• INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 23, 2025
  • 0 Comments
Membangun Bangsa dari Karakter dan Jati Diri: Pesan Prijanto untuk Generasi Muda di Gerakan Revolusi Mental 2025

INDOPOS-Jakarta, Oktober 2025 — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar kegiatan Pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental (Angkatan II) Tahun 2025 sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter dan jati diri bangsa, di kalangan generasi muda. Kegiatan ini diikuti oleh 100 pelajar SMA/SMK sederajat yang berasal dari delapan sekolah di wilayah Jakarta, dengan prioritas peserta dari sekolah-sekolah rawan tawuran dan rawan narkoba, serta penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Adapun delapan sekolah tersebut yaitu: SMK Jakarta Timur 1 SMAN 108 Jakarta Selatan SMKN 31 Jakarta Pusat SMK Jakarta Pusat 1 SMKN 54 Jakarta Pusat SMAN 5 Jakarta Pusat SMK Karya Teladan Jakarta Selatan SMAN 60 Jakarta Selatan Kegiatan yang digelar secara tatap muka ini menghadirkan narasumber utama Mayjen TNI (Purn.) Prijanto, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012, sekaligus tokoh nasional yang dikenal sebagai eksekutif publik berpengalaman. Mayjen (Purn.) Prijanto: Revolusi Mental Dimulai dari Diri Sendiri Dalam paparannya, Mayjen TNI (Purn.) Prijanto menyampaikan bahwa semangat Gerakan Nasional Revolusi Mental telah berakar sejak masa Presiden Soekarno. “Presiden Joko Widodo hanya menggelorakan kembali semangat ini. Sesungguhnya gagasan revolusi mental telah disampaikan Bung Karno. Tujuannya membentuk manusia Indonesia yang memiliki karakter, jati diri, dan semangat gotong royong,” ujar Prijanto. Beliau menegaskan bahwa revolusi mental harus dimulai dari diri sendiri, terutama dalam hal disiplin, sopan santun, serta semangat menghormati simbol negara. “Ketika menyanyikan lagu Indonesia Raya, berdirilah dengan sikap sempurna dan nyanyikan dengan semangat. Itu wujud rasa cinta tanah air,” tegasnya di hadapan para pelajar. Prijanto juga menantang para siswa untuk berpikir kritis tentang arti karakter, jati diri bangsa, dan pentingnya membangun sumber daya manusia. Dalam sesi tanya jawab interaktif, para siswa antusias menjawab pertanyaan dan menerima hadiah buku karya beliau. KLIK LINK BERIKUT UNTUK MELIHAT LENGKAP:  Ketika Prijanto menanyakan apa jatidiri bangsa Indonesia, dijawab dengan benar oleh salah satu siswa. Jati diri bangsa Indonesia adalah sesuatu yang tidak dimiliki bangsa lain, yaitu nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Salah satu siswa dari SMKN 54 Jakarta, Tias, menjawab dengan percaya diri bahwa jati diri bangsa adalah identitas yang membedakan Indonesia dari negara lain. “Jati diri bangsa Indonesia itu Pancasila, karena nilai-nilainya tidak dimiliki bangsa lain,” ujarnya, disambut tepuk tangan peserta lain. Menurut Prijanto, Pancasila dan UUD 1945 merupakan jati diri bangsa yang harus dijaga dan dihidupi oleh seluruh generasi muda. “Pancasila bukan sekadar hafalan. Ia adalah panduan hidup bangsa Indonesia, identitas nasional yang membedakan kita dari bangsa lain,” katanya menegaskan. Bangun SDM Unggul untuk Indonesia Emas 2045 Dalam bagian lain paparannya, Prijanto menyoroti pentingnya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul sebagai kunci menuju Indonesia Emas 2045. “Sumber daya manusia adalah unsur terpenting dalam sebuah negara. Jika SDM-nya lemah, bangsa akan mudah dikendalikan oleh bangsa lain. Karena itu, pendidikan karakter menjadi fondasi utama,” ujarnya. Beberapa siswa pun aktif memberikan pendapat. Muhammad Rimba dari SMAN 108 Jakarta Selatan menyampaikan pandangan bahwa SDM yang kuat menjadi aset bangsa. “Kalau SDM Indonesia tidak dibangun, kita akan tertinggal dan sulit bersaing di dunia internasional,” ujarnya, yang langsung diapresiasi Prijanto. Beliau juga menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan sumber daya alam yang melimpah sering menjadi incaran pihak asing. Karena itu, anak muda perlu memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, dan semangat bela negara agar tidak mudah dipecah-belah. Menanamkan Semangat Cinta Tanah Air Dalam sesi akhir, Prijanto mengajak para pelajar untuk memahami makna Nusantara dan kebangkitan nasional. “Nusantara adalah warisan leluhur yang terbentuk dari bangsa-bangsa asli, dari Aceh hingga Papua. Dari sana tumbuh kesadaran sebagai satu bangsa: Indonesia,” ujarnya. Para peserta juga diajak memaknai kembali peristiwa Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, dan Proklamasi Kemerdekaan 1945 sebagai tonggak sejarah perjuangan bangsa. “Bangkitlah seperti para pendiri bangsa yang tidak mau dijajah. Jangan biarkan kemerdekaan ini hanya menjadi simbol tanpa makna,” tegas Prijanto. Wujud Pembinaan Karakter Generasi Muda Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan keakraban ini menjadi sarana pembelajaran penting bagi para pelajar untuk memahami nilai-nilai nasionalisme, tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian sosial. Kesbangpol DKI Jakarta menegaskan akan terus melanjutkan program seperti ini ke sekolah-sekolah lain agar semangat Gerakan Nasional Revolusi Mental benar-benar meresap di kalangan generasi muda. “Kami ingin para pelajar Jakarta tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter, beretika, dan berintegritas. Revolusi mental adalah gerakan perubahan menuju bangsa yang bermartabat,” tutup perwakilan Kesbangpol DKI Jakarta. Tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) merupakan program strategis pemerintah untuk membentuk karakter bangsa Indonesia yang berintegritas, etos kerja tinggi, dan semangat gotong royong. Program ini dilaksanakan lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, termasuk melalui pembinaan generasi muda, pendidikan, serta kegiatan penguatan…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 21, 2025
  • 0 Comments
Sosialisasi dan Silaturahmi “Peran PAM JAYA dalam Percepatan 100% Cakupan Air Bersih di Jakarta”

INDOPOS-Jakarta, 21 Oktober 2025 – Komunitas Warga Jaga Jakarta (KOMWAJA) bekerja sama dengan PAM JAYA hari ini menggelar acara Sosialisasi dan Silaturahmi dengan tema “Peran PAM JAYA dalam Percepatan 100% Cakupan Air Bersih di Jakarta”. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga Jakarta dalam mendukung program percepatan 100% cakupan air bersih di Jakarta. Acara yang berlangsung di Jl. Arus Gedung Ex. Sinar Harapan, Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa, 21 Oktober 2025, ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu: – Raden Gusti Arief, Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E Fraksi Partai NasDem – Syarul Hasan, Direktur Operasional PAM JAYA -Ketua Umum KOMWAJA, Anwar Sjani, S.T., M.I.Kom – Aditya Barkah, Tokoh Lingkungan – Ali Ramadhan, Wartawan Dalam kesempatan ini, para narasumber akan membahas peran PAM JAYA dalam percepatan 100% cakupan air bersih di Jakarta, serta strategi dan upaya yang dilakukan untuk mencapai target tersebut. Acara ini juga menjadi wadah bagi warga Jakarta untuk menyampaikan aspirasi dan masukan terkait layanan air bersih di Jakarta. “Kami berharap acara ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga Jakarta dalam mendukung program percepatan 100% cakupan air bersih di Jakarta. Dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari semua pihak, kita dapat mencapai target tersebut dan meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta,” ujar Ketua Umum KOMWAJA, Anwar Sjani, S.T., M.I.Kom. PAM JAYA sendiri telah berkomitmen untuk mewujudkan 100% cakupan layanan air minum di Jakarta pada tahun 2030, dengan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan.¹ Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di [kontak]. Kami berharap acara ini dapat menjadi langkah awal bagi kita untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 21, 2025
  • 0 Comments
Walikota Munjirin Dampingi Gubernur Pramono Anung Luncurkan Program Try Out untuk Siswa Penerima KJP di Jakarta Timur

INDOPOS-Jakarta, 21 Oktober 2025 — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi meluncurkan program Try Out bagi siswa kelas XII SMA penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) di wilayah Jakarta Timur. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan dan memberikan kesempatan belajar yang setara bagi pelajar dari keluarga kurang mampu. Peluncuran program berlangsung di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Cakung, Selasa (21/10), dan dihadiri oleh jajaran Pemkot Jakarta Timur, Baznas Bazis DKI Jakarta, serta perwakilan Naiju Academy sebagai mitra pelaksana kegiatan. Dorong Kesetaraan Akses Pendidikan Dalam sambutannya, Gubernur Pramono mengatakan dirinya memahami betul arti penting bantuan pendidikan karena memiliki pengalaman serupa di masa muda. “Saya dari SMP, SMA, hingga kuliah di ITB semuanya karena beasiswa. Saya mendapatkan bantuan karena berasal dari keluarga guru dengan tujuh bersaudara,” ujar Pramono. Ia menilai, program try out ini merupakan langkah konkret dalam membuka jalan bagi penerima KJP untuk terus berprestasi dan bersaing secara setara dengan siswa lain. “Saya meyakini bahwa anak-anak penerima KJP, apabila diberikan kesempatan dan fasilitas yang baik, akan mampu berkompetisi dengan siswa lain yang lebih beruntung,” tambahnya. Apresiasi Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Pramono juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jakarta Timur atas inisiatif tersebut, yang melibatkan Baznas Bazis DKI Jakarta dan Naiju Academy. Ia berharap kolaborasi ini menjadi contoh bagi wilayah lain di Jakarta. “Ini bisa menjadi role model bagi yang lainnya. Saya berharap program baik ini tidak berhenti di periode pertama saja,” ujar Pramono. Ia juga mendorong agar kolaborasi diperluas ke sektor lain, seperti BUMD, BUMN, dan sektor swasta, agar keberlangsungan program dapat terjamin di masa depan. Try Out Lima Periode untuk 3.304 Siswa Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menjelaskan bahwa program ini lahir dari aspirasi masyarakat yang kesulitan membiayai kebutuhan bimbingan belajar bagi anak mereka. “Salah satu yang sering kami dengar dari warga adalah keinginan anak untuk masuk perguruan tinggi, tapi terkendala biaya bimbel dan try out,” ujar Munjirin. Program Try Out KJP akan dilaksanakan sebanyak lima periode, mulai Oktober 2025 hingga Februari 2026, dengan peserta sebanyak 3.304 siswa dari 40 SMA negeri di Jakarta Timur. “Tahap pertama diikuti enam sekolah negeri, dan akan diperluas jika ada kolaborator lain yang bersedia mendanai. Program ini merupakan yang pertama di DKI Jakarta,” jelas Munjirin. Langkah Nyata Wujudkan Jakarta Setara Program Try Out KJP diharapkan menjadi model pemberdayaan pendidikan yang berkelanjutan. Melalui dukungan pemerintah, lembaga sosial, dan dunia usaha, Pemprov DKI berkomitmen memastikan bahwa setiap anak Jakarta memiliki peluang yang sama untuk menggapai masa depan yang lebih baik.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 20, 2025
  • 0 Comments
Jakarta Economic Forum 2025: Gerakkan Semangat #JagaJakarta Menuju Kota Global Berdaya Saing

INDOPOS-JAKARTA — Jakarta terus menegaskan eksistensinya sebagai kota global yang berdaya saing tinggi. Dengan kontribusi mencapai 16,61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan pertumbuhan ekonomi positif sebesar 5,18% (yoy), Ibu Kota tetap menjadi lokomotif pembangunan ekonomi nasional. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa struktur ekonomi Jakarta kini semakin bergeser ke sektor jasa yang berorientasi pada pariwisata dan ekonomi kreatif. Pergeseran ini, menurutnya, menjadi bukti transformasi Jakarta menuju kota modern dengan ekonomi yang adaptif dan berkelanjutan. “Jakarta memiliki potensi besar untuk memperkuat eksistensinya sebagai kota global berdaya saing. Momentum pertumbuhan ini harus dijaga melalui kolaborasi lintas sektor dan inovasi yang berkesinambungan,” ujar Iwan dalam keterangan pers jelang pembukaan Jakarta Economic Forum (JEF) 2025, di Balaikota, Senin (20/10/2025). Menurut Iwan, gema #JagaJakarta menjadi semangat utama JEF 2025. Tagar ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan kolaboratif untuk menjaga kota, menjaga ekonomi, dan menjaga persatuan. Iwan menjelaskan, tagar Jaga Jakarta inisiatif menggabungkan kekuatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Indonesia, OJK, Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, perbankan, serta media. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi dan menciptakan optimisme baru di tengah tantangan global. “Melalui #JagaJakarta, kita ingin menyalakan optimisme generasi muda untuk terus menjaga kota dan berinovasi. Ini bukan sekadar perayaan ide, tetapi aksi nyata untuk memperkuat stabilitas dan kepercayaan publik,” tegas Iwan. Ia berharap melalui Jakarta Economic Forum 2025, seluruh unsur pentahelix yakni pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media bersatu mendorong Jakarta menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus kota global yang inklusif dan berkelanjutan. “JEF 2025 adalah bukti nyata kolaborasi tanpa batas. Inilah bentuk nyata semangat #JagaJakarta menjaga pertumbuhan, menjaga kepercayaan, dan menjaga masa depan,” tutup Iwan Setiawan. Sementara itu dukungan penuh terhadap JEF 2025 juga datang dari Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati. Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI siap berkolaborasi dan berpartisipasi aktif melalui berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan mengisi booth UMKM di arena kegiatan. “Jakarta berkontribusi 16,61% terhadap PDB nasional, ini capaian luar biasa. Karena itu penting bagi kami untuk menyukseskan Jakarta Economic Forum ini bersama-sama,” ujar Suharini. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,18%, di atas rata-rata nasional, didorong oleh proyek infrastruktur dan program padat karya yang membuka lapangan kerja baru. Meskipun Jakarta akan menghadapi tantangan dengan pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) pada 2026, Pemprov tetap optimistis menjaga stabilitas fiskal. “Pesan Pak Gubernur jelas, meski DBH berkurang, hak ASN tetap terpenuhi. Tidak boleh ada keluhan justru kita harus bekerja lebih baik dengan strategi inovatif dan creative financing,” ujarnya. Untuk diketahui, JEF 2025 akan berlangsung bersamaan dengan Jakarta Running Festival di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno (GBK). Acara ini menghadirkan perpaduan antara forum ekonomi, hiburan, dan partisipasi publik. Sekitar 80 booth UMKM akan memamerkan produk-produk unggulan di sektor kuliner, fesyen, kriya, serta layanan edukasi dan komunitas. Tak hanya itu, masyarakat juga dapat menikmati berbagai kegiatan seperti QRisperience, Kumpul Komunitas, Cycling, Poundfit, hingga Band Competition. “Acaranya akan sangat seru, tidak hanya talk show tapi juga pertunjukan musik dan kegiatan menarik lainnya. Rugi kalau tidak ikut,” ajak Suharini. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 17, 2025
  • 0 Comments
Satpol PP Matraman Gelar Giat Kamis Tertib, Tertibkan 10 PKL di Jalan Kayu Manis Timur

INDOPOS-Jakarta Timur, 16 Oktober 2025 — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Matraman menggelar kegiatan “Giat Kamis Tertib” di wilayah Jalan Kayu Manis Timur, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin RAKA Tertib (Rabu-Kamis Tertib) dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kecamatan Matraman, Ahmad Baiquni dengan melibatkan 10 personel Satpol PP dari regu piket dan cadangan, serta dukungan dari unsur pengelola Kecamatan Matraman. Penertiban 10 PKL di Bahu Jalan dan Trotoar Dalam kegiatan tersebut, petugas Satpol PP menertibkan sebanyak 10 pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area bahu jalan dan trotoar Jalan Kayu Manis Timur. Adapun jenis pedagang yang ditertibkan meliputi: Lontong Sayur Sate Ayam Gorengan Bubur Ayam (Gerobak) Bubur Ayam (Motor) Es Buah Rujak Buah Soto Ayam Aneka Makanan Ringan Rokok LIHAT VIDEO KEGIATAN SATPOL PP MATRAMAN DI CHANNEL INDOPOS NEWS TV: Dari hasil penertiban, dua pedagang yakni penjual gorengan dan es buah, diberikan teguran tertulis (Kartu Kuning) sebagai bentuk pembinaan agar tidak kembali melanggar ketentuan yang berlaku. Teguran tersebut diberikan berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 yang mengatur tentang larangan berjualan di fasilitas umum, seperti trotoar dan bahu jalan. Selain itu, petugas juga menurunkan satu spanduk dan menertibkan lapak gorengan yang berada di depan Indomaret Jalan Kayu Manis I, karena dinilai mengganggu ketertiban dan estetika lingkungan. Dasar Hukum dan Tujuan Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan: Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Instruksi Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta Nomor 81 Tahun 2021 tentang Pengawasan dan Penegakan Hukum Jalan Unggulan Tertib, Ketentraman, dan Ketertiban Umum di Wilayah Provinsi DKI Jakarta.K Kasatpol PP Kecamatan Matraman, Ahmad Baiquni menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Penertiban dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif agar para pedagang memahami pentingnya menjaga ketertiban umum. “Kami tidak melarang warga untuk berdagang, namun harus sesuai dengan aturan. Trotoar dan bahu jalan bukan tempat berjualan, karena fungsinya untuk pejalan kaki dan kelancaran lalu lintas,” ujarnya. Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Petugas juga memberikan sosialisasi langsung kepada para pedagang agar ke depan dapat menempati lokasi berdagang yang sesuai dengan ketentuan. Satpol PP Kecamatan Matraman menegaskan bahwa kegiatan pengawasan dan penegakan Perda akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, sebagai wujud komitmen dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) di wilayah Matraman.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 16, 2025
  • 0 Comments
Chairul Tanjung Kepala Batu, Belum Mau Minta Maaf Ke Pesantren dan Kyai

INDOPOS-Ratusan massa dari Nahdlatul Ulama (NU) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Trans7, menuntut pengusaha Chairul Tanjung bertanggung jawab atas tayangan program Xpose Uncensored yang dinilai menyinggung kiai dan kalangan santri. Chairul Tanjung yang merupakan pendiri CT Corp dan pemilik CT Media, induk perusahaan yang menaungi Trans7, diminta untuk segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada pesantren dan umat Islam. “Massa NU meminta kepada Chairul Tanjung sebagai Founder CT Corp, Dirut Trans Corp dan seluruh jajaran direksi Trans7 untuk bertanggung jawab kepada umat dengan cara meminta maaf, mengklarifikasi, dan melakukan pembenahan dalam produksi tayangan atau pemberitaan,” ujar Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta, Lukman Hakim Hamid, saat membacakan tuntutan aksi pada Rabu siang. Menurut Lukman, tayangan yang disiarkan dalam program Xpose Uncensored beberapa waktu lalu dinilai mengandung unsur pelecehan terhadap simbol-simbol keagamaan serta mencederai kehormatan para kiai dan santri yang selama ini menjadi benteng moral bangsa. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa membawa spanduk dan poster bertuliskan seruan agar Trans7 segera melakukan klarifikasi dan meminta maaf secara resmi. Hingga berita ini diturunkan, Chairul Tanjung maupun pihak manajemen Trans7 belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan dari warga Nahdliyin tersebut.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 16, 2025
  • 0 Comments
Golf for Humanity: Dari Lapangan Hijau, Tumbuh Harapan untuk Anak Bebas Stunting

INDOPOS-Jakarta, 16 Oktober 2025 — Masalah stunting masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023, satu dari lima bayi di Tanah Air mengalami stunting. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang, yang berakibat pada terhambatnya pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak. Pemerintah menargetkan penurunan angka stunting hingga di bawah 18 persen pada tahun 2025, namun upaya ini menuntut kolaborasi lintas sektor dan kepedulian dari seluruh elemen bangsa. Salah satu provinsi dengan angka stunting tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), mencapai 35,3 persen atau sekitar 509 ribu anak. Angka tersebut menjadi alarm bahwa jutaan anak Indonesia masih membutuhkan dukungan agar dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya. Menjawab tantangan ini, Human Initiative menggandeng berbagai pihak untuk menggelar kegiatan “Golf for Humanity” pada 1 November 2025 di Sentul Highlands Golf Club. Kegiatan ini menggabungkan semangat sportivitas dengan aksi kemanusiaan, menjadikan lapangan hijau sebagai simbol kepedulian terhadap masa depan anak-anak Indonesia. > “Melalui Golf for Humanity, kami ingin menggerakkan kepedulian lewat olahraga. Setiap pukulan di lapangan hijau melambangkan harapan baru agar semakin banyak anak bisa tumbuh sehat dan kuat,” ujar Bambang Suherman, Vice President WPND Human Initiative. Partisipasi peserta dan mitra dalam kegiatan ini akan langsung berdampak pada program peningkatan gizi anak di wilayah prioritas, termasuk Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, yang mencatat angka stunting 18,1 persen atau sekitar 3.400 anak. Selain menggalang dana dan dukungan publik, kegiatan ini juga memperkuat keberlanjutan program SAGITA (Sahabat Gizi Kita) — sebuah inisiatif Human Initiative yang berfokus pada edukasi gizi, pendampingan ibu hamil, serta penyediaan makanan bergizi untuk balita di berbagai daerah Indonesia. Apresiasi Pemerintah Provinsi NTT Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Dalam audiensi bersama tim Human Initiative pada Senin, 13 Oktober 2025, ia menyampaikan apresiasi atas langkah konkret lembaga kemanusiaan tersebut dalam membantu percepatan penanganan stunting di NTT. > “Stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi persoalan masa depan generasi. Karena itu, penanganannya harus dilakukan bersama—pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Melkiades. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Gubernur, turut hadir Ketua TP PKK Provinsi NTT, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta tim Human Initiative. Melkiades menambahkan bahwa Human Initiative memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pihak yang ingin membantu dengan masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan Golf for Humanity dapat menjadi model kolaborasi kemanusiaan yang berkelanjutan, sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan pengusaha lokal di NTT. Satu Ayunan, Satu Harapan Human Initiative kini menjadi mitra resmi Pemerintah Provinsi NTT dalam memperluas program kesehatan dan edukasi anak di wilayah timur Indonesia. Melalui Golf for Humanity, setiap ayunan golf bukan hanya soal permainan, tetapi simbol nyata dukungan terhadap peningkatan gizi, pemeriksaan kesehatan, dan pendidikan bagi anak-anak di pelosok negeri. > “Satu ayunan kecil di lapangan, satu langkah besar untuk masa depan bangsa.” Golf for Humanity mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dan berkolaborasi dalam gerakan ini. Donasi dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui solusipeduli.org — karena dari lapangan hijau, harapan untuk Indonesia bebas stunting terus tumbuh.  

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 15, 2025
  • 0 Comments
KOMWAJA dan PAM JAYA Bersinergi Dukung Transformasi Menuju Jakarta 100% Air Bersih

INDOPOS-Jakarta, 15 Oktober 2025 — Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PAM JAYA untuk mewujudkan layanan 100 persen cakupan air bersih mendapat dukungan nyata dari masyarakat. Salah satunya datang dari Komunitas Warga Jaga Jakarta (KOMWAJA) yang berkolaborasi dengan PAM JAYA menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Publik bertema “Pentingnya Dukungan Warga dalam Inovasi dan Transformasi PAM JAYA Guna Percepatan 100% Cakupan Air Bersih di Jakarta”, bertempat di Aula Amir Center, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2025). Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.30 WIB ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh lingkungan, akademisi, dan warga setempat. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya sinergi antara masyarakat dan lembaga pelayanan publik dalam mengatasi tantangan penyediaan air bersih di Ibu Kota. Wujud Partisipasi Masyarakat untuk Air Bersih Jakarta Dalam kegiatan tersebut, Public Relations Manager PAM JAYA, Irma Damayanti, menjelaskan bahwa program transformasi PAM JAYA merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh warga Jakarta dapat mengakses air bersih melalui jaringan perpipaan. “Transformasi yang kami lakukan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal perubahan pola pikir masyarakat agar bersama-sama menjaga dan memanfaatkan layanan air perpipaan. Dukungan warga adalah kunci keberhasilan menuju target 100% cakupan air bersih di Jakarta,” ungkap Irma. Sementara itu, Ketua Umum KOMWAJA, Anwar Sjani, S.T., M.I.Kom, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung program tersebut. “Air bersih adalah kebutuhan vital bagi warga Jakarta. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kolaborasi nyata antara warga dan PAM JAYA. Sosialisasi seperti ini menjadi ruang dialog agar warga memahami dampak positif penggunaan air perpipaan dan bahaya ketergantungan terhadap air tanah yang dapat merusak lingkungan serta memperparah banjir,” ujarnya. Tokoh Masyarakat dan Aktivis Lingkungan Turut Berperan Kegiatan ini juga menghadirkan H. Amirullah, S.H., tokoh masyarakat Ulujami, serta Fauzan Luthsa, eksponen aktivis ’98 sekaligus pegiat lingkungan. Keduanya menyoroti pentingnya membangun kesadaran kolektif tentang konservasi air dan perlindungan ekosistem Jakarta Selatan yang selama ini rentan terhadap penurunan muka tanah akibat eksploitasi air tanah berlebihan. Fauzan Luthsa dalam paparannya menyebut bahwa transformasi PAM JAYA merupakan momentum penting menuju ketahanan air perkotaan. “Kita tidak bisa lagi menunda perubahan. Jakarta memerlukan sistem air bersih yang berkeadilan dan berkelanjutan. Warga harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penerima manfaat,” tegasnya. Deklarasi Dukungan Warga: Simbol Sinergi Nyata Puncak acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Dukungan Warga terhadap PAM JAYA, yang diikuti oleh perwakilan komunitas, tokoh masyarakat, dan peserta kegiatan. Deklarasi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mempercepat terwujudnya Jakarta 100% air bersih melalui kolaborasi, edukasi, dan partisipasi publik. Anwar Sjani menambahkan bahwa KOMWAJA akan terus mengawal dan menyosialisasikan gerakan warga peduli air bersih di berbagai wilayah Jakarta. “Kami siap menjadi mitra strategis PAM JAYA dalam menyampaikan informasi dan mengedukasi masyarakat agar semakin banyak warga beralih ke layanan air perpipaan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita sebagai warga kota,” ujarnya. Langkah Nyata Menuju Jakarta Berkelanjutan Melalui kegiatan ini, baik PAM JAYA maupun KOMWAJA berharap muncul kesadaran baru di masyarakat bahwa air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, melainkan juga investasi bagi masa depan Jakarta. Transformasi yang tengah dilakukan PAM JAYA menjadi bagian dari visi besar Jakarta menuju kota berketahanan air, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Dengan dukungan komunitas, tokoh masyarakat, dan warga, cita-cita Jakarta 100% air bersih bukanlah hal yang mustahil. Justru menjadi langkah pasti menuju kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga Ibu Kota. (***) 🟦 KOMWAJA – Komunitas Warga Jaga Jakarta 📍 Anwar Sjani, S.T., M.I.Kom Ketua Umum

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 14, 2025
  • 0 Comments
Universitas Borobudur Wisuda 594 Lulusan, Airlangga Hartarto Sampaikan Orasi Ilmiah Soal Transformasi Digital

INDOPOS-Jakarta, 14 Oktober 2025 — Universitas Borobudur menggelar upacara wisuda tahun akademik 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Selatan. Sebanyak 594 wisudawan resmi dikukuhkan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program Doktor (S-3), Magister (S-2), Sarjana (S-1), Profesi, hingga Ahli Madya (D-3). Dengan bertambahnya jumlah lulusan tersebut, Universitas Borobudur kembali menegaskan perannya dalam mencetak sumber daya manusia unggul untuk bangsa dan negara.   Acara wisuda kali ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. (H.C) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., yang juga memberikan orasi ilmiah bertajuk “Transformasi Digital Menghadirkan Peluang Sekaligus Tantangan bagi Ketenagakerjaan di Indonesia.” Turut hadir pula Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, yang mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta Bambang Soesatyo, Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan dosen tetap Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur. Hadir juga Ahmad Syahroni, alumni Program Doktor (S3) Universitas Borobudur. Rektor Ajak Lulusan Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045 Rektor Universitas Borobudur, Prof. Ir. Bambang Bernanthos, M.Sc, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan menyelesaikan studi. Ia menegaskan bahwa visi Universitas Borobudur adalah menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berjiwa kewirausahaan, dan bereputasi global. Dengan mengusung tema wisuda “Mewujudkan sumber daya manusia unggul, adaptif, inovatif, dan berdaya saing global untuk Indonesia Emas,” Rektor mendorong para lulusan untuk berani berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. “Saya mengajak para wisudawan dan wisudawati dengan kecerdasan unggul, mari tingkatkan kreativitas, inovasi, dan entrepreneurship untuk mensejahterakan masyarakat dan mewujudkan kejayaan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Rektor juga berpesan agar para lulusan terus belajar sepanjang hayat dan berpikir kreatif dalam menghadapi tantangan zaman. “Belajarlah menyikapi masalah dengan berpikir out of the box, perkuat semangat kepemimpinan, serta jaga solidaritas dan adab yang baik demi memberikan sumbangsih nyata bagi bangsa dan negara,” imbuhnya. Airlangga: Transformasi Digital Ciptakan Peluang bagi Generasi Z Dalam orasi ilmiahnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa transformasi digital membuka peluang besar bagi dunia ketenagakerjaan di Indonesia. “Peluangnya terletak pada komposisi angkatan kerja yang didominasi oleh generasi Z yang tech-savvy dan memiliki literasi digital yang baik, sehingga lebih adaptif terhadap ekosistem kerja berbasis teknologi,” jelasnya. Airlangga juga menginformasikan adanya program pemagangan nasional bagi lulusan baru melalui situs maganghub.kemnaker.go.id. Program ini menargetkan 20.000 peserta pada tahap pertama yang dimulai 15 Oktober 2025 selama enam bulan, melibatkan 595 perusahaan dan lebih dari 300 lowongan magang. “Peserta akan mendapatkan pengalaman kerja, insentif dari pemerintah, serta sertifikat resmi. Sesi kedua akan digelar pada tahun 2026 dengan skala yang lebih besar,” paparnya. Borobudur Terus Lahirkan Lulusan Unggul dan Berdaya Saing Global Melalui wisuda kali ini, Universitas Borobudur menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan lulusan yang unggul, beretika, dan siap bersaing secara global, sejalan dengan semangat mewujudkan Indonesia Emas 2045. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 12, 2025
  • 0 Comments
Tingkatkan Intelegensi Masyarakat, STIKOM CKI Gelar Seminar Internasional Perkembangan AI Ditengah Kemajuan Teknologi

INDOPOS– STIKOM Cipta Karya Informatika (CKI) sukses menggelar Seminar Internasional secara hybrid yang mengusung tema “Optimization of Artificial Intelligence (AI) in various sectors :OpportunitiesorThreats?“. Dalam kesempatan itu, STIKOM CKI mengundang narasumber dari 3 (tiga) negara, yakni Dr. Felomino Gargar (Vice President The Holy Child Colleges of Butuan- Philippines), Dr. Kathleen Brown (Founder of Global SEN Academy, Los Angeles-USA), dan Dr. Nico Irawan, M.Pd (Thai Global Business Administration Technological College-Thailand). Ketua STIKOM CKI, Dr. Mesra Betty Yel, M.M, DBA, M.Kom, yang diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Yuma Akbar, M.Kom dalam sambutannya mengatakan hampir seluruh sektor, baik instansi pemerintah maupun swasta terdampak oleh perkembangan Artificial Intelligence (AI). “Mereka mulai mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan layanan pelanggan,” ujarnya, Minggu (12/10/2025). Menurutnya, transformasi digital mencakup pemanfaatan komputasi awan, big data, dan otomatisasi yang menyederhanakan proses kerja dan pengambilan keputusan. “Teknologi e-commerce telah membuka peluang baru bagi bisnis untuk menjangkau konsumen yang lebih luas tanpa batasan geografis. Karenanya, dalam Seminar Internasional ini, kami mengangkat tema terkait kecerdasan buatan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mempelajari AI di era global,” papar Yuma Akbar. Berbeda, Ketua Dewan Penasehat STIKOM CKI, Dr H Supriyatin, M.M manilai kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi menjadi sangat penting ditengah kemajuan teknologi saat ini. “Kolaborasi interdisipliner yang terfokus pada pertimbangan etika, berpotensi mengembangkan AI di berbagai aspek kehidupan kita. Hal itu sekaligus memitigasi potensi risiko yang terkait dengan penggunaannya oleh masyarakat luas,” jelasnya. Sementara itu, untuk mengimbangi pesatnya perkembangan AI di berbagai sektor, maka perlu dilakukan antisipasi dalam dunia pendidikan, yang akan mempersiapkan generasi muda menjadi pemimpin di masa depan. Dikatakanya lagi, AI membawa perubahan yang signifikan dalam tujuan pendidikan dimana fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi merupakan hasil yang paling penting. “Bila kita berbicara masalah teknologi pendidikan, kita harus fair mengatakan bahwa belum sepenuhnya teknologi AI ini digunakan dalam pembelajaran. Namun kita harus tetap optimis, agar generasi muda paham bagaimana menggunakan AI dengan lebih bijaksana ” beber Ketua Pelaksana Seminar Internasional STIKOM CKI 2025,.Tatinia Arda Rizqi Amalia, S.T., M.Kom. (***)