxing dapat dijerat pidana dengan UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi atau UU PDP, terutama Pasal 67 ayat (1) dan Pasal 67 ayat (2) UU PDP: Pasal 67 (1) Setiap orang yang dengan sengaja dan melawan hukum memperoleh atau mengumpulkan Data Pribadi yang bukan miliknya dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian subjek data pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar. (2) Setiap orang yang dengan sengaja dan melawan hukum mengungkapkan data pribadi yang bukan miliknya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 4 miliar. Untuk itu, Faisal mengingatkan masyarakat dan seluruh pihak untuk tidak melakukan doxing atau menyebarkan data pribadi pihak mana pun, termasuk jurnalis. Apalagi, doxing itu terjadi atas provokasi pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab di media sosial. “Di era media sosial saat ini penting bagi semua pihak untuk lebih bijaksana dalam menyikapi suatu persoalan. Jangan sampai tindakan yang kita lakukan justru merugikan orang lain,” kata Faisal.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 21, 2025
  • 0 Comments
Video Promosi Pariwisata Mikha Tambayong, Diharapkan Picu Gelombang Wisatawan Indonesia ke Taiwan

INDOPOS-Mikha Tambayong, selebriti Indonesia yang baru saja diumumkan sebagai duta pariwisata Taiwan pertama di Indonesia, hadir dalam acara konferensi pers peluncuran video promosi pariwisata Taiwan di Jakarta, Jumat, 21 Februari 2025. Acara ini diselenggarakan oleh Taiwan Tourism Bureau M.O.T.C, di mana Mikha menerima penghargaan sebagai “Duta Pariwisata Taiwan” dari Duta Besar Taiwan untuk Indonesia, Mr. Bruce Hung (Mr Hung Chen-Jung). Pada kesempatan tersebut, Mikha juga diberikan simbol kehormatan berupa mahkota bunga “Duta Pariwisata Taiwan” oleh Duta Besar Taiwan, Mr. Bruce Hung (Mr. Hung Chen-Jung), dan dilanjutkan dengan pemasangan selempang oleh direktur Dinas Pariwisata Taiwan di Jakarta, Tuan Zhou Shi bi. Dengan ini, Mikha resmi memulai peran pentingnya dalam mempromosikan pariwisata Taiwan di Indonesia. Sebagai duta, Mikha akan memperkenalkan Taiwan sebagai destinasi wisata utama bagi para wisatawan Indonesia yang ingin mengunjungi kawasan Asia Timur, dan membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan. Seberapa Menarik Taiwan? Mengapa Bisa Menarik Wisatawan dari Berbagai Negara untuk Kembali Berkunjung? Mikha Tambayong berbagi pengalaman pribadi untuk menjawab pertanyaan ini, dengan menceritakan pesona wisata Taiwan yang paling menawan dan beragam! Ketika Mikha pertama kali menginjakkan kaki di Taiwan pada November 2024, la langsung terpesona oleh keindahan pesona pulau Taiwan. Selama perjalanan syuting di Taiwan, Mikha mengunjungi berbagai destinasi wisata terkenal di seluruh Taiwan, termasuk Taipei 101, Kepala Ratu di Ye liu, Danau Sun Moon, dan Museum Qi Mei, juga beberapa destinasi pariwisata lainnya yang menjadi tujuan para wisatawan dunia. Tidak hanya menikmati berbagai macam makanan lezat Taiwan, Mikha juga yang menakjubkan, bernyanyi dan menari bersama suku asli yang ramah, serta mengunjungi kebun bunga yang indah, menikmati pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan bernyanyi dan menari bersama suku asli dan ramah, serta tercatat dalam video promosi pariwisata Taiwan, yang bertujuan untuk merasakan lingkungan yang sangat ramah bagi Muslim. Semua pengalaman ini memperkenalkan citra pariwisata Taiwan yang berkualitas dengan tema “menikmati pemandagan pegunungan, menikmati keindahan lautan, dan menjelajahi pulau yang penuh cerita & sejarah” Indonesia untuk berkunjung ke Taiwan. Para penggemar dan masyarakat umum, untuk menarik lebih banyak wisatawan melalui pengalaman langsung Mikha. Film ini diharapkan dapat dibagikan kepada “Taiwan adalah pulau yang diberkahi dengan penuh keindahan oleh Tuhan” mengatakan, “Berwisata ke Taiwan, Anda akan merasakan kebahagiaan yang Itulah kesan mendalam Mikha saat pertama kali menginjakkan kaki di Taiwan. Ia melimpah.” Mikha sangat ingin membagikan kebahagiaan tersebut kepada semua orang-yaitu tiga H yang Taiwan berikan kepadanya: Happy (Bahagia), Healthy (Schat), dan Harmony (Harmoni pengalaman wisata yang memenuhi segala keinginan, dari makanan, belanja, gaya hidup schat, serta romansa yang kaya. Indonesia, negara dengan lebih dari 270 juta penduduk yang beragam suku bangsa, memiliki lebih dari 30 juta warga keturunan Tionghoa dan merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Indonesia merupakan salah satu pasar wisatawan yang sangat diincar oleh Taiwan. Untuk meningkatkan brand pariwisata Taiwan di wilayah Indonesia, Taiwan Tourism Bureau membuka Taiwan Tourism Service Office di Jakarta pada tahun 2024 dan aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan promosi. Dari Januari hingga November 2024, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Taiwan telah melebihi 200.000 orang, meningkat 11,92% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dalam konferensi pers, Mikha juga mengungkapkan rencananya untuk mengadakan serangkaian kegiatan promosi di Indonesia tahun ini, dengan harapan. “Saatnya Berkunjung ke Taiwan” menjadi kenangan terindah di hati masyarakat Indonesia, serta menarik lebih banyak wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Taiwan. Selain Mikha, empat influencer lainnya juga akan segera meluncurkan video promosi untuk mempromosikan empat tema utama pariwisata Taiwan: Kuliner, Gaya Hidup Sehat, Belanja, dan Perjalanan Romantis. Diharapkan, dengan daya tarik dan pengaruh para selebriti Indonesia ini, masyarakat Indonesia dapat merasakan menyenangkan sepanjang tahun, tidak peduli itu musim semi, musim panas, musim “TAIWAN-Waves of Wonder” dan mengetahui bahwa Taiwan adalah destinasi yang gugur, ataupun musim dingin. Serangkaian video promosi ini akan dimulai pada kuartal pertama 2025 dan akan dipromosikan melalui berbagai platform online, papan elektronik luar ruangan, serta pameran dan kegiatan promosi lainnya. Kampanye ini juga akan diperkuat melalui berbagai platform media di Indonesia. Pihak penyelenggara berharap, dengan proyek promosi video pariwisata Taiwan ini, lebih banyak masyarakat Indonesia akan jatuh cinta pada Taiwan dan memicu gelombang kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan. (wok)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 19, 2025
  • 0 Comments
Ketum Dewan Adat Bamus Betawi Eki Pitung Bertemu Jendral Dudung Abdurahman Penasehat Utusan Presiden bidang Politik dan Pertahanan, Diskusi Peran Strategis Masyarakat Betawi

INDOPOS-Dewan Adat Bamus Betawi di Terima Jendral Dudung Abdurahman Penasehat Utusan Presiden bidang Politik dan Pertahanan. Eki Pitung, Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, dalam diskusinya mengharapkan Pemerintah Nasional melalui Utusan Khusus Presiden bidang Politik dan Pertahanan lebih memerhatikan Kaum Betawi, baik di bidang Politik ataupun Pertahanan pasca Ibu Kota Jakarta dipindahkan. “Sejak Era Kemerdekaan Betawi kurang mendapatkan peran-peran Strategis untuk mengurusi Jakarta sebagau Kampungnya sejak lama,” ujar Eki Pitung, Rabu (19/2/2025). Eki Pitung diterima sangat hangat oleh Jendral Dudung (Utusan Khusus Presiden bidang Politik dan Pertahanan). Beliau juga baru sadar dan mengiyakan, serta memiliki pemahaman yang sama, bagaimana Kaum Betawi sebagai Masyarakat Inti sepatutnya memperoleh perhatian lebih. Karena, selama ini masyarakat Betawi, tidak ada Privilage (Perlakuan Khusus), padahal semestinya ada, sebagai semangat Otonomi, Karena semua daerah telah mendapatkanya dan sudah berjalan cukup lama. Eki berharap juga Pak Dudung kelak bisa silaturahmi ke Kantor Dewan Adat Bamus Betawi dalam waktu dekat.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 19, 2025
  • 0 Comments
Inspektorat Kemdiktisaintek Harus Berani Bongkar Dugaan Korupsi di UT

INDOPOS-Jakarta, Dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Universitas Terbuka (UT) kini menjadi polemik. Inspektorat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI didesak untuk melakukan audit atas seluruh proyek-proyek di Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) itu. Hal itu ditegaskan Sekjen Indonesian Ekatalog Watch (INDECH) Order Gultom kepada sejumlah wartawan di Jakarta pada Selasa (19/2/2025) terkait dengan temuan dugaan korupsi di UT tersebut. Menurutnya, tak hanya rektor dan wakil rektor II yang tanggungajwab bila ditemukan dugaan penyelewengan anggaran namun juga MWA yang harus diperiksa. “Inspektorat harus mengungkap dan melakukan audit semua proyek-proyek di UT. UT itu kan kampus yang pembelajarannya daring kenapa banyak proyek fisik yang tak masuk akal? Ini harus diusut,” ucap Order. Selain itu, aliran dana dari kontraktor ke petinggi UT juga harus ditelusuri. Sebab, dari temuan INDECH, perusahaan yang menjadi pemenang proyek ada yang hanya memasukkan penawaran harga satu petusahaan saja. “Banyak yang kompeten perusahaan yang bisa mengerjakan proyek fisik. Ini yang menjadi indikasi awal dugaan korupsinya,” tandasnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnta, UT pusat yang berlokasi di Ciputat Tangerang, Benten pada tahun 2024 mengalokasikan anggaran hingga Rp 17 miliar lebih hanya untuk membangun gerbang utama. Alokasi anggaran yang begitu besar untuk membangun gerbang kampus dinilai terlalu berlebihan dan cenderung menghambur-hamburkan anggaran. Dalam kontrak awal, pimpinan Rektor UT saat proyek itu dimulai adalah Ojat Darojat dan kompatriotnya Ali Muktiyanto selaku wakil rektor bidang keuangan, sumber daya dan umum. Kontrak awalnya sebesar 15, 6 miliar namun dalam prosesnya di adendum lagi menjadi Rp 17 miliar atau bertambah sekitar 1,4 miliar. UT menganggarkan Belanja Investasi Aset Tetap Gedung dan Bangunan pada tahun anggaran 2023 sebesar Rp122,3. Sementara pada tahun anggaran 2024, UT menganggarkan belanja investasi aset tetap gedung dan bangunan sebesar Rp241 miliar. Belum lagi ditambah rehabilitasi danau yang nilainya puluhan milir padahal baru dua tahun direhab. “Kami menilai ada upaya pimpinan universitas memperkaya diri dengan membuat proyek yang perencanaanya kami duga asal-asalan. Makanya setiap pekerjaan selalu ada adendum beberapa kali dan akhirnya menambah biaya yang sangat besar,” ujar Order. Indonesian Ekatalog Watch (INDECH) mengungkap bahwa realisasi Belanja Investasi Gedung dan Bangunan pada TA 2023 – 2024 terdapat sejumlah permasalahan dan diduga di korupsi. Misalnya, pada tahap pelaksanaan realisasi belanja pada TA 2023 – 2024 di UT diketahui terdapat delapan pekerjaan fisik bangunan yang mengalami perubahan nilai dan masa pelaksanaan kontrak melalui mekanisme adendum yang beberapa kali dilakukan. “Dari sejumlah kontrak senilai 340,7 miliar tersebut ada penambahan atau adendum senilai Rp 11,3 miliar. Ada banyak keanehan yang layak diungkap oleh aparat penegak hukum di proyek-proyek UT,” ungkap Order Gultom. Dikatakan, dari hasil analisis dokumen adendum diketahui bahwa perubahan nilai dan masa pelaksanaan pekerjaan ditemukan perubahan antara gambar rencana dengan gambar kerja tidka sesuai alias perencanaan yang tidak matang. Selanjutnya, selisih volume antara gambar rencana dengan kondisi akhir, dihitung sebagai pekerjaan tambahan. “Penambahan item pekerjaan baru yang dihitung sebagai pekerjaan tambah, juga kekurangan masa pelaksanaan pekerjaan dikarenakan faktor alam seperti musim hujan dan banjir serta material impor yang datang terlambat,” katanya. Order juga mencontohkan, pada pekerjaan yang mengalami adendum melebihi lima kali yaitu pekerjaan pada UT Makasar dan UT Padang, serta pekerjaan pada UT Samarinda yang seharusnya selesai pada Agustus 2024, namun hingga akhir masa pemeriksaan pada 20 November 2024 belum selesai. Atas berbagai masalah dan dugaan korupsi di tubuh UT Pusat itu, Order menilai Rektor Ojat Darojat saat itu harus bertanggungajwab. Pekerjaan proyek itu jelas melangar Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018. Yang paling miris, demikian Order, anggaran pembangunan gerbang di UT Pusat sangat fanstatis yakni Rp 17 miliar. “Masa bangun gerbang saja Rp 17 miliar. Mantan rektor Ojat Darojat kini jadi deputy di Kementerian PMK dan Ali Muktiyanto sekalu wakil rektor bisa terseret atas dugaan korupsi di UT,” tandasnya. Sementara mantan rektor UT Ojat Darojat yang kini mengemban tugas baru di Kemenko PMK ketika hendak dikonfirmasi akan kasus i ni belum memberikan respon. (***)