• INDOPOSINDOPOS
  • April 19, 2025
  • 0 Comments
Akibat Macet Total Tanjung Priok, Menhub dan Direksi Pelindo Harus Bertanggungjawab!

INDOPOS-Kemacetan parah yang melanda Tanjung Priok sejak Rabu (6/4) malam lalu, menjadi perhatian serius dari warga dan juga Tokoh Masyarakat Jakarta Utara Santoso. Menurutnya, atas peristiwa macet parah ini Bapak Presiden Prabowo harus mengevaluasi Menhub & Direksi Pelindo. Karena, kejadian ini sangat merugikan masyarakat pengguna jalan baik untuk kepentingan pribadi maupun bisnis/pekerjaan. Mengapa kapasitas maksimal kendaraan yg lalu lalang di pelabuhan Tanjung Priok 2.500 mobil dalam sehari dipaksakan sampai 7.000 mobil, hanya untuk meluluskan permintaan pengusaha. Sedangkan dampak yang dialami masyarakat sangat besar. “Ini menjadi atensi masyarakat Jakarta Utara bahwa pengelola Pelindo tidak profesional,dan hanya mengejar profit namun tidak memperhatikan kerugian yang dialami masyarakat,” ujar Santoso. Ke depannya harus ada aturan yg di buat oleh Gubernur Jakarta, bahwa jalan publik yang dibayar dari uang pajak rakyat jangan dibuat sering macet oleh kendaraan yang keluar masuk ke pelabuhan Tanjung Priok. Rakyat saat ini pun harus tahu apakah ada kontribusi dari Pelindo Tanjung Priok atas pembangunan jalan-jalan yang menghubungkan pelabuhan Tanjung Priok dengan kendaraan yang keluar masuk pelabuhan. Yang berasal dari sentra/kawasan industri di Tangerang, Bekasi, Karawang, Bogor dan sekitarnya. “Pelindo jangan merasa sudah berbuat hanya dengan memberi 2,5% labanya untuk CSR kepada masyarakat/komunitas di Jakarta Utara berdasarkan UU CSR itu,” tegasnya. Sementara itu, Pengamat maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Centre (IKAL SC) Dr. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa menilai kemacetan panjang ribuan truk ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara sejak Rabu (6/4) malam merupakan sinyal sistem logistik yang bermasalah. “Persoalan ini lebih dari sekadar kemacetan musiman dan ini merupakan sinyal kegentingan sistem logistik nasional yang memerlukan perhatian serius,” kata Hakeng. Ia mengatakan tantangan utama bukan hanya masalah infrastruktur fisik pelabuhan, tetapi juga terletak pada lemahnya regulasi mikro serta kurangnya koordinasi lintas sektor yang terlibat dalam pengelolaan sistem logistik nasional. Peningkatan volume kendaraan ini tidak diimbangi dengan manajemen arus masuk yang adaptif dan efisien. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 19, 2025
  • 0 Comments
Gelar Milad ke-24, Forkkabi Konsisten Jadi Penyejuk dan Solusi Hadapi Tantangan Bangsa

INDOPOS-Memasuki usia ke-24 tahun, Forkkabi berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga kesejukan dan solusi terhadap tantangan bangsa. Apalagi, saat ini perang dagang dua negara adidaya antara Amerika dan China sulit dihindari lantaran saling bersahutan dalam menaikan pajak impor barang ke negara masing-masing. Hal itu yang disampaikan Ketua Umum DPP Forkkabi, Mohammad Ihsan dalam sambutannya di acara Milad Forkkabi yang mengedepankan tema Mengglobalkan Adat Betawi dan meng-Indonesia-kan Forkkabi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (19/4/2025). “Forkkabi hadir dengan selalu ingin berkontribusi dan menjadi organisasi penyejuk, selalu melahirkan solusi baik di Pemerintahan, masyarakat maupun antar ormas,” ujar Ketua Umum DPP Forkkabi, Mohammad Ihsan yang juga didampingi Sekjen DPP Forkkabi, Sjahmaulana Manaf dan Ketua Panitia Milad, Maah Setiawan diatas panggung. Pantauan di lokasi acara Milad Forkkabi, sejumlah perwakilan dari berbagai ormas ikut hadir. Hal itu pun direspon secara positif sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gesekan antara ormas yang berada di Jabodetabek. “Terima kasih untuk kehadiran perwakilan ormas-ormas. Karena hal itu akan menjadi bagian dari konsolidasi untuk menghindari gesekan antar ormas,” sambungnya. Lebih lanjut, tokoh muda Betawi itu menyinggung kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja akibat timbulnya perang dagang internasional. Karenanya, kata dia diharapkan agar langkah cerdas yang sedang ditempuh oleh pemerintah saat ini mendapatkan dukungan ormas dan rakyat Indonesia. “Pemerintah saat ini sedang mengatasi kondisi tersebut dengan mengambil langkah cerdas. Sekarang tugas ormas bagaimana kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah harus kita dukung. Intinya Forkkabi harus sejalan dengan Pemerintah,” pintanya. Majelis Tinggi Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia (FORKKABI), Mayjend (Purn) Nachrowi Ramli dalam pidatonya menegaskan di tengah situasi yang tidak menentu, Forkkabi harus bisa merapatkan barisan untuk menjaga NKRI dan berkontribusi dalam mengatasi permasalahan bangsa Indonesia. “Di usianya yang ke-24, saya mengingatkan bahwa Forkkabi merupakan bagian dari sejarah. Karena itu kita harus menjaga Betawi diantaranya menjaga budaya Betawi dengan terus mengembangkannya. Kedua, kita harus menjaga keamanan Betawi dan menjaga NKRI,” paparnya. Pantauan di lokasi acara Milad Forkkabi ke-24 yang diselenggarakan April 2025, dihadiri Pantauan di lokasi acara Milad Forkkabi, sejumlah perwakilan dari berbagai ormas ikut hadir, seperti Mayjen Pur Ansori Tajudin dan Marsekal Muda Sugiri, Marsekal Muda TNI (Purn) Achmad Sajili, Ketua Bang Japar sekaligus Anggota DPD RI Fahira Idris, Dewan Pembina IKB & FBR, Desliana Desi, Ketua Bamus Betawi Eki Pitung, dan ketua ormas lainnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 17, 2025
  • 0 Comments
Layanan Operasional Terbatas BNI Kantor Cabang Jakarta Kota pada Hari Libur wafatnya Yesus Kristus (Khusus Penerimaan setoran PT.KCI)

INDOPOS-Jakarta, Kamis 17 April 2025 – Dalam rangka mendukung pelayanaan untuk Nasabah , PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, akan menyediakan Layanan Operasional Terbatas. Dengan mempererat kerjasama dengan PT. KAI Sehubungan hari Iibur cuti Bersama wafat nya Jesus Kristus, BNI KC Jakarta Kota akan melaksanakan Operasional Terbatas pada pukul 09.00 – 17.00 WIB Khusus untuk melayani penerimaan setoran PT.KCI yang akan berlangsung tanggal 18 April 2025 Selain layanan operasional terbatas ini, BNI juga menyediakan berbagai layanan E-Channel yang bisa diakses selama 24 jam setiap harinya. Nasabah dapat menggunakan wondr by BNI, DigiCS BNI untuk pembukaan Rekening, ATM CRM BNI (ATM tarik setor BNI), BNI SMS Banking, BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, dan BNI Call untuk memenuhi kebutuhan perbankan bagi para nasabah BNI “ Kami berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah kami, terutama dengan layanan operasional terbatas pada cuti bersama ini, kami berharap dapat memudahkan nasabah dalam mengakses layanan perbankan BNI,” ujar Setyo Adi Pranowo Pemimpin Cabang BNI Jakarta Kota Demikian pengumuman ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kepercayaan Anda terhadap BNI, kami ucapkan terima kasih. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 16, 2025
  • 0 Comments
Kaos Kesehatan Terlaris di Jepang Buatan Relive Wear Kini Dipasarkan di Indonesia

INDOPOS-Relive Wear sebuah perusahaan Jepang menjajaki pasar Indonesia dengan menawarkan produk pakaian jadi kesehatan. Untuk pasar Asia, menjadi pilihan pertama perusahaan ini untuk pasar Asia. “Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar ke-4 di dunia dan yang terbesar di Asia Tenggara,” jelas Direktur Perwakilan Relive Co., Ltd., Takashi Sasaki,  kepada pers di Jakarta, Rabu 16 April 2025. Richard Susilo, CEO Office Promosi Japan menambahkan, sejak diluncurkan produk kaos sehat di Jepang pada tahun 2017, seri Relive Wear telah terjual lebih dari 2,3 juta potong, dan akan naik sejalan dengan gencarnya perluas jaringan pemasaran. Relive Wear telah dipakai   oleh banyak orang, termasuk lansia, pekerja fisik, pekerja perawatan, dan atlet. “Kami percaya bahwa mengenakan pakaian fungsional dapat melancarkan sirkulasi darah dan membantu orang merasa lebih nyaman serta menjaga kondisi tubuh sehari-hari,” katanya. Diharapkan kesuksesan juga bisa diraih di pasar Indonesia. Sasaki mengatakan harga kaos kesehatan ini untuk pasar Indonesia akan dijual dengan harga Rp1 juta per potong. “Murah dibanding kaos jersey Timnas yang bisa mencapai Rp5 juta,” ujarnya. Pasar Indonesia sangat menjanjikan bagi pebisnis pakaian sehat, karena masih banyak orang yang bekerja di sektor yang membutuhkan tenaga fisik besar, seperti pertanian, kehutanan, konstruksi, dan manufaktur. Hal ini menyebabkan masalah kesehatan masyarakat yang serius, seperti nyeri pinggang, pegal di bahu, dan kelelahan kronis yang terus menumpuk. Dengan memakai kaos ajaib, kaos kesehatan yang sudah memasyarakat bagi warga Jepang, akan dapat membantu meningkatkan produktivitas pekerja dan otomatis dapat meningkatkan pendapatannya. Produk kaos kesehatan, juga topi kesehatan ini, adalah satu-satunya di dunia. Perusahaan ini adalah pemegang paten atas produk tersebut. Basis Penting Di masa depan, kata Takashi Sasaki, Indonesia akan menjadi basis penting untuk ekspansi di Asia. “Kami akan melanjutkan upaya dengan tujuan untuk berkontribusi kepada masyarakat Indonesia secara keseluruhan, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya. Takashi Sasaki terlahir dengan kondisi tubuh yang lemah sejak kecil dan dipaksa pensiun setelah bekerja. Pada usia 55 tahun Sasaki memutuskan menjadikan ‘cara untuk sembuh’ sebagai kariernya. Terinspirasi oleh seni bela diri Tiongkok, ia mengembangkan Relive Wear bertujuan untuk berkontribusi pada kesehatan global. (wok)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 16, 2025
  • 0 Comments
PT. Mulia Empat Satu, Sukses Ekspor Perdana Besi Baja Ware Hause System Senilai $200 Ribu USD Ke Pantai Gading

INDOPOS-Jakarta | PT. Mulia Empat Satu (MES) sukses melakukan ekpor perdana besi baja ke negara Pantai Gading, Afrika. Ekspor produk manufacturing (Wereouse Racking Sistem) berstandar SNI senilai $200 ribu USD ini cukup membanggakan. Ditengah inflasi dan krisis ekonomi serta kompetitif persaingan global menyusul perang tarif pajak resiprokal yang diterapkan Amerika terhadap impor-ekspor semua negara, termasuk Indonesia. Sukses ekport perdana PT. MES langsung dari fabrikasi di Kota Pandaan, Jawa Timur membuktikan, bahwa situasi krisis global tidak menjadi penghalang kinerja dan produktifitas usaha. Sebaliknya, situasi sulit justru mendorong kreatifitas dan tantangan mencari celah dan terobosan baru. Direktur Utama PT. MES Marcel Gunawan yang kini memiliki 200 human resource (SDM ahli) meyakini bahwa setia masa selalu memiliki kesulitannya sendiri. Tapi setiap masa juga selalu menjadi peluang baru bagi celah usaha. “Bagi mereka para pebisnis pasti tahu ada sesuatu yang bisa dikerjakan untuk menghadirkan keuntungan sekalipun dimasa sulit,’’ ujar Marcel melalui seluler dari kantornya kawasan industri Delta Silicon, Cikarang, Rabu, (16/4/25). Diungkap Marcel, kunci keberhasilan melakukan ekport perdana ke satu Perusahaan PMA di Afrika Selatan, tidak lepas dari situasi usaha, menjaga kualitas produk dan market value di dalam negeri. Termasuk menerapkan kebijakan efisiensi. Semua produk ranah industri harus memiliki market value kuat. “Situasi usaha saat ini pasti membutuhkan efisiensi. Bagaimana secara harga tetap kompetitif, namun dari segi kualiats produk harus tetap dijaga standar dan kualitasnya tetap sama. Standar internasional yang bisa diaudit. Termasuk menjaga layanan, maintenance dan after sales,’’ jelas Marcel. Ekpor tiga kontainer besi baja werehouse racking system ke negara Pantai Gading tidak lepas dari pendekatan marketing serta peran komunikator vendor di dalam negeri selama sepuluh tahun terakhir. Bagaimana membangun R&B untuk mendekatkan secara costumer dengan baik, dan berkualitas sejak produksi pada tahun 2014. Tidak kalah dengan produk pesaing, dari Jerman, Malaysia dan Tiongkok. Staf Khusus Menteri Investasi/ BKPM Ir. H. Didi Apriadi, M.AK. MH.memberikan apresiasi terhadap keberhasila PT. MES melakukan ekpor perdana. Selaras dengan harapan pemerintah, ekpor besi baja werehouse racking system yang dilakukan PT. MES diharapkan bisa memberikan dampak positif langsung bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Ini satu bukti bahwa ditengah situasi apapun sekalipun krisis kita harus tetap optimis. Selalu ada jalan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pelaku usaha dan ekportir lain dalam negeri bisa melakukan terobosan sebagaimana dilakukan PT. MES. Dengan begitu keadaan krisis tidak menjadi hambatan dan membuat kita panik. Apalagi pesimis. Dengan begitu perekonomian kita selalu terjaga dan tetap tumbuh sesuai harapan,’’ ujar Didi. Apresiasi yang sama juga diberikan Direktorat Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Dodiet Prasetyo. Prestasi ekspor perdana PT. MES menjadi bukti bahwa kualitas industri tanah dalam negeri tidak kalah dengan negara maju lain. “Tentu ekspor ini mengukuhkan positioning kualitas industry logam kita semakin mampu bersaing. Tidak kalah dengan kualitas produk negara maju yang lebih dulu leading. Hari ini juga membuktikan kita tidak hanya bisa, tapi juga siap menjadi pesaing tangguh yang siap merebut ceruk ekspor di pasar internasional,’’ ujar Dodiet Prasetyo. Bagi Marcel Gunawan selaku Direktur Utama, keberhasilan melakukan Ekspor perdana PT. MES ke Pantai Gading menjadi motivasi yang patut disyukuri dan membuat dirinya bangga. Terlebih bisa mencantumkan produk dengan label made in Indonesia. “Pertama, pastinya bersyukur dahulu. Masih bisa menjalankan bisnis dan usaha ditengah krisis global dan menjadi rejeki. Baru kemudian bangga karena untuk pertama kami bisa ekpor dan disetiap produk kami selalu mencantumkan label produk: Made In Indonesia. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami dan semoga bisa mendorong pelaku usaha kita untuk bisa melakukan terobosan berbagai produk unggulan ekspor lainya,’’ tutup Marcel. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 15, 2025
  • 0 Comments
Ketum Masyarakat Pendukung Gibran Jimmy S : Penggeruduk UGM Terkait Ijazah Jokowi Terindikasi Politis, Jangan Coba-Coba Membuat Gaduh Situasi yang Sudah Kondusif

INDOPOS-Seratusan orang yang menyatakan berasal dari TPUA (Tim Pembela Ulama dan Aktivis) medatangi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada atau UGM pada Selasa, 15 April 2025. Kedatangan mereka ke Fakultas Kehutanan untuk mengklarifikasi perihal polemik ijazah mantan Presiden Jokowi. Pada kesempatan itu, tiga orang perwakilan tim yaitu Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauzia Tiasuma diterima untuk berdialog dengan pihak kampus. Selain mereka, ada juga tokoh senior yang ikut mendatangi Fakultas Kehutanan UGM yaitu Amien Rais dan Syukri Fadloli dari Yogyakarta. Kelompok TPUA selama ini mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi. Bahkan mereka juga menuding ijazah Jokowi palsu. Kehadiran mereka di Fakultas Kehutanan UGM adalah untuk melihat langsung bukti-bukti ijazah Jokowi di kampus itu. “Tim pembela ulama dan aktivis dari Jakarta hadir untuk mengklarifikasi dugaan ijazah palsu mantan presiden Jokowi,” kata Syukri Fadoli, Selasa, 15 April 2025. Ia menyatakan, tujuan klarifikasi adalah untuk menentukan keaslian ijazah tersebut. Dugaan ijazah palsu muncul karena mantan presiden tidak bisa membuktikan keaslian ijazahnya di pengadilan. “Pengadilan seharusnya menilai kebenaran ijazah jika ada tuduhan penggunaan ijazah palsu,” kata Syukri. Perwakilan rombongan ditemui oleh Wakil Rektor I Wening Udasmoro, Wakil Rektor III Arie Sudjito, dan Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta. Rombongan ini datang ke UGM dan berkumpul di Fakultas Kehutanan. Mereka kemudian menuju Bundaran UGM untuk berorasi. Polemik seputar ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali mencuat setelah mantan dosen Universitas Mataram, Rismon Hasiholan Sianipar, meragukan keaslian ijazah dan skripsi Jokowi. Rismon menilai penggunaan font Times New Roman dalam dokumen tersebut belum ada di era 1980-an hingga 1990-an. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam video berjudul “Ijazah Palsu Joko Widodo “Berdasarkan Analisa Jenis Font dan Operating System”, yang diunggah di YouTube, Selasa, 11 Maret 2025. Ia berpendapat bahwa ini adalah bukti kuat untuk meragukan keaslian dokumen tersebut. Tudingan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk UGM dan teman-teman seangkatan Jokowi. Mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan sedang mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang masih mempersoalkan tentang keaslian ijazahnya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu kembali menekankan bahwa siapa yang menuduh ijazah UGM-nya palsu adalah yang harus membuktikan. “Ya dipertimbangkan untuk dikaji lebih dalam oleh pengacara (kuasa hukum) karena memang sudah disampaikan oleh Rektor UGM, terakhir juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Kehutanan, kan sudah jelas semuanya,” ujar Jokowi ketika ditemui wartawan di kediamannya di Kelurahan Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat, 11 April 2025. Menanggapi hal itu saat awak media menghubungi Jimmy S Ketua Umum Masyarakat Pendukung Gibran mengatakan, Mereka itu lagi mencari apa sampai bergerombol seperti itu dan menggeruduk Kampus ? Jika yg mereka cari hanya keaslian ijasah seseorang ya gunakan jalur hukum yg ada. Meskipun kita sdh tau bahwa sdh pernah beberapa kali jalur hukum ditempuh namun tidak ditemukan ada nya palsu kan, ucap Jimmy. “Lembaga Negara yaitu KPUD dan KPU jg sudah Meloloskan bacalon kepala daerah dan kepala negara dlm hal ini presiden pada saat itu sehingga lolos dalam verifikasi dan ditetapkan sbg calon” Terus apa lagi ? Apa mereka mengganggap Lembaga Negara itu jg berbohong ? Keterangan Resmi pun sudah diberikan oleh pihak kampus mengenai hal tsb kan, dimana itulah sumber informasi yg super valid, terus apa lagi sampai mengerahkan massa segitu banyak ? Saya Mengingatkan untuk para penggeruduk untuk jangan asal bunyi menuduh pak jokowi dengan asal bunyi, kalau tidak puas ya tempuh jalur hukum dan tunggu proses nya, Jangan buat gaduh dengan mengerahkan massa seperti itu. Sudah banyak pihak yg menjawab dan mengkonfirmasi ke aslian ijasah tsb kok masih ngotot aja bilang itu tidak asli, Ada apa dengan orang2 ini ? Jangan memaksa keinginan utk yg asli di bilang tidak asli, hati hati ini sdh masuk dalam ranah pidana. Jimmy Menambahkan, Jika gaya nya menggeruduk seperti ini jelas sudah motivasinya terindikasi bernuansa politik !, Tegas Jimmy sambil menutup sambungan telepon awak media.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 14, 2025
  • 0 Comments
Kampus Unggul Universitas Borobudur Lecturing dan International Benchmarking di Korea Selatan

INDOPOS-Sebagai bentuk pertanggung jawaban moral dan akademik Kampus Unggul Universitas Borobudur terus menjaga mutu dan kualitas nya. Tanggal 12-17 April Mahasiswa, Dosen dan Pimpinan dari S1,S2 dan S3 melakukan lecturing, International Benhmarking dengan banyak hal yang didiskusikan. Pada kegiatan ini 30 mahasiswa, dosen dan pimpinan mengikuti kegiatan membicakan kurikulum secara internasional, international conference serta student mobility. Pimpinan rombongan Prof Faisal Santiago Ketua Program Doktor Ilmu Hukum juga Direktur Pascasarjana mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan rutin sejak tahun 2017 Ke Kampus Luar Negeri bereputasi seperti Utrecht di Belanda, Leeds di UK , Kanzai Gaidai di Jepang, Thammasat di Thailand sehingga tidak heran kalau S1,S2,S3 Ilmu Hukum bahkan institusi nya terakreditasi Unggul. Pada hari ini senin tanggal 14 April 2025 kegiatan di adakan Youngsan University dan tanggal 15 April 2025 di Hankuk University. Para pimpinan dan dosen di Youngsan University mengikuti International Conference dengan para presenter dari Universitas Borobudur Prof Faisal Santiago, Prof Ade Saptomo, Dr Ahmad Redi, Aditya Nasution dan Enny Kristiani yang mewakili dari mahasiswa. Ini lah salah satu pertanggungjawaban akademik Kampus Unggul Universitas Borobudur yang beralamat Jalan Laksamana Malahayati (Kalimalang) No.1 Jakarta Timur, terus menjaga mutu akademik ujar Prof Faisal Santiago Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 12, 2025
  • 0 Comments
Universitas Borobudur Gelar Kuliah Umum “Dampak Kebijakan Kenaikan Tarif Impor Baru Amerika Serikat Bagi Indonesia”

INDOPOS-Universitas Borobudur menggelar kuliah umum dengan tema “Dampak Kebijakan Kenaikan Tarif Impor Baru Amerika Serikat Bagi Indonesia”, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan ini menghadirkan sejumlah nara sumber, di antaranya Bambang Soesatyo, Ketua MPR Periode 2019-2024 yang juga Dosen Tetap Universitas Borobudur, serta Anggota DPR RI 2024-2029. Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M. M Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur yang menjadi Keynote Speech. Kemudian, Prof Heru Subiyantoro. Ph. D, Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Borobudur, Dr. Machfud Sidik, Msc, Prof Dr. Cicih Ratnasih, MM, Moderatot Dr Nugroho Agung Wijoyo, M. A. Dalam keterangannya, Prof Heru Subiyantoro. Ph. D, Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Borobudur, menyampaikan, terkait Kebijakan Kenaikan Tarif Impor Baru Amerika Serikat, langkah yang saat ini ditempuh Pemerintah Indonesia sudah benar. Jadi tadi saya sebut game theory, ini adalah game theory, non-kooperative game theory. Karena Trump mendesakkan mauannya itu untuk banyak negara. “Nah ternyata betul, akhirnya adalah solusi yang paling baik dari ini adalah negosiasi. Jadi tidak mungkin tanpa penyelesaian ini dengan terus dikontrol-kontrolan. Maka itu harus negosiasi. Itu intinya,” ujar Prof Heru. “Tinggal bagaimana kita bernegosiasi Dan ini saya kira sudah dilakukan Sudah baik,” tambahnya. Masyarakat dia Ya gini Ini kan lucunya Dulu dunia itu Mengarah kepada globalisasi Sekarang berbalik kepada Proteksionisme Ini gak akan dari sudut teori Pedagangan internasional ini kurang menguntungkan, Jadi emang harus Tarif itu diturunkan Tetapi tanpa mengabaikan Industri dalam negeri Ya ini negosiasi Tidak ada cara lain menurut saya Harus turun. Kenapa Indonesia tidak mengikuti cara Cina Pak yang konfrontasi Pak? Ya, kan kekuatan Cina besar. Kita ini, ini kayaknya Trump itu kayak bis besar, melaju di jalan raya, mobil kecil-kecil harus minggir, kan begitu. Itu nggak bisa itu. Nah, Cina, kenapa Cina berani seperti itu? Karena dia punya kekuatan yang hampir berimbang, kan begitu. Ya kita mau dengan cara seperti itu ya, rasanya kok gak masuk akal begitu. Jadi harus harus dihormati. Dan banyak konsumen Amerika juga pusing, pasti pusing. Banyak demo juga. Iya banyak demo juga, kalau lihat di beberapa media atau di podcast saya lihat itu di Amerika juga ada demo besar-besaran. Ada penentangan juga dari dalam negerinya. Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M. M Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, menilai, tarif impor Amerika ini ya tentu ada namanya juga politik dagang. Tidak bisa dilepaskan begitu saja, Jadi dinegoisasikan lah ya Supaya produk-produk yang dijual oleh mereka Diterima di negara yang mesangkutan Begitu juga barang yang dijual di negaranya Juga dapat diterima dengan Sehingga sebenarnya saling melindungi lah ya Saling melindungi barang-barang Atau yang diekspor dari suatu negara ke negara lain Dan juga sebariknya gitu ya Jangan sampai ada yang mendominasi Sehingga akan mematikan di negara tersebut Jadi tentu ya saya pikir Perlulah negosiasi-negosiasi Antara pemerintah dengan pemerintah Berarti langkah negosiasi itu yang paling tepat ya? Langkah negosiasi itu yang paling tepat Dalam pendapat tarif impor Apakah nanti dalam bentuk-bentuk yang lain Tadi yang seperti disampaikan oleh Pak Bamsoed Mungkin juga adanya tax holiday Ada kemudahan berinvestasi dan lain sebagainya Jadi pada prinsipnya adalah Saling menguntungkan jangan kabur dulu sini dulu Intinya itulah Cari solusi.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 12, 2025
  • 0 Comments
Universitas Borobudur Sebagai Delagasi Indonesia Pada China International Education Exhibition Tour (CIEET) dan China Study Abroad Forum (CSAF) 2025 menuju World Rank University (WRU)

INDOPOS-Universitas Borobudur menjadi delegasi Indonesia pada Kegiatan China International Education Exhibition Tour (CIEET) dan China Study Abroad Forum (CSAF) 2025 yang berlangsung di Beijing, Cina. Mengusung tema “For The Sustainable Development of International Education”, kegiatan ini berlangsung pada 11-12 April di China National Convention Center, Beijing. Universitas Borobudur Bersama dengan 6 (enam) Perguruan Tinggi lain dibawah naungan LLDIKTI 3 menjadi salah satu Exhibitor dari total lebih dari 206 pengisi pameran pendidikan yang terdiri dari universitas, institusi dan industri yang berasal dari berbagai negara. adapun delegasi lain dari LLDIKTI3 yang menginisiasi dan memfasilitasi kegiatan termasuk: Universitas Gunadarma, Universitas Multimedia Nusantara Jakarta, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Universitas Budi Luhur, Universitas Esa Unggul, dan University of Jakarta International. Universitas Borobudur yang diwakili oleh Dr. Roma Nova Cahjati Poetry, SE., MAB, selaku Kepala Kantor Urusan Internasional mengungkapkan, “Kami (Universitas Borobudur) sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan kesempatan untuk Universitas Borobudur untuk melakukan promosi di kancah internasional dan menyiapkan institusi menuju World Rank University (WRU) dan juga mempererat hubungan kerjasama bilateral dengan Tiongkok.”, Universitas Borobudur sejak 2023 juga telah bekerjasama dengan International Transeducational Education Association (ITEA) China, yang mana memiliki kantor sekretariat di Universitas Borobudur dalam meningkatkan kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi kedua negara. Kegiatan di Beijing, Tiongkok ini diinisiasi oleh Chinese Service Center for Scholarly Exchange (CSCSE). CIEET dan CSAF 2025 bukan hanya kegiatan pameran pendidikan, namun juga meliputi akademik forum dan sesi panel, dengan panelis-panelis undangan dari mancanegara. Event ini didedikasikan untuk mempromosikan inisiasi studi keluar dan kedalam negeri (Tiongkok) untuk memperkuat kerjasama antara Tiongkok dengan institusi pendidikan Dunia.  Universitas Borobudur siap masuk dalam World Rank University (WRU) di tahun 2025-2026. (***)