• INDOPOSINDOPOS
  • November 10, 2024
  • 0 Comments
SGY: Berkat Prabowo & Pj Teguh, Marullah Matali Jadi Sekda Lagi

INDOPOS-OLEH : SUGIYANTO (SGY) – EMIK PERJALANAN karier Marullah Matali menuju posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta adalah kisah dramatis yang penuh liku dan tantangan. Marullah pertama kali menjabat sebagai Sekda pada era Gubernur Anies Baswedan. Pada periode tersebut, ia menerima berbagai tugas termasuk Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 49 Tahun 2022 yang dikeluarkan pada 4 Agustus 2021. Dalam Ingub ini, ada sekitar 100 target capaian yang harus diselesaikan terkait Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022. Instruksi tersebut seolah-olah mengisyaratkan bahwa Marullah memerlukan panduan yang sangat detail, layaknya seorang siswa sekolah dasar yang diberi arahan oleh gurunya. Padahal, sebagai Sekda, Marullah sudah memiliki tanggung jawab penuh untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan daerah tanpa harus menunggu instruksi khusus dari gubernur. Sebagai pejabat tertinggi dalam birokrasi Pemprov DKI Jakarta, seorang Sekda berkewajiban membantu gubernur dalam menjalankan pemerintahan sesuai dengan Undang-Undang (UU) dan aturan lainnya, serta melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang diemban sebagai Sekda. Namun, tekanan terhadap Marullah tidak berhenti sampai di situ. Saat menjalankan tugas sebagai Petugas Haji Daerah (PHD) mulai 16 Juni hingga 5 Agustus 2022, muncul wacana di kalangan Pemprov DKI untuk mengganti Marullah dengan seorang Pelaksana Tugas (Plt) Sekda. Wacana ini mencuat saat Marullah masih berada di Tanah Suci. Namun, rencana tersebut batal terlaksana karena Marullah segera kembali ke Indonesia. Peristiwa ini menjadi babak pahit dalam perjalanan karier Marullah dan mencerminkan adanya ketidakpastian serta tekanan politik di balik pemerintahan saat itu.  Marullah Matali saat dilantik kembali jadi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta. (Foto : Ist) Setelah masa jabatan Gubernur Anies Baswedan berakhir, Marullah Matali sempat dipertimbangkan sebagai kandidat Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Namun, Presiden Joko Widodo memilih Heru Budi Hartono, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), untuk mengisi posisi tersebut. Keputusan ini membuat Marullah tersingkir dari daftar kandidat untuk posisi birokrasi tertinggi di DKI Jakarta. Tidak berhenti di situ, di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Heru Budi Hartono, jabatan Marullah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta digeser menjadi Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata. Posisi Sekda kemudian diisi oleh Joko Agus Setyono, mantan Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur. Saat itu, muncul spekulasi publik bahwa rotasi ini merupakan batu loncatan bagi Marullah untuk menggantikan Heru Budi sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta. Namun, kenyataannya, Heru Budi tetap menjabat sebagai Pj Gubernur hingga dua tahun lamanya, sementara Marullah tetap berada pada posisinya sebagai Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata. KEBANGKITA DI ERA PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO PERGANTIAN kepemimpinan nasional pada 20 Oktober 2024, ketika Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden menggantikan Joko Widodo, membawa angin segar bagi tokoh-tokoh Betawi, termasuk Marullah Matali. Dengan diangkatnya Teguh Setyabudi sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Heru Budi Hartono, muncul harapan baru bagi Marullah. Pada Jumat, 8 November 2024, Marullah resmi dilantik kembali sebagai Sekda Provinsi DKI Jakarta, menggantikan Joko Agus Setyono yang dipindahkan menjadi Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi (Indagtrans).  Sugiyanto (SGY) – Emik (Foto : Goes) Kembalinya Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta adalah bukti nyata bahwa ketulusan, keikhlasan, dan dedikasi pada akhirnya akan mendapatkan ganjaran yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa (YME). Keputusan strategis dari Presiden Prabowo Subianto serta peran signifikan Pj Gubernur Teguh Setyabudi menjadi faktor penentu dalam mengembalikan Marullah ke posisi penting ini. Langkah ini menandakan adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap aspirasi masyarakat Betawi yang ingin melihat putra daerah mereka berperan dalam birokrasi ibu kota. UCAPAN TERIMA KASIH DARI MASYARAKAT JAKARTA TIDAK berlebihan jika masyarakat Jakarta bersyukur kepada Allah SWT atas dilantiknya kembali Marullah Matali sebagai Sekda. Rasa hormat dan terima kasih yang besar pantas disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Pj Gubernur Teguh Setyabudi atas kebijakan bijaksana ini. Meskipun Marullah gagal menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta, kembalinya ia sebagai Sekda setidaknya mengobati kekecewaan masyarakat Betawi yang berharap adanya putra asli daerah yang memimpin ibu kota. Kembalinya Marullah ke posisi Sekda juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat dan penghargaan kepada putra daerah yang berprestasi. Terima kasih kepada Tuhan YME, Presiden Prabowo Subianto, dan Pj Gubernur Teguh Setyabudi. Masyarakat Jakarta kini optimis dan siap melangkah maju di bawah kepemimpinan baru yang membawa harapan baru bagi ibu kota. Dalam konteks Pilkada serentak, atau menjelang Pilkada DKI Jakarta yang akan datang, masyarakat siap mendukung siapa pun yang terpilih dengan keyakinan bahwa Sekda Marullah Matali akan tetap menjadi birokrat setia yang mendampingi pembangunan Jakarta. Kehadirannya sebagai Sekda memberikan harapan bagi masyarakat Jakarta akan kemajuan dan perkembangan yang lebih baik di masa depan. © [wok] [PENULIS : Sugiyanto (SGY)-Emik adalah Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara/Hasrat, kini tinggal di…

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 10, 2024
  • 0 Comments
Muhidin Muchtar: Pengangkatan Tokoh Betawi Marullah Matali Kembali Jadi Sekda DKI Merupakan Berkah dari Allah SWT

INDOPOS-Muhidin Muchtar Aktivis Betawi Petamburan, Pemerhati Sosial, Politik dan Budaya, menyampaikan selamat dan sukses kepada Tokoh Betawi Marullah Matali, yang kembali diangkat sebagai Sekda DKI Jakarta. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Pj Gubernur Teguh, atas pengangkatan ini. Menurut Muhidin, Kembalinya Marullah ke posisi Sekda juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat dan penghargaan kepada putra daerah yang berprestasi. “Terima kasih kepada Allah SWT, Presiden Prabowo Subianto, dan Pj Gubernur Teguh Setyabudi. Masyarakat Jakarta kini optimis dan siap melangkah maju di bawah kepemimpinan baru yang membawa harapan baru bagi ibu kota,” ujar Muhidin. Dalam konteks Pilkada serentak, atau menjelang Pilkada DKI Jakarta yang akan datang, masyarakat siap mendukung siapa pun yang terpilih dengan keyakinan bahwa Sekda Marullah Matali akan tetap menjadi birokrat setia yang mendampingi pembangunan Jakarta. Kehadirannya sebagai Sekda memberikan harapan bagi masyarakat Jakarta akan kemajuan dan perkembangan yang lebih baik di masa depan. Perjalanan karier Marullah Matali menuju posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta adalah kisah dramatis yang penuh liku dan tantangan. Marullah pertama kali menjabat sebagai Sekda pada era Gubernur Anies Baswedan. Pada periode tersebut, ia menerima berbagai tugas termasuk Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 49 Tahun 2022 yang dikeluarkan pada 4 Agustus 2021. Dalam Ingub ini, ada sekitar 100 target capaian yang harus diselesaikan terkait Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022. Instruksi tersebut seolah-olah mengisyaratkan bahwa Marullah memerlukan panduan yang sangat detail, layaknya seorang siswa sekolah dasar yang diberi arahan oleh gurunya. Padahal, sebagai Sekda, Marullah sudah memiliki tanggung jawab penuh untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan daerah tanpa harus menunggu instruksi khusus dari gubernur. Sebagai pejabat tertinggi dalam birokrasi Pemprov DKI Jakarta, seorang Sekda berkewajiban membantu gubernur dalam menjalankan pemerintahan sesuai dengan Undang-Undang (UU) dan aturan lainnya, serta melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang diemban sebagai Sekda. Namun, tekanan terhadap Marullah tidak berhenti sampai di situ. Saat menjalankan tugas sebagai Petugas Haji Daerah (PHD) mulai 16 Juni hingga 5 Agustus 2022, muncul wacana di kalangan Pemprov DKI untuk mengganti Marullah dengan seorang Pelaksana Tugas (Plt) Sekda. Wacana ini mencuat saat Marullah masih berada di Tanah Suci. Namun, rencana tersebut batal terlaksana karena Marullah segera kembali ke Indonesia. Peristiwa ini menjadi babak pahit dalam perjalanan karier Marullah dan mencerminkan adanya ketidakpastian serta tekanan politik di balik pemerintahan saat itu. Setelah masa jabatan Gubernur Anies Baswedan berakhir, Marullah Matali sempat dipertimbangkan sebagai kandidat Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Namun, Presiden Joko Widodo memilih Heru Budi Hartono, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), untuk mengisi posisi tersebut. Keputusan ini membuat Marullah tersingkir dari daftar kandidat untuk posisi birokrasi tertinggi di DKI Jakarta. Tidak berhenti di situ, di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Heru Budi Hartono, jabatan Marullah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta digeser menjadi Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata. Posisi Sekda kemudian diisi oleh Joko Agus Setyono, mantan Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur. Saat itu, muncul spekulasi publik bahwa rotasi ini merupakan batu loncatan bagi Marullah untuk menggantikan Heru Budi sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta. Namun, kenyataannya, Heru Budi tetap menjabat sebagai Pj Gubernur hingga dua tahun lamanya, sementara Marullah tetap berada pada posisinya sebagai Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata. Kebangkitan di Era Presiden Prabowo Subianto Pergantian kepemimpinan nasional pada 20 Oktober 2024, ketika Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden menggantikan Joko Widodo, membawa angin segar bagi tokoh-tokoh Betawi, termasuk Marullah Matali. Dengan diangkatnya Teguh Setyabudi sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Heru Budi Hartono, muncul harapan baru bagi Marullah. Pada Jumat, 8 November 2024, Marullah resmi dilantik kembali sebagai Sekda Provinsi DKI Jakarta, menggantikan Joko Agus Setyono yang dipindahkan menjadi Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi (Indagtrans). Kembalinya Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta adalah bukti nyata bahwa ketulusan, keikhlasan, dan dedikasi pada akhirnya akan mendapatkan ganjaran yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa (YME). Keputusan strategis dari Presiden Prabowo Subianto serta peran signifikan Pj Gubernur Teguh Setyabudi menjadi faktor penentu dalam mengembalikan Marullah ke posisi penting ini. Langkah ini menandakan adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap aspirasi masyarakat Betawi yang ingin melihat putra daerah mereka berperan dalam birokrasi ibu kota. Ucapan Terima Kasih dari Masyarakat Jakarta Tidak berlebihan jika masyarakat Jakarta bersyukur kepada Allah SWT atas dilantiknya kembali Marullah Matali sebagai Sekda. Rasa hormat dan terima kasih yang besar pantas disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Pj Gubernur Teguh Setyabudi atas kebijakan bijaksana ini. Meskipun Marullah gagal menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta, kembalinya ia sebagai Sekda setidaknya mengobati kekecewaan masyarakat Betawi yang berharap adanya putra asli daerah yang…

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 9, 2024
  • 0 Comments
Warga Sukapura Antusias Sambut Bunda Neneng Gelar Sembako Murah

INDOPOS-Raut kebahagiaan nampak jelas dari wajah ratusan warga Jalan Sri Gunting, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (9/11/2024) pagi. Hal itu dikarenakan adanya program tebus sembako murah yang diadakan tim pemenangan pasangan cagub Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) bagi warga RW 06 dan 07 sebanyak 360 paket. Meski sembako yang disediakan hanya beras 2 kilogram dan minyak goreng 1 liter. Program tebus sembako murah dinilai sangat berharga bagi masyarakat setempat. “Alhamdulillah dengan adanya kegiatan tebus sembako murah yang diadakan Bu Neneng Hasanah (tim pemenangan cagub RIDO hari ini, warga yang berada di lingkungan ini sangat terbantu. Khususnya warga yang tinggal di RW 06 dan 07 Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing,” ujar salah satu warga RW 06, Yuni di lokasi, Sabtu (9/11/2024). Menurutnya, meski diadakan di lingkungan kompleks. Kegiatan tebus sembako murah, banyak memberikan manfaat bagi warga. Apalagi, Yuni mengakui jika perekonomian warga di lingkunganya, memiliki tarap kehidupan ekonomi yang berbeda-beda. Sebab itulah, wanita paruh baya itu berharap program tersebut bisa berjalan pasca pasangan cagub Ridwan Kamil-Suswono terpilih di pilkada Jakarta 2024. “Kami harapkan jika pasangan RIDO menang, Pak Ridwan Kamil bisa melanjutkan tebus sembako murah tersebut,” ucapnya. Di tempat yang sama, anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat, Neneng Hasanah mengatakan jika selama sosialisasi yang dilakukan sebanyak 9 lokasi di dapil 2 Jakarta Utara. Mayoritas warga sangat terbantu dengan adanya program tebus sembako murah. “Insha Allah, jika Allah meridhoi. Dan pasangan RIDO terpilih dalam pilkada 2024. Program sembako murah ini akan diadakan setiap bulan,” ujar politisi yang akrab disapa Bunda itu. Lebih lanjut, anggota DPRD DKI empat periode itu menambahkan, jika program sembako murah yang diadakannya tidak menjadi pelanggaran pilkada. Asalkan, kata dia sembako dilakukan dengan tebus murah.”Jika dibagikan secara gratis, maka hal itu pelanggaran. Untuk hari ini sembako yang ada ditebus dengan harga 5 ribu rupiah setiap paketnya,” imbuhnya. Secara pribadi, anggota Komisi D DPRD DKI itu mengakui sudah melakukan sosialisasi secara masive terhadap pasangan Ridwan Kamil-Suswono. “Kalau isu, KIM plus tidak bekerja atau mesin parpolnya tidak berjalan maka hal itu tidak benar. Bahkan, anggota DPRD DKI Fraksi Demokrat sudah melakukan di lima wilayah kota dan Pulau Seribu dengan melakukan pemasangan spanduk, stiker dan kegiatan kampanye lainya di tengah masyarakat. Khusus fraksi Demokrat, Ketua Umum Pak AHY mengintruksikan untuk satu komando memenangkan pasangan RK-Suswono di pilkada Jakarta satu putaran,” tandasnya.(***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 9, 2024
  • 0 Comments
Ketua SIB Tahyudin Aditya Sampaikan Selamat dan Sukses Atas Pengangkatan Sekda Marullah Matali, Langkah Tepat dan Strategis

INDOPOS-Ketua Seniman Intelektual Betawi (SIB) Tahyudin Aditya, menyampaikan selamat dan sukses atas pengangkatan Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta. Ia menilai, keputusan Pemerintah DKI Jakarta mengangkat Marullah Matali sebagai Sekda merupakan langkah yang tepat dan strategis untuk memajukan birokrasi di ibu kota. Langkah ini juga sangat baik, untuk menciptakan suasana Pilkada yang lebih kondusif, karena sosok Marullah dinilai memahami dengan baik karakter masyatakat Jakarta. “Pertama, kami dari SIB memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Prabowo-Gibran yang sudah memutuskan untuk mengangkat Pak Marullah sebagai Sekda DKI. Kami percaya, ini adalah keputusan yang tepat,” ujar Tahyudin, pada wartawan. Tahyudin mengungkakan, SIB menyambut gembira kehadiran Marullah yang dikenal memiliki pengalaman luas dalam dunia birokrasi. “Kedua, kami pun menyambut dengan gembira kehadiran Pak Marullah sebagai Sekda yang sudah memiliki pengalaman luas dalam birokrasi,” katanya. Tahyudin berharap, dengan terpilihnya Marullah, pemerintahan DKI Jakarta akan semakin baik dan dapat membawa angin segar dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik lagi. “Marullah tidak hanya berpengalaman, beliau juga seorang pemimpin yang mampu menyatukan semua golongan di Jakarta, sebuah kota yang majemuk dengan beragam suku, ras, dan budaya,” jelasnya. Menurutnya, pengalaman Marullah yang sebelumnya menjabat Sekda DKI Jakarta dan sebagai sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat Betawi, menjadi keunggulan tersendiri. “Semua sudah tahu, Pak Marullah sebelumnya juga pernah menjadi Sekda, jadi pengalaman beliau dalam memimpin tidak perlu lagi diragukan. Beliau seorang sosok pemersatu, apalagi merupakan putra asli Betawi. Hal ini membuatnya sangat tepat untuk menyatukan beragam golongan yang ada di Jakarta,” Katanya. Pelantikan Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta ini merupakan bagian dari rotasi jabatan yang dilakukan oleh Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi. (bw)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 8, 2024
  • 0 Comments
GIAT CANVASING RELAWAN PERSAUDARAAN ANAK JAKARTA (PAJAK)

INDOPOS-RELAWAN PERSAUDARAAN ANAK JAKARTA (PAJAK) untuk PRAMONO-RANO terus bergerak mengkampanyekan program-program Paslon Gubernur nomer 3. Seiring waktu yang begitu dekat dengan semangat Jakarta Menyala di punggung, Relawan PAJAK melakukan Canvasing Stiker menyapa ke rumah-rumah warga. Kordinaror Tingkat RW yang telah di bentuk selama Satu Bulan akan turun gunung bekerjasama dengan Kordinator TPS untuk mensosialisasikan Cara Memilih Paslon Gubernur. Dengan Bimbingan Teknik yg telah di berikan BANG PELE selaku Mentor Relawan PAJAK diharapkan para Kordinator Tingkat RW dan TPS bisa mempengaruhi dan merangkul warga Jakarta untuk memilih Paslon Gubernur PRAMONO – RANO. HARYANTO yang akrab di panggil BANG PELE mengintruksikan seluruh jajaran dari tingkat atas sampai ketingkat bawah agar selalu menjaga moral adab dan kesantunan Relawan PAJAK terhadap warga yg akan kita sapa. Kordinator Lapangan H. SUYATNO meminta kepada Kordinator TPS ketika menjalankan tugasnya, Jangan lupa harus selalu Mengingatkan Masyarakat pada hari Rabu, tanggal 27 Nopember 2024 untuk pergi ke TPS dengan menentukan Hak Pilih mereka, Jangan ada lagi kata Golput apalagi kata-kata Coblos ke 3-3nya. Modal Canvasing yang dimiliki para Relawan PAJAK hanya Stiker Paslon Gubernur PRAM-RANO yang akan ditempel ke rumah-rumah warga. Dan memberikan Senyuman Manis, seperti halnya yang sama yang telah dilakukan oleh si DOEL kepada ZAINAB dan SARAH ungkap Candaan HABIB RIFKI DINAR selaku Ketua Relawan PAJAK. //Pele-naum@R.pajak

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 7, 2024
  • 0 Comments
Bunda Neneng: Menuju Kota Global, Jakarta Harus Bebas Banjir 2025

INDOPOS-Persoalan banjir di Jakarta nampaknya masih menjadi fokus perhatian legislator di Jakarta memasuki musim penghujan pada akhir tahun 2024. Pemprov DKI pun diharapkan melakukan upaya pembenahan terhadap infrastruktur di Jakarta dalam upaya mencegah banjir. “Jakarta menuju kota global dan Indonesia emas 2045 harus juga dibarengi dengan hilangnya persoalan banjir dan genangan di ruas jalan protokol,” ujar anggota Fraksi Demokrat di DPRD DKI, Neneng Hasanah di Jakarta, Kamis (7/11/2024). Bunda Neneng, begitu sapaan akrabnya, menyampaikan, untuk mengatasi persoalan banjir dan genangan itu, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta tersebut meminta agar APBD DKI 2025 dalam penanganan banjir bisa dimaksimalkan. “Pada APBD 2025 Plt Kadis SDA harus lebih fokus membuat folder atau mesin pompa yang kapasitasnya besar. Sehingga menghadapi Indonesia emas 2045 banjir tidak ada lagi,” ujarnya. Lebih lanjut, anggota DPRD DKI dari dapil II Jakarta Utara itu mengatakan, jika dalam mengatasi persoalan banjir, pemprov DKI berkoordinasi dengan pemerintah pusat. “Dengan presiden baru Pak Prabowo, pemerintah pusat saat ini sangat aktif dalam penanganan banjir di Jakarta. Hal itu bisa dilihat dari perhatian Pak Menko (AHY) yang begitu aktif dalam meninjau persoalan banjir di Jakarta. Khususnya pada daerah pesisir Jakarta Utara. Karena pada daerah itu, banjir tidak hanya berasal dari hujan tapi juga berasal pasang air laut. Alhamdulillah warga pesisir sangat terbantu dengan bendungan yang ada saat ini, kedepan bendungan itu harus dituntaskan,” pintanya.

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 7, 2024
  • 0 Comments
Norman Nurdjaman Jadi Nahkoda Baru REI Jawa Barat

INDOPOS-Norman Nurdjaman terpilih secara resmi sebagai Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat periode 2024 – 2027 dalam Musyawarah Daerah (Musda) REI Jawa Barat yang berlangsung di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Selasa (5/11/2024).Musda REI ke-XII itu dibuka oleh Pejabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin yang juga dihadiri oleh Ketua Umum REI Joko Suranto, pihak perbankan, OJK, Komisi IV DPRD dan tamu undangan lainnya.Dalam sambutannya, Bey Machmudin mengharapkan REI dapat menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat dengan konsep berkelanjutan. Konsep berlanjutan yang dimaksud adalah mengadopsi konsep “green property” dengan memanfaatkan bahan bangunan yang ramah lingkungan. Selain itu, arsitektur juga wajib memenuhi standar gempa bumi, serapan air tinggi melalui ruang terbuka hijau, drainase dan instalasi air, kolam-kolam retensi memadai, hunian ideal yang dilengkapi dengan sistem pengolahan sampah mandiri. “Masyarakat menantikan kebijakan progresif untuk memperluas akses hunian terjangkau, percepatan perizinan, dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Bey Machmudin. Sementara sebagai nahkoda baru DPD REI Jawa Barat, Norman Nurdjaman mengatakan akan melakukan pembenahan secara organisasi, termasuk menata kembali hubungan dengan para stakeholder. Apalagi, saat ini, REI juga dihadapkan dengan prospek bisnis di era pemerintahan baru. “Kedepannya kami berharap REI semakin maju dan bisa bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi di bidang real estate,” terang Norman Nurdjaman kepada wartawan selepas acara. Meski demikian, Norman yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua REI Jawa Barat 2020 – 2023 menyadari bahwa tantangan REI kedepan akan semakin berat. Apalagi kondisi deflasi yang terjadi juga sangat memberi dampak kepada bisnis real estate. “Oleh karenanya, masih banyak aturan-aturan yang perlu direvisi seperti andalalin, LSD dan lain-lain,” ucapnya. Dalam masa kepemimpinannya tiga tahun ke depan, Norman Nurjaman berharap REI Jawa Barat akan semakin kompak. Ia menyebut, tagline-nya terkait “perubahan” harus benar-benar dapat diwujudkan demi kemajuan REI Jawa Barat. “Perubahan ini selain internal, tapi juga hubungan dengan seluruh stake holder yang harus kita benahi. Sebut saja dengan BPN, Perpajakan, Kepolisian, PLN dan lain-lain. Lewat MOU kita berharap akan tercipta kepastian usaha karena dasarnya pengusah itu kan targetnya kepastian usaha,” tambah lulusan Universitas Gajah Mada itu. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 7, 2024
  • 0 Comments
Deklarasi Relawan Persaudaraan Anak Jakarta (PAJAK) Dukung Pramono – Rano

INDOPOS-Relawan Anak Jakarta (PAJAK) menggelar deklarasi untuk mendukung pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Calon Wakil Gubernur Rano Karno. LOKASI JL.KALIBATA UTARA 2 PANCORAN JAK-SEL HADIR DALAM DEKLARASI : CABGUB PRAMONO ANUNG HABIB ACHMAD MUCHDOR TOKOH MASYARAKAT KALIBATA *DEWAN PENASEHAT :* *HERIYANTO* Atau yg Akrab di sebut *BANG PELE* selaku Mentor Relawan TELAH MEMBENTUK KORDINATOR TINGKAT RW, YANG AKAN BERGERAK DAN BEKERJA BERSAMAAN SAMPAI KE TPS-TPS” *KETUA HARIAN :* *HABIB RIFKI DINAR* “DEKLARASI PERSAUDARAAN ANAK JAKARTA MENDUKUNG PENUH SETIAP GERAKAN RELAWAN PERSAUDARAAN ANAK JAKARTA UNTUK MEMBUAT POSKO PEMENANGAN PRAMONO ANUNG DI TIAP-TIAP KELURAHAN *BENDAHARA PAJAK* *M. SAHABUDIN* “Kita Relawan sampai ke bawah sudah kompak dalam bekerja, terbukti telah terbentuknya Kordinator Tingkat RW” DEKLARASI ini juga memberikan Berkah pd masyarakat setempat dengan ditambah adanya acara *makan gratis dan beli minyak murah*

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 6, 2024
  • 0 Comments
Polda Kalsel Ungkap Kasus Tindak Pidana 13.500 Sak Pupuk Ilegal

INDOPOS-Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan menggerebek gudang pupuk organik ilegal di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dalam penggebrekan tersebut didapati sebanyak 13.500 sak pupuk untuk diperjualbelikan. Pupuk dengan merek Gajah Hitam Sakti itu adalah produksi PT. Satria Gunung Sakti. Kapolda menjelaskan pupuk bisa dikatakan ilegal lantaran tidak terdaftar di database Kementerian Pertanian. “Jumlah yang ditemukan sesuai dengan surat jalan yakni ada 13.500 sak isi 50 kilogram merek Gajah Hitam Sakti produksi PT. Satria Gunung Sakti,” jelas Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto saat mengecek lokasi gudang di Jalan Tambak Tarap, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Selasa (5/11/2024). Perdagangan pupuk ilegal itu terbongkar setelah penyidik Unit 2 Subdit 1 Indagsi Dit Reskrimsus Polda Kalsel pimpinan Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Amin Rovi melakukan penyelidikan atas perintah Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Pol M Gafur Aditya Siregar. Semula petugas berpura-pura menyamar sebagai pembeli dengan membeli pupuk jenis fospat organik natural merek Gajah Hitam Sakti pada Senin (4/11) di gudang tersebut. Polisi lalu mengecek nomor pendaftaran pupuk dengan nomor pendaftaran 01.01.2022.183 melalui website resmi Kementan RI dengan hasil tidak ditemukan. Penyidik kemudian berkordinasi dengan ahli dari Kementerian Pertanian. Penyidik mengirimkan foto pupuk tersebut beserta nomor pendaftaran Kementan 01.01.2022.009. Ternyata, sesuai penjelasan ahli, pupuk tersebut tidak terdaftar di database Kementan RI, sehingga polisi langsung melakukan upaya penegakan hukum dengan menyegel gudang dan memberikan garis polisi. Hasil pengakuan sementara pemilik gudang kepada penyidik, mereka membeli pupuk dari PT. Satria Gunung Sakti pada Agustus 2024 sampai 4 November 2024 dengan harga Rp4.050 per kilogram. Ada sebanyak 75 ton yang sudah diperdagangkan ke petani di wilayah Binuang, Kabupaten Tapin, Kabupaten Tanah Laut hingga ke wilayah Kalimantan Tengah yang mayoritas untuk kebutuhan kebun kelapa sawit, padi dan palawija. Kapolda menyebut pelaku usaha juga tidak memiliki badan hukum dan perizinan dalam memperdagangkan pupuk tersebut. Untuk sementara semua pihak yang terlibat masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik dengan persangkaan pasal 122 jo pasal 73 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan. Kapolda mengapresiasi pengungkapan tindak pidana pupuk ilegal tersebut yang dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Pol M Gafur Aditya Siregar selaku Ketua Tim Satgas Pangan Polda Kalsel. Dia menegaskan pupuk yang tidak terdaftar resmi di Kementan artinya dapat membahayakan bagi kelangsungan sektor pertanian lantaran kandungannya tidak diketahui pasti apakah baik atau justru berbahaya bagi tumbuhnya tanaman. “Penegakan hukum ini menjadi wujud nyata mendukung program ketahanan pangan yang merupakan salah satu program 100 hari Presiden RI Prabowo Subianto,” ucapnya. Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman yang turut menyambangi lokasi gudang dan menyatakan tindakan cepat Polda Kalsel telah menyelamatkan sektor pertanian dan perkebunan. “Bisa dibayangkan jika pupuk ini sampai beredar luas dalam waktu yang lama, tentu bisa mengancam sektor ketahanan pangan kita jika kandungannya tidak sesuai standar yang dibutuhkan,” tambahnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 6, 2024
  • 0 Comments
Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Lecturing di Leeds University United Kingdom

INDOPOS-Sebagai bentuk pertanggung jawaban akademik kampus Unggul Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur melakukan lecturing ke kampus terkemuka di United Kingdom (UK) Leeds University. Lecturing dilakukan untuk memperkaya pengetahuan Mahasiswa dan Dosen mengenai Hukum Bisnis di era globalisasi saat ini. Materi perkuliahan disampaikan oleh Prof. Travor Clark dari Leeds University. Mahasiswa, Dosen Program Doktor Ilmu Hukum dan Doktor Ilmu Ekonomi sangat antusias mengikuti lecturing tersebut. Prof.Dr. Ade Saptomo, Dr. Ahmad Redi, Dr. Joneer Rambe, Dr. Rianda, Dr. Puji Astuti, Dr. Wasis dan Dr. Zulher dengan seksama dan serius dalam perkuliahan tersebut, hal itu dibuktikan dengan diskusi yang interaktif dengan Prof. Travor. Pimpinan rombongan Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur Prof.Dr. Faisal Santiago, mengatakan bahwa kampus Unggul harus mempunyai ke unggulan dari kampus lainnya, salah satu nya adalah adanya kuliah di kampus terkemuka di luar negeri. Lecturing di Luar Negeri rutin diadakan oleh Program Pascasarjana Universitas Borobudur setiap semester nya dikampus World Class University. Kami kampus pertama swasta dan satu-satunya yang secara rutin melakukan lecturing di Luar Negeri ujar Prof. Faisal. Kampus yang terletak di Jalan Laksamana Malahayati (Kalimalang) No. 1 Jakarta Timur terus menjaga amanah akreditasi UNGGUL yang diberikan olen BAN-PT dengan nilai 375 untuk selalu menjaga kualitas pendidikan bagi mahasiswa, lulusan dan dosennya, pungkas Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur. (wok)