• INDOPOSINDOPOS
  • April 11, 2025
  • 0 Comments
Pimpinan dan Anggota Pansus I DPRD Banten Gelar Raker dengan OPD Bahas LKPj Pemprov Banten Tahun Anggaran 2024

INDOPO–SERANG,- Pimpinan dan anggota Pansus I DPRD Banten melaksanakan rapat kerja dengan OPD Provinsi Banten yang membahas terkait LKPj Pemerintah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2024 bertempat di GSG DPRD Provinsi Banten, Rabu (09/04/2025). Turut hadir pula Pj. Sekretaris Daerah, Asda I, Asda II, Asda III, Biro Hukum, Inspektorat, Bappeda, BPKAD, dan Badan Pendapatan Daerah. Dalam rapat, Ketua Pansus I DPRD Banten Muhammad Faizal, menuturkan bahwa maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk penyampaian ekspose Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) dari tim teknis penyusunan LKPj Pemerintah Provinsi Banten. “Ini merupakan agenda rutin dimana LKPj selalu dibahas oleh Pansus I di setiap tahunnya,” tuturnya. Lebih lanjut, tim penyusunan LKPj Pemerintah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2024 dan para kepala OPD Provinsi Banten satu per satu kemudian memaparkan berbagai laporannya prihal yang tercantum di dalam LKPj tersebut. Menanggapi hal tersebut, Ketua Pansus I Muhammad Faizal berharap ekspose LKPj ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan Pemerintah Provinsi Banten ke masa pemerintahan sekarang. “Semoga apa yang menjadi catatan kita pada LKPj Tahun Anggaran 2024 ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk Gubernur Banten yang baru menjabat,” ucapnya. (ADV)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 10, 2025
  • 0 Comments
Ketum MPG Jimmy S Dukung Langkah Tegas Wamenaker Immanuel Ebenezer Minta Dirjen Pajak Audit Aplikator Nakal yang Merugikan Ojek Online

WAKIL MENTERI TENAGA KERJA : SANKSI KERAS TERHADAP PERUSAHAAN APLIKATOR OJOL AKAN DI AUDIT PAJAK NYA JIKA CURANG TERHADAP OJOL. KETUM MPG : DUKUNG LANGKAH TEGAS WAMENAKER DAN SEGERA KELUARKAN SURAT REKOMENDASI NYA DARI KEMENAKER KE INSTANSI YANG BERWENANG UNTUK PERIKSA PAJAK PERUSAHAAN NYA, AGAR TIDAK TERLIHAT HANYA OMON OMON. INDOPOS-Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer bereaksi keras terkait laporan bahwa driver ojek online (ojol) hanya menerima bonus hari raya (BHR) sebesar Rp50.000 dari aplikator. Ia menegaskan bakal segera memanggil dan mengaudit para aplikator yang dinilai merugikan para pekerja. Pria yang akrab disapa Noel itu menuding para aplikator telah menipu negara, Presiden Prabowo Subianto, hingga rakyat Indonesia. Ia pun menegaskan tidak akan tinggal diam. “Pokoknya kita akan panggil aplikator-aplikator itu. Mereka jangan buas dengan rakyat itu ya. Mereka sudah bohongi negara, bohongi presiden saya, bohongi kita, bohongi menteri, bohongi rakyat. Semua dibohongin. Semua lah, aplikator. Semua aplikator,” ujar Noel di Petamburan, Jakarta Pusat Ia menganggap perilaku aplikator ojol sudah di luar batas dan menggambarkan keserakahan yang tidak wajar. Bahkan, ia menerima laporan bahwa ada driver yang sama sekali tidak mendapatkan BHR. “Kalian tahu gak homo homini lupus (manusia adalah serigala bagi manusia)? Nah itulah, ojek online itu atau aplikator itu, prilaku mereka seperti rakus, greedy. Bayangkan, mereka bukan dikasih Rp50.000 aja. Bahkan masih banyak dari mereka yang tidak mendapatkan sama sekali. Jadi tingkat rakusnya sudah terlalu kelewatan,” tegasnya. Sementara itu Ketua Umum DPP Masyarakat Pendukung Gibran (MPG) Jimmy S, mendukung penuh rencana Wamenaker Immanuel Ebenezer, memanggil dan mengaudit para aplikator yang dinilai merugikan para pekerja. “Jangan ragu-ragu, Kemenaker segera membuat surat rekomendasi kepada Dirjen Pajak untuk mengaudit aplikator ojek online. Saya sebagai Ketum MPG mendukung penuh langkah wamenaker,” ujar Jimmy. Menurut Jimmy, hal ini juga pernah dilakukan oleh Kementerian Koperasi, saat menghadapi persoalan izin minyak goreng,beberapa waktu lalu. Dengan bertindak tegas dan cepat dalam melaksanakan audit dan penindakan. Kita juga harus pahami, profesi ojek online ini merupakan profesi yang sangat penting, dan tidak main-main. Karena, ada jutaan, bahkan puluhan juta yang menggantungkan hidup meraka pada ojek online. “Tindakan dari Wamenaker sudah tepat, karena melindungi hajat hidup orang banyak,” tegas Jimmy. (***)

Kyai Said Aqil Siroj: Media Harus Menjujung Kaidah Jurnalistik dan Harus Tabayyun

INDOPOS-Jakarta | Mantan Ketua PBNU KH. Said Aqil Sirad mengkritisi pemberitaan media Tempo berjudul “Pengusaha dan Politikus Pengendali Judi Online di Kamboja” yang diterbitkan Tempo pada Minggu, 6 April 2025. Pemberitaan tersebut menjadi viral karena menyebut nama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad terlibat dalam bisnis judi online. Menurutnya, media harus menjujung tinggi kaidah jurnalistik dalam menulis berita. “Berdasarkan kaidah jurnalistik media tidak boleh menulis berita bertujuan untuk merusak nama baik seseorang, secara pribadi maupun Lembaga. Tabayun harus dilakukan sebelum pemberitaan’’ kata Said Aqil, menanggapi berita viral Tempo, dikawasan Rasuna Said, Jakarta, Selasa, (8/4/25) Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam ini mengingatkan, media seharusnya memegang prinsip cek and ricek, berimbang, dan berdasarkan fakta. Senantiasa berpegang pada prinsip pedagogi atau mengajarkan kebaikan (tabligh), “Sebagai media, seharusnya sudah paham bagaimana membedakan mana fakta, mana opini. Antara keduanya juga gak boleh dicampur adukan, dan wajib melakukan klarifikasi langsung agar tidak mengahkimi secara sepihak’’ terang Aqil. Sementara menjawab soal keterlibatan Dasco dengan Golden Oasis yang disebut Tempo sebagai pengendali judi online di Kamboja, Aqil menyatakan tidak mengetahui permasalahan tersebut dengan pasti. “Benar atau tidaknya pemberitaan itu, disitulah kaidah jurnalistik mewajibkan wartawan untuk melakukan klarifikasi atau cek ricek alias Tabayyun terlebih dahulu sebelum wartawan menulis berita,’’ujar Aqil. Said mengingatkan, apabila seseorang dinarasikan tidak benar atau hoax bukan hanya merugikan yang diberitakan namun juga bisa menimbulkan gejolak yang merugikan Masyarakat dan bisa berimplikasi secara hukum. “Sebaiknya media menulis berdasarkan fakta, agar tidak menimbulkan gejolak atau merugikan pihak lain, dan tidak bersalah dimata hukum. Sehingga media benar-benar menjadi sumber masalahah atau kebaikan,’’pungkasnya. (***)

Cium Konspirasi Pemilihan Rektor, Dosen UPI Minta Pemerintah Turun Tangan

INDOPOS-Bandung, 8 April 2025. Sejumlah dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) lintas fakultas meminta pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap proses pemilihan rektor UPI periode 2025-2030. Permintaan tersebut disampaikan secara tertulis kepada Sekretaris Kabinet, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), dan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikti Saintek. Mereka mencium adanya konspirasi untuk memenangkan kandidat tertentu. Pada saat yang sama, para dosen yang mengirimkan surat atas nama civitas akademik UPI ini mengapresiasi pernyataan Ketua MWA UPI untuk melaksanakan pemilihan rektor secara demokratis, jujur, dan transparan. Pernyataan Ketua MWA tersebut disampaikan pada saat pidato sosialisasi Peraturan MWA Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemilihan Rektor UPI beberapa waktu lalu. “Kami sangat mendukung prinsip demokrasi, kejujuran, dan transparasi dengan _tagline ‘Values for value, full commitment, no conspiracy’_ sebagaimana disampaikan Ketua MWA. Kami sangat mendukung prinsip tersebut untuk diimplementasikan dengan sungguh-sungguh. Namun demikian, dalam praktiknya kami memantau bahwa pelanggaran prinsip tersebut bahkan sudah dimulai sejak pemilihan calon anggota Senat Akademik (SA) di tingkat fakultas,” bunyi pembuka surat yang salinannya diperoleh media ini. Mereka mencatat, sejak pemilihan calon anggota SA di tingkat fakultas, bakal calon rektor yang digadang-gadang menjadi kandidat kuat dengan cara sistematik dan massif telah memobilisasi dekan dan ketua program studi untuk memilih calon anggota SA yang dapat diatur dan diarahkan. Upaya ini dilakukan dengan dasar hubungan patronase antara wakil rektor yang menjadi bakal calon dengan sekelompok dekan. Mobilisasi dukungan berlanjut pada tahap pemilihan anggota MWA dari unsur SA. Bersama sejumlah dekan, bakal calon kandidat terlebih dahulu menetapkan nama-nama yang akan dipilih dari fakultas yang dianggap pasti mendukung yang bersangkutan. Para dosen menilai penetapan nama-nama anggota MWA dilakukan melalui suatu proses konspirasi antara bakal calon kandidat rektor dengan sejumlah dekan sebelum proses pemilihan anggota MWA dilakukan di SA. “Konspirasi dan mobilisasi tersebut sejalan dengan metode pemungutan suara di SA. Dalam pemilihan calon anggota MWA dari unsur SA, pemungutan suara dilakukan melalui metode satu orang anggota SA memilih sembilan orang calon anggota MWA dalam satu paket. Hal tersebut telah menciptakan blok monopoli anggota MWA internal UPI yang terpilih berdasarkan patronase,” tegas surat tersebut. Padahal, sebelumnya sempat muncul usulan agar pemilihan calon anggota MWA dari unsur SA dilakukan melalui metode satu orang memilih satu calon _(one man one vote)._ Metode ini diawali dengan mengubah peraturan pemilihan calon anggota MWA. Sayangnya, usulan tersebut tidak pernah diindahkan. Pemilihan calon anggota MWA tetap memakai sistem pemungutan suara _one person nine vote_. Para dosen menilai pemungutan suara melalui metode satu orang memilih sembilan calon anggota MWA sekaligus telah menciptakan blok monopoli anggota MWA internal UPI. Ini ditunjukkan dengan hasil janggal dalam anggota MWA dari unsur SA, di mana ada satu fakultas memiliki dua wakil anggota MWA, sedangkan dua fakultas tidak memiliki perwakilan anggota MWA. “Akibatnya, keanggotaan MWA internal UPI tidak representatif mewakili SA dan fakultas. Bahkan, pada tahap pemilihan calon anggota MWA ini sebagian anggota SA menyatakan _walk out._ Langkah itu merupakan bagian dari pernyataan sikap atas proses pemilihan calon anggota MWA dari unsur SA sudah tidak demokratis dan membangun monopoli kelompok. Ini tidak sesuai dengan prinsip-prinsip nilai etika di perguruan tinggi yang membangun nilai-nilai objektivitas, transparansi, dan solidaritas akademik,” bunyi surat tersebut. Mobilisasi dukungan kembali terjadi pada tahap penjaringan calon anggota MWA dari unsur masyarakat. Bakal calon kadidat rektor turut menjadi anggota tim penjaringan bakal calon anggota MWA. Di sini terjadi konflik kepentingan karena bakal calon kandidat turut menjaring calon anggota MWA yang kelak akan bertugas memilih rektor. Selain itu, muncul potensi upaya penjaringan calon anggota MWA dari unsur masyarakat dalam mengarahkan dukungan kepada yang bersangkutan. Di bagian lain, para dosen melihat Peraturan MWA Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemilihan Rektor UPI menyisakan isu krusial yang mengindikasikan kembali adanya kecenderungan konspirasi pemenangan kandidat tertentu. Pertama, pemilihan para bakal calon rektor menjadi tiga bakal calon rektor dilakukan melalui pemungutan suara berdasar _one person three vote_ atau satu orang anggota MWA memilih tiga bakal calon rektor. Mereka menilai metode ini dirancang untuk memenangkan persekongkolan tiga calon (satu calon utama dan dua calon pendamping) yang sudah dibangun sejak pemilihan calon anggota MWA dari unsur SA. Metode ini telah menciptakan politik kartel melalui permufakatan semu dan transaksi jabatan di antara ketiga calon dan kelompok turunannya. Kedua, suara Menteri (yang membidangi pendidikan tinggi) sebesar 35 persen secara eksplisit dinyatakan pada tahap pemilihan tiga calon rektor menjadi satu rektor terpilih. Pada tahap pemilihan dari banyak calon menjadi tiga calon rektor tidak dinyatakan secara eksplisit. “Apakah Menteri akan menggunakan suara sebesar 35 persen atau satu suara? Jika Menteri pada tahap pertama pemilihan bakal calon rektor…

Raih Banyak Penghargaan, TVRI di 2025, Bertekad Hadirkan Terus Tayangan yang Mendidik dan Jaga Nilai-nilai Kebangsaan

INDOPOS-Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) di bawah komando Iman Brotoseno bertekad menghadirkan tayangan yang tidak hanya mendidik dan menginspirasi. Tetapi, juga menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keberagaman budaya. Hal itu diungkapkan Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno dalam keterangan tertulisnya, kepada wartawan, Selasa, 08 April 2025. “TVRI berkomitmen penuh untuk menjadi sumber informasi, edukasi dan hiburan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya. Terang Iman, dengan mengemban tugas mulia sebagai media pemersatu bangsa, TVRI senantiasa menghadirkan tayangan yang tidak hanya mendidik dan menginspirasi. “Tetapi juga menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keberagaman budaya,” tegas orang nomor satu di TVRI tersebut. Dapat Energi Utama dari Masyarakat Tegas Iman, dukungan masyarakat menjadi energi utama TVRI untuk terus berkembang. Pria yang pernah menjadi ketua Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia itu menandaskan, TVRI juga senantiasa berinovasi di tengah perubahan zaman. TVRI Jadi Ruang Inspirasi dan Informasi Iman menegaskan, dengan semangat melayani dan membangun, TVRI akan selalu menjadi ruang inspirasi, informasi, dan edukasi yang dekat di hati rakyat Indonesia. Dirinya pun mengajak semua elemen bangsa untuk bersama-sama membangun TVRI di masa depan. “Bersama TVRI, mari kita membangun masa depan bangsa yang lebih cerdas, berbudaya, dan berdaya saing. Dengan semangat melayani dan membangun, TVRI akan selalu menjadi ruang inspirasi, informasi, dan edukasi yang dekat di hati rakyat Indonesia,” tukasnya. Peroleh Banyak Penghargaan Sebagai informasi, beragam penghargaan telah diraih TVRI di tahun lalu. Mulai dari predikat “Televisi Ramah Anak 2024” dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) hingga menjadi media yang dipercaya publik atau Trust Brand dari Reuters Institute Tahun 2024 dengan nilai 61% yang menduduki peringkat 1 terpercaya di Indonesia. Tidak hanya TVRI Nasional yang mendapatkan penghargaan. TVRI Stasiun Penyiaran Daerah pun memperoleh prestasi yang sama. “Beragam penghargaan itu diperoleh karena kerja keras tim dan semua komponen yang ada di TVRI juga berkat dukungan seluruh lapisan masyarakat di pelosok Indonesia,” pungkas Iman. (***)

Kampus Unggul Universitas Borobudur Terus Menjaga Komitmen Mutu

INDOPOS-Setelah selesai libur panjang Program Pascasarjana terus bergeliat dengan agenda-agenda kegiatan yang sangat padat, atmosfer akademik selalu terus dijaga di Kampus Unggul Universitas Borobudur. Sabtu Tanggal 12 April 2025 dimulai kuliah umum mengenai tarif impor baru Amerika dan dampaknya bagi Indonesia dimana salah satu nara sumber nya Dr Machfud Sidik Msc mantan Dirjen Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dan Prof Cicih Dosen Tetap Pascasarjana. Lalu Tanggal 12 April sd 17 April 2025 Internasional Lecturing ke Hankuk dan Youngsan University Korea Selatan dimana mahasiswa akan mempresentasikan paper nya untuk dimuat di jurnal bereputasi di kedua kampus tersebut. Lanjut tanggal 19 April 2025 ada ujian terbuka promosi doktor ilmu hukum atas nama tokoh politik lebih dari 22 tahun menjadi anggota DPR RI bapak Trimedya Panjaitan yang akan mempertahankan disertasinya mengenai pengelolaan barang rampasan yang di Promotori oleh Prof Surya Jaya dan Dr Ahmad Redi. Prof Faisal Santiago yang merupakan juga anggota dari Asosiasi Pengajar Hukum Keperdataan bersama teman dari APHK yang diketuai oleh Prof Sogar sedang menyusun Naskah Akademik dan RUU Perikatan mengadakan Studi Banding di Kampus Utrecht Bemanda dan Kampus di Belgia pada tanggal 3 Mei sampai 12 Mei untuk melihat bagaimana Undang-undang perikatan yang ideal untuk bisa dipergunakan di Indonesia. Pada tanggal 20 Mei 2025 Alumni Doktor Ilmu Hukum yang tergabung dalam organisasi IKA PDH Universitas Borobudur yang ketuai oleh Dr Ronny F Sompie menyelenggarakan Seminar Nasional Mengenai Perlindungan Para Pekerja di Luar Negeri dengan Narasumber Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dr Abdul Kadir Karding. Tidak berhenti di situ saja kalender akademik internasional Kampus Unggul Universitas Borobudur, pada tanggal 24 Mei diadakan Internasional Conference on Law, Social Science, Economics anda Education dan ini merupakan agenda rutin tiap semester nya di mana paper-paper mahasiswa akan di publikasikan di jurnal Internasional bereputasi dan juga di publikasi di Jurnal Nasional peringkat sinta 2 dan 3. Ini lah salah satu pertanggungjawaban akademik Kampus Unggul Universitas Borobudur yang beralamat Jalan Laksamana Malahayati (Kalimalang) No.1 Jakarta Timur, terus menjaga mutu akademik ujar Prof Faisal Santiago Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur. (***)

Staf Khusus Menteri Investasi/ BKPM Ir. H. Didi Apriadi, M.AK. MH. *Terbentuknya Struktur Danantara Akan Percepat Kemandirian Investasi Indonesia*

INDOPOS–Jakarta | Staf Khusus Menteri Investasi/ BKPM Ir. H. Didi Apriadi, M.AK. MH menyatakan keberadaan Danantara menjadi gagasan besar pemerintah untuk membangun fundamen stabilitas ekonomi nasional guna meningkatkan kepercayaan pelaku pasar serta harusnya dapat memperkuat nilai tukar rupiah. Percepatan dan realisasi program Danantara sangat dibutuhkan untuk memberi kepastian bagi pelaku ekonomi ditingkat nasional maupun internasional. Seiring terbentuknya struktur yang akan mengelola Rp. 14 ribu triliun, menjadi jaminan kepastian bagi investor agar tidak khawatir dengan system manajemen tata kelola niaga berkelas dunia. “Terbentuknya struktur Pengurus Danantara, dari Managing Director, Dewan Pengawas, hingga Penasehat, diisi oleh tangan tangan berintegritas dengan track record dunia akan menciptakan kepercayaan (investor) dunia tertuju kepada Indonesia,’’ kata Didi Apriadi, di Jakarta, Kamis, (3/4/25). Bisa dibayangkan, lanjut Didi, Danantara saat ini di pimpin Rosan Roeslani (CEO) sosok dengan track record jelas, ada Ali Setiawan (Managing Director HSBC), ada Mohammad Al Arif (World Bank), Ahmad Hidayat (Komisaris Bank DBS) ada Ekonom Harvard University Jeffry Sach, hingga Eks Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra. Ini terobosan sangat luar biasa dan satu bukti bahwa pemerintahan Presiden Prabowo saat ini tidak main main untuk kemajuan & kemandirian bangsa ini,’’ tegas Didi. Terlebih peran serta pemerintah Presiden Prabowo, memberi support besar mengelola Rp. 14 ribu Triliun, melibatkan pengawasan langsung KPK, Jaksa Agung, Polri dan BPK dalam struktur yang diumumkan menjadi jaminan keberhasilan Danantara kedepan. “Kalaupun muncul was was dan kekawatiran investor terhadap persepsi bahwa ekonomi Indonesia semakin tersentralisasi, tentu itu bagi kepentingan negara adalah hal biasa dan positif,” lanjutnya. Didi meyakini kehadiran Danantara dua tiga tahun kedepan akan mengubah perekonomian Indonesia dimata dunia. Investor yang paham akan jeli melihat peluang dengan tetap berinvestasi di Indonesia. “Sekalipun keadaan saat ini masih bergejolak, tapi saya yakin investor tetap stay untuk terus berinvestasi. Stay invested dalam keadaan pasar seperti ini, itu luar biasa,” tuturnya. Menurutnya selama ekonomi masih terjaga di atas 5% dan kinerja perusahaan-perusahaan tetap tumbuh, Didi meyakini terbentuknya struktur pengurus Danantara, akan memulihkan IHSG dan naik ke level top performance sebelumnya, diangka 7000-an. “Karena kita meyakini bahwa ekonomi Indonesia akan terus bertumbuh dan perusahaan-perusahaan ini pada kenyataannya akan terus membaik, dengan tata kelola yang baik dan menjadikan Indonesia salah satu negara demokrasi dengan pertumbuhan ekonomi terbesar didunia,” tutup Didi.

TNI AL Jangan Lindungi Tersangka Pembunuh dan Pemerkosa Jurnalis Wanita, Kuasa Hukum Korban Endus Kejanggalan Rekonstruksi

INDOPOS-Kasus pembunuhan jurnalis Juwita, yang diduga kuat dilakukan oleh oknum anggota TNI AL bernama Jumran, memasuki babak baru dengan dilaksanakannya rekonstruksi oleh Polisi Militer (POM) AL Banjarmasin pada Sabtu (5/4/2025) siang. Rekonstruksi tersebut dilakukan di kawasan Gunung Kupang, Kecamatan Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang juga merupakan lokasi ditemukannya jenazah korban. Dalam kegiatan rekonstruksi ini, tersangka Jumran memeragakan total 33 adegan. Adegan-adegan tersebut menggambarkan proses pembunuhan yang dilakukan terhadap Juwita di atas sebuah mobil sewaan. Rekonstruksi ini menjadi bagian penting dari proses penyidikan untuk mengungkap kronologi kejadian secara detail. Namun, kuasa hukum keluarga Juwita, M Pazri, mempertanyakan kejanggalan dalam rekonstruksi tersebut. Salah satu hal yang ia soroti adalah tidak diperagakannya adegan kekerasan seksual yang diduga kuat terjadi sebelum pembunuhan. “Kami akan mendalami mengapa kekerasan seksual tidak dimunculkan, padahal ada indikasi. Termasuk soal waktu kejadian yang tidak disebutkan secara spesifik. Ini penting,” ujar Pazri. Menurut Pazri, hasil forensik telah menunjukkan indikasi kekerasan seksual terhadap Juwita. Karena itu, ketidakhadiran adegan pemerkosaan dalam rekonstruksi menimbulkan pertanyaan besar mengenai kelengkapan proses penyidikan. Ia menegaskan pentingnya semua unsur kejadian dipertontonkan agar rekonstruksi memberikan gambaran utuh dan adil. Lebih lanjut, Pazri menyampaikan bahwa berdasarkan adegan-adegan yang diperagakan, terlihat jelas bahwa tindakan Jumran dilakukan secara terencana. “Kami sepakat ini pembunuhan berencana, dan itu berarti pelaku layak dijatuhi hukuman maksimal,” ujarnya dengan tegas. Dari hasil rekonstruksi, Jumran terlihat bertindak seorang diri dalam eksekusi pembunuhan. Namun, pihak keluarga dan kuasa hukum belum menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. “Meski dari rekonstruksi pelaku bertindak sendiri, tapi kami tetap mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain,” tambah Pazri. Penyelidikan lebih lanjut masih akan dilakukan untuk memastikan apakah benar tidak ada aktor lain yang terlibat, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembunuhan ini. Juwita adalah wartawati dari salah satu media online di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ia ditemukan tewas pada Sabtu (22/3/2025) sore di kawasan Gunung Kupang.

Aplikasi JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, Dugaan Korupsi Mencuat

INDOPOS-Layanan digital Bank DKI melalui aplikasi JakOne Mobile mengalami gangguan sejak 29 Maret 2025, menyebabkan keluhan dari para nasabah yang kesulitan melakukan transfer antar bank. Gangguan ini memaksa nasabah untuk menarik uang tunai melalui ATM atau datang langsung ke kantor cabang, lalu menyetorkannya secara manual ke bank tujuan. Menanggapi hal ini, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jupiter memina Bank DKI untuk segera menangani gangguan ini dan menyampaikan informasi yang jelas kepada masyarakat guna menghindari kerusakan lebih lanjut terhadap reputasi perusahaan. “Bank DKI segera memperbaiki masalah ini dan memberikan penjelasan yang lebih transparan kepada publik agar tidak semakin merusak citra positif yang telah dibangun,” kata Jupiter, Minggu (06/04/2025). Jupiter menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dan memperkuat citra positif perusahaan, terutama di tengah era digitalisasi perbankan. Ia berharap Bank DKI dapat mengelola sistem digitalnya dengan lebih baik dan memberikan penjelasan yang transparan kepada publik. “Saya berharap Bank DKI bisa menjaga kepercayaan dari masyarakat dan memperkuat citra positif perusahaan dengan digitalisasi yang baik serta transparansi kepada publik,” ujarnya. Ketua Fraksi NasDem DPRD Jakarta ini juga mengingatkan bahwa gangguan layanan semacam ini dapat berdampak serius terhadap kenyamanan dan loyalitas nasabah. “Khawatir saya, jika masalah ini tidak segera diatasi, maka akan berdampak pada penurunan kepercayaan nasabah,” tegasnya. Ia menambahkan, pelayanan yang baik merupakan fondasi utama dalam menjalankan lembaga keuangan. “Tanpa pelayanan yang baik dan kepercayaan dari nasabah, sebuah bank tidak akan bisa berkembang. Kepercayaan nasabah sangat penting untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan keuntungan secara signifikan,” pungkasnya. (bw)  

  • INDOPOSINDOPOS
  • Maret 30, 2025
  • 0 Comments
MUHIDIN MUCHTAR WAKETUM BAMUS BETAWI MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 2025 M/1446 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Bulan sabit bersinar terang… Membawa suka cita, malam yang damai… Saat untuk cinta, saat berbagi… Iedul fitri di nanti.. Gema takbir berkumandang… Iedul fitri datang, saat yg istimewa…. Saling berjabat tangan, saling memaafkan… Dengan cinta dan kebaikan yang abadi… Taqqabalallohu minna wa minkum syiamana wa syiamakum.. Selamat Hari Raya Iedul Fitri 2025 M/1446 H. Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Muhidin Muchtar Waketum Bamus Betawi