Raih Banyak Penghargaan, TVRI di 2025, Bertekad Hadirkan Terus Tayangan yang Mendidik dan Jaga Nilai-nilai Kebangsaan

INDOPOS-Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) di bawah komando Iman Brotoseno bertekad menghadirkan tayangan yang tidak hanya mendidik dan menginspirasi. Tetapi, juga menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keberagaman budaya. Hal itu diungkapkan Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno dalam keterangan tertulisnya, kepada wartawan, Selasa, 08 April 2025. “TVRI berkomitmen penuh untuk menjadi sumber informasi, edukasi dan hiburan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya. Terang Iman, dengan mengemban tugas mulia sebagai media pemersatu bangsa, TVRI senantiasa menghadirkan tayangan yang tidak hanya mendidik dan menginspirasi. “Tetapi juga menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keberagaman budaya,” tegas orang nomor satu di TVRI tersebut. Dapat Energi Utama dari Masyarakat Tegas Iman, dukungan masyarakat menjadi energi utama TVRI untuk terus berkembang. Pria yang pernah menjadi ketua Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia itu menandaskan, TVRI juga senantiasa berinovasi di tengah perubahan zaman. TVRI Jadi Ruang Inspirasi dan Informasi Iman menegaskan, dengan semangat melayani dan membangun, TVRI akan selalu menjadi ruang inspirasi, informasi, dan edukasi yang dekat di hati rakyat Indonesia. Dirinya pun mengajak semua elemen bangsa untuk bersama-sama membangun TVRI di masa depan. “Bersama TVRI, mari kita membangun masa depan bangsa yang lebih cerdas, berbudaya, dan berdaya saing. Dengan semangat melayani dan membangun, TVRI akan selalu menjadi ruang inspirasi, informasi, dan edukasi yang dekat di hati rakyat Indonesia,” tukasnya. Peroleh Banyak Penghargaan Sebagai informasi, beragam penghargaan telah diraih TVRI di tahun lalu. Mulai dari predikat “Televisi Ramah Anak 2024” dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) hingga menjadi media yang dipercaya publik atau Trust Brand dari Reuters Institute Tahun 2024 dengan nilai 61% yang menduduki peringkat 1 terpercaya di Indonesia. Tidak hanya TVRI Nasional yang mendapatkan penghargaan. TVRI Stasiun Penyiaran Daerah pun memperoleh prestasi yang sama. “Beragam penghargaan itu diperoleh karena kerja keras tim dan semua komponen yang ada di TVRI juga berkat dukungan seluruh lapisan masyarakat di pelosok Indonesia,” pungkas Iman. (***)

Kampus Unggul Universitas Borobudur Terus Menjaga Komitmen Mutu

INDOPOS-Setelah selesai libur panjang Program Pascasarjana terus bergeliat dengan agenda-agenda kegiatan yang sangat padat, atmosfer akademik selalu terus dijaga di Kampus Unggul Universitas Borobudur. Sabtu Tanggal 12 April 2025 dimulai kuliah umum mengenai tarif impor baru Amerika dan dampaknya bagi Indonesia dimana salah satu nara sumber nya Dr Machfud Sidik Msc mantan Dirjen Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dan Prof Cicih Dosen Tetap Pascasarjana. Lalu Tanggal 12 April sd 17 April 2025 Internasional Lecturing ke Hankuk dan Youngsan University Korea Selatan dimana mahasiswa akan mempresentasikan paper nya untuk dimuat di jurnal bereputasi di kedua kampus tersebut. Lanjut tanggal 19 April 2025 ada ujian terbuka promosi doktor ilmu hukum atas nama tokoh politik lebih dari 22 tahun menjadi anggota DPR RI bapak Trimedya Panjaitan yang akan mempertahankan disertasinya mengenai pengelolaan barang rampasan yang di Promotori oleh Prof Surya Jaya dan Dr Ahmad Redi. Prof Faisal Santiago yang merupakan juga anggota dari Asosiasi Pengajar Hukum Keperdataan bersama teman dari APHK yang diketuai oleh Prof Sogar sedang menyusun Naskah Akademik dan RUU Perikatan mengadakan Studi Banding di Kampus Utrecht Bemanda dan Kampus di Belgia pada tanggal 3 Mei sampai 12 Mei untuk melihat bagaimana Undang-undang perikatan yang ideal untuk bisa dipergunakan di Indonesia. Pada tanggal 20 Mei 2025 Alumni Doktor Ilmu Hukum yang tergabung dalam organisasi IKA PDH Universitas Borobudur yang ketuai oleh Dr Ronny F Sompie menyelenggarakan Seminar Nasional Mengenai Perlindungan Para Pekerja di Luar Negeri dengan Narasumber Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dr Abdul Kadir Karding. Tidak berhenti di situ saja kalender akademik internasional Kampus Unggul Universitas Borobudur, pada tanggal 24 Mei diadakan Internasional Conference on Law, Social Science, Economics anda Education dan ini merupakan agenda rutin tiap semester nya di mana paper-paper mahasiswa akan di publikasikan di jurnal Internasional bereputasi dan juga di publikasi di Jurnal Nasional peringkat sinta 2 dan 3. Ini lah salah satu pertanggungjawaban akademik Kampus Unggul Universitas Borobudur yang beralamat Jalan Laksamana Malahayati (Kalimalang) No.1 Jakarta Timur, terus menjaga mutu akademik ujar Prof Faisal Santiago Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur. (***)

Staf Khusus Menteri Investasi/ BKPM Ir. H. Didi Apriadi, M.AK. MH. *Terbentuknya Struktur Danantara Akan Percepat Kemandirian Investasi Indonesia*

INDOPOS–Jakarta | Staf Khusus Menteri Investasi/ BKPM Ir. H. Didi Apriadi, M.AK. MH menyatakan keberadaan Danantara menjadi gagasan besar pemerintah untuk membangun fundamen stabilitas ekonomi nasional guna meningkatkan kepercayaan pelaku pasar serta harusnya dapat memperkuat nilai tukar rupiah. Percepatan dan realisasi program Danantara sangat dibutuhkan untuk memberi kepastian bagi pelaku ekonomi ditingkat nasional maupun internasional. Seiring terbentuknya struktur yang akan mengelola Rp. 14 ribu triliun, menjadi jaminan kepastian bagi investor agar tidak khawatir dengan system manajemen tata kelola niaga berkelas dunia. “Terbentuknya struktur Pengurus Danantara, dari Managing Director, Dewan Pengawas, hingga Penasehat, diisi oleh tangan tangan berintegritas dengan track record dunia akan menciptakan kepercayaan (investor) dunia tertuju kepada Indonesia,’’ kata Didi Apriadi, di Jakarta, Kamis, (3/4/25). Bisa dibayangkan, lanjut Didi, Danantara saat ini di pimpin Rosan Roeslani (CEO) sosok dengan track record jelas, ada Ali Setiawan (Managing Director HSBC), ada Mohammad Al Arif (World Bank), Ahmad Hidayat (Komisaris Bank DBS) ada Ekonom Harvard University Jeffry Sach, hingga Eks Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra. Ini terobosan sangat luar biasa dan satu bukti bahwa pemerintahan Presiden Prabowo saat ini tidak main main untuk kemajuan & kemandirian bangsa ini,’’ tegas Didi. Terlebih peran serta pemerintah Presiden Prabowo, memberi support besar mengelola Rp. 14 ribu Triliun, melibatkan pengawasan langsung KPK, Jaksa Agung, Polri dan BPK dalam struktur yang diumumkan menjadi jaminan keberhasilan Danantara kedepan. “Kalaupun muncul was was dan kekawatiran investor terhadap persepsi bahwa ekonomi Indonesia semakin tersentralisasi, tentu itu bagi kepentingan negara adalah hal biasa dan positif,” lanjutnya. Didi meyakini kehadiran Danantara dua tiga tahun kedepan akan mengubah perekonomian Indonesia dimata dunia. Investor yang paham akan jeli melihat peluang dengan tetap berinvestasi di Indonesia. “Sekalipun keadaan saat ini masih bergejolak, tapi saya yakin investor tetap stay untuk terus berinvestasi. Stay invested dalam keadaan pasar seperti ini, itu luar biasa,” tuturnya. Menurutnya selama ekonomi masih terjaga di atas 5% dan kinerja perusahaan-perusahaan tetap tumbuh, Didi meyakini terbentuknya struktur pengurus Danantara, akan memulihkan IHSG dan naik ke level top performance sebelumnya, diangka 7000-an. “Karena kita meyakini bahwa ekonomi Indonesia akan terus bertumbuh dan perusahaan-perusahaan ini pada kenyataannya akan terus membaik, dengan tata kelola yang baik dan menjadikan Indonesia salah satu negara demokrasi dengan pertumbuhan ekonomi terbesar didunia,” tutup Didi.

TNI AL Jangan Lindungi Tersangka Pembunuh dan Pemerkosa Jurnalis Wanita, Kuasa Hukum Korban Endus Kejanggalan Rekonstruksi

INDOPOS-Kasus pembunuhan jurnalis Juwita, yang diduga kuat dilakukan oleh oknum anggota TNI AL bernama Jumran, memasuki babak baru dengan dilaksanakannya rekonstruksi oleh Polisi Militer (POM) AL Banjarmasin pada Sabtu (5/4/2025) siang. Rekonstruksi tersebut dilakukan di kawasan Gunung Kupang, Kecamatan Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang juga merupakan lokasi ditemukannya jenazah korban. Dalam kegiatan rekonstruksi ini, tersangka Jumran memeragakan total 33 adegan. Adegan-adegan tersebut menggambarkan proses pembunuhan yang dilakukan terhadap Juwita di atas sebuah mobil sewaan. Rekonstruksi ini menjadi bagian penting dari proses penyidikan untuk mengungkap kronologi kejadian secara detail. Namun, kuasa hukum keluarga Juwita, M Pazri, mempertanyakan kejanggalan dalam rekonstruksi tersebut. Salah satu hal yang ia soroti adalah tidak diperagakannya adegan kekerasan seksual yang diduga kuat terjadi sebelum pembunuhan. “Kami akan mendalami mengapa kekerasan seksual tidak dimunculkan, padahal ada indikasi. Termasuk soal waktu kejadian yang tidak disebutkan secara spesifik. Ini penting,” ujar Pazri. Menurut Pazri, hasil forensik telah menunjukkan indikasi kekerasan seksual terhadap Juwita. Karena itu, ketidakhadiran adegan pemerkosaan dalam rekonstruksi menimbulkan pertanyaan besar mengenai kelengkapan proses penyidikan. Ia menegaskan pentingnya semua unsur kejadian dipertontonkan agar rekonstruksi memberikan gambaran utuh dan adil. Lebih lanjut, Pazri menyampaikan bahwa berdasarkan adegan-adegan yang diperagakan, terlihat jelas bahwa tindakan Jumran dilakukan secara terencana. “Kami sepakat ini pembunuhan berencana, dan itu berarti pelaku layak dijatuhi hukuman maksimal,” ujarnya dengan tegas. Dari hasil rekonstruksi, Jumran terlihat bertindak seorang diri dalam eksekusi pembunuhan. Namun, pihak keluarga dan kuasa hukum belum menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. “Meski dari rekonstruksi pelaku bertindak sendiri, tapi kami tetap mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain,” tambah Pazri. Penyelidikan lebih lanjut masih akan dilakukan untuk memastikan apakah benar tidak ada aktor lain yang terlibat, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembunuhan ini. Juwita adalah wartawati dari salah satu media online di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ia ditemukan tewas pada Sabtu (22/3/2025) sore di kawasan Gunung Kupang.

Aplikasi JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, Dugaan Korupsi Mencuat

INDOPOS-Layanan digital Bank DKI melalui aplikasi JakOne Mobile mengalami gangguan sejak 29 Maret 2025, menyebabkan keluhan dari para nasabah yang kesulitan melakukan transfer antar bank. Gangguan ini memaksa nasabah untuk menarik uang tunai melalui ATM atau datang langsung ke kantor cabang, lalu menyetorkannya secara manual ke bank tujuan. Menanggapi hal ini, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jupiter memina Bank DKI untuk segera menangani gangguan ini dan menyampaikan informasi yang jelas kepada masyarakat guna menghindari kerusakan lebih lanjut terhadap reputasi perusahaan. “Bank DKI segera memperbaiki masalah ini dan memberikan penjelasan yang lebih transparan kepada publik agar tidak semakin merusak citra positif yang telah dibangun,” kata Jupiter, Minggu (06/04/2025). Jupiter menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dan memperkuat citra positif perusahaan, terutama di tengah era digitalisasi perbankan. Ia berharap Bank DKI dapat mengelola sistem digitalnya dengan lebih baik dan memberikan penjelasan yang transparan kepada publik. “Saya berharap Bank DKI bisa menjaga kepercayaan dari masyarakat dan memperkuat citra positif perusahaan dengan digitalisasi yang baik serta transparansi kepada publik,” ujarnya. Ketua Fraksi NasDem DPRD Jakarta ini juga mengingatkan bahwa gangguan layanan semacam ini dapat berdampak serius terhadap kenyamanan dan loyalitas nasabah. “Khawatir saya, jika masalah ini tidak segera diatasi, maka akan berdampak pada penurunan kepercayaan nasabah,” tegasnya. Ia menambahkan, pelayanan yang baik merupakan fondasi utama dalam menjalankan lembaga keuangan. “Tanpa pelayanan yang baik dan kepercayaan dari nasabah, sebuah bank tidak akan bisa berkembang. Kepercayaan nasabah sangat penting untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan keuntungan secara signifikan,” pungkasnya. (bw)