• INDOPOSINDOPOS
  • November 18, 2025
  • 0 Comments
BI DKI Jakarta Tanam 12.000 Mangrove di Kepulauan Seribu, Dorong Ekonomi Hijau dan Net Zero Emission

INDOPOS–Jakarta – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta (KPwBI DKI Jakarta) melaksanakan kegiatan penanaman 12.000 mangrove bertema “Menanam Harapan, Menjaga Kehidupan” di Pantai Kresek, Kepulauan Seribu, Senin (17/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi offset emisi Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025 sebagai bentuk komitmen nyata Bank Indonesia dalam mengimbangi jejak karbon penyelenggaraan KKI dan memperkuat dukungan terhadap target nasional net zero emission. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir. “Mangrove bukan hanya menjaga ekosistem pesisir, tetapi juga menjadi tabungan karbon yang penting bagi upaya pengurangan emisi. Inisiatif ini kami lakukan sebagai kontribusi Bank Indonesia dalam memperkuat ekonomi hijau serta menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Iwan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Kelurahan Pari, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Iwan menegaskan bahwa kegiatan penanaman ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga pada penguatan ketahanan ekonomi daerah. “Mangrove menjaga kualitas lingkungan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pariwisata dan pemanfaatan hasil-ekosistem secara berkelanjutan,” katanya. Lebih lanjut Iwan mengatakan, kegiatan penanaman mangrove ini memperkuat kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan masyarakat Kepulauan Seribu dalam mempercepat pembangunan ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan. “Green growth hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi semua pihak. Pertumbuhan ekonomi tidak boleh lagi mengorbankan lingkungan, melainkan harus berjalan beriringan dengan pelestarian alam,” tutup Iwan. Diharapkan dengan penanaman 12.000 mangrove ini, BI DKI Jakarta berharap upaya rehabilitasi ekosistem dapat terus diperluas sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan ekonomi nasional.

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 17, 2025
  • 0 Comments
Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan Zebra Intan 2025 Digelar di Polres Kotabaru

INDOPOS-Suasana pagi di Lapangan Apel Mapolres Kotabaru terasa lebih ramai dari biasanya pada Senin, 17 November 2025. Sekitar pukul 08.00 WITA, jajaran Polri bersama unsur TNI dan instansi terkait melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan Zebra Intan Tahun 2025 yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcar yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Lilin 2025.” Kegiatan ini menjadi langkah awal pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi operasi yang digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia. Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres Kotabaru, KOMPOL Andi Ahmad Bustanil, S.I.K., M.H., dengan IPDA Wahyu Bagus Pratama, S.H., M.M., bertindak sebagai Perwira Upacara. Kehadiran para pejabat lintas instansi ikut menguatkan dukungan kolaboratif dalam pelaksanaan operasi, mulai dari unsur DPRD, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Satpol PP, hingga para Pejabat Utama Polres Kotabaru. Para peserta apel terdiri dari pleton personel Polres, TNI AD, TNI AL, Satpol PP, hingga Dishub Kotabaru. Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya komandan apel dan pimpinan apel, dilanjutkan penghormatan peserta dan laporan kesiapan. Penyematan pita operasi menjadi simbol dimulainya pelaksanaan Operasi Zebra Intan 2025. Dalam amanatnya, pimpinan apel menegaskan pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, terlebih meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2026. Kompleksitas masalah lalu lintas seperti kemacetan, pelanggaran, dan angka kecelakaan disebut masih menjadi tantangan yang harus disikapi melalui operasi kepolisian yang terukur. Operasi Zebra Intan 2025 berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dengan mengedepankan langkah edukatif, persuasif, serta penegakan hukum berbasis teknologi melalui ETLE statis maupun mobile. Data keberhasilan operasi sebelumnya juga disampaikan, di mana jumlah kecelakaan tahun 2023 tercatat 14 kasus, dan di 2024 menurun menjadi 11 kasus. Hal tersebut menunjukkan bahwa langkah operasi memiliki dampak nyata terhadap keselamatan pengguna jalan. Dalam amanatnya, pimpinan apel menekankan pentingnya profesionalitas personel saat bertindak, mulai dari deteksi dini lokasi rawan, sosialisasi kamseltibcar, edukasi tertib lalu lintas, hingga pelaksanaan penegakan hukum secara selektif prioritas. Seluruh personel juga diingatkan untuk selalu bersikap humanis, menghindari tindakan kontra-produktif, dan memastikan laporan kegiatan dikirim tepat waktu melalui aplikasi yang telah ditentukan. (Saberan SH)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 17, 2025
  • 0 Comments
BGN Luncurkan Kampanye Nasional “Makan Bergizi Hak Anak Indonesia”

INDOPOS-November 2025 – Badan Gizi Nasional (BGN) selaku penyelenggara Program Makan Bergizi untuk Anak Sekolah (MBG) secara resmi meluncurkan kampanye nasional bertajuk “Makan Bergizi Hak Anak Indonesia.” Peluncuran digelar di Jakarta pada Senin, 17 November 2025. Kampanye ini bertujuan memperkuat edukasi publik mengenai pentingnya gizi bagi anak sekolah serta menegaskan bahwa akses terhadap makanan bergizi adalah hak dasar setiap anak, bukan bantuan. Kepala BGN, Dr. Ir. Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa kampanye ini merupakan panggilan untuk bertindak dan mengajak seluruh elemen masyarakat bergerak bersama. “Kampanye ini adalah gerakan kolektif yang melibatkan pemerintah, orang tua, guru, dan komunitas untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dalam pemenuhan hak gizinya,” ujarnya. Menurut Dadan, pemenuhan gizi merupakan investasi paling penting bagi masa depan bangsa. “Asupan yang tepat tidak hanya membuat anak sehat secara fisik, tetapi juga memperkuat kemampuan intelektual dan ketahanan mental mereka. Inilah fondasi utama untuk membentuk generasi penerus yang kuat,” jelasnya. Narasi kampanye ini diperkuat oleh dua pesan utama, yaitu “Anak kenyang, anak siap belajar” dan “Gizi bukan bantuan, ini hak.” Pesan tersebut menegaskan hubungan erat antara kecukupan gizi dengan fokus belajar anak serta memberikan landasan etis bahwa makanan bergizi merupakan hak setiap anak Indonesia. “Kecukupan gizi membantu anak berkonsentrasi, memahami pelajaran, dan menyerap informasi secara efektif. Sementara pengakuan bahwa gizi adalah hak menuntut tanggung jawab bersama untuk memenuhinya tanpa pengecualian,” tambah Dadan. Kampanye ini juga menyoroti dampak ekonomi Program MBG dalam mendorong pertumbuhan petani dan UMKM lokal. Program ini menciptakan rantai pasok baru yang menyerap produk pangan lokal secara masif dan berkelanjutan. “MBG menjadi katalis ekonomi yang memberi manfaat ganda, yaitu memastikan anak mendapat asupan sehat sambil memberdayakan petani dan UMKM untuk memperkuat ekonomi desa,” tutur Dadan. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Program MBG merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul melalui revolusi gizi sekolah yang inklusif dan berkelanjutan. Program ini telah diapresiasi oleh UNICEF dan WFP sebagai salah satu inisiatif pemberian makan terbesar di dunia. Sejak diluncurkan pada Januari 2025, Program MBG menyasar jutaan anak sekolah di seluruh Indonesia untuk mendukung tumbuh kembang mereka serta mempersiapkan generasi yang siap menghadapi visi Indonesia Emas 2045. Pada acara peluncuran, dua siswa penerima manfaat MBG, Kasim dari Raja Ampat dan Almira dari Garut, turut hadir memberikan kesaksian mengenai perubahan positif yang mereka rasakan setelah menerima makanan bergizi rutin di sekolah. Kampanye “Makan Bergizi Hak Anak Indonesia” akan disebarluaskan melalui konten kreatif, cerita lapangan, dan analisis publik terkait pelaksanaan Program MBG. Kampanye ini diharapkan meningkatkan literasi gizi, memperkuat persepsi positif masyarakat, dan menjaga narasi publik tetap objektif, non-politis, dan konstruktif. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 17, 2025
  • 0 Comments
Universitas Borobudur Resmi Membuka Program Transnational Education Partnership (TEP) Bersama Xi’an Vocational and Technical College

INDOPOS–Jakarta, 17 November 2025 — Universitas Borobudur secara resmi menggelar Upacara Pembukaan Program Transnational Education Partnership (TEP) bersama Xi’an Vocational and Technical College (China), yang berlangsung secara daring melalui Zoom pada Senin, 17 November 2025. Acara ini merupakan implementasi langsung dari MoU kedua institusi dalam upaya memperkuat kerja sama internasional, khususnya dalam pengembangan pendidikan tinggi dan teknologi masa depan. Upacara pembukaan diawali dengan sambutan dari pimpinan Xi’an Vocational and Technical College, dilanjutkan sambutan dari Rektor Universitas Borobudur yang diwakili oleh Senior Advisor, Prof. Dr. Ir. Didik Sulistyanto yang menegaskan komitmen universitas dalam memperluas kolaborasi global sebagai bagian dari langkah menuju World Class University (WCU). Dalam sambutannya, perwakilan Rektor menyampaikan bahwa Universitas Borobudur telah menjalin kerja sama internasional tidak hanya dengan Tiongkok, namun juga dengan negara-negara di Asia, Eropa, dan Amerika Serikat. Program TEP yang dijalankan bersama Xi’an Vocational and Technical College menggunakan skema 2 + 1 + 1 Dual Degree, di mana mahasiswa menempuh dua tahun perkuliahan di Universitas Borobudur yang mana setiap semesternya juga mendapatkan sesi perkuliahan dari dosen Tiongkok dan pada tahun ketiga mahasiswa berangkat melanjutkan program ke Tiongkok. Hingga saat ini, sebanyak 60 mahasiswa Universitas Borobudur telah resmi terdaftar dalam program TEP di 2 perguruan tinggi Tiongkok, termasuk Xi’an Vocational and Technical College. Selain itu, kegiatan implememtasi pada hari ini juga menandai dimulainya Online Course “The New Media Technology” dan Bahasa Mandarin yang berlangsung pada 17–21 November 2025. Mata kuliah ini diisi oleh para pengajar dari Xi’an Vocational and Technical College serta dirancang untuk memberikan wawasan praktis dan kekinian mengenai teknologi media digital bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Teknik, dan Fakultas Pertanian Prodi Agroteknologi di Universitas Borobudur. Program TEP ini berada di bawah koordinasi CCIPE—Ministry of Education China serta ICCCM–ITEA China, yang bersama-sama mendorong pengembangan Friendship College Model antara Indonesia dan Tiongkok, termasuk pembangunan basis pengajaran digital, pusat pelatihan, sumber belajar daring, serta pengembangan materi ajar bersama. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model implementasi Dual Degree yang dapat direplikasi oleh institusi pendidikan tinggi lainnya di kedua negara. Pada penutup sambutannya, perwakilan Rektor Universitas Borobudur menyampaikan harapan agar kerja sama ini membawa manfaat besar bagi pengembangan pendidikan dan internasionalisasi kampus, sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 17, 2025
  • 0 Comments
Prabowo Ingin Setiap Kelas Dipasang Smartboard: “Uang Koruptor Akan Kita Kejar untuk Pendidikan”

INDOPOS-Bekasi –Presiden Prabowo Subianto menegaskan target pemerintah untuk memasang interactive flat panel (IFP) atau smartboard di setiap ruang kelas di seluruh Indonesia. Prabowo menyatakan komitmennya memburu para koruptor demi menyelamatkan uang negara yang akan dialokasikan sepenuhnya bagi sektor pendidikan. Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sesi dialog bersama para guru dan siswa terkait pemanfaatan smartboard untuk pembelajaran digital di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Dalam kesempatan itu, Prabowo menyapa sejumlah sekolah, termasuk SMKN 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura. Seorang guru dari sekolah tersebut mengungkapkan bahwa kehadiran smartboard melalui program PID membuat proses belajar jauh lebih efektif. > “Dengan bantuan PID ini kami dapat melaksanakan pembelajaran digital. Siswa lebih bersemangat, lebih mudah paham, dan sangat interaktif,” ujarnya.   Seorang siswa juga menyampaikan terima kasih dan berharap perangkat smartboard dapat ditambah untuk seluruh jurusan di sekolahnya. Menanggapi harapan itu, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menargetkan pemasangan smartboard di seluruh kelas di Indonesia. > “Insya Allah nanti setiap kelas akan kita pasang interaktifnya,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan siswa.   Prabowo kemudian menyampaikan pesan tegas mengenai komitmen pemberantasan korupsi demi meningkatkan kualitas pendidikan. > “Nanti itu semua uang-uang koruptor kita kejar. Maling-maling kita akan kejar semua supaya anak-anak kita pintar-pintar,” tegasnya. Dengan pernyataan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan pendidikan berbasis digital akan menjadi prioritas pemerintah, sekaligus memastikan dana negara tidak jatuh ke tangan yang salah. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 17, 2025
  • 0 Comments
Pengukuhan Pengurus ORARI Kabupaten/Kota Masa Bakti 2025–2028 Berjalan Sukses

INDOPOS-Indopos News Kalimantan Selatan turut menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten/Kota masa bakti 2025–2028 yang digelar di Gedung Olahraga Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Minggu (16/11/2025). Acara pengukuhan tersebut dihadiri para anggota ORARI dari berbagai wilayah, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi terkait. Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan pembacaan surat keputusan kepengurusan dan penyematan tanda jabatan kepada para pengurus baru. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran ORARI dalam mendukung komunikasi kebencanaan, pelayanan sosial, serta pengembangan minat amatir radio di wilayah Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Kotabaru. Indopos News Kalimantan Selatan hadir untuk memberikan dukungan serta memberitakan perkembangan positif organisasi kemasyarakatan, termasuk ORARI yang memiliki peran strategis dalam layanan komunikasi publik. Laporan: Saberan, SH

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 14, 2025
  • 0 Comments
Pakar Hukum Desak Kejagung Periksa Bos Astra Group

INDOPOS-JAKARTA – Dua anak perusahaan Astra Group yakni PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA) terlibat dalam dugaan korupsi. ‎ ‎Meski berbeda dugaan korupsinya namun tidak menutup kemungkinan bos dari Astra Group mengetahuinya. Karenanya, Pakar Hukum Pidana Universitas Airlangga (Unair), I Wayan Titib Sulaksana mendesak jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung untuk menghadirkan pimpinan dari Astra Group ‎yakni Djony Bunarto Tjondro. ‎ ‎Kedua anak usaha Astra Group tersebut, terjerat kasus dugaan korupsi yang berbeda. Yakni, PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) terseret perkara korupsi proyek Tol MBZ dengan nilai kerugian negara Rp179,99 miliar. ‎ ‎Sementara PT Pamapersada Nusantara (PAMA) diduga terlibat dalam korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina, khususnya klaster solar murah di bawah harga pasar. Dari perkara ini, PAMA disebut-sebut meraup cuan Rp958,38 miliar. Cukup besar, nyaris Rp1 triliun. ‎ ‎Ia menegaskan, Korps Adhyaksa tidak boleh gentar menghadapi korporasi besar seperti Astra Group yang memiliki jaringan luas. ‎ ‎”Pimpinan PT Astra Group yang diduga terlibat, berdasarkan fakta persidangan wajib diperiksa Kejagung, untuk diminta keterangannya tentang kasus ini. ‎Penyidik Kejagung harus tegas dan berani, memeriksa siapa saja yang terlibat dalam dugaaan korupsi, tanpa rasa takut,” pungkas Titib. ‎ ‎Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk segera mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) guna menyelidiki dugaan keterlibatan Astra Group dalam dua kasus korupsi besar yang menyeret dua anak usahanya, yakni PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA). ‎ ‎Menurut Uchok, kedua anak usaha Astra Group itu diduga terlibat dalam dua kasus korupsi berbeda dengan nilai kerugian negara yang sangat besar. ACSET dikaitkan dengan kasus korupsi proyek Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) dengan potensi kerugian negara mencapai Rp179,99 miliar. ‎

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 14, 2025
  • 0 Comments
CBA Desak Kejagung Terbitkan Sprindik, Astra Group Diduga Terlibat Dua Kasus Korupsi Besar

INDOPOS-Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk segera mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) guna menyelidiki dugaan keterlibatan Astra Group dalam dua kasus korupsi besar yang menyeret dua anak usahanya, yakni PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Menurut Uchok, kedua anak usaha Astra Group itu diduga terlibat dalam dua kasus korupsi berbeda dengan nilai kerugian negara yang sangat besar. ACSET dikaitkan dengan kasus korupsi proyek Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) dengan potensi kerugian negara mencapai Rp179,99 miliar. Sementara itu, PAMA diduga berperan dalam praktik korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina, khususnya dalam klaster solar murah di bawah harga pasar, yang menghasilkan keuntungan tidak sah hingga Rp958,38 miliar atau nyaris Rp1 triliun. “Dari dugaan korupsi yang besar ini, penyidik tidak boleh berhenti pada anak usaha saja. Harus diperluas ke induk perusahaannya, dan juga harus menggunakan pasal TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) agar terlihat kemana saja aliran uang tersebut masuk dan ke kantong siapa,” tegas Uchok Sky dalam keterangannya, Ahad (9/11/2025). Ia juga menilai bahwa berdasarkan fakta persidangan dan bukti yang telah muncul, Kejagung sebaiknya segera memanggil dan memeriksa pimpinan Astra Group, Djony Bunarto Tjondro, guna memperdalam penyidikan dan memastikan transparansi proses hukum. “Pimpinan Astra Group harus dimintai keterangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Agung untuk mengungkap dugaan dua kasus korupsi tersebut,” pungkas Uchok Sky. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 13, 2025
  • 0 Comments
Dana Hibah Naik Rp200 M, Ongen Minta Komisi A Tidak Hanya Jadi Tukang Stempel

INDOPOS-Dana hibah dalam APBD DKI 2026 kabarnya bakal mengalami kenaikan mencapai Rp200 miliar. Diharapkan dana tersebut menjadi perhatian serius. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Nasdem, Ongen Sangaji meminta agar pemberian dana hibah oleh Pemprov DKI mengedepankan asas manfaat bagi masyarakat Jakarta. Sehingga, Komisi A DPRD DKI tidak terkesan hanya menjadi tukang stempel. “Jangan sampai anggaran yang besar itu digunakan untuk hal yang sia-sia, tanpa memberikan feedback terhadap masyarakat. Sebagai anggota Komisi A, kita tidak ingin Komisi A hanya dicap sebagai tukang stempel,” ujar anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ongen Sangaji, Rabu (12/11/2025). Menurut Ongen, efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat terkait dana Transfer Ke Daerah (TKD) atau Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai Rp15 triliun harus disikapi dengan bijak oleh seluruh pemangku jabatan. “Pada prinsipnya, dana hibah itu bertujuan untuk memberikan manfaat. Misalkan, dana hibah yang diberikan pada TNI dan Polri. Dana hibah yang diberikan pada TNI dan Polri memberikan manfaat dalam hal pengamanan wilayah Jakarta secara menyeluruh,” beber anggota Komisi A DPRD DKI itu. Contoh lainnya, sambung Ongen lagi pemberian dana hibah yang diberikan pada Kejaksaan. Hal itu dikatakanya, memberikan manfaat dalam bidang advokasi terhadap aset-aset milik pemprov DKI Jakarta. “Kejaksaan memberikan manfaat dalam hal mengamankan aset-aset pemprov DKI. Karenanya, penerima dana hibah yang lain pun harus memiliki manfaat untuk masyarakat. Jangan lagi, dana hibah yang diberikan hanya untuk kegiatan seremonial saja,” bebernya. Sebab itu, disarankan Ongen lagi terkait dana hibah yang diberikan Kesbangpol DKI Jakarta agar melakukan pendalaman dalam hal manfaat yang akan didapatkan masyarakat. “Jika tidak memberikan manfaat pada masyarakat. Maka hal itu bisa masuk dalam kategori temuan,” tandasnya. Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Muhamad Matsani yang dikonfirmasi perihal adanya kenaikan dana hibah Rp200 miliar mengungkapkan belum mengetahui kenaikan anggaran dana hibah tersebut.(***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • November 11, 2025
  • 0 Comments
Ketua SIB Tahyudin Aditya Dorong CFD Jadi Panggung Budaya Betawi, TIM Jadi Kawah Seniman, dan Revisi Pergub No. 4/2020

INDOPOS-JAKARTA – Ketua Seniman Intelektual Betawi (SIB), Tahyudin Aditya, menegaskan bahwa perluasan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di wilayah Jakarta harus dijadikan momentum untuk menonjolkan budaya Betawi sebagai identitas utama kota Jakarta. Menurut Tahyudin, CFD seharusnya tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi warga, melainkan juga panggung ekspresi budaya Betawi di ruang publik. “CFD jangan hanya jadi tempat olahraga dan rekreasi, tapi juga panggung budaya Betawi. Di sana warga bisa berinteraksi sambil mengenal kesenian dan tradisi kita sendiri,” ujarnya di Jakarta. Ia mengusulkan agar setiap pelaksanaan CFD di lima wilayah kota administrasi menampilkan beragam pertunjukan khas Betawi, seperti tarian tradisional, musik Tanjidor, atraksi Ondel-ondel, hingga peragaan busana Kebaya Encim. Menurutnya, hal itu tidak hanya menarik minat masyarakat, tetapi juga membangkitkan rasa bangga warga Jakarta terhadap akar budayanya. Lebih jauh, Tahyudin menilai CFD dapat menjadi ruang sosial dan ekonomi kreatif yang mendorong tumbuhnya usaha kecil berbasis budaya lokal, seperti kuliner dan kerajinan Betawi. “Keramaian warga di ruang terbuka bisa dimanfaatkan untuk menghidupkan ekonomi kecil serta menampilkan potensi lokal khas Betawi,” tuturnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjadikan Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai “kawah candradimuka” seniman Betawi, tempat lahirnya seniman berkualitas yang berakar pada budaya Jakarta. “TIM harus mengakar pada budaya lokal, yakni budaya inti Jakarta—budaya Betawi,” tegasnya. Tahyudin juga mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Akademi Jakarta (AJ) dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ). Ia menilai revisi diperlukan agar seniman dan kebudayaan Betawi lebih terakomodasi dalam kebijakan kesenian daerah. “Sudah saatnya Gubernur DKI Jakarta merevisi Pergub No. 4/2020 agar budaya dan seniman Betawi menjadi bagian penting dari ekosistem seni di Jakarta,” kata Tahyudin. Ia berharap, langkah-langkah tersebut sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal. “CFD bisa jadi ajang menyehatkan warga, mempererat persaudaraan, dan yang paling penting—menghidupkan budaya Betawi di tengah masyarakat,” pungkasnya. (***)