• INDOPOSINDOPOS
  • Februari 16, 2025
  • 0 Comments
Reses di Kelapa Gading Timur, Bunda Neneng Diberondong Pertanyaan Soal Puskesmas Hingga Rusun

INDOPOS-Warga RW 04, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara mengeluhkan persoalan yang dialami dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari peroalan Puskesmas yang hingga kini belum dimiliki warga Kelapa Gading Barat. Hingga yang terbaru adanya rencana pemprov DKI Jakarta yang akan melakukan pembatasan waktu bagi penghuni rusun yang berada di Jakarta. “Persoalan yang dialami warga Kelapa Gading Barat, tidak ada puskesmas. Warga masih berobat di Puskesmas Kelapa Gading Timur. Warga berharap agar ada puskesmas di Kelapa Gading Barat. Karena saat ini warga sangat jauh sangat ingin berobat,” ujar salah seorang warga, Usman, Minggu (16/2/2025) malam. Warga lainya, Habibah mempertanyakan prihal pembatasan waktu penghuni rusun. Diharapkannya, pemprov tidak menerapkan aturan itu. Sementara, Ketua RW 04, Rosuli mempertanyakan pengadaan gerobak sampah dan jalan alternatif bagi warga. “Kami saat melakukan pengangkutan sampah saat ini memakai gerobak kayu. Karena setiap mengajukan di musrembang, tidak pernah permintaan itu di ACC,” bebernya. Warga lainya, Rohana yang merupakan ketua LMK RW 04 meminta agar diadakan kaca cembung untuk pengguna jalan. Berbeda, Abit yang mewakili Karang Taruna mempertanyakan fasilitas kantor Karang Taruna di lingkungannya, voltase listrik rendah dan tidak memiliki air. Menyikapi sejumlah pertanyaan masyarakat, anggota DPRD DKI empat periode dari Fraksi Demokrat, Neneng Hasanah menjawab dengan lugas dan jelas. Politisi yang akrab disapa Bunda itu menjelaskan jika persoalan puskesmas di wilayah Kelapa Gading Barat dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti oleh pemprov. Sebab, kata dia saat ini pemprov sudah memiliki lahan yang akan dibangun fasilitas kesehatan, puskesmas. “Insha Allah peroalan Puskesmas, Camat Kelapa Gading Barat sudah menginformasikan akan segera di bangun. Untuk fasilitas gerobak sampah, silahkan bersurat. Mudah-mudahan segara ditindaklanjuti,” katanya. Terkait dengan pembatasan rusun, Ketua DPC Demokrat Pulau seribu itu menegaskan jika DPRD meminta agar dilakukan kajian terlebih dahulu.”Rapat Komisi D dengan pihak pemprov Minggu lalu, kita meminta agar dilakukan kajian terlebih dahulu. Sambil menunggu pelantikan gubernur DKI Jakarta yang baru,” tandasnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 15, 2025
  • 0 Comments
Masuk Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Semakin Diminati

INDOPOS-Setelah test mahasiswa Doktor Ilmu Hukum gelombang 1 dilaksanakan pada tanggal 8 Pebruari 2025 dengan 39 pendaftar dan yang mengikuti test 32 calon mahasiswa, pada hari ini 15 Pebruari 2025 dilaksanakan test dan wawancara gelombang 2 dengan diikuti 25 calon mahasiswa. Ini menandakan minat mahasiswa yang akan mengambil Program Doktor Ilmu Hukum di Universitas Borobudur semakin diminati oleh Masyarakat ujar Ibu Ani Anabahu bagian penerimaan mahasiswa baru pascasarjana. Dari peserta test gelombang 1 sudah 29 calon mahasiswa yang registrasi dan sudah mempunyai nomor induk mahasiswa (NIM) semoga yang ikut test gelombang 2 ini bisa lulus dan registrasi. Prof Faisal Santiago sebagai Ketua Program Doktor Ilmu Hukum membenarkan animo masyarakat yang ingin kuliah Doktor Ilmu Hukum di Universitas Borobudur sangat antusias tiap semesternya. Daya tampung semester ini 50 mahasiswa termasuk program beasiswa dari lPDP. Dimana program doktor ilmu hukum universitas borobudur mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk memberi kesempatan masyarakat studi lanjut S3 program beasiswa dari pemerintah. Para calon mahasiswa waktu di wawancara mengatakan karena terakreditasi unggul menjadi pilihannya apalagi dengan nilai 375 dari BAN-PT menjadi daya tarik tersendiri ujar Biem Benyamin seorang politikus dan penguasa putra dari aktor komidian alm Benyamin Sueb. Apalagi setelah melihat sarana dan prasarana perkuliahan yang sangat mumpuni dan berstandar internasional membuat perkuliahan menjadi nyaman, bahkan sebentar lagi dalam proses pengerjaan akan ada bioskop di ruang pascasarjana yang akan memutar film-film hukum, dokumentasi hukum dan materi hukum yang akan diberikan para pengajar kepada mahasiswa doktor ilmu hukum dalam bentuk AI (Artificial intelligence) dan ini akan menjadikan pertama di Indonesia kelas berbasis teknologi. Kampus yang terletak di Jalan Laksamana Malahayati (Kalimalang) No. 1 Jakarta Timur memang sangat favorit pilihan masyarakat di karenakan Prodi S1,S2,S3 Hukum nya terakreditasi unggul dan Universitas atau Institusi nya pun juga terakreditasi Unggul, ujar Prof Faisal Santiago. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 13, 2025
  • 0 Comments
Dampak Pembekuan USAID: Masa Depan Program Kemanusiaan & Pembangunan di Indonesia

INDOPOS-Depok, 12 Februari 2025 – Keputusan Pemerintah Amerika Serikat untuk membekukan bantuan United States Agency for International Development (USAID) bagi Indonesia pada tahun 2025 menimbulkan dampak signifikan terhadap berbagai sektor pembangunan, termasuk kesehatan, pendidikan, dan penanggulangan bencana. Dalam diskusi publik yang diadakan di Auditorium Mochtar Riyadi, FISIP Universitas Indonesia, sejumlah para Pakar dan Parktisi Kemanusiaan serta Pembangunan Masyarakat membahas implikasi kebijakan ini serta solusi alternatif untuk memastikan keberlanjutan program kemanusiaan di Indonesia. Pada kegiatan kali ini Human Initiative bekerjasama dengan AP-KI, HFI, dan Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP UI menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya antara lain; Rachmawati Husein selaku Konvener Aliansi Pembangunan Kemanusiaan Indonesia, Victor Rembeth selaku pendiri Humanitarian Forum Indonesia dan Asra Virginia selaku Akademisi Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia. Peran USAID dalam Pembangunan Indonesia USAID telah beroperasi di Indonesia selama beberapa dekade, memberikan dukungan bagi berbagai inisiatif penting seperti program imunisasi, pengendalian malaria, peningkatan kualitas pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat rentan. Dengan penghentian bantuan ini, sejumlah program berisiko terhenti, menimbulkan konsekuensi serius bagi masyarakat, terutama di daerah terpencil. Ancaman bagi Sektor Kesehatan dan Pendidikan Program imunisasi dan pencegahan HIV/AIDS yang selama ini mendapatkan pendanaan dari USAID dikhawatirkan akan terganggu. Tanpa dukungan finansial tambahan, layanan kesehatan di daerah terpencil dapat mengalami kendala besar dalam menangani penyakit menular. Menurut laporan WHO (2023), pendanaan internasional memiliki peran penting dalam pengendalian penyakit di negara berkembang, dan tanpa bantuan donor seperti USAID, capaian dalam sektor kesehatan bisa mengalami kemunduran. Dampak serupa juga berpotensi terjadi dalam sektor pendidikan. Berbagai program pelatihan guru dan peningkatan akses pendidikan yang didanai USAID dapat terhenti, yang pada akhirnya akan memperlebar kesenjangan pendidikan di Indonesia, terutama di wilayah terpencil. Studi yang dilakukan oleh UNESCO (2022) menunjukkan bahwa investasi dalam pendidikan sangat berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi dan pengurangan kemiskinan dalam jangka panjang. Dengan hilangnya dukungan ini, kualitas pendidikan di Indonesia berisiko mengalami stagnasi atau bahkan kemunduran. Dampak Diplomatik terhadap Hubungan Bilateral Selain berdampak pada sektor sosial dan ekonomi, kebijakan ini juga memiliki implikasi diplomatik. Penghentian bantuan USAID dapat menjadi indikasi adanya perubahan arah kebijakan luar negeri AS terhadap Indonesia. Sejarah hubungan bilateral menunjukkan bahwa bantuan luar negeri sering kali digunakan sebagai alat diplomasi. Perubahan kebijakan ini berpotensi memengaruhi kerja sama di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, dan keamanan regional. Solusi dan Alternatif Pendanaan Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mendiversifikasi sumber pendanaan melalui kerja sama dengan lembaga internasional seperti Bank Dunia dan Asian Development Bank. Selain itu, kemitraan dengan sektor swasta juga dapat menjadi alternatif, di mana perusahaan-perusahaan dapat berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung inisiatif kemanusiaan dan pembangunan di Indonesia. Penguatan kapasitas lokal juga menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan ini. Dengan meningkatkan alokasi pendanaan dari APBN serta mengoptimalkan efisiensi program sosial, Indonesia dapat membangun sistem yang lebih mandiri dalam menjalankan program kemanusiaan. Di sisi lain, diplomasi internasional tetap perlu diperkuat dengan melobi pemerintah AS agar mempertimbangkan kembali kebijakan ini atau mengalihkan bantuan melalui jalur alternatif. Peran Organisasi Kemanusaiaan dalam Menjaga Keberlanjutan Program. Meskipun penghentian bantuan USAID merupakan tantangan besar, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat kemandirian dalam program kemanusiaan dan pembangunan. Dalam hal ini, organisasi kemanusiaan (NGO/NPO) memiliki peran penting untuk menjembatani kerjasama antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat lokal. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan sinergi dan memaksimalkan dampak program. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan program yang telah memberikan manfaat bagi jutaan masyarakat. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 12, 2025
  • 0 Comments
Anggota DPD RI Happy Djarot Blusukan ke Puskesmas Johar Baru Tinjau Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Jakarta

INDOPOS-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Happy Djarot, meninjau langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), di Puskesmas Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025). Pantauan di lapangan, Happy Djarot tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam kunjungannya kali ini, hadir juga Rismasari dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, dan Kepala Puskesmas Johar Baru Dokter Arief Wahyudhy. Happy beserta rombongan pun langsung bergegas memasuki ruang tunggu pasien. Di sana, sudah terdapat banyak orang yang sedang menunggu panggilan untuk menjalani pemeriksaan. Perempuan murah senyum itu pun lantas menyapa dan berbincang dengan para pengunjung puskesmas di sana. Saat memasuki ruangan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah disediakan oleh pihak puskesmas, Happy pun juga bercengkrama dengan salah seorang warga yang sedang menjalani pemeriksaan. Bahkan, ia pun melakukan insiasi untuk memberikan semangat bagi seorang perempuan paruh baya asal Jakarta Pusat yang datang berobat. Happy mengatakan, program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut merupakan program yang baik bagi masyarakat, mulai dari bayi sampai lansia. “Ini program yang baik dan sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, dan ini adalah kado ulang tahun dari negara ya kepada semua warga negara Indonesia,” ujar Happy. Video: Anggota DPD RI Happy Djarot saat bercengkrama bersama para pengunjung Puskesmas Johar Baru 12 Februari 2025.  Lebih lanjut Happy menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis oleh pemerintah juga dalam rangka edukasi, untuk mengubah paradigma masyarakat dari pengobatan ke pencegahan. “Bagaimana juga pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Jadi mulai dengan hidup sehat, preventif ya mencegah penyakit, mengubah pola hidup, dan jika perlu nanti baru melakukan pengobatan,” tuturnya. Happy juga mengapresiasi pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh Puskesmas Johar Baru kepada masyarakat. Menurutnya, sejauh ini pelayanana dan fasilitas sangat baik. Namun, ia berpesan agar pelayananan dan fasilitas ke depan harus terus dipertahankan, dan diperbagus lagi. “Apabila ada kendala dan perbaikan, kami akan bantu menyampaikan kepada pemerintah, baik pusat maupun pemerintah daerah DKI Jakarta,” ujarnya. Rismasari dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, menyampaikan, persiapan untuk program Cek Kesehatan Gratis di wilayahnya telah dilakukan secara matang. Mulai dari penyediaan peralatan medis yang diperlukan hingga pelatihan dan penambahan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, semua langkah telah diambil untuk memastikan kelancaran program. “Kami sangat bersemangat menyambut program ini. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi masyarakat untuk mengecek kesehatan mereka tanpa biaya, yang tentunya sangat bermanfaat. Puskesmas di Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus mendukung setiap langkah yang diambil pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Rismasari. (bwo)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 12, 2025
  • 0 Comments
Kunjungi Graha Yakusa, Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo Siap Kolaborasi Dengan Masyarakat Soal Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah

INDOPOS-Malang : Panglima Divisi 2 Kostrad Mayor Jendral TNI Susilo beserta sejumlah staf berkunjung ke Graha Yakusa Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang bertemu dan berdiskusi dengan sejumlah tokoh masyarakat serta organisasi mahasiswa dan pemuda serta tenaga pendamping desa pada Selasa (11/02/2025). Dalam kunjungan itu Pangdiv 2 Kostrad didampingi oleh Asisten Teritorial Kasdiv 2, Kolonel Inf Indra Hirawanto dan Danbrigif 18/Trisula Kolonel Risa Wahyu Pudji Setyawan serta mantan Kadisnaker Kab Malang Yoyok Wardoyo. Founder Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Graha Yakusa, Muhlis Ali menyampaikan apresiasinya dengan kehadiran Mayjen TNI Susilo dan berkenan tukar pikiran bersama sejumlah tokoh masyarakat serta tokoh pemuda dan mahasiswa serta pendamping desa di Pagelaran Kabupaten Malang ini. “Kehadiran Beliau di Graha Yakusa ini sangat berarti, karena meski tidak berlangsung lama kurang lebih 1,5 jam saja, termasuk beliau tadi juga sempat Sholat Dhuhur Berjamaah, telah terjadi tukar fikiran, ide serta gagasan guna memperkuat sejumlah program nasional khususnya sektor ketahanan pangan dan pengolahan sampah di masyarakat,” kata Muhlis Ali kepada pers, Selasa (11/02/2025). Muhlis Ali berharap kedepan silaturahmi dan upaya diskusi dan implentasi dari hasil diskusi ketahanan pangan dan pengolahan sampah tersebut bisa segera direalisasikan dan bisa semakin diperluas cakupannya. “Perlu pertemuan lebih besar lagi, saat ini masih terbatas. Kedepan ide-ide gagasan beliau (Mayjen TNI Susilo) mesti dalam kontek ketahanan pangan terintegrasi dan pengolahan sampah mesti diperluas dan semakin banyak pihak di Kabupaten Malang bisa mengetahui dan terpenting bisa menerapkannya guna menyokong Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabumi Raka,” ungkapnya. Mayjen TNI Susilo menyampaikan rasa terima kasihnya dan penghargaan untuk tuan rumah Founder Graha Yakusa serta sejumlah pihak yang berkenan berdiskusi dan bersilaturahmi. “Silaturahmi itu adalah salah satu upaya mempererat persaudaraan serta menjaga tradisi lama bangsa kita yang perlahan tergerus jaman. Dengan silaturahmi apalagi diselingi diskusi dan tukar ide serta gagasan akan semakin memperkukuh persaudaraan termasuk membantu pemerintah dalam mensukseskan program-program utamanya sehingga cita-cita besar negara mensejahterakan masyarakat perlahan bertahap bisa terwujud,” kata Mayjen Susilo. Secara khusus Mayjen Susilo berjanji akan banyak melakukan silaturahmi dan kunjungan ke sejumlah tokoh masyarakat guna bersama-sama berkalaborasi dalam memajukan negeri. “Kami sangat konsen terhadap program pemerintah khususnya ketahanan pangan dan pengolahan sampah sehingga di dua sektor itu bisa berkalaborasi dan bersinergi dengan sejumlah stakeholder dan para pihak. Dari Ketahanan Pangan bisa menjadi Berdaulat Pangan dan berikutnya Bangsa ini bisa Swasembada pangan,” ungkapnya. Sektor Ketahanan pangan ini, lanjut Mayjen Susilo, diharapkan bisa semakin mendukung dan mensukseskan program besar Makan Bergizi Gratis untuk siswa-siswa khususnya di wilayah Malang Raya. Susilo mengapresiasi dan menanggapi sejumlah ide hasil diskusi di Graha Yakusa dengan sejumlah tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa termasuk pendamping desa itu. “Terima kasih untuk sharing ide dan gagasan yang tadi tersampaikan termasuk tadi ada usulan bagimana tenaga pendamping desa bisa ikut pelatihan bela negara. Terima kasih juga untuk buku kajian historis dan hasil riset dari Sygma Research and Consulting tentang figur RM Margono Djojohadikusumo, ini sosok yang sangat menginspirasi sekali tentang pengabdian dan keikhlasan berbhakti untuk negara dan bangsa,” ungkapnya sambil memperlihatkan buku yang diserahkan salah satu peneliti Sygma Research and Consulting, Yuristiarso Hidayat itu. Lebih detail Susilo menyatakan figur ini yang merupakan Kakek Presiden Prabowo Subianto yang pernah menjadi Ketua pertama Dewan Pertimbangan Agung Sementara serta pendiri Bank Negara Indonesia 1946 itu perlu disosialisasikan terus ke segenap lapisan masyarakat dan bangsa agar jejak pengabdiannya bisa menginspirasi generasi muda. Selanjutnya pertemuan Pangdiv 2 Kostrad dengan para pihak itu diakhir dengan foto bersama sambil mengaungkan slogan Cakra-Cakra berkali-kali yang merupakan simbol Divisi 2 Kostrad. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 12, 2025
  • 0 Comments
Presiden Turki Erdogan Tiba di Indonesia, Disambut Prabowo dan Remaja Putri Berbusana Betawi Diiringi Musik Tarian Betawi, Eki Pitung: Sebuah Pemandangan Etika Budaya Keindonesiaan yang Membanggakan

INDOPOS-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tiba di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, pada Selasa (11/2), disambut langsung para remaja putri berbusana pakaian adat Betawi, dan alunan musik tari Betawi, bersama Presiden Prabowo Subianto. Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi Eki Pitung, menyambut baik kedatangan Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan di Indonesia, dan bersyukurnya Tanah Betawi menjadi tempat Pilihan kedatangan beliau. “Presiden Erdogan disambut dengan Tarian Selamat Datang dan Musik Betawi di Bandara Halim Perdana Kusuma dan Rombongan menuju Hotel Ritz Cartlon, disambut kembali Oleh anak-anak Remaja dgn Pakaian Adat Betawi. Presiden Prabowo dan Presiden Turki Erdogan menghampiri anak-anak Berpakaian Adat Betawi sambil memegang Bendera kecil, Bendera RI Merah putih dan Bendera Turki. Presiden Erdogan mengucapkan Salam pada Anak Betawi, di area depan pintu Utama Hotel bersamaan dengan Bapak Prabowo yang turut mengucapkan salam. Tampak kedua tokoh dunia ini tersenyum dan mengajak berfoto bersama semua anak-anak, setelah berfoto melakukan cium tangan kepada Presiden Turki Erdogan dan Presiden RI bapak Prabowo, sebuah pemandangan Etika budaya keindonesiaan. Dilanjut setelah berfoto bersama tokoh ini masuk ke Hotel didampingi Satu Pasang Abang None Betawi,” tutur Eki Pitung. Eki Pitung Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi mengapresiasi kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto yang telah sangat Mnghormati dan Menjujung tinggi Nilai2 Budaya Kearifan lokal Betawi ketika kedatangan yang mulia Presiden Turki di Jakarta. Yang sebelumnya di era Jokowi Presiden Erdogan ke Tanah Bali disambut dengan Keadatan Bali. “Semoga kedepan harapan Ketum Dewan Adat Bamus Betawi Bang Eki Pitung ketika siapapun itu Budaya ( Tradisi ) menerima tamu2 Negara ataupun Artis2 Manca Negara harus tetap prosesi ke adatan dalam menghormati Budaya kearifan Lokal di Jakarta karena ini sebagai Wajah atau Pagar depan Rumah kita yaitu Budaya Bangsa yang penting kita Hormati dan Junjung tinggi,” ujar Eki. “Terima Kasih Pak Presiden Prabowo ungkap Eki Pitung sbg ketum Dewan Adat Badan Musyarawah Masyarakat Betawi,” tambahnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 11, 2025
  • 0 Comments
Universitas Borobudur Laksanakan International Visit dan Tri Dharma Program ke Malaysia 

INDOPOS-Universitas Borobudur melaksanakan internasional visit ke Malaysia 5-9 Februari 2025. Kegiatan internasional visit ini merupakan rangkaian kegiatan berupa visiting lecturing, international benchmarking, industrial visit, community service, student mobility, international conference dan bengkel academic yang diprakarsai oleh Aseanaca. Internasional Visit to Malaysia ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Borobudur Prof.Ir.Bambang Bernanthos, MSc dan Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Darwati Susilastuti, MM, diikuti oleh dosen, mahasiswa S1, S2, S3 dan tendik berjumlah 29 orang. Hari pertama merupakan kegiatan Visiting Lecturing dan Benchmarking ke University Perdana Malaysia (UPM) dan University Kuala Lumpur (UniKL). Visiting lecturing dilakukan oleh Prof. Dr. Cicih Ratnasih, MM di University Perdana Malaysia dengan topik ‘Leadership and Organizational Behavior’, dilakukan pendatangan MoU antara Rektor Universitas Borobudur Prof. Ir. Bambang Bernanthos bersama Perdana University Malaysia, juga dilakukan benchmarking.  Di UniKL dilaksanakan benchmarking dan student mobility. Pada hari kedua, tim delegasi UNBOR melakukan kunjungan Benchmarking ke University Technology Mara (UiTM) Shah Alam di Selangor. Pada saat ini dilakukan juga Visiting lecturing oleh Prof. Dr.Ir. Darwati Susilastuti, MM dengan topik ‘Green economy, benefits and challenges on the way of sustainability’, benchmarking dan student mobility. Setelahnya, tim Universitas Borobudur juga melakukan Community Service (PkM) terhadap Persatuan Anak Rantau Indonesia (PARI) yang ada di Malaysia terdiri dari PARI Kuala Lumpur, PARI Malaka, PARI Johor, PARI Perak dan Kelantan pada tgl 6 Februari 2025. Pada kesempatan ini tim Universitas Borobudur memberikan pencerahan dalam forum discusion grup (FGD) kepada anggota PARI di Malaysia tentang kewirausahaan, koperasi, digital marketing dan mengelola keuangan usaha. Selain melakukan Community Service dilakukan juga pendatangan MoU antara Rektor Universitas Borobudur Prof. Ir. Bambang Bernanthos, MSc dengan ketua PARI Malaysia, Bapak Azzam. Kegiatan hari kedua ditutup dengan kegiatan spesial yang mana delegasi Universitas Borobudur mendapat kehormatan untuk melakukan makan malam bersama Gubernur Melaka, Tun Seri Setia Dr. Hj. Mohd Ali Bin Mohd Rustam di  University Geomatika Malaka (UGM).  Mahasiswa Universitas Borobudur turut memeriahi acara tersebut dengan menampilkan tarian tradisional Betawi yang dibawakan oleh Risa Junita Sari dari Fakultas Ekonomi. Pada hari ketiga dilakukan kunjungan benchmarking, student mobility, visiting lecturing dan Bengkel akademik ke University Geomatika Malaka (UGM) dan College Antar Bangsa DMDI. Mahasiwa baik sarjana maupun pasca sarjana melakukan presentasi hasil penelitian di depan para delegasi dan panelis dari UGM. Selain itu visiting lecturing juga dilaksanakan oleh Dr. Joonner Rambe, SE.MM, Dr. Roma Nova, dan Elsya Meida Arif, SE.Ak, M.Ak dengan topik yang berkenaan dengan ekonomi kepada mahasiswa University Geomatika Malaka (UGM). Kegiatan ini dilanjutkan dengan mengunjungi Bee Giant di Melaka dan UiTM Melaka.  Di UiTM Melaka dilakan benchmarking, student mobility dan visiting lecturing yang dibawakan oleh Dr. Roma Nova Cahjati Poetry, SE., MAB. yang memaparkan mengenai platform ko-inovasi pada wisata kreatif di Indonesia.   Pada hari keempat tim Universitas Borobudur mengikuti International Conference on Sustainability in Technological, Environmental, Law, Management, Social and Economic Matters (4th ICOSTELM) 2025 di Ames Hotel, Ayer Keroh, Melaka, Malaysia. Rektor Universitas Borobudur, Prof. Ir. Bambang Bernanthos menjadi salah satu speaker dalam international conference ini dan mengusung tema ‘The Role of Halal Industry in Preserving Cultural Identity and Economic Sustainability in Indonesia’. Dosen Fakultas Ekonomi UNBOR, Dr. Roma Nova juga terpilih sebagai salah satu moderator dalam international conference ini. Acara juga dimeriahi oleh penampilan tarian tradisional Manuk Dadali yang dibawakan oleh tiga  mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi Karina Melati, Erna Narrahyu, dan Eriana Ruswandi.  Kegiatan ini sangat meriah dengan karena semua peserta yang hadir diwajibkan untuk berpakaian adat dan dilengkapi dengan fashion show. Hari kelima yang merupakan hari terakhir merupakan hari untuk refreshing  karena tim Universitas Borobudur telah menyelesaikan kegiatan akademik yang padat dan melakukan city tour Kuala Lumpur. (***)  

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 10, 2025
  • 0 Comments
Perekonomian Jakarta Tumbuh 5,01% pada Triwulan IV 2024: Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi

INDOPOS-Perekonomian DKI Jakarta menunjukkan pertumbuhan yang positif pada triwulan IV 2024, mencatatkan angka 5,01% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan 4,93% (yoy) pada triwulan sebelumnya. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar,, pertumbuhan ekonomi Jakarta didorong terutama oleh sektor Konsumsi Rumah Tangga (RT) yang tumbuh 5,14% (yoy), yang didorong oleh momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta berbagai event Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya.Menurutnya, investasi menunjukkan peningkatan signifikan, tumbuh 7,54% (yoy), seiring dengan berjalannya proyek-proyek strategis dari pemerintah dan sektor swasta yang bersifat multitahun. Ekspor juga menguat sebesar 14,66% (yoy), dengan kontribusi terbesar datang dari sektor otomotif, pakaian, aksesoris, produk kimia, logam mulia, dan perhiasan. “Meski ada beberapa sektor yang mengalami penurunan, seperti Konsumsi Pemerintah yang melambat menjadi 5,20% (yoy) akibat front-loading belanja Pemilu pada awal tahun, dan Konsumsi LNPRT yang tumbuh lebih rendah di 6,84% (yoy) seiring berakhirnya kampanye Pilkada, secara keseluruhan perekonomian Jakarta menunjukkan kinerja yang solid,” kata Arlyana, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/2/2025). Lebih lanjut Arlyana mengatakan, dari sisi Lapangan Usaha (LU), sektor Perdagangan tercatat mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 7,26% (yoy), sejalan dengan tingginya aktivitas masyarakat selama periode HBKN Nataru. “Sektor Konstruksi juga mencatatkan pertumbuhan yang baik sebesar 9,39% (yoy), dipengaruhi oleh meningkatnya investasi, sementara sektor Infokom tumbuh 4,36% (yoy), seiring tingginya penggunaan data dan internet di akhir tahun,” ujarnya. “Namun, sektor Jasa Keuangan mengalami pelambatan menjadi 2,60% (yoy) seiring dengan turunnya penyaluran kredit,” imbuhnya. Arlyana juga menambahkan bahwa secara keseluruhan, perekonomian Jakarta pada tahun 2024 tercatat tumbuh sebesar 4,90% (ctc), sedikit lebih rendah dibandingkan tahun 2023 yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,96% (ctc), serta di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat pada 5,03% (ctc). Arlyana memproyeksikan perekonomian Jakarta pada triwulan I 2025 tetap akan tumbuh kuat. Survei konsumen dan kegiatan dunia usaha yang dilakukan Bank Indonesia menunjukkan hasil yang positif, dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) untuk enam bulan mendatang tercatat sebesar 141,1, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang tercatat 139,8. “Jakarta akan menjadi tuan rumah untuk 23 event musik internasional dan 8 event olahraga pada triwulan I 2025, yang diharapkan dapat mendorong konsumsi Rumah Tangga lebih lanjut,” jelasnya. Arlyana juga menyoroti bahwa sektor Perdagangan, Konstruksi, Jasa Keuangan, dan Jasa Perusahaan akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, didukung oleh optimisme pelaku usaha yang tercermin dari prakiraan kenaikan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) dalam Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU). Digitalisasi dan Inovasi Transaksi QRIS Di sektor digital, Arlyana mengungkapkan bahwa digitalisasi di Jakarta semakin menguat, terutama dalam hal transaksi menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Pada 2024, volume transaksi QRIS di Jakarta tumbuh 167% (yoy), dengan kontribusi Jakarta mencapai 32% dari total transaksi QRIS nasional. Jakarta Selatan dan Jakarta Barat masing-masing memegang pangsa terbesar dalam transaksi QRIS, dengan 38,13% dan 23,10%. Selain itu, Bank Indonesia DKI Jakarta menargetkan 130 ribu pengguna baru QRIS pada 2025 dengan volume transaksi sebesar 2,2 miliar, yang diperkirakan akan meningkat 105,90% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya. Arlyana juga menyoroti pencapaian Pemerintah Daerah DKI Jakarta dalam elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, yang tercatat mencapai 99,8% pada semester II 2024, menandakan semakin digitalnya sektor pemerintahan di ibu kota. Sinergi Pemerintah dan Bank Indonesia untuk Perekonomian yang Berkelanjutan Arlyana mengakhiri keterangannya dengan menyatakan bahwa Bank Indonesia DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan ekonomi daerah, nasional, dan global. “Sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus diperkuat guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan, serta mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing,” pungkasnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 10, 2025
  • 0 Comments
Program Doktor Universitas Borobudur Gelar Seminar Nasional Bareng Kementerian ESDM dan DPR”Tepatkah Pemberian Izin Tambang untuk Perguruan Tinggi?,”

INDOPOS-Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, menggelar Seminar Nasional dengan tema “Tepatkah Pemberian Izin Tambang untuk Perguruan Tinggi?,”, Senin, 10 Februari 2025, pukul 13.00 – 15.30 WIB melalui Zoom Cloud. Hadir sejumlah nara sumber, di antaranya Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Mineral dan Batubara (Minerba), Siti Sumilah Rita Susilawati, mewakili Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, dan juga dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Esa Unggul Wasis Susetio. Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M.M. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Borobudur, dalam sambutan pembuka, menyampaikan, rencana pemerintah tentang izin pengelolaan tambang untuk perguruan tinggi telah menjadi pembicaraan banyak kalangan. Melalui, seminar ini, diharapkan bisa memberikan banyak manfaat kepada kita semua, khususnya kepada dunia pendidikan dan masyarakat umum pada khususnya. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, dan nara sumber. Semoga materi yang diberikan atau informasi yang diberikan menjadi perhatian kita semua,” ujar Prof Santiago. Prof Santiago juga menyampaikan terimakasih Universitas Borobudur dengan Perkapi, perkumpulan konsultan hukum dan pengacara pertambangan yang dalam kesempatan, yang membantu terselenggaranya kegiatan ini. “Tambang ini adalah sesuatu yang menarik untuk dibicarakan, juga sangat menarik adalah untuk bagaimana kegiatan yang berlangsung di dalam, bahwa pertambangan ini memegang peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sehingga terus akan berkembang dalam pelaksanaan dan kegiatannya, ” katanya. “Apakah perguruan tinggi ini memang layak atau perguruan tinggi itu tidak layak? Tentu diskusi pada siang hari ini akan menarik untuk kita lakukan sehingga kita bisa memberikan solusi atau masukan kepada pemerintah mengenai kegiatan kita pada siang hari ini, ” tambahnya. Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Mineral dan Batubara (Minerba), Siti Sumilah Rita Susilawati, mengatakan, wacana pemberian wilayah izin usaha pertambangan secara prioritas kepada perguruan tinggi atau badan usaha milik perguruan tinggi itu tidak terlepas dari adanya rancangan undang-undang tentang perubahan keempat perubahan keempat atas undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara, atau bisa kita sebut sebagai RUU Perubahan keempat Undang-Undang Menerba. Di mana pemberian secara prioritas menjadi salah satu materi muatan atau substansi dari RUU tersebut. “Rancangan Undang-Undang Perubahan keempat dari Undang-Undang Menerba sendiri Bapak dan Ibu rekankan semuanya menjadi inisiatif dari DPR RI yang penyusunannya dilakukan oleh Badan Legislatif DPR RI, dan saat ini pemerintah juga telah secara resmi menerima rancangan undang-undang tersebut, yang memuat materi-materi atau substansi antara lain,” tuturnya. Yang pertama, kata Siti, penyesuaian beberapa ketentuan sebagai pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi. Yang kedua, pengaturan terkait penetapan WUB, mineral logam, atau batu bara yang diberikan dengan cara prioritas kepada kooperasi badan usaha kecil dan menengah dan juga badan usaha milik organisasi kemasyarakatan keagamaan yang menjalankan fungsi ekonomi untuk peningkatan perekonomian daerah. Kemudian juga mineralogam atau batubara dalam rangka hilirisasi, itu dapat diberikan kepada badan usaha swasta dengan cara prioritas. “Kemudian juga pemberian IUPK pertambangan dengan cara prioritas kepada BUMN, badan usaha milik daerah, Koperasi, badan usaha kecil dan menengah, badan usaha yang dimiliki oleh organisasi kemasyarakatan keagamaan, atau badan usaha milik perguruan tinggi,” jelasnya. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menyampaikan, bahwa sebetulnya dunia pertambangan memang layak mendapat perhatian khusus. Kenapa demikian dunia pertambangan hari-hari ini telah menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. “Kalau kita melihat ekspor kita adalah komoditas dan terus eksis adalah komoditas baik itu nikel, batu bara, dan juga mineral yang lain. Ada timah, ada tembaga, dan sebagainya. Nah semula adalah dalam pertambahan kita dengan apa kita kenal konsep dengan PKP 2B atau dengan istilahnya tentang kontrak karya. Kontrak karya yang rejim kontrak karya. Nah lantas waktu itu dengan berpijak dengan Undang-Undang nomor 4 tahun 2009. Nah, latas ada revisi ketiga, dan ini akan masuk keempat, adalah dengan munculnya Undang-Undang nomor 3 tahun 2020 tentang Undang-Undang Minerva. Jadi di tahun 2020 yang lalu sudah muncul Undang-Undang Minerba yakni revisi dari Undang-Undang nomor 4 tahun 2009. Yakni bahwa yang menjadi isu utama adalah termasuk juga menyangkut tentang keadilan. Kebetulan itu ketika itu komisi 7 saya yang memimpin dan ketika panjang RUU Minerba ini bekerja kita sama-sama kawal. Nah, regime PKP 2B waktu itu kita anggap untuk kita carikan semacam konsep dasar menuju keadilan dalam pengelolaan tambang. PKP 2 itu waktu itu satu perusahaan bisa menguasai lebih dari 50 ribu hektare. Bahkan ada 80 ribu hektare, ada 77 ribu hektare, ada 77 ribu hektare, 60 ribu hektare, dan seterusnya-seterusnya. Jadi waktu itu ada 7 PKP 2B atau 7 rejim kontrak karya yang menguasai hampir 70 persen di Indonesia. Nah itulah kita melihat komisi 7 waktu itu mulai ini ketidakadilan struktural. Kenapa demikian? Karena ternyata…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Februari 10, 2025
  • 0 Comments
Gas Melon Bikin Gerindra Golkar Memanas? Dasco Doli Saling Ngotot!

INDOPOS-Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyebut kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, terkait kebijakan melarang pedagang eceran menjual gas elpiji 3 kilogram pasti diketahui Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini merespons soal pernyataan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, yang menyebut aturan penyaluran gas elpiji atau LPG 3 kg bukan kebijakan Presiden Prabowo Subianto. “Semua menteri-menteri, bukan hanya menteri dari Golkar saya rasa tidak ada kebijakannya yang tidak sepengetahuan Presiden. Tidak mungkin. Enggak mungkin ada menteri yang berani-beranian atau yang mengarang-mengarang kebijakan itu, tanpa ada koordinasi atau instruksi dari presiden,” ucap Doli di Jakarta. Dia menilai, aturan yang diterapkan Bahlil sangat baik. Bahlil, lanjut Doli, ingin mengatur tata niaga penjualan gas elpiji. Menurut dia, wajar jika ada persoalan dan dinamika di lapangan terkait kebijakan itu. “Yang dilakukan kemarin itu kan sebetulnya baik ya. Artinya itu yang mau diatur kan tata niaga soal gas elpiji 3 kg. Bahwa kemudian kebijakan itu ada dinamika, ada tanggapan segala macam, ya menurut kami biasa saja,” tuturnya. Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyebut kebijakan larangan pengecer jual LPG 3 Kg bukan berasal dari perintah Presiden Prabowo Subianto. Prabowo sendiri telah memanggil dan memberi arahan kepada Bahlil di Istana Kepresidenan. Dasco menilai sejumlah kebijakan dari kementerian memang bisa berjalan tanpa persetujuan Presiden, namun Presiden dapat melakukan intervensi jika kebijakan itu berdampak luas ke masyarakat. “Saya belum tahu itu apakah hal-hal seperti itu harus dikoordinasikan ke Presiden ya, tapi kebijakan kementerian bisa berjalan sendiri, tapi kalau menyebabkan dampak-dampak Presiden bisa turun tangan,” kata Dasco.