Human Initiative Raih Anugerah Penghargaan dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta 

INDOPOS-Pada hari Rabu, 30 April 2025, digelar rangkaian puncak acara peringatan HKB (Hari Kesiapsiagaan Bencana) 2025 di wilayah Provinsi DIY dengan tema “Digdaya Ngadhepi Bencana”. Acara ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya pembukaan stan pameran kebencanaan dan donor darah yang diselenggarakan di hall lantai 1. Selanjutnya, dilaksanakan kegiatan sharing session yang dibagi menjadi empat kelas: Kelas Tanggap, Kelas Tangkas, Kelas Tangguh, dan Kelas Berdaya, yang bertempat di lantai 9 dan 10. Selain itu, diadakan pula seminar nasional dan penganugerahan penghargaan kepada lembaga-lembaga mitra di wilayah DIY yang berperan aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana. Acara ini digelar di Gedung Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rangkaian puncak acara HKB DIY ini diselenggarakan oleh FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) DIY, berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Human Initiative DIY, dan berbagai lembaga serta komunitas relawan yang ada di DIY. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah DIY, Bapak Benny Suharsono; Kepala Pelaksana BPBD DIY, Drs. Noviar Rahmad, M.Si.; Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T.; Ketua Forum PRB DIY, M. Taufik AR, S.I.P., M.P.A.; serta Kepala Cabang Human Initiative DIY, Bapak Muthori. Hadir pula tokoh masyarakat, relawan, komunitas, mahasiswa, dan pegiat pengurangan risiko bencana dengan jumlah peserta sekitar 500 orang yang memenuhi Gedung Amphitarium UAD. Bapak Muthori, selaku Kepala Cabang Human Initiative DIY, melaporkan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif yang memberikan informasi mitigasi bencana, memperkenalkan inovasi peralatan kebencanaan, membangun sinergi lintas sektor, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat. Dalam sambutannya, M. Taufik AR, S.I.P., M.P.A. selaku Ketua Forum PRB DIY, mengajak seluruh peserta untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan Ahmad Dahlan melalui nilai-nilai Jawa yang berbunyi srawung, tepung, dan dunung. Drs. Noviar Rahmad, M.Si., Kepala Pelaksana BPBD DIY, turut menyampaikan bahwa pada 25 April 2025 lalu, BPBD DIY telah melaksanakan simulasi penanggulangan bencana. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UAD atas kerja sama dan kontribusinya dalam upaya penanggulangan bencana. Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan bahwa UAD merasa terhormat menjadi tuan rumah acara ini dan menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai budaya yang harus dibangun di tengah masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah DIY, Bapak Benny Suharsono, membacakan amanat dari Gubernur DIY. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DIY dalam penanggulangan bencana. Beliau juga menyerahkan penghargaan kepada lembaga-lembaga mitra pemerintah yang aktif berperan dalam upaya penanggulangan dan pengurangan risiko bencana di wilayah DIY. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Human Initiative Daerah Istimewa Yogyakarta (HI DIY). Setelah melalui proses seleksi yang ketat, HI DIY dinyatakan layak mendapatkan penghargaan karena kontribusinya yang nyata dan berkelanjutan dalam penanggulangan dan pengurangan risiko bencana di wilayah DIY. Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekda DIY, Bapak Benny Suharsono, dan diterima oleh Kepala Cabang Human Initiative DIY, Bapak Muthori. Perlu diketahui bahwa sejak dibukanya cabang di DIY sekitar tahun 2002, Human Initiative DIY telah aktif berperan dalam penanggulangan bencana, baik pada fase pra-bencana melalui edukasi kepada masyarakat dan satuan pendidikan, saat tanggap darurat (misalnya saat tanah longsor di Kokap Kulon Progo tahun 2002, erupsi Merapi 2004 dan 2010, gempa besar Yogyakarta 27 Mei 2006, krisis kekeringan di Gunungkidul hampir setiap tahun, hingga banjir akibat Badai Cempaka 2020), maupun pasca bencana melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi seperti pembangunan kembali sekolah dan rumah warga, serta pemulihan ekonomi pasca erupsi Merapi 2010 dan lainnya. (***)

Pembayaran Lahan di Kedoya Selatan Rp 270 M oleh Dinas SDA Tuai Sorotan, Diduga Terjadi Banyak Penyimpangan 

INDOPOS-Pembayaran lahan yang berlokasi di Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, senilai Rp 270 miliar oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemprov DKI Jakarta, menuai sorotan tajam. Sebab, kuat dugaan terjadi penyimpangan dalam proses pembayaran. Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan yang dibayar tersebut dalam kondisi – PENLOK (Mati) – ⁠SERTIFIKAT MASIH DALAM PROSES SENGKETA. Sehingga, muncul dugaan telah terjadi tindak KORUPSI senilai Rp 270 M. Jika kasus ini benar terjadi, maka pihak yang paling bertanggung jawab adalah Plt KADIS SDA (IKA AGUSTINE) dan Beberapa Pejabat PEMPROV DKI JAKARTA, karena telah MELOLOSKAN PEMBAYARAN di AKHIR PENUTUPAN ANGGARAN.. pada tgl 30 DESEMBER 2024 JAM : 22,37. (Jadi pertanyaan besar, karena pencairan SPM dilakukan di ujung tahun. Dipepet-in tanggal pencairan SPM di ujung tahun. Dan prosesnya 20 hari. Sehingga sangat tidak lazim dan mencurigakan. Dan prosesnya 20 hari). Menanggapi informasi ini, Ketua Forum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (Formasi) Jalih Pitoeng, menduga telah terjadi Pembagian jatah Fee buat oknum pejabat tertentu di Pemprov DKI Jakarta, Sehingga pihak penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan, kemudian pihak Inspektorat dan BPK RI, diharapkan segera turun tangan melakukan pemeriksaan. Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, juga didorong untuk segera turun tangan meneliti persoalan ini. Karena, bukan tidak mungkin ini menjadi bagian dari modus-modus pembebasan lahan di DKI Jakarta, yang berjalan sistematis dan masif. Hal ini penting, Gubernur saat ini tengah berencana membebaskan lahan di sekitar Ciliwung, dan PENLOK yang menyimpang jangan sampai terjadi. “Semua pihak yang terlibat dalam pembayaran, baik itu Dinas SDA maupun pihak penerima harus ikut diselidiki. BPK dan Inspektorat jangan tutup mata,” tegasnya. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Matnoor Tindoan melihat informasi ini ngeri-ngeri sedap. Sehingga perlu benar-benar diterangkan, apakah proses pembayaran lahan sudah sesuai aturan atau ada penyimpangan. (***)

Konsisten Suarakan Program Prabowo-Gibran di Media, Budi Djatmiko Diangkat Jadi Komisaris Utama PT Pos Indonesia

INDOPOS-Muhammad Budi Djatmiko ditujuk Kementerian BUMN sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND, menggantikan posisi Rhenald Kasali. Budi Djatmiko sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen PT Pos yang diangkat pada Juli 2024 lalu. “Terhitung mulai April 2025 Prof Budi Djatmiko sebagai Komut Pos Indonesia,” ujar Vice President Corporate Communication PT Pos Heri Nugrahanto kepada Kompas.com, Sabtu (26/4/2025). Lantas, siapa sebenarnya sosok Komisaris Utama (Komut) PT Pos Indonesia (Persero) Budi Djatmiko? Budi Djatmiko sendiri diketahui merupakan relawan Presiden Prabowo Subianto ketika pilpres. Tahun lalu, ia terlebih dahulu telah diangkat menjadi komisaris independen PT Pos Indonesia (Persero). Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi). Mengutip laman PT Pos, Budi Djatmiko menduduki posisi Dewan Pembina Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Barat sejak 2022. Ia pernah menjadi Direktur Utama PT Hafara Indonesia sepanjang 1999-2005 dan Komisaris Utama PT Kualitas Nasional Indonesia sepanjang 1990-2005. Selain itu, Budi juga sempat menjabat pula sebagai Komisaris Utama PT Edu Sarana Informatika sejak 2013. Dari sisi pendidikan, Budi Djatmiko menyelesaikan studi Sarjana Matematika di Institut Teknologi Bandung, serta Sarjana Manajemen dan Sarjana Statistik di Universitas Terbuka pada 1987. Ia kemudian menyelesaikan studi MBA Teknologi di Institut Teknologi Bandung dan Magister Administrasi Bisnis di Universitas Padjajaran Bandung pada 2000. Lalu, Budi menyelesaikan Program Doktoral Ekonomi Pembangunan di Universitas Indonesia dan Program Doktoral Manajemen Stratejik Universitas Padjajaran Bandung pada 2024. (***)

Dewan Komisaris Dukung Kinerja Direksi Baru Untuk Kemajuan PT. PLN Batam

INDOPOS-Batam – PT. PLN Batam menggelar acara pisah sambut Dewan Komisaris dan Direksi serta halal bihalal dengan seluruh karyawan di Aula Tanjung Kasam, Gedung Korporat PT. PLN Batam pada Selasa, 29 April 2025. Acara Pisah Sambut Dewan Komisaris dan Direksi baru jajaran pengelola PLN Batam itu, berlangsung meriah dan diakhiri bersalam salaman dalam balutan suasana halal bihalal nan indah. Pada kesempatan itu seluruh anggota Dewan komisaris PT PLN BATAM yang hadir nampak memberikan ucapan selamat atas pengangkatan direksi baru PT PLN Batam. Mereka masing masing memberikan dukungan penuh terhadap pengangkatan Kwin Fo sebagai Direktur Utama baru di PLN Batam. Kehadiran jajaran direksi baru diharapkan bisa memberikan harapan dan mampu membawa kemajuan yang lebih baik. Terutama dalam memberikan pelayanan di bidang kelistrikan untuk seluruh wilayah usaha Kota Batam dan sekitarnya. Tampak hadir Komisaris Utama; Dody Trisunu, Komisaris Independen: Deny Firzan, Komisaris: Didi Apriadi dan Usep RS. Selaku Komisaris Utama, Dody Trisunu berharap kinerja direksi bisa lebih baik. “Tentu kami semua berharap ada peningkatan kinerja yang lebih baik agar korporasi lebih maju dan lebih baik dalam menjalankan fungsi dan pelayanan publik,’’ kata Dody Trisunu. Sementara itu Didi Apriadi dalam sambutanya menyampaikan pesan bahwa Dewan Komisaris akan mendukung penuh PLN Batam agar lebih maju lagi & bisa menjadi contoh bagi group holding PLN. “PLN Batam berada di daerah khusus BP Batam yg berdanpingan dg Singapore & Johor, jadi harus bisa mendukung & memberikan nilai tambah bagi wilayah tersebut,’’ ujar Didi. Sedangkan Denny Firzan berharap akan ada penyesuaian tarif. “Karena tarif lama tentu sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang,’’ alasannya. Sambutan terakhir, Usep RS yang juga Ketua KONI Kepri menekankan agar PLN Batam dapat lebih efesien dan selektif dalam memilih vendor mitra PLN. “Semua harus benar, efisien dan selektif dalam memilih vendor yg menentukan kesuksesan sebuah korporasi. Untuk PLN Batam juga harus bisa menerapkan SOP dengan baik.” Selain Staf dan karyawan, seluruh jajaran Dewan Direksi Baru tampak hadir, diantaranya Direktur Utama (sejak Maret 2025) Kwin Fo, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Human Capital (sejak Maret 2025) M. Rony Andry, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha (sejak Maret 2025) Raditya Surya Danu, Direktur Operasi (sejak 2023) Dinda Alamsyah. Babak baru Korporasi PT PLN Batam pun dimulai setelah dilaksanakannya Pisah Sambut Anggota Dewan Direksi dan dihadiri Jajaran Komisaris, Jajaran Direksi lama, Jajaran Pejabat dan juga dilakukan secara virtual oleh segenap karyawan PT PLN Batam pada Selasa, 29 April 2025. Selamat. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 30, 2025
  • 0 Comments
Keren, Universitas Bhayangkara Jakarta Raih Akreditasi Unggul

INDOPOS-Ketua Pembina Yayasan Bharata Bhakti (YBB) Jenderal Pol (P) Chairuddin Ismail mengungkapkan perkembangan pesat Universitas Bhayangkara Jakarta (Ubhara Jaya) dalam lima tahun terakhir. “Selama lima tahun terakhir, perkembangan kampus ini sangat pesat, banyak bidang prodi di Ubhara Jaya ditetapkan sebagai prodi unggul,” kata Chairuddin dalam rapat gabungan organ YBB di Kantor YBB Ragunan, Jakarta, Rabu (30/4). Ketua Pengurus YBB Irjen Pol (P) Winarto Hadi menambahkan, berbagai upaya terus dilakukan untuk mempertahankan mutu perguruan tinggi yang telah meraih akreditasi unggul ini. “Dengan pengelolaan yang baik, kami yakin ke depan akan lebih baik,” ujar Winarto. Data menunjukkan pada 2016 kampus ini menerima 1.800 mahasiswa baru, meski sempat mengalami penurunan selama pandemi. Saat ini, Ubhara Jaya memiliki 313 dosen berkualifikasi S2 dan S3 serta puluhan guru besar. Pada 2024, Ubhara Jaya memberikan kontribusi besar dengan meringankan biaya pendidikan bagi 397 anggota dan keluarga Polri. “Biaya mereka hanya dibebankan 50 persen, sehingga total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp2,4 miliar lebih,” jelas Winarto. Acara tersebut dihadiri lima mantan Kapolri, termasuk Prof Chairuddin Ismail, Jenderal (P) Rusdiharjo, Jenderal Pol (P) Bambang Hendarso Danuri, Jenderal Pol (P) Timur Pradopo, dan Ketua Pengawas Jenderal Pol (P) Rusmihadi. Sebagai bentuk syukur atas pencapaian akreditasi unggul, digelar acara pemotongan tumpeng yang diserahkan secara simbolis oleh Rusdiharjo kepada Rektor Ubhara Jaya Irjen Pol (P) Prof Dr Bambang Karsono dan Ketua Pengurus YBB Irjen (P) Pol Winarto Hadi.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 30, 2025
  • 0 Comments
Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Bhayangkara Gelar FGD dengan tema “Keamanan Investasi di Indonesia dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran” 

INDOPOS-Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Bhayangkara menggelar Focus Group Discussion (FGD), dengan mengusung tema “Keamanan Investasi di Indonesia dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran” Perspektif Ekonomi, Hukum, dan Perpajakan, di Kampus I Ubhara Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2025). Kegiatan ini menghadirkan sejumlah nara sumber, yakni Prof. Dr. St. Laksanto Utomo, S,H.,M.Hum. yang merupakan Dekan Fakultas Hukum Ubhara Jaya. Kemudian, Prof.Dr. Adler Haymans Manurung SE,ME,M.Com,SH. Prof. DR. M. S. Tumanggor, S.H., M.SC, CTA, Dr Wirawan B Ilyas SH MH Praktisi Pajak dan Mahasiswa Prodi S3 Ubhara Jaya. Dalam penjelasannya, Prof.Dr. Adler Haymans Manurung, menyampaikan, perlu adanya kebebasan investasi. Supaya bisa hasil return apa? Kok kasih kebebasannya melakukan investasi? “Jangan dibikin misalnya waktunya harus ada tinggal di satu negara, investasi 6 bulan. Thailand langsung kabur sebelumnya mulai itu,” ujarnya. Jadi harus dikasih kebebasan sama investor tentang untuk melakukan investasi. Yang kedua, pajak juga harus dipikirkan. Pajak itu harus juga jangan diberikan tinggi supaya dia mau datang. Kalau kau pajakin 6%, kau pajakin 30%, sama aja dengan negaranya. Jadi kasih aja kebebasan sama dia, dan dia bisa memilih mana yang bisa. “Nah kalau mau kau bikin misalnya industri-industrinya, perhatikan mencari dari sebuah penelitian yang menarik. Gitu aja kebebasan. Kalau saya melihat, Prabowo itu nggak ada masalah. Aman, tapi yang masalah itu adalah orang yang belum kebahagiaan, itu aja. Cuma cerita-cerita itu siapa? Orang belum kebahagiaan. Coba dia udah kebagian, ” terangnya.  

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 30, 2025
  • 0 Comments
Human Initiative Turut Sukseskan HKB 2025: Siap untuk Selamat!

INDOPOS-Nusa Tenggara Barat, 26 April 2025 – Human Initiative (HI) turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diperingati setiap tanggal 26 April. Tahun ini, HKB 2025 mengusung tema “Siap untuk Selamat” yang menggambarkan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana sejak dini. Sebagai bagian dari komitmennya dalam aksi kemanusiaan, HI mengirimkan kendaraan khusus HI-MATE (Human Initiative Mobile for Assistance and Emergency)—sebuah mobil kemanusiaan yang dapat berfungsi sebagai dapur air dan pusat bantuan darurat. Rombongan HI yang membawa HI-MATE menempuh perjalanan jauh dan tiba di lokasi kegiatan di NTB pada Jumat malam (25/4). *Rangkaian Kegiatan HKB 2025* Salah satu momen berkesan datang dari Indah, seorang siswi SMA 6 Mataram yang aktif dalam kesenian gendang belek sejak SMP. Saat mengunjungi booth HI, Indah terkesan melihat dapur air dari HI-MATE. “Dapur air keren, aku nggak pernah lihat sebelumnya. Terus, kopi Solusinya juga enak. Sukses terus ya!” ungkap Indah dengan semangat. Selain itu, 100 anak dari tingkat PAUD hingga TK ikut memeriahkan perayaan HKB kali ini dengan lomba mewarnai. Yang menarik, lomba ini tidak hanya berisi aktivitas menggambar dan mewarnai. Anak-anak juga ikut mempraktikkan gerakan penyelamatan diri saat gempa, seperti bersembunyi di bawah meja. Harapannya, anak-anak sejak dini paham dan siap jika terjadi bencana. Mobil HI-MATE juga mendapat kunjungan dari Sinta Agathia, Kepala Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB. Ia mengapresiasi upaya Human Initiative dan para donatur. “Kualitas produknya bagus sekali, dan rasa kopinya benar-benar enak. Terima kasih HI sudah membantu masyarakat di NTB,” ujar Sinta. Kegiatan kemudian berlanjut dengan aksi penanaman pohon di tepi Pantai Liong Laok, NTB, sebagai bentuk mitigasi terhadap potensi bencana. Penanaman ini menjadi simbol perlindungan lingkungan dan penguatan ketahanan alam. *Puncak Acara & Rekor Dunia* Pemukulan lonceng siaga sebagai simbol kewaspadaan menghadapi bencana menjadi puncak acara HKB 2025. Tahun ini menjadi momen bersejarah karena diselenggarakan simulasi penanggulangan bencana serentak di wilayah Indonesia Timur, Tengah, dan Barat. Kegiatan ini berhasil memecahkan rekor dunia dengan melibatkan lebih dari 6.000 sekolah dan 1,2 juta peserta dari seluruh Indonesia. Acara ditutup dengan showcase aksi kemanusiaan yang telah membantu memberdayakan penyintas bencana. Turut hadir Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, yang mengunjungi booth HI dan mengapresiasi produk-produk hasil karya para penyintas gempa Lombok. Mari terus jaga semangat dan tetap siaga karena kita semua #SiapUntukSelamat!

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 28, 2025
  • 0 Comments
Muhidin Muchtar : Tata Ulang Lokasi Kuliner Lenggang Jakarta di Monas Menjadi Pusat Makanan dan Oleh-Oleh Modern serta Bangun Betawi Store

INDOPOS-Penataan ulang lokasi pedagang kuliner Lenggang Jakarta di kawasan Monas, nampaknya perlu dilakukan. Sebab, kondisi pusat kuliner tersebut saat ini sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman. Selain terkesan kumuh, jenis kuliner yang dijual juga tidak memiliki ciri khas Jakarta atau Betawi sama sekali. Padahal, potensi yang dimiliki Monas sangat besar, sebagai ikon Ibu Kota, dan juga kebanggaan masyarakat Betawi, sebagai masyarakat inti Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno, hendaknya dapat segera mengecek langsung keberadaan Lenggang Jakarta. Hal ini agar pimpinam ibu kota tersebut dapat segera melaksanakan pembenahan. Muhidin Muchtar, Wakil Ketua Bamus Betawi, menyampaikan, lay out atau tata letak visual dari Lenggang Jakarta perlu dimodernisasi. Mungkin salah satu yang dapat menjadi contoh adalah Pusat Perbelanjaan Sarinah, yang saat ini sudah ditata ulang, melalui program Kementerian BUMN, sehingga telah menjadi pusat Perbelanjaa modern. Diterangkan Muhidin, yang juga pemerhati masalah perkotaan, Kuliner modern dan juga pusat merchandise oleh-oleh sudah saatnya dibangun di Monas, karena merupakan perkembangan alami dalam industri makanan, didorong oleh perubahan gaya hidup, teknologi, dan inovasi. Kuliner modern menawarkan berbagai pilihan baru, seperti makanan berbasis budaya, inovasi pada makanan tradisional, dan pengalaman kuliner yang unik. Kemudian, makanan dan kerajinan tangan oleh-oleh dengan ciri khas Betawi. Berikut beberapa poin penting mengenai pembangunan kuliner dan pusat oleh-oleh modern dan juga Betawi Store: 1. Inovasi dan Teknologi: Teknologi memainkan peran penting dalam menciptakan pengalaman kuliner dan oleh-oleh baru. . 2. Pilihan yang Lebih Luas: Kuliner modern menawarkan berbagai pilihan, termasuk makanan Betawi, dan makanan yang sudah dikenal luas masyarakat Jakarta. Makanan tradisional juga diinovasi dengan sentuhan modern, seperti soto Betawi, Sop Kambing, bir pletok dan makanan khas Betawi lainnya. 3. Peluang Bisnis: Perkembangan kuliner modern membuka peluang bagi para pengusaha lokal untuk menciptakan bisnis kuliner yang unik dan menonjol di kawasan Monas. 4. Dampak Positif: Pembangunan kuliner modern membawa dampak positif bagi masyarakat, seperti peningkatan pilihan makanan, pengalaman kuliner yang lebih menarik, dan peluang kerja di industri kuliner. 5. Betawi Store, dapat dibangun dengan sentuhan modern. Nantinya akan berfungsi sebagai pusat belanja oleh-oleh dan merchandise bagi para wisatawan yang datang ke Monas. Kesimpulan: Kuliner modern merupakan bagian dari evolusi industri makanan yang terus berkembang. Dengan memadukan tradisi dengan inovasi, kuliner modern menawarkan pengalaman yang lebih menarik dan beragam bagi konsumen, sekaligus membuka peluang bisnis bagi para pengusaha lokal di Jakarta.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 28, 2025
  • 0 Comments
Mitra Peternak Binaan HI Siapkan Hewan Qurban Berkualitas dan Sesuai Syariat

INDOPOS-Delapan tahun (satu windu) bukan waktu yang pendek dalam menghadirkan kepercayaan ( trust) dari seorang peternak terhadap lembaga kemanusiaan global, Human Initiative (HI). Dia adalah Aris Efendy (46 tahun), salah satu peternak binaan HI yang mampu memberikan kepercayaan dalam mengelola kurban. Sejak 2018, Aris Efendy dipercaya HI untuk mendatangkan dan memelihara ratusan hewan qurban, sapi dari berbagai daerah di Provinsi Maluku Tengah dan daerah lain, selanjutnya sapi itu dibeli oleh HI untuk dibagikan /sebar kepada warga dusun-dusun miskin di momentum Idul Adha atau hari raya qurban. Menyongsong Idul Adha 1446 hijriah (6 Juni 2025) mendatang, rombongan Humantrip yang dipimpin Vice President HI, Bambang Suherman mengunjungi kandang koloni ( semi umbaran/kandang terbuka) yang menampung puluhan sapi milik Aris Efendy di Jalan Lintas Seram KM 10, Desa Hollo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (17/4/2025). Bambang ditemani Kepala Program (Squad Learder) Sebar Qurban 1446 hijriah/2025, Abdul Mughni dan jajaran, Putri Indonesia Maluku Novita Everdina, influenser Salsabila Kholiq, treveler Dimas Ramadhan dan empat wartawan dari Jakarta dan Kota Ambon. Pada Kamis sore (17/4/2025) yang cerah dan sejuk, rombongan HI diterima oleh peternak binaan Maluku Aris Efendy. Perjalanan menuju kandang koloni dengan menaiki mobil bak terbuka, menempuh akses jalan sempit becek yang licin. Mobil berjalan perlahan menyeruak ke tengah lahan pekebunan yang luas. Suasana teduh, sepi dan tenang menyambut kedatangan rombongan HI di rumah gubuk yang ditempati salah seorang karyawan pemelihara sapi di tengah perkebunan. “Kedatangan kita ini, untuk melihat dari dekat, sekaligus mamastikan bahwa mitra peternak binaan HI menyiapkan hewan qurban (sapi) dengan baik, di lahan yang luas, tersedia pakan yang cukup, sehingga hewan ternak sapi yang nanti dibeli pequrban (mudhohi) benar-benar berkualitas baik, sehat tidak cacat, dan memenuhi syariat, ” ujar Bambang. Ia menambahkan, lebih kurang 450 ekor sapi disebar ke dusun-dusun pelosok negeri di wilayah Maluku Tengah. “Secara nasional, HI mentargetkan 25.290 hewan qurban setera kambing/domba. Hewan qurban akan disebar ke 25 provinsi tersebar di 116 kabupaten/ kota. Kemudian disebar ke 9 luar negara, khususnya negara- negara yang kita pandang membutuhkan,” ucap Bambang lagi. Ke -9 negara tersebut meliputi Tanzania, Somalia, Uganda, Kenya, Nigeria, Filipina Thailand, Myanmar, dan Palestina. “Kami ikhtiarkan hewan qurban dari Mudhohi akan sampai kepada penerima yang berhak sesuai ketentuan syariat,” katanya. Program sebar qurban yang dilaksanakan beberapa tahun terakhir, adalah komitmen HI dalam mewujudkan keadilan dan pemerataan untuk masyarakat miskin. Sekaligus membantu pemerintah mengatasi masalah-masalah warganya. “Kami memperhatikan fenomena Idul Adha di kota-kota besar khususnya di Pulau Jawa, terjadi penumpukan hewan qurban atau daging qurban. Contoh kecil di wilayah saya tinggal di Depok, RT 15 ada 17 ekor sapi dan 40 ekor kambing, dibagikan ke warga komplek, sehingga setiap KK menerima 3-4 Kg daging qurban,” ucapnya. Di sisi lain di dusun – dusun pelosok Indonesia, tidak ada yang berqurban. “Ini fakta ketimpangan yang luar biasa, sehingga kami menginisiasi program Sebar Qurban untuk mengatasi kesenjangan yang terjadi, membantu pemerintah mengatasi kemiskinan, stunting dan pemberdayaan peternak,” tutur Bambang. Program Sebar Qurban diharapkan mampu mengatasi kemiskinan, juga memberdayakan peternak, karena hewan qurban dibeli oleh HI menggunakan dana dari Mudhohi. Penjualan ini pun diharapkan dapat membantu masyarakat peternak/petani mendapatkan harga jual ternak yang baik. Aris Efendy menuturkan, bahwa peternak di Maluku bersemangat/ bergairah dalam mengembangkan usaha ternaknya.”Sebelum ada kerja sama antara HI dan peternak, masyarakat melihara sapi. 2–3 ekor saja, sekarang ini banyak yang memeliharan sapi sampai belasan ekor. Bahkan di salah satu perkebunan sawit di Maluku Tengah, ada peternak memelihara 200 ekor sapi. Ini yang namanya peternak menjadi berdaya, sekaligus mereka sejahtera karena sapinya dibeli dengan harga yang baik,” ucap Aris. Dalam mengelola hewan qurban, dan mastikan semua hewan qurban berkualitas terbaik, salah satu upayanya adalah penerapan Quality Control (QC) pada tahap awal pengadaan hewan qurban. Tim Human Initiative melakukan pengecekan langsung di sejumlah wilayah pelaksanaan, seperti Langkat dan Medan (Sumatera Utara), Purbalingga, Magelang, Demak (Jawa Tengah), serta Mojokerto (Jawa Timur) dan Maluku. Dalam proses QC ini, beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi usia hewan, kesehatan, serta bobot hidup harus sesuai standar. Terkait usia hewan kurban, sapi harus berusia minimal dua tahun, kambing dan domba minimal satu tahun atau enam bulan untuk kondisi tertentu. Dari segi kesehatan, Human Initiative memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan tidak cacat. Abdul Mughni, Leader Program Sebar Qurban Human Initiative, menjelaskan bahwa kegiatan QC akan terus berlangsung secara berkala hingga proses pemotongan dan distribusi kurban nantinya. “Tim kami akan terus memastikan bahwa proses kurban berjalan sesuai syariat Islam, mulai dari pemilihan hewan, penyembelihan, hingga distribusinya ke masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya kepada wartawan…

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 28, 2025
  • 0 Comments
Tak Gentar Hadapi Para Mantan Jenderal, Tokoh Muda Ini Pasang Badan Bela Gibran

INDOPOS-Tokoh muda perwakilan Generasi Z, Arwin Welhalmina, menyampaikan pernyataan terbuka yang ditujukan kepada para mantan jenderal, khususnya politisi nasional Fahrul Razi yang merong-rong kedaulatan pemerintah, Prabowo-Gibran. Dalam pernyataannya, Arwin menanggapi isu-isu politik terkini, termasuk wacana pemberhentian Wakil Presiden, yang dinilainya tidak sejalan dengan kondisi bangsa saat ini. Menurut dia, Indonesia berada dalam keadaan stabil dan kondusif. Dia menegaskan bahwa pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, telah memperoleh mandat rakyat secara sah dan konstitusional. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan kolaborasi dan membangun masa depan bersama. “Kami ini generasi muda butuh arahan, bukan tekanan. Kalau ada kritik, sampaikan secara konstruktif. Jangan langsung melompat ke isu besar seperti pemakzulan,” ujar Arwin. Arwin menyampaikan bahwa harapan agar para senior bangsa memberikan ruang dialog yang membangun. Generasi Z, kata dia, memiliki semangat untuk terlibat dalam penyelesaian persoalan bangsa, asalkan diberi ruang dan bimbingan. (***)