BI DKI Jakarta Tanam 12.000 Mangrove di Kepulauan Seribu, Dorong Ekonomi Hijau dan Net Zero Emission
INDOPOS–Jakarta – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta (KPwBI DKI Jakarta) melaksanakan kegiatan penanaman 12.000 mangrove bertema “Menanam Harapan, Menjaga Kehidupan” di Pantai Kresek, Kepulauan Seribu, Senin (17/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi offset emisi Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025 sebagai bentuk komitmen nyata Bank Indonesia dalam mengimbangi jejak karbon penyelenggaraan KKI dan memperkuat dukungan terhadap target nasional net zero emission. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir. “Mangrove bukan hanya menjaga ekosistem pesisir, tetapi juga menjadi tabungan karbon yang penting bagi upaya pengurangan emisi. Inisiatif ini kami lakukan sebagai kontribusi Bank Indonesia dalam memperkuat ekonomi hijau serta menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Iwan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Kelurahan Pari, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Iwan menegaskan bahwa kegiatan penanaman ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga pada penguatan ketahanan ekonomi daerah. “Mangrove menjaga kualitas lingkungan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pariwisata dan pemanfaatan hasil-ekosistem secara berkelanjutan,” katanya. Lebih lanjut Iwan mengatakan, kegiatan penanaman mangrove ini memperkuat kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan masyarakat Kepulauan Seribu dalam mempercepat pembangunan ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan. “Green growth hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi semua pihak. Pertumbuhan ekonomi tidak boleh lagi mengorbankan lingkungan, melainkan harus berjalan beriringan dengan pelestarian alam,” tutup Iwan. Diharapkan dengan penanaman 12.000 mangrove ini, BI DKI Jakarta berharap upaya rehabilitasi ekosistem dapat terus diperluas sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan ekonomi nasional.
