Dedi Mulyadi Desak Mabes Polri Bongkar Rekayasa Kasus Vina Cirebon oleh Oknum Polisi

INDOPOS-Dedi Mulyadi mendesak Mabes Polri menerjunkan tim audit investigasi untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016 silam. Mantan Bupati Purwakarta dua periode menilai kejanggalan saat penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut. Anggota DPR RI ini mengatakan, secara hukum formal, delapan orang telah divonis bersalah, salah satunya Saka Tatal yang kini telah bebas setelah menjalani hukuman penjara.Sementara, tujuh terpidana masih mendekam dengan hukuman penjara seumur hidup. “Hari ini para pengacara sedang mengumpulkan novum untuk mengajukan PK (Peninjauan Kembali),” kata Dedi Mulyadi dalam rilis yang diterima, Sabtu (8/6/2024). Hasil penelusuran dari mulut ke mulut, rumah ke rumah, saksi ke saksi, dapat disimpulkan Saka Tatal kemungkinan besar bukan pelaku pembunuhan. Hal itu dikuatkan dengan pengakuan Saka yang seorang mantan narapidana tetapi bersikukuh mengatakan tidak terlibat. “Bagi seorang anak muda yang sudah mengalami penjara sampai sekarang bersikukuh mengatakan dia bukan pelakunya itu menandakan bahwa yang selama ini terjadi, ada sesuatu yang menjadi misteri dari kasus meninggalnya Vina dan Eky,” ujar Kang Dedi. Polisi, berpegang teguh pada aspek formal putusan pengadilan yang sah dan mengikat.Namun, polisi menganulir dua Daftar Pencarian Orang (DPO). Sehingga dari tiga DPO menjadi 1 DPO. Padahal sama-sama produk hukum pengadilan sah dan mengikat. Sedangkan satu orang yang diduga DPO ditangkap Polda Jabar, yakni Pegi Setiawan masih banyak yang meragukan, apakah benar terlibat atau tidak dalam kasus tersebut.Sehingga hal lumrah jika kini masyarakat meragukan seluruh produk hukum vonis terhadap delapan terpidana. “Cara terbaik, tidak ada salahnya Mabes Polri menerjunkan tim audit investigatif,” tuturnya. Kang Dedi berharap tim tersebut bisa memulai penelusuran dari peristiwa kesurupan yang direkam, kesaksian Aep dan Dede yang berujung pada penangkapan para terpidana hingga penyiksaan di luar batas kemanusiaan. Rangkaian tersebut diharapkan, kata Kang Dedi, bisa menjawab berbagai kemungkinan. Pertama apakah Vina dan Eky tewas dibunuh oleh para terpidana atau bukan? Kedua, apakah korban tewas oleh para pelaku lain dan terjadi salah tangkap atau tidak?. ”Ketiga, Vina dan Eky itu memang mengalami kecelakaan murni. Itu tiga-tiganya bisa terjawab dengan dilakukan audit investigatif oleh Mabes Polri,” tandasnya.

Mardiono Lari dari Tanggungjawab, Pimpinan Majelis dan Mahkamah PPP Jangan Ragu Beri Sanksi Tegas!

INDOPOS-Pidato kontroversial Mardiono, dalam Rapimnas, di Tangerang, Banten pada Kamis (6/6/2024) lalu, makin menuai gelombang protes dan kekecewaan yang menggoyang posisinya dari kursi Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Front Kader Ka’bah Bersatu (FKKB), menilai Pernyataan Mardiono yang tak mau disalahkan atas terpuruknya PPP, dinilai sangat melukai hati umat, dan seluruh kader, serta caleg PPP yang sudah berjuang mengorbankan waktu, pikiran, jiwa dan harta demi partai. “Sudah membuat PPP tidak lolos PT, Plt. Ketum Mardiono malah menunjukkan sikap lari dari tanggung jawab, melalui pidatonya di hadapan peserta Rapimnas PPP, Ketua-Ketua Majelis DPP, PH DPP, dan Ketua, serta Sekretaris DPW PPP. Tanpa merasa bersalah sedikitpun, Mardiono malah melempar tanggung jawab, dan melimpahkan kegagalannya dengan menyalahkan para caleg. Untuk itu FKKB meminta kepada Pimpinan Majelis dan Mahkamah Partai Persatuan Pembangunan untuk segera memberikan sanksi seberat – beratnya dengan memberhentikan Mardiono dari jabatannya sebagai Plt. Ketua Umum PPP,” tegas Ketua FKKB yang juga Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta, H. Ichwan Jayadi, didampingi Belly Bilalusalam, Sekretaris FKKB, pada wartawan. Seperti diketahui, Pidato Plt Ketua Umum DPP PPP, Mardiono terkait kegagalan viral di berbagai kanal media sosial (medsos). Pidato tersebut disampaikan Mardiono di depan kader saat pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP di Tangerang, Banten pada Kamis (6/6/2024). Dalam video itu, Mardiono menolak disalahkan terkait kegagalan partai Ka’bah melaju ke Senayan. Menurut dia, kegagalan itu terkait dengan kader yang maju sebagai calon anggota legislatif (caleg), bukan dirinya. Tak pelak, hal ini membuat internal PPP terguncang hebat. Gelombang protes dan desakan agar Majelis dan Mahkamah Partai Persatuan Pembangunan untuk menjatuhkan sanksi berat pada Mardiono pun semakin membesar. Hal ini membuat kejatuhan Mardiono dari posisinyabpun nampaknya tinggal menunggu waktu. (budi)

Peringati Bulan Bung Karno, UBK Bedah Buku “Merahnya Ajaran Bung Karno” 

INDOPOS-Memperingati bulan Bung Karno Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta menggelar bedah buku “Merahnya Ajaran Bung Karno: Narasi Pembebasan Ala Indonesia” di aula Fatmawati Universitas Bung Karno. Bedah buku tersebut langsung di buka oleh ketua Badan Pengembangan dan Pengajaran Ajaran Bung Bung Karno (BPP ABK) Muhammad Marhaendra Putra, S.H., M.H dan dihadiri oleh sang penulis buku Merahnya Ajaran Bung Karno Airlangga Pribadi, Ph.d serta seluruh dosen ABK dan mahasiswa UBK. Dalam sambutannya M. Marhaendra menyambut baik buku Merahnya Ajaran Bung Karno karena sejalan dengan buku ABK yang menjadi matakuliah wajib di kampus Universitas Bung Karno, sehingga M. Marhaendra yang juga merupakan salah satu cucu dari Bung Karno merekomendasikan agar materi buku tersebut dimasukkan kedalam matakuliah ABK. “Saya bahagia dengan terbitnya buku Merahnya Ajaran Bung Karno: Narasi Pembebasan Ala Indonesia ini karena materinya sejalan dengan matakuliah ABK yang wajib diterapkan di kampus UBK selama empat semester sehingga saya merekomendasikan agar materi buku ini juga digunakan kedalam matakuliah ABK” (Senin, 10/06/24). Penulis buku Merahnya Ajaran Bung Karno: Narasi Pembebasan Ala Indonesia mengatakan tertarik menulis buku tersebut karena kekagumannya kepada Sang Proklamator yang pemikirannya sangat intelektual dalam melakukan pembebasan bangsa Indonesia dari cengkraman penjajahan. Pemikirannya seperti marhaenisme mampu menimbulkan pergerakan sosial dan menyatukan persatuan rakyat Indonesia sehingga bisa membawa negara Indonesia merdeka. (wok)

Tingkatkan Digitalisasi UMKM, BSI Gandeng Qasir.id

INDOPOS-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara konsisten mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), salah satunya dari aspek digital. Kali ini, BSI menggandeng Qasir.id, platform startup yang fokus bergerak dari sisi pembayaran transaksi bagi UMKM. Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan BSI akan berperan memfasilitasi UMKM dalam hal peningkatan skill dan akses permodalan melalui pembiayaan, sedangkan Qasir.id akan mensinergikan UMKM untuk akses ke perbankan syariah. Kerjasama ini nantinya mensinergikan 24 ribu UMKM yang sudah bekerjasama dengan Qasir.id agar dapat dioptimalisasi memperoleh akses permodalan dari BSI. “Fokus utama dari kerja sama ini adalah memberikan dukungan bisnis yang lebih luas kepada pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat digitalisasi UMKM dan meningkatkan efisiensi operasional para pelaku UMKM,” jelas Anton. Sampai dengan posisi Mei 2024, pembiayaan UMKM BSI tumbuh positif mencapai Rp46,60 triliun, tumbuh 13,41% secara year on year dan mampu menyerap UMKM lebih dari 321 ribu nasabah Anton menekankan bahwa kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi model kerja sama yang sukses antara institusi keuangan syariah dan penyedia teknologi digital dalam mendukung sektor UMKM. Senada dengan hal tersebut, CEO Qasir.id Rachmat Anggara mengatakan peran Qasir.id akan semakin optimal jika kami bersinergi dengan stakeholders salah satunya Bank. “Melalui kerjasama dengan BSI ini kami sepakat dan komitmen untuk bersama memajukan UMKM melalui manajemen pengelolaan yang baik, transparan dan terukur serta secara langsung memberikan peluang akses permodalan syariah,” tutup Anton. (pot)

BI Jakarta Catat Rp12 Miliar Transaksi dari Pegelaran JaKreatiFest 2024

INDOPOS-Setiap tahunnya, Jakarta Kreatif Festival (JaKreatiFest) hadir dengan semangat dan inovasi pada setiap penyelenggaraannya. Pada tahun 2024 ini, JaKreatiFest diselenggarakan pada tanggal 6-9 Juni 2024 di Mal Kota Kasablanka yang juga bertepatan dengan momentum kemeriahan HUT DKI Jakarta Ke-497 dan pembukaan Jakarta Great Sale. JaKreatiFest disambut antusiasme yang meriah dari pelaku usaha, para stakeholder terkait dan masyarakat luas, yang multiplier effect-nya diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jakarta. Pada acara Awarding & Closing Ceremony, Minggu (9/6/2024), Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Arlyana Abubakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Industri Jasa Keuangan, Asosiasi, E-Commerce, dan seluruh stakeholders. Sehingga kegiatan JaKreatiFest dapat terlaksana dengan khidmat, lancar. Dan harapannya, dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian Jakarta. Keberhasilan penyelenggaraan JaKreatiFest 2024 merupakan pencapaian bersama dari hasil sinergi dan kolaborasi yang terjalin secara erat bersama seluruh pihak yang terlibat. Dalam empat hari penyelenggaraannya, JaKreatiFest 2024 telah menunjukan pencapaian yang positif. Terdapat lebih dari 30 ribu pengunjung yang hadir secara langsung di Mal Kota Kasablanka, yang sukses mencatat transaksi penjualan dan business matching hingga Rp 12 miliar. Nominal ini diperkirakan akan terus bertambah sejalan dengan penjualan produk-produk UMKM secara online yang juga dipasarkan di marketplace Shopee hingga 30 Juni 2024. Dalam rangka ketahanan pangan, telah terlaksana pula fasilitasi penandatanganan MoU Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan enam mitra di seluruh Indonesia, guna menjaga kestabilan pasokan komoditas penyumbang inflasi, antara lain beras, daging sapi, daging ayam, dan bawang merah. Selain itu, penyelenggaraan kegiatan literasi & edukasi dalam bentuk talk show serta booth informasi dan layanan juga berlangsung dengan sangat baik. Tercatat, total 3.939 peserta dan pengunjung yang hadir, baik secara langsung maupun online, untuk menyaksikan talk show dengan berbagai tema. Tema itu meliputi UMKM ekspor, ekonomi syariah, pengendalian inflasi, digitalisasi, pelindungan konsumen dan keuangan inklusif, serta informasi seputar digitalisasi layanan transportasi, pariwisata, kupva, sertifikasi halal, Cinta Bangga Paham Rupiah, Identitas Kependudukan Digital (IKD), pencetakan KTP, pembayaran pajak digital hingga penukaran uang rupiah. Jumlah partisipasi ini menunjukan sambutan yang postif dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dalam mendukung dan menggali berbagai informasi dari JaKreatiFest 2024 ini. Penyelenggaraan kegiatan JaKreatiFest 2024 merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bersama seluruh stakeholder terkait yang patut terus dijaga keberlanjutannya. Diharapkan, kerja bersama ini dapat mendorong kreativitas, inovasi, dan inspirasi khususnya bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, ketahanan pangan, digitalisasi dan ekonomi syariah, sehingga mampu memberikan hasil yang konkret dalam meningkatkan daya saing pelaku UMKM, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif serta mengokohkan posisi Jakarta sebagai Kota Global. (pot)

Maliq & D’essential, RAN hingga Hanan Attaki akan Ramaikan BSI International Expo 2024

INDOPOS-Jakarta, 9 Juni 2024- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan menghadirkan penampilan sejumlah artis papan atas seperti Maliq & D’essential, RAN, Kahitna, Putri Ariani, gelaran BSI International Expo 2024 juga diwarnai dengan kajian spiritual dari Hanan Attaki hingga penceramah parenting Aisyah Dahlan. Senior Vice President Marketing Communication BSI, Kemas Erwan Husaini, mengatakan bahwa Maliq & D’essential, RAN, Kahitna, Putri Ariani, ustaz Hanan Attaki hingga penceramah Aisyah Dahlan akan hadir di BSI International Expo 2024. “Tidak hanya dimeriahkan dengan sejumlah artis papan atas, BSI International Expo 2024 juga akan diwarnai dengan acara kajian Islam, talkshow, seminar hingga business matching. Ini akan menjadi event expo internasional pertama dan terbesar yang pernah digelar oleh bank syariah di Indonesia,” ujar Kemas. BSI International Expo akan resmi dibuka pada 20 Juni 2024 dan rencananya diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Pameran akan berlangsung hingga 23 Juni mendatang di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Pada acara talkshow, BSI International Expo 2024 akan menampilkan pasangan artis Atta Halilintar dan Aurel, serta Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Selain itu, artis yang aktif di platform media sosial seperti Tya Ariestya, Paula Verhouven, dan Alice Norin juga akan turut memeriahkan acara. Lebih lanjut, Kemas menjelaskan bahwa event ini terbuka untuk umum dan keluarga, yang dapat mengunjungi expo untuk memperoleh informasi mengenai produk halal, mengikuti kajian parenting, serta menikmati hiburan secara gratis. Bertajuk *“Connecting You to Halal Lifestyle,”* BSI International Expo akan menghadirkan kegiatan berupa halal travel termasuk haji dan umrah, airline, brand fashion ternama, beauty and health, otomotif, elektronik, buku-buku Islam, lembaga pendidikan, dan lainnya. Dari sisi business matching, diharapkan produk-produk halal Indonesia dapat diperkenalkan untuk tujuan ekspor. BSI International Expo 2024 juga akan menghadirkan paviliun dari negara sahabat seperti Uni Emirat Arab (UAE), Arabia Saudi, Pakistan, Brasil, Malaysia, Kazakhstan, Inggris Raya (United Kingdom), Filipina, Australia, dan beberapa negara lainnya. Negara-negara tersebut akan memperkenalkan produk dan jasa unggulan mereka kepada pengunjung BSI International Expo. “Tidak hanya pameran dan business matching, BSI International Expo 2024 juga bertujuan untuk meningkatkan literasi terhadap industri halal. Melalui rangkaian acara seminar industri halal, pakar industri, akademisi, dan pembuat kebijakan akan berdiskusi dan memberikan wawasan, best practice, serta rekomendasi strategi untuk mendorong pertumbuhan pasar halal yang berkelanjutan,” tutur Kemas. Kemas menjelaskan bahwa sebagai lokomotif ekonomi syariah Indonesia, BSI akan terus berfokus pada pengembangan ekosistem Islam yang mencakup enam segmen utama: ekosistem haji dan umrah, pondok pesantren, sekolah Islam, ZISWAF, masjid, dan industri halal. Melalui BSI International Expo 2024, BSI ingin menghadirkan akses dan menghubungkan konsumen dengan berbagai produk dan lifestyle halal. BSI memprediksi bahwa halal lifestyle di Indonesia akan berkembang pesat dari tahun ke tahun, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Islam dunia. Di sektor ekonomi Islam global, belanja konsumen tumbuh 9,5% year-on-year (yoy) menjadi US$2,29 triliun pada 2022. Selain itu, pertumbuhan aset keuangan syariah Indonesia mencapai Rp2,45 triliun atau setara US$163 miliar per Juni 2023, tumbuh 13,37% yoy. Hal tersebut menunjukkan pertumbuhan yang baik dari industri keuangan syariah di Indonesia. Selain itu, Indonesia menjadi negara dengan belanja konsumen makanan halal terbesar kedua di dunia, dengan perkiraan belanja muslim global di sektor ini mencapai US$1,89 triliun pada 2027. Informasi detail mengenai event BSI International Expo dapat dilihat melalui website: [https://www.bsiinternationalexpo.com] PT Bank Syariah Indonesia Tbk Corporate Secretary and Communication Group. (pot)

Perdalam Komunikasi Pembangunan Mahasiswa Doktoral IPB Bogor Bedah Buku dengan Para Dosen

INDOPOS-Mahasiswa doktoral program Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (KMP) IPB Bogor lintas angkatan bersama para dosen membedah buku komunikasi pembangunan dalam acara focus group discussion (FGD). Dua buah buku komunikasi pembangunan yang dibedah adalah Handbook of Cummunication for Development and Social Change dari Jan Servaes dan Wilkins. Peserta FGD bedah buku dihadiri oleh puluhan mahasiswa doktoral dari angkatan 2020 hingga 2023 dan juga di hadiri oleh kepala program studi KMP Dr. Ir. Sarwititi Sarwoprasodjo, M.S, Dr. Ir. Djuara P. Lubis, M.S dan Dr. Dwi Retno Hapsari, S.P., M.Si. Dalam sambutan bedah bukunya kepala program studi KMP Dr. Ir. Sarwititi Sarwoprasodjo, M.S mengatakan dua buku komunikasi pembangunan tersebut sangat penting untuk dikuasai. Bahkan dua buku tersebut bagaikan kitab suci untuk mahasiswa doktoral IPB Bogor program KMP untuk melakukan penelitian disertasi. “Dua buku komunikasi pembangunan Jan Servaes dan Wilkins harus kalian kuasai dan jadikan seperti kitab suci untuk mahasiswa, sehingga akan mempermudah untuk melakukan arah penelitian disertasi mahasiswa” (Jum’at, 07/06/24). Salah satu peserta FGD Abdul Haris dari mahasiswa KMP angkatan 2023 juga mengakui jika acara bedah buku yang gelar oleh lintas angkatan ini sangat diikuti karena selain untuk saling mengenal lenih dekat juga dapat berbagi pengalaman melakukan penelitian disertasi dari angkatan senior kepada juniornya. (wok)

Bisnis Pembiayaan Emas BSI Capai Rp8,05 Triliun Melesat 30%

INDOPOS-Bisnis pembiayaan logam mulia PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) berkilau, dengan total penyaluran pembiayaan produk Gadai Emas dan Cicil Emas mencapai Rp8,05 triliun, bertumbuh signifikan sebesar 30,50% year on year (YoY) hingga April 2024. Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengungkapkan, pertumbuhan impresif tersebut menunjukkan kepercayaan dan minat masyarakat yang tinggi terhadap emas sebagai instrumen investasi. Menurut Anton, emas tetap menjadi pilihan investasi yang diminati masyarakat karena sifatnya yang safe-haven dan kemampuannya untuk melindungi nilai aset dari inflasi. “Emas menjadi aset aman yang dicari, terutama saat eskalasi geopolitik meningkat,” ujar Anton menekankan. Apalagi harga emas yang cenderung naik terutama saat kondisi makro yang cukup volatile ditandai dengan menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Dalam satu tahun terakhir harga emas naik sekitar 26,2%. Dikarenakan kenaikan harga emas maka minat masyarakat untuk melakukan gadai dan bahkan cicil emas meningkat. Anton pun merinci, pembiayaan Gadai Emas BSI mengalami kenaikan per April 2024 dari Rp4,48 triliun menjadi Rp5,12 triliun atau naik 14,34% YoY. Sementara itu, Cicil Emas juga mengalami lonjakan signifikan dengan pertumbuhan 73,15% YoY dari Rp1,69 triliun menjadi Rp2,93 triliun. Peningkatan pembiayaan berbasis emas ini mendorong pendapatan fee BSI dari gadai naik dari Rp237 miliar pada empat bulan pertama tahun 2023 menjadi Rp270 miliar pada empat bulan pertama tahun 2024 atau naik 14%. Dari sisi fee based, kontribusi dari unit gadai sekitar 17 persen terhadap total fee based empat bulan pertama di tahun 2024 yang mencapai Rp.927M. Anton juga menambahkan bahwa jumlah Number of Account (NOA) untuk gadai dan cicil emas di BSI meningkat drastis sebesar 37,88% YoY, dari 373.377 menjadi 504.021 akun per April 2024. “Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi emas melalui BSI sangat tinggi. Peningkatan ini mencerminkan tingginya animo masyarakat untuk berinvestasi dalam bentuk emas,” kata Anton. Dia lanjut menjelaskan, untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis emas, BSI menerapkan beberapa strategi kunci. Salah satunya adalah memperluas jaringan pemasaran melalui kerja sama dengan BSI Agen. Tujuannya untuk menjangkau masyarakat lebih luas lagi. Selain itu, BSI juga bekerjasama dengan toko emas di berbagai daerah, dengan total 39 toko emas yang kini bermitra dengan BSI. Di tingkat nasional, kerja sama dengan PT Aneka Tambang (ANTAM) juga terus ditingkatkan. “BSI menyiapkan beberapa strategi untuk meningkatkan bisnis emas sepanjang 2024, termasuk memfasilitasi layanan emas di lebih dari 1.000 outlet BSI di seluruh Indonesia dan menyediakan layanan digital melalui BSI Mobile untuk cicil emas, tabung emas, dan gadai emas. Tidak hanya itu, BSI juga menawarkan produk cicil emas dengan margin yang kompetitif serta cicilan ringan yang dapat diangsur hingga jangka waktu maksimal lima tahun,” jelas Anton. Antisipasi Emas Palsu Adapun untuk mengantisipasi maraknya kasus emas palsu, BSI telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi risiko. Menurut Anton, pegawai BSI yang menangani pembiayaan emas dibekali dengan keahlian khusus dalam menaksir emas, serta terdapat ketentuan ketat untuk mencegah masuknya emas palsu ke dalam sistem pembiayaan BSI. “Keamanan pembiayaan emas di BSI merupakan prioritas kami, dan kami memastikan bahwa setiap transaksi berjalan dengan aman dan terpercaya,” kata Anton menegaskan. Dengan berbagai langkah strategis dan mitigasi risiko yang dilakukan, BSI optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai bank syariah terdepan dalam bisnis pembiayaan emas. Selain itu senantiasa memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan sektor keuangan syariah di Indonesia. (pot)

Bisnis Pembiayaan Emas BSI Capai Rp8,05 Triliun Melesat 30%

INDOPOS-Bisnis pembiayaan logam mulia PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) berkilau, dengan total penyaluran pembiayaan produk Gadai Emas dan Cicil Emas mencapai Rp8,05 triliun, bertumbuh signifikan sebesar 30,50% year on year (YoY) hingga April 2024. Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengungkapkan, pertumbuhan impresif tersebut menunjukkan kepercayaan dan minat masyarakat yang tinggi terhadap emas sebagai instrumen investasi. Menurut Anton, emas tetap menjadi pilihan investasi yang diminati masyarakat karena sifatnya yang safe-haven dan kemampuannya untuk melindungi nilai aset dari inflasi. “Emas menjadi aset aman yang dicari, terutama saat eskalasi geopolitik meningkat,” ujar Anton menekankan. Apalagi harga emas yang cenderung naik terutama saat kondisi makro yang cukup volatile ditandai dengan menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Dalam satu tahun terakhir harga emas naik sekitar 26,2%. Dikarenakan kenaikan harga emas maka minat masyarakat untuk melakukan gadai dan bahkan cicil emas meningkat. Anton pun merinci, pembiayaan Gadai Emas BSI mengalami kenaikan per April 2024 dari Rp4,48 triliun menjadi Rp5,12 triliun atau naik 14,34% YoY. Sementara itu, Cicil Emas juga mengalami lonjakan signifikan dengan pertumbuhan 73,15% YoY dari Rp1,69 triliun menjadi Rp2,93 triliun. Peningkatan pembiayaan berbasis emas ini mendorong pendapatan fee BSI dari gadai naik dari Rp237 miliar pada empat bulan pertama tahun 2023 menjadi Rp270 miliar pada empat bulan pertama tahun 2024 atau naik 14%. Dari sisi fee based, kontribusi dari unit gadai sekitar 17 persen terhadap total fee based empat bulan pertama di tahun 2024 yang mencapai Rp.927M. Anton juga menambahkan bahwa jumlah Number of Account (NOA) untuk gadai dan cicil emas di BSI meningkat drastis sebesar 37,88% YoY, dari 373.377 menjadi 504.021 akun per April 2024. “Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi emas melalui BSI sangat tinggi. Peningkatan ini mencerminkan tingginya animo masyarakat untuk berinvestasi dalam bentuk emas,” kata Anton. Dia lanjut menjelaskan, untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis emas, BSI menerapkan beberapa strategi kunci. Salah satunya adalah memperluas jaringan pemasaran melalui kerja sama dengan BSI Agen. Tujuannya untuk menjangkau masyarakat lebih luas lagi. Selain itu, BSI juga bekerjasama dengan toko emas di berbagai daerah, dengan total 39 toko emas yang kini bermitra dengan BSI. Di tingkat nasional, kerja sama dengan PT Aneka Tambang (ANTAM) juga terus ditingkatkan. “BSI menyiapkan beberapa strategi untuk meningkatkan bisnis emas sepanjang 2024, termasuk memfasilitasi layanan emas di lebih dari 1.000 outlet BSI di seluruh Indonesia dan menyediakan layanan digital melalui BSI Mobile untuk cicil emas, tabung emas, dan gadai emas. Tidak hanya itu, BSI juga menawarkan produk cicil emas dengan margin yang kompetitif serta cicilan ringan yang dapat diangsur hingga jangka waktu maksimal lima tahun,” jelas Anton. Antisipasi Emas Palsu Adapun untuk mengantisipasi maraknya kasus emas palsu, BSI telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi risiko. Menurut Anton, pegawai BSI yang menangani pembiayaan emas dibekali dengan keahlian khusus dalam menaksir emas, serta terdapat ketentuan ketat untuk mencegah masuknya emas palsu ke dalam sistem pembiayaan BSI. “Keamanan pembiayaan emas di BSI merupakan prioritas kami, dan kami memastikan bahwa setiap transaksi berjalan dengan aman dan terpercaya,” kata Anton menegaskan. Dengan berbagai langkah strategis dan mitigasi risiko yang dilakukan, BSI optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai bank syariah terdepan dalam bisnis pembiayaan emas. Selain itu senantiasa memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan sektor keuangan syariah di Indonesia. (pot)

Pentingnya Reposisi Hanura dan Pilih Koalisi atau Oposisi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Oleh: Agung Giantoro, Politisi Muda Partai Hanura dan Direktur Eksekutif Pusat Riset Indonesia REPOSISI Hanura percikan api yang disulut Inas Zubir (mengatasnamakan politisi senior Hanura), dengan membuat tulisan yang mendegadrasi Hanura, justru membangkitkan kader-kader muda Hanura untuk bersuara membela partainya. Sekaligus menciptakan diskursus wacana politik berbasis intelektual khususnya mengenai positioning politik Hanura pasca Pemilu (Pileg dan Pilpres). Reposisi positioning dapat dimaknai penempatan posisi baru dalam konstelasi politik nasional, jika disederhanakan menjadi dua posisi, Koalisi atau Oposisi. Koalisi di sini yang dimaksud adalah bergabung dengan partai-partai yang mendukung pemerintahan hasil pemilu. Oposisi yang dimaksud adalah menjadi pihak yang berbeda dengan partai pendukung pemerintah. Bagi Hanura pengambilan Keputusan apakah akan berkoalisi atau beroposisi terhadap pemerintahan baru Prabowo- Gibran nanti, tentu ada untung-ruginya secara politik. 1. Jika berkoalisi, keuntungan yang didapat Hanura sepertinya akan sangat kecil. Dikarenakan barisan partai yang akan bergabung dengan Pemerintahan Prabowo- Gibran, diprediksi makin banyak. Selain Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PBB, PSI, Gelora yang sudah mengusung Prabowo- Gibran sejak Pilpres, kemungkinan besar Nasdem dan PKB juga akan bergabung, bahkan PPP terindikasi juga sedang penjajakan dengan kubu 02 untuk bergabung di pemerintahan Prabowo- Gibran. Hampir pasti tidak ada lagi jatah kekuasaan yang bisa diraih Hanura. Artinya, Hanura tidak tepat untuk melakukan bargaining politik dengan pemerintahan Prabowo-Gibran, Kerugian yang di dapat Hanura sepertinya akan cukup besar, jika bergabung dengan pemerintahan Prabowo- Gibran, berupa sentiment negatif publik yang menilai Pemilu Pilpres kemarin penuh kecurangan (pemilu terburuk dalam Sejarah). 2. Jika Oposisi, kerugian Hanura menjadi oposisi tentu saja tidak mendapat jatah kue kekuasaan (kursi Menteri atau Komisaris BUMN). Namun untuk jangka menengah (5 tahun kedepan), Hanura bisa mendapat benefit politik yang cukup besar. Apabila Hanura bisa melakukan Build up Politic secara canggih, baik melalui kerja-kerja politik digrass root maupun political branding yang elegan. Hanura bisa berkaca pada sejarah dua partai yang pernah menetapkan diri sebagai oposisi kekuasaan. 1) PDIP di Indonesia. Setelah lama menjadi oposisi Orde Baru (dengan Golkar- nya) pasca lengsernya Soeharto dan digelarnya pemilu demokratis pertama (tahun 1999), PDIP memperoleh berkah electoral yang luar biasa. PDIP memperoleh 33,74% suara (153 kursi), sekaligus menobatkan PDIP sebagai pemenang puncaknya. Setelah 2004 sampai 2014 PDIP tabah menjadi partai oposisi. Pada 2014 kembali menjadi partai dengan perolehan suara terbanyak (18,95%), sekaligus menjadi Partai Penguasa (berhasil mendudukkan kadernya Joko Widodo menjadi Presiden RI). 2) PAS di Malaysia PAS (Partai Islam Se Malaysia) dengan koalisi Pakatan Harapan, setia menjadi oposisi dari partai berkuasa di Malaysia (UMNO) dengan koalisi Barisan Nasionalnya. PAS dan Pakatan Harapan rela menderita menjadi oposisi selama puluhan tahun. Namun di pemilu 2018 terjadi keajaiban politik. PAS berhasil menumbangkan UMNO. PAS meraih lonjakan kursi dari 18 menjadi 44 kursi. Dan, koalisinya Pakatan Harapan meraih 82 kursi. Dari 2 partai diatas (PDIP) dan PAS), kita dapat menarik Pelajaran “Menjadi Oposisi bisa membawa berkah di kemudian hari”. Asalkan dengan pertimbangan matang dan build up politik yang mumpuni. Oleh karena itu, pernyataan Ketua Umum Hanura (Oso), bahwa Hanura akan terus bersama PDIP sesuai yang telah disepakati. Merupakan pernyataan cerdas dari seorang politisi berkelas. Sebaliknya, pernyataan Inas Zubir (mantan fungsionaris Hanura), bahwa Hanura telah menjadi Orsap dan kacung PDIP, merupakan pernyataan idiot dari seorang politisi kolot. Selamat atas terselenggaranya Rapisnas II Hanura. Semoga menghasilkan kebijakan politik actual demi kemenangan fenomenal di 2029.*** Penulis: Politisi Muda Partai Hanura dan Direktur Eksekutif Pusat Riset Indonesia.