• INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 10, 2024
  • 0 Comments
Gelar Tasyakuran di Dapil II Jakarta Utara Bareng Akar Rumput Demokrat, Bunda Neneng Mulai Gaspoll Menangkan Pasangan RK-Suswono

INDOPOS-Mesin parpol koalisi KIM plus dalam memenangkan pasangan cagub, Ridwan Kamil-Suswono (Rido) mulai bergerak kencang di dapil II Jakarta Utara. Hal itu tergambar dari gerakan yang diinisasi caleg empat periode dari Partai Demokrat, Neneng Hasanah bersama ratusan simpatisan dan akar rumput partai berlambang Mercy itu, Kamis (10/10/2024) siang di posko pemenangannya di Jalan Sukapura, Jakarta Utara. Dibalut tema tasyakuran dan sosialisasi pasangan cagub yang akrab disapa Rido, Kamis (10/10/2024) siang. Masyarakat Sukapura dan sekitarnya, begitu antusias menyambut kedatangan Suswono di wilayahnya. “Hari ini kita menggelar tasyakuran dan sosialisasi pasangan Ridwan Kamil-Suswono di dapil II, Jakarta. Tujuannya agar masyarakat mengetahui secara pasti visi dan misi pasangan Rido,” ujar anggota Komisi D DPRD DKI yang akrab disapa Bunda itu. Dia mengatakan, dengan kedatangan cawagub Suswono di home base Partai Demokrat Pulau Seribu. Masyarakat Kelurahan Sukapura dan sekitarnya, saat ini mulai mengetahui program pasangan cagub RK-Suswono lima tahun kedepan. “Banyak program yang disukai oleh masyarakat dari pasangan Rido. Salah satunya, gerakan magrib mengaji, Jakarta yatim dan lainya mulai diketahui dan difahami masyarakat disaat akan memilih nanti,” beber Ketua DPC PD Pulau Seribu itu. Tidak hanya dirinya, lanjut Neneng Hasanah Fraksi Demokrat di DPRD DKI pun saat ini berkomitmen dalam memenangkan pasangan Rido. Hal itu akan dibuktikan dengan gerakan 9 anggota DPRD ditiao dapil dalam mensosialisasikan dan memenangkan pasangan Rido di Pilkada Jakarta 2024. “Partai Demokrat yang merupakan anggota dari KIM plus akaj mensupport habis-habisan pasangan Rido dalam memenangkan Rido satu putaran di Pilkada Jakarta,” tukasnya. Cawagub Suswono menyambut positif antusiasme masyarakat yang menghadiri acara tasyakuran tersebut. Bahkan, mantan menteri pertanian era SBY itu menaruh apresiasi tinggi semangat konsituen di dapil II, Jakarta Utara. “Saya lihat sangat luar biasa animo pendukung Bu Neneng di dapil II Jakarta Utara ini. 4 periode mendapatkan kepercayaan masyarakat menjadi anggota DPRD DKI, menjadi bukti Bu Neneng memiliki ikatan luar biasa dengan masyarakat. Mudah-mudahan dukungan itu bisa menular ke pasangan Rido,” harapnya. Lebih lanjut, cawagub yang juga pernah menjadi anggota DPR RI itu tidak menampik, jika mulai 10 Oktober 2024. 91 anggota DPRD DKI yang berasal dari 15 partai mulai bergerak memenangkan pasangan Rido. “Dan hari ini kita turun serentak terutama dewan terpilih untuk menaosialisasikan dan memenangkan pasangan Rido di Pilkada 2024,” tandasnya. Sementara Sekretaris RW 02 Kel Sukapura, Kecamatan Cilincing, Nurdin memastikan jika wilayahnya akan mendukung penuh pasangan RK-Suswono memenangkan pilkada Jakarta satu putaran. “Bersama warga dan pengurus RT di lingkungan RW 02 akan mendukung penuh pemenangan RK-Suwono,” tandasnya.(***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 9, 2024
  • 0 Comments
SEMINAR Nasional Universitas Borobudur dan Justitia Training Center: Deferred Prosecution Agreement, Solusi Inovatif untuk Pemberantasan Korupsi di Indonesia

INDOPOS-Pada 8 Oktober 2024, Universitas Borobudur bekerja sama dengan Justitia Training Center sukses mengadakan Seminar Nasional dengan topik utama Deferred Prosecution Agreement (DPA). Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., CCD., CTLC., CMLC., C.Med selaku presiden direktur Justitia Training Center, dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh 263 peserta secara luring dan lebih dari 80 peserta daring, yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, praktisi hukum, perwakilan kementerian, lembaga pemerintahan, mahasiswa, dan para ahli di bidang hukum. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M.M., yang menekankan bahwa tindak pidana, khususnya korupsi, terus berkembang dengan modus yang semakin kompleks. Beliau mengajak para akademisi untuk berinovasi dalam upaya pemberantasan korupsi, guna mendukung tercapainya Indonesia Emas 2025. Selain itu, Prof. Faisal menyampaikan bahwa seminar ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi semua peserta, serta menyampaikan sedikit informasi terkait jumlah mahasiswa baru di fakultas hukum Universitas Borobudur.Seminar ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep Deferred Prosecution Agreement (DPA) sebagai pendekatan alternatif dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. DPA dinilai mampu memberikan solusi yang lebih restoratif, di mana pemulihan kerugian negara dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan pendekatan tradisional yang hanya berfokus pada penghukuman. Dalam laporannya, panitia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya seminar ini, yang berhasil dipersiapkan dalam waktu dua minggu.Narasumber yang hadir dalam seminar ini termasuk Prof. Surya Jaya, S,H., M.Hum, Hakim Agung Mahkamah Agung RI, membahas kajian pembaharuan hukum pidana formal terkait penyelesaian tindak pidana korporasi di Indonesia, serta perlunya pembentukan undang-undang khusus yang mengatur DPA. Prof. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan RI Dirjen PP Kementerian Hukum dan HAM RI, menyoroti pentingnya konsep DPA dalam proses penegakan hukum pidana dan pengalaman negara-negara lain, seperti Singapura dan Amerika Serikat, dalam penerapan DPA. Dr. Ahmad Sahroni, S.E., M.Ikom, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, dalam pesan video menyampaikan pentingnya penerapan prinsip ultimum remedium, di mana penegakan hukum harus mengutamakan pemulihan kerugian negara daripada sekadar menghukum pelaku. Beliau berharap seminar ini dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan kebijakan hukum di Indonesia, khususnya dalam penerapan DPA.Pada sesi diskusi, beberapa peserta mengajukan pertanyaan kritis terkait penerapan DPA di Indonesia. Pertanyaan yang diajukan antara lain menyangkut alasan belum diterapkannya DPA secara luas sejak 2008 hingga sekarang, serta penerapan DPA pada kasus besar seperti kasus Timah dan Duta Palma. Para narasumber menjawab dengan menekankan bahwa penerapan DPA membutuhkan mekanisme yang hati-hati, termasuk evaluasi dari jaksa apakah suatu kasus layak diterapkan DPA sesuai dengan peraturan yang berlaku. Setelah sesi diskusi selesai, kesempatan untuk mewawancarai narasumber dan peserta dalam acara seminar ini pun tiba. Narasumber yang diwawancarai adalah Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum., dan peserta seminar, Afidona Voranica. Dalam wawancara tersebut, Prof. Asep menjelaskan mengenai bagaimana sistem hukum ideal dapat mengurangi kesenjangan antara Das Sollen dan Das Sein, terutama dengan mempertimbangkan perubahan sistem hukum di era sekarang yang tidak lagi sepenuhnya mengikuti satu sistem hukum tertentu. “Ya, kita tahu bahwa sebuah sistem tentunya memiliki subsistem di dalamnya. Dalam hukum terdapat tiga, yaitu struktur (legal structure), substansi (legal substance), dan budaya (legal culture). Ketiganya harus kita bangun bersama agar tercapai Indonesia Emas,” ujarnya. “Seminar ini sangat luar biasa, saya sangat menantikannya, makanya saya langsung mendaftar. Acaranya keren banget!” kata salah satu peserta seminar. Seminar Nasional ini diharapkan dapat menjadi wadah diskusi produktif bagi para akademisi, praktisi, dan penegak hukum. Melalui seminar ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi yang konkret untuk penerapan DPA sebagai upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, dengan fokus pada pemulihan kerugian negara secara lebih cepat dan efisien.    

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 9, 2024
  • 0 Comments
Kasus Korupsi Mega Triliun PT RBT, Pengamat Desak Hakim Panggil Robert Bonosusetyo dan Telusuri Aset Perusahaan Cangkangnya

INDOPOS-Jakarta – Fakta baru kasus megakorupsi tata niaga komoditas timah terungkap dalam persidangan Senin 7 Oktober 2024 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. Terungkap bahwa PT Refined Bangka Tin (RBT) menawarkan diri bekerja sama sewa alat peleburan bijih timah dengan pihak PT Timah Tbk. Hal itu terungkap dari kesaksian eks Direktur Utama PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani untuk terdakwa Kepala dinas (Kadis) ESDM Provinsi Bangka Belitung, Amir Syahbana, Suranto Wibowo dan Plt Kepala Dinas ESDM Babel Rusbani. Ia menyebut bahwa dirinya bertemu dengan perwakilan PT RBT Harvey Moeis untuk membicarakan tawaran kerja sama. Kemudian saat pertemuan lanjutan dengan Harvey Moeis dilakukan bersama Direktur Operasional PT Timah Tbk Alwin Albar. “Ada beberapa pertemuan, pertama kami mendapatkan surat penawaran dari RBT,” kata Riza. “Di Hotel Sofia saya dengan Pak Harvey Moeis hanya ngomong-ngomong biasa saja. Kemudian pertemuan selanjutnya. Mengajak Pak Alwin karena saya minta mengkaji lebih detail terkait kerja sama tersebut.” Sebagai informasi, dalam perkara kasus korupsi timah ini perusahaan pemilik smelter dinilai mengakomodir penambangan timah ilegal di wilayah IUP PT Timah di Bangka Belitung.  Hasil penambangan yang dibeli dari penambangan ilegal di wilayah IUP PT Timah kemudian dijual oleh perusahaan pemilik smelter ke PT Timah seolah-olah ada kerja sama sewa menyewa alat peleburan. Adapun harga yang ditetapkan penyewaan alat tersebut, terdapat kemahalan atau lebih tinggi dari pasaran, yakni USD 3.700 per ton. Menurut jaksa, penetapan harga itu dilakukan tanpa studi kelayakan yang memadai. Total ada lima smelter swasta bekerja sama dengan PT Timah terkait sewa alat peleburan. Menanggapi fakta tersebut, Pengamat Hukum Fajar Trio seharusnya majelis hakim memerintahkan JPU memanggil pengusaha Robert Bonosusatya sebagai saksi persidangan. Hal ini dilakukan karena hingga saat ini kejaksaan belum menetapkan Robert sebagai tersangka termasuk melakukan asset recovery act atau pemulihan aset dalam kasus dugaan korupsi timah. Fajar pun mendukung upaya MAKI yang menggugat praperadilan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) karena tidak memproses Robert Bonosusatya dalam dugaan korupsi timah. Gugatan tersebut atas penghentian penyidikan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi timah itu didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 3 Oktober 2024. “Saya dukung upaya MAKI. JPU harusnya memanggil Robert Bonosusatya dihadirkan dalam sidang, dan jika dicukup bukti ya dilakukan penetapan tersangka atas keterangan para saksi di persidangan. Selain itu juga jangan berhenti melakukan follow the money terkait hasil kejahatan yang dilakukan Harvey Moeis dan kawan-kawannya di RBT. Salah satunya dengan menyegerakan asset recovery act jadi sekalian dimiskinkan itu para pelaku,” kata Fajar di Jakarta, Selasa 8 Oktober 2024. Desakan itu bukanlah tanpa alasan, karena, kerugian yang diduga dialami negara dalam kasus ini jumlahnya fantastis, mencapai Rp 271 triliun. “Untuk itu kejaksaan harus merampas atau menyita aset para tersangka, termasuk aset-aset yang digelapkan melalui perusahaan cangkang yang dibuat oleh para pelaku. Ini yang harus dibongkar oleh Kejaksaan Agung, kan ini pasti ada pemalsuan ya kan, termasuk aset-aset yang berada di luar negeri itu juga harus diburu. Jangan hanya aset yang ada di Indonesia semata,” katanya. Fajar menyakini bahwa jumlah tersangka kasus korupsi timah ini akan terus bertambah jika dilakukan pengembangan. “Dan saya yakin masih banyak tersangka dari PT RBT yang masih berkeliaran dan bahkan sedang berusaha menyembunyikan aset hasil kejahatan mereka. Dan agar ada kepastian hukum, seyogyanya Kejaksaan menetapkan tersangka Robert Bonosusatya,” ujarnya. Ia memperkirakan, jumlah tersangka bisa mencapai 2-3 kali lipat dari yang sudah ditetapkan saat ini seandainya kasus tersebut diusut lewat pasal TPPU. “Kalau dikejarnya pakai TPPU, itu nanti bisa menghasilkan mungkin dua kali lipat tersangka yang ada sekarang ini. Bisa jadi tiga kali lipat juga,” katanya Bahkan bukan tidak mungkin uang korupsi para tersangka dalam kasus ini mengalir ke orang-orang terdekat mereka, seperti suami atau istri. Oleh karenanya, ke depan mestinya dilakukan pengembangan atas kasus ini, dikaitkan dengan pasal dugaan TPPU. “Kita harus lihat, istrinya ini menerima, menikmati, difasilitasi tidak hidupnya dengan hasil kejahatan yang diterima oleh suaminya itu,” ujarnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 9, 2024
  • 0 Comments
Kunjungi SMAN 70 Jakarta, Gibran Pastikan Ikut Susun Kabinet Saat Ditanya Wartawan

INDOPOS-Susunan Kabinet Presiden terpilih Prabowo Subianto akan diumumkan pada 20 Oktober mendatang. Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka mengaku ikut andil dalam penyusunan kabinet itu. “Oh iya pasti (ikut),” kata Gibran kepada wartawan saat ditemui di SMAN 70 Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2024). Disisi lain, Gibran juga menyebut bahwa penyusunan kabinet hampir 100 persen. Ia pun menyerahkan hal itu kepada Presiden Terpilih, Prabowo Subianto untuk mengumumkan kabinetnya. “Sudah hampir 100 persen (penyusunan kabinet). Biar nanti diumumkan pak Presiden terpilih,” ungkapnya. Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menyebut kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming belum bisa diumumkan. Dasco mengatakan nama kabinet akan diumumkan langsung oleh Prabowo pada 20 Oktober nanti. “Nama kabinet akan disampaikan oleh Pak Prabowo sendiri pada saat pengumuman nama-nama kabinet pada tanggal 20 Oktober,” kata Dasco di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10). Soal gelaran pelantikan pada 20 Oktober, Dasco mengatakan pihaknya belum merencanakan acara tertentu. Dia menyebut masih fokus dengan acara kenegaraan pelantikan Prabowo-Gibran yang turut mengundang sejumlah tamu negara lain. “Ya sampai saat ini saya belum mendengar secara fix, karena yang kita konsentrasi baru pada acara-acara resmi yang sepertinya kita harus fokus pada tanggal 20 Oktober bagaimana supaya pelantikan bisa berjalan dengan lancar,” kata Dasco. “Karena di situ akan banyak tamu-tamu negara, kepala-kepala negara dari negara lain yang akan hadir. Jadi kita fokus di situ sehingga sedapat mungkin kelancaran dari pelantikan itu tidak akan terganggu oleh kegiatan-kegiatan yang tambahan,” imbuhnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 8, 2024
  • 0 Comments
62 Tahun, TVRI Komitmen Jaga Siaran Sarat Nilai-nilai Pendidikan dan Kebangsaan

INDOPOS-Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) terus berbenah diri. Dan, semakin hari kian membaik kinerjanya. Selama 62 tahun, TVRI senantiasa menjaga komitmennya dalam menyiarkan program-program terbaiknya yang sarat nilai-nilai pendidikan dan kebangsaan. Demikian diungkapkan pengamat kebijakan publik dan hukum, Abdul Hamim Jauzie, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 08 Oktober 2024, kepada, wartawan. “Dalam catatan kita, selama 62 tahun, TVRI senantiasa berkomitmen manjaga siarannya. Tidak sekedar tontonan yang disiarkan kepada publik. Tetapi, yang disiarkan ke publik adalah tontonan yang layak, hiburan sehat yang sarat akan nilai-nilai pendidikan serta kebangsaan,” ungkapnya. Lakukan Modernisasi Peralatan Siaran Menurut Hamim, TVRI sejak tahun lalu, juga terus melakukan modernisasi peralatan siaran. “Dan peralatan siaran itu tidak kalah dengan televisi lainnya. TVRI juga sudah berambah ke multiplatform di internet,” cetusnya. Jadi Televisi Tingkat Dunia Kata Hamim, TVRI akan menjadi televisi kelas dunia dan hal itu itu tidak mustahil ke depan. “Ini bukti nyata kinerja TVRI yang terus membaik dari tahun ke tahunnya,” tandasnya. Dipaparkan Hamim, kinerja yang terus membaik ini patut diapresiasi. “Tunjangan kinerja misalnya sejak tahun lalu telah dinaikkan oleh Presiden Jokowi. Yang pasti, kinerja TVRI yang terus membaik sangat patut diapresiasi,” pungkas pria yang juga sangat aktif di LBH Keadilan tersebut. Untuk diketahui, ulang tahun TVRI pada tahun 2024 jatuh pada tanggal 24 Agustus lalu. Itu adalah hari jadi TVRI yang ke-62. Pertama kali, TVRI mengudara pada 24 Agustus 1962. Dan, ditandai dengan siaran perdana Asian Games ke-4 di Stadion Utama Gelanggang Olah Raga Bung Karno (GBK) Jakarta. Sebagai informasi, TVRI merupakan jaringan televisi pertama di Indonesia yang mendominasi siaran hingga tahun 1989. TVRI didirikan dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan, memajukan budaya nasional, dan meningkatkan citra bangsa.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 5, 2024
  • 0 Comments
Deklarasi Pilkada Damai di Provinsi Kalsel Tahun 2024

INDOPOS-Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol. Winarto, S.H., M.H., memimpin pelaksanaan kegiatan Deklarasi Pilkada Damai di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2024.Acara yang juga melibatkan sejumlah pimpinan daerah dan tokoh masyarakat di Kota Banjarmasin itu berlangsung di Hotel Harer Banjarmasin, Jumat (4/10/2024) malam. Dalam sambutannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Winarto, S.H., M.H., mengharapkan agar semua elemen masyarakat di Kalimantan Selatan bersatu padu dan berperan aktif menyukseskan pesta demokrasi Pilkada 2024.“Pesta demokrasi ini bukan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, penyelenggara Pemilu dan peserta Pemilu tetapi semua elemen masyarakat juga harus ikut berperan aktif ambil bagian demi suksesnya Pemilu,” ucap Irjen Pol. Winarto, S.H., M.H.,. “Bahwa Deklarasi Pilkada Damai digelar untuk menyamakan persepsi, misi dan visi kepada masyarakat untuk menyambut Pilkada yang sudah semakin dekat,” tambah Irjen Pol. Winarto, S.H., M.H.,. Acara tersebut juga dilengkapi dengan Penandatanganan Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024 dan Pembacaan Ikrar Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024. Penandatanganan dan ikrar Deklarasi Pilkada Damai 2024 dilakukan oleh Ketua KPU Provinsi Kalsel, Komisioner Bawaslu Provinsi Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Forkompinda Kota Banjarmasin, Tokoh Agama Kota Banjarmasin, Tokoh Masyarakat Kota Banjarmasin, Tokoh Adat Kota Banjarmasin dan Paslon Walikota Dan Wakil Walikota Banjarmasin. Dalam Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024 itu, ada empat poin utama yang menjadi kesepakatan bersama. Empat poin tersebut adalah : 1. Kami berkomitmen, untuk mensukseskan penyelenggaraan pilkada tahun 2024 di wilayah Kalimantan Selatan yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. 2. Kami berkomitmen, untuk mewujudkan situasi yang aman, damai dan kondusif untuk menyukseskan pilkada 2024 di wilayah Kalimantan Selatan yang berkualitas dan berintegritas. 3. Kami berkomitmen, menjaga netralitas, melawan segala bentuk perbuatan yang dapat menimbulkan kegaduhan politik serta memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. 4. Kami berkomitmen, siap menerima hasil pemungutan suara pilkada tahun 2024 yang ditetapkan oleh KPU. Lewat Deklarasi Pilkada Damai di Provinsi Kalsel Tahun 2024 itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Winarto, S.H., M.H., pun berharap, pesta demokrasi Pilkada mendatang di wilayah Kalimantan Selatan berjalan dengan aman, damai dan lancar. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 3, 2024
  • 0 Comments
Keren! Yodya Karya Raih Excellence Best Financial Performance

Caption foto: Hadir di dampingi Komisaris Bapak Didi Apriadi & Direktur Ibu Delta Hatmantari INDOPOS-Yodya Karya (persero) kembali masuk 10 BUMN terbaik versi InfoBank 2024. Penghargaan bergengensi ini didasari atas kinerja keuangan sepanjang periode tahun 2022-2023. Satu capaian prestasi membanggakan Yodya Karya dengan reputasi tata kelola baik dalam hal finansial yang diraih secara berturut sejak 2022. Dengan raihan prestasi gemilang ini Yodya Karya berdiri sejajar dengan sembilan BUMN besar yang juga meraih exellence best performace financial dari InfoBank, diantaranya: Bank Mandiri, DanaReksa, BNI, Peruri, BKI, ASDP, Perum Jasa Tirta II, BRI, dan Telkom. Yang membanggakan, dari klasifikasi bidang usaha, Yodya Karya satu satunya BUMN Konsultan Engineering. Apresiasi haru dan bahagia memancar dari Direktur Utama  Yodya Karya Ir. Colbert Thomas Pangaribuan di dampingi Komisaris Bapak Didi Apriadi dan Direktur Ibu Delta Hatmantari kala menerima anugerah terbaik. Disaksikan segenap jajaran Board of Direksi (BOD) dan Board of Commissarist (BOC) seluruh BUMN penerima best achievment tahunan versi InfoBank. “Tentu kami senang dan bangga. Tapi semuanya itu kita persembahkan kepada seluruh karyawan kita diseluruh tanah air. Tidak akan mungkin bisa seorang pemimpin sukses dan berhasil kalau tidak bersama sama karyawan,’’ kata Thomas Pangaribuan di atas mimbar ballroom Shangrila Hotel, Jakarta, Kamis, (3/10). Usai menerima penghargaan, Thomas Pangaribuan dengan rendah hati mengungkap kunci keperhasilan memimpin Yodya Karya hingga mempertahankan predikat tata kelola financial BUMN terbaik. “Saya kira tidak jauh dari yang disampaikan bapak-bapak didepan tadi. Terkait tata kelola, perencanaan, dan bagaiamna kita menjalankan semua itu sedemikian rupa hingga mencipta kultur organisasi baik,’’ lanjut Thomas, usai turun panggung. Tampil elegan dengan mengenaikan setelan jas hitam dalam hem putih, Thomas mengatakan, bicara kultur BUMN tentu bicara tentang akhlak yang tidak perlu harus menjadi hafalan. Tapi bagaimana kita menyikap dalam prilaku amanah, dimulai dari suri tauladan pimpinan. “Tidak perlu menghafal, karena memimpin itu amanah dan kalau perilaku koruptif, itu adalah budaya. Tentunya yang paling sulit bagi pmpinan adalah memberi contoh, suri tauladan. Ketika pimpinannya ngomong segala macam tapi tidak sama hatinya dengan ucapannya, ya itu bisa jadi bumerang. Maka yang bisa kita berikan adalah contoh akhlak yang baik. Perkataan dengan kata hati harus sama,’’ tandasnya. Sehingga yang membanggakan bagi Thomas selaku Dirut Yodya Karya hingga saat ini, tentunya berhasil membangun budaya bekerjasama dengan baik. Bisa menerima contoh suritauladan, tidak hanya terhadap seorang direktur utama, tapi juga terhadap semua unsur pimpinan untuk mencapai tujuan bersama. “Mereka harus bisa memberikan contoh suritauladan. Itu yang paling penting. Sehingga sampai dengan saat ini, saat bergabung bersama Yodya Karya itu ekuitasnya baru mencapai 36 milyar. Asetnya 126 milyard. Tapi sekarang ekuitas Yodya Karya sudah mencapai 560 milyard, dan asetnya 700 milyar. Itu yang membuat Info bank memberi penghargaan untuk perusaahaan kecil, seperti Yodya Karya ini sebenarnya,” ungkapnya. Thomas kembali mengungkap rasa syukurnya terhadap achievment oleh penyelenggara (Majalah Info Bank) yang membuatnya senang. Karena penyelenggara tidak hanya melihat perusahaan besar dan kecil tapi sistem yang dibuat dinilai sangat baik. “Karena mereka banyak membuat sistem yang besar besar, tapi yang ditampilkan penyelenggara di sini itu adalah tata kelola, kemudian financialnya terstruktur, baik, menghasilkan sesatu lompatan laba. Dan Yodya Karya year on year mencaai 600 persen. Itu yang diharapkan dan membuat kita memperoleh penghargaan,’’pungkas Thomas. Siapkan Pengembangan Bisnis Baru. Thomas berharap Yodya Karya kedepan terus eksis dan ingin mengembangkan bisnis baru yang tidak jauh dari koor bisnis saat ini, melalui pendirian anak perusahaan. Namun diakui hingga saat ini perencanaan dan kalkulasi nya masih menunggu memoratorium anak perusahaan oleh Menteri BUMN. “Ini yang mau kita lanjutkan semoga niat yang baik, analisa yang baik, kita diijinkan. Kedepan diijinkan membuat anak perusahaan yang membuat Yodya Karya akan semakin berkembang. Pengembangan usaha melalui pendirian anak perusahaan baru, diakui terinspirasi permintaan mitra kerja Dalam sebuah perencanaan projek apakah itu gedung bendungan, dari mulai struktur, interior eksterior dan sebaginya yang sudah dilakukan secara digitalsasi, dimana si pemilik gedung kerap meminta Yodya Karya tidak hanya mendisain interiornya, tapi juga untuk pelaksanaanya. “Nah itu permintaan seperti itu yang mau kita ambil kedepan. Boleh dibilang kontraktor tapi spesifik yang memang kita desain,” ujar Thomas. Mendirikan Bank Data Enginner. Selain itu, pengembangan usaha lain membentuk hop enginner. Yaitu sebuah bank komunitas enginer yang diinginkan. “Sedih rasanya karena diluar sana banyak sekali enginering yang masih belum dapat pekerjaan. Jadi siapa saja orang bisa daftar disitu mendaftarkan namanya, keahliannya apa segala macam. Usernya perusahaan perusahaan. “Jadi nanti kalu perusahaan dalam mencari tenaga ahli gak perlu lagi nyari dikoran atau apa, dimana tinggal buka link ini saja, ada perkumpulan, bank data enginerring hopnya,” pungkas Thomas. PT Yodya Karya…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 3, 2024
  • 0 Comments
Rumah Yatim Luncurkan Program YATIM BISA Guna Dorong Kualitas Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

INDOPOS-Jakarta, Kamis 03 Oktober 2024. Visi Indonesia Emas 2045 adalah suatu gagasan yang bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat, maju, adil, dan makmur pada tahun 2045. Generasi Emas 2045 merupakan sebuah wacana, dan gagasan yang harus terus diperjuangkan dalam rangka mempersiapkan para generasi muda Indonesia yang berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing tinggi. Rumah Yatim Arrohman Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas, untuk mewujudkan generasi muda yang memiliki kompetensi, kreativitas, dan inovasi yang tinggi. Dibalik semua peluang yang ada, tantangan di depan mata begitu nyata. Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai 280,73 juta jiwa (2023) namun  sekitar 4 juta dari penduduk tersebut adalah anak Yatim dan Yatim Piatu. Berdasarkan pengalaman selama 18 tahun mengelola anak Yatim dan Dhuafa di Indonesia, Rumah Yatim terus berupaya melakukan ragam inovasi dan kolaborasi untuk menebar kemanfaatan bagi anak-anak Yatim di Indonesia.Salah satu langkah besar dan strategis yang dilakukan adalah dengan membuat inovasi program pemberdayaan Yatim secara komprehensif melalui gerakan yang kami sebut dengan YATIM BISA di Indonesia. Wakil Direktur Utama Rumah Yatim, Abdurrahman mengungkapkan, gerakan program ini merupakan simbol kebangkitan anak Yatim untuk  mendapatkan akses jenjang pendidikan yang berkualitas. “Kami berkomitmen terus mendukung menuju Indonesia Emas 2045 nanti dengan mendorong sisi layanan kesehatan setara, pemenuhan kebutuhan pangan dan papan yang layak serta  pengembangan bakat dan skill  untuk yatim,” kata Abdurrahman. Di tahap awal, program ini diharapkan bisa membantu puluhan ribuan anak yatim di Indonesia melalui intervensi program Yatim Bisa Sekolah, Yatim Bisa Sehat, Yatim Sisa Sejahtera dan Yatim Bisa Ibadah. Sebagai simbolisasi diluncurkannya program Yatim Bisa, Rumah Yatim menggandeng Maybank Syari’ah sebagai mitra strategis dalam pada acara Grand Opening Yatim Bisa yang dilaksanakan pada tanggal 03 Oktober 2024 bertempat di The Sultan Hotel – Lagoon Garden Hall Jakarta Pusat yang dihadiri ratusan donatur dan mitra strategis Rumah Yatim dari kalangan profesional, pengusaha, korporasi dan sejumlah public figure lainnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 2, 2024
  • 0 Comments
Ketum Dewan Adat Bamus Betawi Eki Pitung Bertemu dan Berdiskusi dengan Ketum KADIN Arsyad Rasyid Bahas Peluang Ekonomi dan Bisnis Masyarakat Betawi dalam Era Jakarta Sebagai Kota Global

INDOPOS-Dewan Adat Bamus Betawi di bawah pimpinan Ketua Umum Eki Pitung, pada 1 Oktober di Hari Kesaktian Pancasila bersama Ketum KADIN INDONESIA Bung Arsyad Rasyid, melaksanakan diskusi dengan tema “Peluang Ekonomi dan Bisnis Masyarakat Betawi ketika Jakarta telah menjadi Kota Bisnis dan Kota Global”. Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi M Rifki atau akrab disapa Bang Eki Pitung, menyampaikan, dalam Rangka pendekatan dan Transisi untuk Rekonsilasi dianggap Penting Dewan Adat Bamus Betawi bersilaturahmi dengan Kondisi KADIN INDONESIA yang tengah dinamika Organisasi. “Kamipun bertemu dengan Ketum KADIN Bung Arsyad Rasyid, dan lebih banyak bicara kondisi kebutuhan dan Kegelisahan Kaum Betawi dalam bidang Sumber Daya Manusia dibidang Ekonomi dan Bisnis,” ujar Eki Pitung, Rabu (2/10/2024).“Bahkan Bung Arsyad Dengan senang hati menerima dan berkolaborasi apapun yg terbaik untuk Betawi kedepan,” ungkap Eki. Eki Pitung ketum Dewan Adat Bamus Betawi akan menjaga Harmonisasi KADIN INDONESIA tetap dalam suasana kedamaian dan tidak ada Perselisihan yang Panjang kedepan karena mereka adalah Tulang punggung ekonomi Bangsa sbg kamar dagang Indonesia. Eki Pitung juga melaksanakan penyematan Peci Merah Bamus Betawi dan Cukin BETAWI juga Batik Khas Betawi, dan semoga Bung Arsyad menjadi Anggota Kehormatan Dewan Adat Bamus Betawi. Eki Pitung Dewan adat Bamus Betawi akan berkolaborasi dengan KADIN INDONESIA. Meliputi, Tenaga Kerja , Pemberdayaan Ekonomi , UMKM dan sosial juga Budaya Betawi.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Oktober 1, 2024
  • 0 Comments
Stop Perjudian, Judi Dapat Merugikan Keluarga

INDOPOS-Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kepulauan Seribu Seletan, Windu Cahyaningsih minta kepada para ASN yang berada dilingkungan wilayah kerjanya agar menghindari perjudian, baik itu judi online maupun konvensional. “ Stop perjudian, karena judi dapat merusak dan merugikan diri kita sendiri maupun keluarga, “ ujar Windu Cahyaningsih saat menghadiri kegiatan keagamaan rutin bulanan di Aula kecamatan setempat, Senin siang ( 30/9/2024). Lebih lanjut ia menuturkan, kegiatan keagamaan yang dihadiri puluhan ASN di lingkungan kantor kecamatan kepulauan Seribu Selatan terdiri dari anggota Satpol PP, Dukcapil, Gulkarmat, OJLP, TP PKK dan intansi lainnya ada sedikit perbedaan. Kali ini kegiatan keagamaan mengundang dua nara sumber yakni Ustadz Ahmad, SS dengan materi perjudian ditinjau dari perspektif islam dan dari Polsek Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kasat Reskrim, AIPDA Donnes,SH dengan materi perjudian ditinjau dari perspektif hukum. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan membentengi diri untuk tidak terlibat dalam perjudian baik itu judi online maupun konvensional yang belakangan ini ramai dibicarakan di media social, jelasnya. Kasat Reskrim Polsek Kepulauan Seribu Selatan, Donnes, SH sangat mendukung dan mengapresiasi sekali kegiatan ini dalam upaya mengantisipasi warganya maupun ASN khususnya ASN kecamatan kepulauan seribu Selatan agar tidak terlibat permainan judi online. Saya berharap kedepannya akan berkolaborasi dengan pihak kabupaten atau sudin Kominfo, karena kita tidak bisa berantas sendiri dan harus bekerjasama dengan intansi terkait lainnya. “ Ini sangat positip sekali karena judi online dapat menyusupi berbagai aspek kalangan, bukan saja kalangan atas mau kalangan bawah tapi seluruh aspek “ ucap Donnes,SH. Ia memberi contoh seperti anggota DPR pernah ketahuan sedang bermain judi online saat sidang paripurna, ini merupakan salah contoh bahwa judi online sudah menyusupi kalangan atas maupun bawah. Dikalangan bawah ini yang sangat prihatin, karena kalangan bawah banyak sekali tindak criminal dampak dari judi online, contoh banyaknya pencurian, penipuan bahkan penggelapan keterkaitan hutang piutann dan penggelapan lainya, tambahnya. Sementara itu ustadz Acmad, SS dalam ceramahnya mengatakan bahwa judi dan narkoba dalam agama sangat dilarang dan dosa besar, dalam firman Allah SWT surat Al Maidah ayat 90, wahai orang-orang yang beriman sesungguhnya minuman keras, judi, berkurban untuk berhala dan mengundi nasib dengan panah merupakan salah satu perbuatan keji dan najis yang terbuat dari setan. Maka itu hindarilah, jauhkanlah semua itu agar kalian jadi orang-orang yang beruntung. Untuk itu saya himbau kepada seluruh warga dan ASN khususnya bagi yang mendengar, melihat perjudian ataupun narkoba dikalangan kita alangkah baiknya mari sama-sama kita cegah, dan kita hindari. Lebih baik kita rangkul mereka semua agar mereka semua tidak salah jalan dan tersesat terkait judi online dan juga narkoba yang saat ini sedang marak di Indonesia termasuk di Kepulauan Seribu Selatan sudah masuk. “ Ini sangat mengkhawatirkan kita semua untuk antisipasi/mencegah perlu adanya kolaborasi dengan intansi terkait agar masyarakat kita terhindar dari perjudian dan narkoba, “ jelas Ahmad mengakhiri. (***) .