• INDOPOSINDOPOS
  • April 22, 2025
  • 0 Comments
Fadli Zon Menteri Kebudayaan Bersama Ketum Dewan Adat Bamus Betawi Eki Pitung Sepakat Mendukung Pembuatan Film Si Pitung Bertaraf Internasional

INDOPOS-Ketua Umum (Ketum) Dewan Adat Bamus Betawi Eki Pitung, bersama jajaran pengurus, melaksanakan audiensi dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan jajaran dirjen serta deputi Kementerian Kebudayaan. Audiensi tersebut bertempat di Kantor Kementerian Kebudayaan RI. Fadli Zon menyambut hangat kedatangan rombongan Dewan Adat Bamus Betawi, dan antusias mendukung program-program yang akan dilaksanakan Dewan Adat Bamus Betawi. Menurutnya, kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan dan Dewan Adat Bamus Betawi sangat penting dalam memperkuat pembangunan seni dan budaya di Indonesia. Apa lagi Jakarta sebagai pusat pemerintahan negata, dan masih disebut Ibu Kota. Dimana Betawi sebagai Melting Pot yang perlu dijaga dan dilestarikan, berkemajuan di era global ini sebagai tantangan Dewan Adat Bamus Betawi. Ketua Umum (Ketum) Dewan Adat Bamus Betawi Eki Pitung, menyampaikan, pihaknya yakin dan optimis bahwa Betawi sebagai masyarakat inti Jakarta memang sudah seharusnya kita berkolaborasi dengan tingkat nasional, dengan tingkat kementerian, dengan presiden kalau perlu. Karena pusat pemerintahan dan pusat perekonomian ada di Tanah Betawi. Yang kedua, agenda Bamus Betawi ini memang sejak Jakarta ditetapkan menjadi kota global, maka ada kekhawatiran kami sebagai Dewan Adat untuk jangka panjang, kita nggak ada yang tahu 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun ke depan, budaya Betawi ini apakah akan hilang atau memang punah, atau memang sudah ditinggalkan kan kita nggak ada yang tahu nih ke depan. Jadi, dengan rambu-rambu inilah kita berharap pemerintahan, dalam ini pemerintahan nasional, untuk bisa ikut menjaga, untuk bisa ikut peduli terhadap populasi ataupun eksistensi, bahkan situs-situs yang berbau kebetawian itu, ya ikut terjaga, terlestari, apalagi kesenian dan tradisi-tradisinya. Nah, hal ini kelihatannya Pak Menteri ini, sangat punya komitmen terhadap budaya, terhadap sejarah barangkali juga itu, bahwa dia yakini juga, dan ada kebenaran. Kita juga menyampaikan ada dua proposal besar yang menurut kami agenda besar menuju 500 tahun atau menuju Jakarta lima abad yaitu kita bekerjasama dengan Kementerian Kebudayaan film Si Pitung beliau senang ada bernuansa sejarah, bernuansa perjuangan, bernuansa budaya. Ya, kalau bisa kata beliau ini menjadi dedikasi film internasional, targetnya jangan tanggung dan yang kedua juga beliau bilang bahwa sudah waktunya memang film recicle kembali dengan nilai-nilai yang lebih historis, fundamental, tapi tetap dengan kekinian. Dan yang terakhir, kita gelar bulan Oktober nanti rencana bernama Harmoni Indonesia Maju. Harmoni Indonesia Maju ini bertajuk Festival International Culture. Sebenarnya sudah pernah dilakukan setiap tahun, sudah tahun keempat. Nah, insya Allah tahun ini yang bulan Oktober nanti tagline-nya adalah Harmoni Indonesia Maju dan Festival International Culture 2025. 19 negara sudah terdaftar akan hadir. Dan panitianya kami dari Dewan Adat Bamus Betawi sebagai tuan rumah. Dan akan bekerjasama dengan stakeholder, dengan beberapa pendukung, pemerintah daerah Pemda DKI dan pemerintah pusat, serta BUMN-BUMN. Ini juga dalam rangka mensukseskan ASTA CITA Pemerintahan Prabowo-Gibran menuju Indonesia Emas. Ini sebenarnya tinggal jalan saja, karena kemitraannya kita sudah jelas. Dan penyelenggaraan yang tahun lalu memang Dewan Adat Bamus Betawi belum terlibat. Nah, sekarang untuk yang tahun ini terlibat penuh bekerjasama dengan penyelenggaranya.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 22, 2025
  • 0 Comments
Prodi Ilmu Hukum Universitas Esa Unggul Benchmarking ke Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur

INDOPOS-Sebagai Program Studi Ilmu Hukum Yang terakreditasi Unggul banyak Universitas yang mempunyai Program studi ilmu hukum melakukan studi banding di Universitas Borobudur. Di informasikan Program Studi S1, S2, S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur ter akreditasi unggul begitu juga dengan institusi nya ter akreditasi unggul juga. Program Doktor Ilmu Hukum ter akreditasi unggul dengan nilai 375 menjadi tempat untuk melakukan benchmarking dari Perguruan Tinggi lain untuk berdiskusi mengenai tata kelola program doktor, ujar Prof Faisal Santiago Ketua Program Doktor Ilmu Hukum sekaligus juga Direktur Pascasarjana. Pada kesempatan ini Selasa 22 April 2025 Prodi Ilmu Hukum Universitas Esa Unggul berkunjung ke Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur yang dipimpin oleh Prof Juanda dan Dr Irmanjaya Thaher dalam rangka persiapan pembukaan program doktor ilmu hukum di Universitas Esa Unggul. Tata kelola menjadi bahan utama diskusi dalam kegiatan tersebut, diskusi mengenai dosen, mahasiswa, kurikulum, dan pengelolaan keuangan dan diakhiri melihat sarana prasarana berstandar internasional pungkas Prof Faisal Santiago.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 21, 2025
  • 0 Comments
Ketum Seniman Intelektual Betawi (SIB) Tahyudin Aditya: Songsong Lebaran Betawi dan HUT Kota Jakarta Ke 5 Abad, Kado Terindah Harapan Masyarakat Betawi Pemprov DKI Kokohkan Status Kedudukan BAMUS BETAWI

INDOPOS-Ketua Umum Seniman Intelektual Betawi (SIB) Tahyudin Aditya, menyampaikan, dalam rangka menyongsong Lebaran Betawi Tanggal 26 sampai dengan 27 April 2025, dan HUT Kota Jakarta ke 500 Tahun atau 5 abad, kado terindah yang diharapkan masyarakat Betawi adalah, mendorong Pemprod DKI Jakarta, mengokohkan status kedudukan BAMUS BETAWI, sebagaimana yang diamanatkan dalam undang undang DKJ (Daerah Khusus Jakarta). Tahyudin yang juga menjabat Sekjen Bamus Betawi, menuturkan, sudah saatnya status kedudukan Bamus Betawi di 5 abad Kota Jakarta, menjadi prioritas untuk dikokohkan status dan kedudukannya miinimal berupa pergub. Telah disahkannya Undang-Undang Nomor 02 tahun 2024 tentang status dan kedudukan kota Jakarta sebagai kota Daerah Khusus Jakarta (DKJ), setelah tidak lagi menjadi Ibukota negara  tatanan kehidupan  berdampak pada bidang  sosial, politik, ekonomi dan budaya terutama kepada masyarakat inti Jakarta yakni masyarakat Betawi. Dinamika masyarakat Betawi dalam menyikapi UU No. 2 tahun 2024 menimbulkan pro dan kontra terutama persoalan  Bab VI  Bagian Keduabelas Kewenangan Khusus di Bidang Kebudayaan  Pasal 31 dan Bab IX Kawasan Aglomerasi.  Pada Bab VI pasal 31  ayat (1)  hurup B, yakni tentang pelibatan badan usaha, lembaga pendidikan, lembaga adat dan kebudayaan Betawi, serta masyarakat dalam pemajuan kebudayaan.  Dua pasal ini menjadi bahan diskusi dan perdebatan terutama tentang lembaga adat dan keanggotaan kawasan aglomerasi. Lembaga adat yang dimaksud dalam pasal 31 ayat (1) hubup B adalah oranisasi kemasyarakatan yang berwenang megatur, mengurus dan menyelesaikan permasalahan adat istiadat dan hukum adat, untuk menjawab status kedudukan “lembaga adat” yang dimaksud diatas pemerintah daerah bersama masyarakat dapat membentuk lembaga adat baru atau tetap mempertahankan   lembaga kemasyarakatan  Betawi  yang sudah ada, seperti Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (BAMUS BETAWI), saya secara pribadi lebih baik menjadikan Bamus Betawi sebagai lembaga adat yang dimaksud dalam pasal tersebut dengan memperkuat status dan kedudukannya. Ada beberapa alasan kenapa Bamus Betawi harus ditetapkan menjadi lembaga adat seperti yang dimaksud dalam pasal 31 ayat (1) hurup B, diantaranya adalah : Bamus Betawi adalah satu-satunya organisasi induk organisasi kemasyarakatan yang didirikan pada tanggal 22 Juni 1982 dan telah banyak berkonntribusi bagi pembangunan kota Jakarta, Didirikan oleh para tokoh sesepuh Betawi serta telah banyak melahirkan tokoh-tokoh yang tidak dapat lagi diragukan komitmen serta kontribusinya bagi perkembangan  masyarakat Betawi dan Kota Jakarta, mereka diantaranya adalah : Mayjen (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya H. Nuri Taher Hj. Nuraini (Alm) Ibunda Dr. Ing. H. Fauzi Bowo, S.T Brigjen TNI (Purn) Dr. H. Abdul Syukur, SKM Dr. Ing. H. Fauzi Bowo, S.T Drs. H. Rusdi Saleh Prof. DR. Dr. H. Hasbullah Tabrani H. Efendi Yusuf, SH Letkol. Pur. AD.Drs. HD Moerjani H. Wiem Salamon Habib Ali bin Abdurrahman Asegaf Kh. Saifudin Amsir Hj. Halimah Azis Prof. Hj. Sylviana Murni H. Tatang Hidayat, SH Abi Jamaro Letan Jendral (Purn) Sanif Drs. Amarullah Asbah (bang Uwo) Mayjen TNI (Purn) H. Nachrowi Ramli H. Lulung AL SH , dll. Bamus Betawi telah ditetapkan  dalam Perda 04 tahun 2015 tentang Pelestarisan Kebudayaan Betawi tercantum dalam Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 Nomor 27 yang menyebutkan “Badan Musyawarah Masyarakat Betawi yang selanjutnya disebut Bamus Betawi adalah selaku organisasi induk Masyarakat Betawi yang merupakan Representatif untuk ditnjuk sebagai mitra pemerintah daerah dalam pelaksanan keseluruhan kegiatan pelestarian kebudayaan Betawi” Menjaga kesinambungan sejarah masyarakat Betawi dengan cara meperkokoh status dan kedudukan Bamus Betawi yang dituangkan dalam  peraturan gubenur  sehingga tidak ada lagi perdebatan dan wacana pembentukan lembaga baru, karena dengan membentuk lembaga baru akan banyak menguras waktu, enerzi, financial dan tidak adanya jaminan konlik kepentingan yang ujung akhirnya   terjadi perpecahan dan tidak maksimal  pemberdayaan masyarakat Betawi. Bamus Betawi sebagai induk organisasi yang  telah banyak menghadapai berbagai ujian  serta dinamika organisasi, usia 43 (empat puluh tiga) tahun bukanlah waktu yang singkat dan tidak mudah untuk mempertahankan eksistensinya, maka Bamus Betawi tidak boleh bubar karena egoime kebutuhan sesaat , Bamus Betawi harus tetap ada  dan memberikan kontribusi untuk masyarakat Betawi, Bamus Betawi  harus mampu mengahadapi tantangan zaman serta dapat menyesuaikan dengan UU DKJ, untuk itu ada beberapa saran agar Bamus Betawi tetap eksis dan  mampu bertahan menghadapi tantangan jaman, diantaranya adalah : Mendefinisikan ulang Bamus Betawi agar dapat menyesuaikan dan menyelaraskan dengan kondisi  dan keadaan kekiniaan. Restrukturisasi  dalam rangka mewujudkan organisasi yang memiliki kemampuan yang lebih dari apa yang telah dilaksanakan sebelumnya, maka Bamus Betawi harus melakukan penataan ulang terhadap struktul lembangaan yang telah ada dengan melakukan repormasi kelembangaan. Memperkokoh status dan kedudukan Bamus Betawi,  Bamus Betawi saat ini telah masuk dalam nomenklatur  Peraturan Daerah Nomor 04 tahun 2015 dan Peraturan Gubernur Nomor 229 tahun 2016 tentang Penyelenggaran Pelestarian kebudayaan Betawi, namun status kedudukan organisasi Bamus Betawi…

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 21, 2025
  • 0 Comments
Maarten Paes Gabung Ke MU

INDOPOS-Nama kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, ramai diperbincangkan warganet usai video yang menunjukkan dirinya bergabung dengan “MU” viral di media sosial pada Senin, 21 April 2025. Kabar tersebut awalnya memancing banyak spekulasi lantaran banyak yang mengira “MU” merujuk pada Manchester United. Namun belakangan diketahui bahwa MU yang dimaksud adalah Mortar Utama, sebuah perusahaan bahan bangunan yang diduga tengah menjalin kerja sama dengan Maarten Paes. Video yang menjadi sumber kehebohan itu diunggah akun Instagram @cirebonberita. Dalam video tersebut, terlihat Paes mengenakan jersey kuning dan berjalan menuju podium konferensi pers, dikerubungi para wartawan, dengan narasi “Maarten Paes bergabung dengan MU!”. Meski demikian, video itu diduga merupakan hasil olahan Artificial Intelligence (AI) dan belum dapat dikonfirmasi keasliannya. Mortar Utama Beri Bocoran Kolaborasi Kabar ini semakin menguat setelah akun Instagram resmi @mortarutama.official membagikan reels yang menampilkan bendera corner dengan tulisan Mortar Utama. Dalam caption video tersebut, mereka menulis “NANTIKAN AKSINYA” dan menyematkan tagar #TimnasIndonesia. Kolom komentar unggahan tersebut langsung dipenuhi reaksi positif dari warganet, termasuk komentar seperti “Jadi kepo nih, mantap”. Meski belum ada pengumuman resmi, warganet menduga ini merupakan bentuk kolaborasi Mortar Utama dengan Timnas Indonesia yang menggandeng Maarten Paes sebagai wajah kampanye mereka.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 19, 2025
  • 0 Comments
Ketum Masyarakat Pendukung Gibran Jimmy S : Pernah Diangkat Jokowi Jadi Menteri Agama 2019, Fachrul Razi Kini Jelek-Jelekan Keluarga Jokowi, Ibarat Kacang Lupa Kulit, Silahkan Rakyat Indonesia Menilai Sendiri

INDOPOS-Eks Wakil Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi Dalam Pilpres 2014 dan 2019 lalu, berada di barisan tim sukses Joko Widodo sebagai presiden. Ia pun diangkat oleh Jokowi menjadi Menteri Agama dalam kabinet Jokowi Maruf. Namun, pada Pilpres 2024, ia berada di barisan pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam Pilpres 2024. Fachrul Razi menjadi Dewan Pengarah Timnas AMIN. Namun kini, setelah kalah, Fahrul Razi nampaknya menyimpan sakit hati pada Jokowi dan membuat gerakan anti Jokowi. Mantan Wakil Panglima ABRI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menyatakan sejatinya Presiden RI Prabowo Subianto tidak perlu lagi memuji kiprah dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan itu disampaikan Fachrul Razi menyikapi pujian dari Prabowo terhadap Jokowi   beberapa waktu lalu yang meneriakkan ‘Hidup Jokowi, Hidup Jokowi’. Menurut Fachrul Razi, Prabowo tidak perlu merasa berutang budi dengan Jokowi. “Jadi mestinya bapak (Prabowo) gak usah berutang budi ke beliau (Jokowi). Beliau (Jokowi) yang utang budi ke bapak,” kata Fachrul Razi dalam acara Silaturahmi Purnawirawan Prajurit TNI dengan Tokoh Masyarakat di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (17/4/2025). Menurut Fachrul, upaya Jokowi yang cawe-cawe dalam Pilpres 2024  terhadap Prabowo ada maksud terselubung. Kata mantan Menteri Agama RI tersebut, upaya itu bukan semata karena Jokowi memang mendukung Prabowo. Akan tetapi lantaran ingin menitipkan sang anak yakni Gibran Rakabuming Raka menjadi Wakil Presiden RI. “Pak, kenapa bapak kok merasa utang budi dengan pak Jokowi? Apa bukan sebaliknya pak? Beliau membantu bapak cawe-cawe untuk menang bukan karena dia sayang bapak pak, bukan, tapi karena dia mau bikin anaknya untuk jadi wakil presiden,” tegas dia. Sementara itu saat awak media menghubungi Jimmy S Ketua Umum Masyarakat Pendukung Gibran melalui sambungan telepon, “Ya jiika memang benar seperti itu track record dari beliau (Fachrul razi) di era pak jokowi sempat menjadi menteri pak jokowi artinya masyarakat bisa menilai sepak terjang gaya politik beliau yg kurang baik yah, apalagi beliau dulu sebagai bekas menteri pak jokowi saat itu , Silahkan Masyarakat yg menilai sendiri. Jimmy S Menambahkan, mengenai Mas Gibran yang menjadi wakil nya pak prabowo, sebenarnya Jejak digital nya pun sudah banyak yg menjelaskan seperti apa jalan cerita nya sehingga Mas Gibran menjadi Wakil Pak Prabowo kemarin, dan itu pun sudah di akui bahwa Memang Pak Prabowo yang meminta Mas Gibran untuk menjadi wakil nya beliau. Dan mengenai pidato dia kemarin di acara itu, silahkan Rakyat Indonesia menilai sendiri apa maksud dan tujuan dari fachrul razi yg berpidato seharusnya Pak Jokowi dan keluarga yg harus teriak hidup Prabowo, bukan hidup Jokowi seperti yang dia sampaikan di acara tersebut. Kok bisa dia sebagai Mantan Pejabat tinggi TNI bersikap dan memiliki pemikiran politik pragmatis seperti itu, Sungguh tidak elok sikap2 seperti itu di sajikan untuk Rakyat Indonesia, tutup Jimmy melalui sambungan telepon.

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 19, 2025
  • 0 Comments
Robohkan Pagar Pembatas Perumahan, Developer PT. WIRA SAKTI SURYA PERSADA Dikecam Warga Pantai Indah Kapuk

INDOPOS–Jakarta – Pembangunan Gedung Olahraga yang dilakukan oleh pihak pengembang PT WIRA SAKTI SURYA PERSADA yg diragukan perizinannya di Katamaran Permai- Trimaran Indah, Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara berakhir keributan dengan Warga Perumahan Katamaran Permai Trimaran Indah, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Konflik terjadi akibat Pembangunan itu merobohkan pagar besi pembatas Komplek Rumah Warga. Ketua LMK RW 11 Katamaran Permai – Trimaran Indah, PIK , Boentoro menjelaskan keributan terjadi saat warga yang sudah melakukan swadaya ingin memperbaiki pagar besi yang roboh akibat pembangunan. “Namun mereka menolak perbaikan pagar tersebut dan sempat mengancam warga. Padahal pagar pembatas ini sudah berdiri selama 30 tahun sejak kami tinggal disini,” kata Boentoro dalam keterangannya. Dia menjelaskan, sejak beberapa bulan lalu juga kami sudah menyampaikan kepada developer perihal pagar yang roboh karena pembangunan GOR. Namun hal itu tidak diindahkan dan saat warga melakukan renovasi justru developer marah dan mengklaim jika pagar tersebut berdiri diatas tanah mereka. “Lalu kami meminta bukti perihal klaim tersebut kami juga meminta izin pembangunan terhadap GOR itu namun mereka juga tak bisa menunjukan,” tegasnya. Lebih lanjut, Boentoro juga menuturkan developer juga sempat merusak pagar beton yang warga bangun pada Februari lalu. Dan atas perusakan tersebut warga juga sudah melaporkan developer yang bersangkutan kepada Kepolisian Metro Jakarta Utara. “Ada video dan bukti jika mereka melakukan perusakan terhadap pagar yang warga dirikan,” tegasnya. Atas dasar itulah dirinya meminta pihak Pemkot Jakarta Utara dan BPN serta instansi terkait untuk membantu warga menyelesaikan permasalahan ini, karena penting nya pagar lingkungan membatasi wilayah komersial dan wilayah pemukiman. “Intinya kami tak ingin agar pembatas ini di bongkar. Karena pagar ini merupakan jaminan kenyamanan dan keamanan warga perumahan,” tutupnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 19, 2025
  • 0 Comments
Akibat Macet Total Tanjung Priok, Menhub dan Direksi Pelindo Harus Bertanggungjawab!

INDOPOS-Kemacetan parah yang melanda Tanjung Priok sejak Rabu (6/4) malam lalu, menjadi perhatian serius dari warga dan juga Tokoh Masyarakat Jakarta Utara Santoso. Menurutnya, atas peristiwa macet parah ini Bapak Presiden Prabowo harus mengevaluasi Menhub & Direksi Pelindo. Karena, kejadian ini sangat merugikan masyarakat pengguna jalan baik untuk kepentingan pribadi maupun bisnis/pekerjaan. Mengapa kapasitas maksimal kendaraan yg lalu lalang di pelabuhan Tanjung Priok 2.500 mobil dalam sehari dipaksakan sampai 7.000 mobil, hanya untuk meluluskan permintaan pengusaha. Sedangkan dampak yang dialami masyarakat sangat besar. “Ini menjadi atensi masyarakat Jakarta Utara bahwa pengelola Pelindo tidak profesional,dan hanya mengejar profit namun tidak memperhatikan kerugian yang dialami masyarakat,” ujar Santoso. Ke depannya harus ada aturan yg di buat oleh Gubernur Jakarta, bahwa jalan publik yang dibayar dari uang pajak rakyat jangan dibuat sering macet oleh kendaraan yang keluar masuk ke pelabuhan Tanjung Priok. Rakyat saat ini pun harus tahu apakah ada kontribusi dari Pelindo Tanjung Priok atas pembangunan jalan-jalan yang menghubungkan pelabuhan Tanjung Priok dengan kendaraan yang keluar masuk pelabuhan. Yang berasal dari sentra/kawasan industri di Tangerang, Bekasi, Karawang, Bogor dan sekitarnya. “Pelindo jangan merasa sudah berbuat hanya dengan memberi 2,5% labanya untuk CSR kepada masyarakat/komunitas di Jakarta Utara berdasarkan UU CSR itu,” tegasnya. Sementara itu, Pengamat maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Centre (IKAL SC) Dr. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa menilai kemacetan panjang ribuan truk ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara sejak Rabu (6/4) malam merupakan sinyal sistem logistik yang bermasalah. “Persoalan ini lebih dari sekadar kemacetan musiman dan ini merupakan sinyal kegentingan sistem logistik nasional yang memerlukan perhatian serius,” kata Hakeng. Ia mengatakan tantangan utama bukan hanya masalah infrastruktur fisik pelabuhan, tetapi juga terletak pada lemahnya regulasi mikro serta kurangnya koordinasi lintas sektor yang terlibat dalam pengelolaan sistem logistik nasional. Peningkatan volume kendaraan ini tidak diimbangi dengan manajemen arus masuk yang adaptif dan efisien. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 19, 2025
  • 0 Comments
Gelar Milad ke-24, Forkkabi Konsisten Jadi Penyejuk dan Solusi Hadapi Tantangan Bangsa

INDOPOS-Memasuki usia ke-24 tahun, Forkkabi berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga kesejukan dan solusi terhadap tantangan bangsa. Apalagi, saat ini perang dagang dua negara adidaya antara Amerika dan China sulit dihindari lantaran saling bersahutan dalam menaikan pajak impor barang ke negara masing-masing. Hal itu yang disampaikan Ketua Umum DPP Forkkabi, Mohammad Ihsan dalam sambutannya di acara Milad Forkkabi yang mengedepankan tema Mengglobalkan Adat Betawi dan meng-Indonesia-kan Forkkabi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (19/4/2025). “Forkkabi hadir dengan selalu ingin berkontribusi dan menjadi organisasi penyejuk, selalu melahirkan solusi baik di Pemerintahan, masyarakat maupun antar ormas,” ujar Ketua Umum DPP Forkkabi, Mohammad Ihsan yang juga didampingi Sekjen DPP Forkkabi, Sjahmaulana Manaf dan Ketua Panitia Milad, Maah Setiawan diatas panggung. Pantauan di lokasi acara Milad Forkkabi, sejumlah perwakilan dari berbagai ormas ikut hadir. Hal itu pun direspon secara positif sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gesekan antara ormas yang berada di Jabodetabek. “Terima kasih untuk kehadiran perwakilan ormas-ormas. Karena hal itu akan menjadi bagian dari konsolidasi untuk menghindari gesekan antar ormas,” sambungnya. Lebih lanjut, tokoh muda Betawi itu menyinggung kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja akibat timbulnya perang dagang internasional. Karenanya, kata dia diharapkan agar langkah cerdas yang sedang ditempuh oleh pemerintah saat ini mendapatkan dukungan ormas dan rakyat Indonesia. “Pemerintah saat ini sedang mengatasi kondisi tersebut dengan mengambil langkah cerdas. Sekarang tugas ormas bagaimana kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah harus kita dukung. Intinya Forkkabi harus sejalan dengan Pemerintah,” pintanya. Majelis Tinggi Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia (FORKKABI), Mayjend (Purn) Nachrowi Ramli dalam pidatonya menegaskan di tengah situasi yang tidak menentu, Forkkabi harus bisa merapatkan barisan untuk menjaga NKRI dan berkontribusi dalam mengatasi permasalahan bangsa Indonesia. “Di usianya yang ke-24, saya mengingatkan bahwa Forkkabi merupakan bagian dari sejarah. Karena itu kita harus menjaga Betawi diantaranya menjaga budaya Betawi dengan terus mengembangkannya. Kedua, kita harus menjaga keamanan Betawi dan menjaga NKRI,” paparnya. Pantauan di lokasi acara Milad Forkkabi ke-24 yang diselenggarakan April 2025, dihadiri Pantauan di lokasi acara Milad Forkkabi, sejumlah perwakilan dari berbagai ormas ikut hadir, seperti Mayjen Pur Ansori Tajudin dan Marsekal Muda Sugiri, Marsekal Muda TNI (Purn) Achmad Sajili, Ketua Bang Japar sekaligus Anggota DPD RI Fahira Idris, Dewan Pembina IKB & FBR, Desliana Desi, Ketua Bamus Betawi Eki Pitung, dan ketua ormas lainnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 17, 2025
  • 0 Comments
Layanan Operasional Terbatas BNI Kantor Cabang Jakarta Kota pada Hari Libur wafatnya Yesus Kristus (Khusus Penerimaan setoran PT.KCI)

INDOPOS-Jakarta, Kamis 17 April 2025 – Dalam rangka mendukung pelayanaan untuk Nasabah , PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, akan menyediakan Layanan Operasional Terbatas. Dengan mempererat kerjasama dengan PT. KAI Sehubungan hari Iibur cuti Bersama wafat nya Jesus Kristus, BNI KC Jakarta Kota akan melaksanakan Operasional Terbatas pada pukul 09.00 – 17.00 WIB Khusus untuk melayani penerimaan setoran PT.KCI yang akan berlangsung tanggal 18 April 2025 Selain layanan operasional terbatas ini, BNI juga menyediakan berbagai layanan E-Channel yang bisa diakses selama 24 jam setiap harinya. Nasabah dapat menggunakan wondr by BNI, DigiCS BNI untuk pembukaan Rekening, ATM CRM BNI (ATM tarik setor BNI), BNI SMS Banking, BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, dan BNI Call untuk memenuhi kebutuhan perbankan bagi para nasabah BNI “ Kami berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah kami, terutama dengan layanan operasional terbatas pada cuti bersama ini, kami berharap dapat memudahkan nasabah dalam mengakses layanan perbankan BNI,” ujar Setyo Adi Pranowo Pemimpin Cabang BNI Jakarta Kota Demikian pengumuman ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kepercayaan Anda terhadap BNI, kami ucapkan terima kasih. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • April 16, 2025
  • 0 Comments
Kaos Kesehatan Terlaris di Jepang Buatan Relive Wear Kini Dipasarkan di Indonesia

INDOPOS-Relive Wear sebuah perusahaan Jepang menjajaki pasar Indonesia dengan menawarkan produk pakaian jadi kesehatan. Untuk pasar Asia, menjadi pilihan pertama perusahaan ini untuk pasar Asia. “Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar ke-4 di dunia dan yang terbesar di Asia Tenggara,” jelas Direktur Perwakilan Relive Co., Ltd., Takashi Sasaki,  kepada pers di Jakarta, Rabu 16 April 2025. Richard Susilo, CEO Office Promosi Japan menambahkan, sejak diluncurkan produk kaos sehat di Jepang pada tahun 2017, seri Relive Wear telah terjual lebih dari 2,3 juta potong, dan akan naik sejalan dengan gencarnya perluas jaringan pemasaran. Relive Wear telah dipakai   oleh banyak orang, termasuk lansia, pekerja fisik, pekerja perawatan, dan atlet. “Kami percaya bahwa mengenakan pakaian fungsional dapat melancarkan sirkulasi darah dan membantu orang merasa lebih nyaman serta menjaga kondisi tubuh sehari-hari,” katanya. Diharapkan kesuksesan juga bisa diraih di pasar Indonesia. Sasaki mengatakan harga kaos kesehatan ini untuk pasar Indonesia akan dijual dengan harga Rp1 juta per potong. “Murah dibanding kaos jersey Timnas yang bisa mencapai Rp5 juta,” ujarnya. Pasar Indonesia sangat menjanjikan bagi pebisnis pakaian sehat, karena masih banyak orang yang bekerja di sektor yang membutuhkan tenaga fisik besar, seperti pertanian, kehutanan, konstruksi, dan manufaktur. Hal ini menyebabkan masalah kesehatan masyarakat yang serius, seperti nyeri pinggang, pegal di bahu, dan kelelahan kronis yang terus menumpuk. Dengan memakai kaos ajaib, kaos kesehatan yang sudah memasyarakat bagi warga Jepang, akan dapat membantu meningkatkan produktivitas pekerja dan otomatis dapat meningkatkan pendapatannya. Produk kaos kesehatan, juga topi kesehatan ini, adalah satu-satunya di dunia. Perusahaan ini adalah pemegang paten atas produk tersebut. Basis Penting Di masa depan, kata Takashi Sasaki, Indonesia akan menjadi basis penting untuk ekspansi di Asia. “Kami akan melanjutkan upaya dengan tujuan untuk berkontribusi kepada masyarakat Indonesia secara keseluruhan, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya. Takashi Sasaki terlahir dengan kondisi tubuh yang lemah sejak kecil dan dipaksa pensiun setelah bekerja. Pada usia 55 tahun Sasaki memutuskan menjadikan ‘cara untuk sembuh’ sebagai kariernya. Terinspirasi oleh seni bela diri Tiongkok, ia mengembangkan Relive Wear bertujuan untuk berkontribusi pada kesehatan global. (wok)