• INDOPOSINDOPOS
  • Desember 15, 2024
  • 0 Comments
Kuatkan Struktur Partai, Mercy Pulau Seribu Gelar Konsolidasi dan Evaluasi di DPC, PAC dan Ranting

INDOPOS-Dalam upaya penguatan struktur, partai berlambang Bintang Mercy yaitu Demokrat menggelar konsolidasi dan evaluasi di internal. Minggu (15/12/2024) sore, puluhan pengurus mulai tingkat ranting, PAC dan DPC partai pemilik 9 kursi di DPRD DKI itu dikumpulkan Ketua DPC Pulau Seribu, Neneng Hasanah di Jalan Sukapura, Jakarta Utara.“Konsolidasi dan evaluasi setelah pileg, pilpres dan pilkada 2024 ini dalam upaya penguatan struktur partai menghadapi agenda politik yang akan datang,” ujar politisi yang akrab disapa Bunda itu. Dia mengatakan, dalam konsolidasi dan evaluasi struktur partai tersebut. Anggota DPRD DKI empat periode itu mengungkapkan akan adanya promosi jabatan dari pengurus partainya. ” Promosi itu bisa pada tingkatan anak ranting naik ke PAC. Atau dari pengurus PAC dinaikan ke DPC,”bebernya. Untuk kriteria kader yang akan dipromosikan, anggota Komisi D DPRD DKI itu mengedepankan kader yang memiliki loyalitas terhadap partai selama 5 tahun terakhir. “Untuk kader yang tidak aktif atau vakum. Tentu akan ditanyakan apakah ingin tetap menjadi pengurus atau mundur dari kepengurusan partai” bebernya. Seperti diketahui, jumlah pengurus DPC Demokrat Pulau Seribu, saat ini tercatat 30 orang, PAC 20 orang, Ranting 15 orang dan pengurus anak ranting 10 orang. “Saya harapkan konsolidasi dan evaluasi ini akan memperkuat struktur partai untuk menjelang agenda politik yang akan datang,” ujar Ketua PD DKI Jakarta, Mujiono. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Desember 13, 2024
  • 0 Comments
Polisi Jangan Lamban Tindak Bos Roti Lindayes yang Aniaya Karyawan di Cakung! 

INDOPOS-Mantan karyawan toko roti mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak pemilik toko berinisial GSH di Toko Roti Lindayes, Jalan Raya Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Kejadian itu viral di media sosial pada Jumat, 13 Desember. Menindaklanjuti video viral yang tersebar di media sosial, petugas kepolisian dari Unit Jatanras Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Cakung, langsung mendatangi lokasi kejadian. “Kami sudah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendalami kasus ini,” kata Kanit Reskrim Polsek Cakung, AKP Kholid Abdi saat dikonfirmasi, Jumat, 13 Desember. Saat ini, kasus penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Jatanras Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Cakung. Polisi juga telah mengambil langkah-langkah awal seperti mendatangi TKP, mengambil dokumentasi, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. “Kejadian diduga terjadi pada 17 Oktober 2024 dan dilaporkan sehari setelahnya. Berdasarkan keterangan saksi, korban bernama DAD diduga dianiaya oleh GSH,” ujarnya. Sementara kasusnya masih dalam penyelidikan oleh tim gabungan Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Cakung.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Desember 13, 2024
  • 0 Comments
Eki Pitung : Selamat untuk Mas Pram dan Bang Doel Memimpin Jakarta, Saatnya Budaya Betawi Menjadi Tuan Rumah di Kota Global

INDOPOS-Eki Pitung selaku Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, menyampaikan, politik Pilkada 2024 menunjukan kelasnya. Saatnya para pemenang saling merangkul, bukan memukul. “Kepemimpinan Mas Pram dan Bang Doel mampu memyatukan itu dan menjaga harmonisasi pemerinta pusat dengan Jakarta,” ujar Eki Pitung pada awak media, Jumat (13/12/2024). Eki Pitung mengucapkan selamat menerima Amanah Rakyat Jakarta kepada Mas Pramono dan Bang Doel, dan Selamat bersiap-siap bekerja untuk Jakarta lebih baik dan berkemajuan. Harapan Eki Pitung tak ada sebuah Kekuasaan dilakukan sendiri atau berdua, tapi harus bersama Rakyat bahu membahu dan saling menjaga Persaudaraan dijakarta Ciri Khas Jakarta yang Kebhinekaan dan Majemuk ini penting di kelola dgn Baik melanjutkan dari Gubernur2 Sebelumnya.. “Ciptakan suasana Kondusif jangan ada lagi muncul dikotomi perbedaan sbg yg pernah menjadi lawan..Bangun Jakarta sbg Kota Global yang berbasis Kearifan Lokal yaitu Budaya Betawi Selamat sekali lagi utk mas Pram dan Bang Doel,” tuturnya. “Satukan Betawi yg selama ini menjadi isu yg tak sedap dikalangan Elite Jakarta dan Tokoh2 Betawi,” tutupnya.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Desember 12, 2024
  • 0 Comments
Pengamat Ungkap, Tudingan Miring Anggota Komisi VII DPR ke TVRI Salah Besar, Berikut Fakta yang Sebenarnya!

INDOPOS-Tudingan miring yang disampaikan anggota DPR RI Komisi VII ke Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin lalu, 02 Desember 2024 salah besar. Terlebih, TVRI tidak mendapatkan kesempatan untuk menjawab secara langsung. Sebab, jawaban harus diberikan tertulis beberapa hari kemudian. Hal ini membuat kesan yang tertangkap publik bahwa tudingan itu benar adanya. Padahal, tudingan-tudingan miring tersebut salah besar karena tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Demikian ditegaskan Pengamat Kebijakan Publik dari Institute Development of Policy And Local Partnership (IDP-LP), Riko Noviantoro. Kata pengamat itu, dalam RDP yang membahas program kerja LKBN Antara, TVRI dan RRI Tahun Anggaran 2025 tersebut, anggota Komisi VII DPR-RI tidak melihat fakta yang ada sebenarnya. Khususnya, soal TVRI. “Melihat TVRI, itu harus dari kacamata helikopter. Jangan secara parsial (kecil-kecil), apa yang membuat TVRI seolah susah maju. TVRI dituding mempunyai anggaran besar, tapi program jelek-jelek dan minim penonton,” ucap Riko, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis, 12 Desember 2024. Riko yang hadir di tribun atas saat RDP berlangsung, menerangkan setelah melihat pemaparan TVRI. “Anggaran dari APBN Rp1,5 triliun setahun. Dari komposisi itu, Rp 900 miliar untuk bayar gaji pegawai dan dukungan manajemen. Berapa jumlah pegawainya TVRI? 5.000 orang. Itu bukan maunya TVRI punya pegawai sebanyak itu. Karena, secara teknis, pegawai TVRI adalah pegawai Kominfo yang ditugaskan di TVRI. Mau pecat pegawai agar sampai jumlah ideal? Ya minta Kominfo (sekarang Komdigi yang pecat). Itu bukan kewenangan TVRI,” paparnya. Kemudian, sambung Riko, sisanya Rp 600 miliar untuk membayar operasional, program dan anggaran teknik untuk 3 stasiun (TVRI Nasional, TVRI Sport dan TVRI World ) serta, 32 stasiun penyiaran daerah. “ Untuk anggaran program yang saya lihat hanya 180 miliar setahun. Itu bisa untuk anggaran TV swasta sebulan,” tandasnya. Ada anggata DPR yang mengatakan, gambar TVRI burem seperti banyak semut. “Artinya itu anggota tidak pernah menonton TVRI. Dalam era digital sekarang setelah analog switch off, sudah tidak ada lagi gambar semut. Yang ada sekarang ada gambar bening atau tidak ada gambar sama sekali. Era gambar semut adalah jaman analog,” ucap Riko. Dari pengamatannya, dalam rapat dengar pendapat tersebut, hanya satu poin yang disampaikan anggota DPR Komisi VII, Arizal Tom Liwafa yang mendekati benar yaitu soal aplikasi yang masih ada bug. “TVRI ditegur karena soal aplikasi yang masih ada bug. Tapi, itu, kan, dikarenakan masih belum launching. Jadi wajar belum 100 persen,” katanya. *Tidak Apple to Apple bila Dibandingkan* Ungkap pengamat ini, membandingkan TVRI dengan TV swasta tentu tidak dapat apple to apple. “Mana bisa TVRI bayar artis mahal. Mana bisa TVRI bayar hak siar bola, misalnya. Lalu, TVRI tidak pernah mengacu ke Nielsen. Karena, survei kepemirsaan Nielsen hanya di 11 kota besar. Padahal, jangkauan TVRI sampai ke pelosok. Pemancar digital TVRI ada 200 pemancar. TV swasta paling 15 – 50 pemancar,” sebutnya. Akibatnya, industri media/periklanan tidak ada yang bersedia ke TVRI karena tidak diukur oleh Nielsen, tukas Riko. Ia pun menegaskan, membandingkan TVRI dengan TV swasta itu juga sudah  salah kaprah. “TVRI adalah TV publik. Dia tidak buat sinetron, silet, gibah infotaiment. Adanya adalah program kepublikan yang pasti menurut orang-orang yang biasa nonton sinetron TV swasta dianggap membosankan,” ungkapnya. DPR harus Dorong Penguatan LPP TVRI Ditegaskan pengamat ini, sepatutnya, DPR ikut mendorong penguatan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) seperti TVRI, LKBN Antara dan RRI melalui dorongan kebijakan anggaran maupun kelembagaan. Mengapa demikian? “Karena, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) ini memainkan peran strategis, yakni penguatan nasionalisme dan ketahanan nasional. Peran itu menjadi DNA-nya LPP, mulai RRI, LKBN Antara atau pun TVRI. Pada konteks ini sepatutnya anggota DPR ikut memahami sehingga sadar pola kerja LPP menjadi unik. Ada tugas khusus yang tidak dimiliki lembaga penyiaran swasta lain,” ia berujar. “Ini, kan, di satu sisi TVRI disuruh bersaing secara komersial dengan swasta. Tapi, kakinya diikat karena secara kelembagaan banyak aturan yang membuatnya tidak bisa bergerak secara leluasa,“ urainya. *TVRI Jadi Mitra Pemerintah Daerah* Hal lain yang perlu juga diperhatikan, tukas Riko, adalah keberpihakan pemerintah daerah terhadap LPP. “Sebaiknya LPP TVRI, RRI, LKBN Antara dijadikan mitra pemerintah daerah. Agar, dorongan perannya semakin kuat. TVRI khan memiliki stasiun stasiun daerah di setiap provinsi. Sambil kemudian LPP berupaya bertranformasi sesuai tantangan zaman,” pungkasnya. Sementara itu, Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno saat dikonfirmasi membenarkan semua apa yang diungkapkan pengamat tersebut. Ia menambahkan, tugas utama TVRI adalah memberikan pelayanan informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan perekat sosial, serta melestarikan budaya. Lebih lanjut, Iman menjelaskan bahwa banyak kalangan sering membandingkan konten TVRI yang dianggap kurang menarik minat masyarakat jika…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Desember 12, 2024
  • 0 Comments
IPMG Usung Manifesto untuk Mendorong Penyusunan Strategi Terintegrasi Nasional Guna Mempercepat Akses Obat dan Vaksin Inovatif

INDOPOS-Jakarta, 12 Desember 2024 – International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG), yang mewakili perusahaan riset biofarmasi global terkemuka di Indonesia, hari ini mengadakan Forum Diskusi Pemangku Kepentingan untuk pertama kalinya. Acara ini dihadiri lebih dari 200 pemangku kepentingan yang mewakili kelompok pasien, asosiasi medis, institusi publik, akademisi, perusahaan farmasi dan alat kesehatan, dan pemangku kepentingan utama lainnya, untuk membahas peran penting obat dan vaksin inovatif dalam mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan mentransformasi lanskap kesehatan di Indonesia. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin turut hadir dan memberikan sambutan pembukaan dengan pesan yang kuat. “Tujuan kami sangat jelas. Kami ingin menyediakan akses dan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Itu adalah prioritas utama kementerian kesehatan. Saya sadar akses terhadap obat dan vaksin inovatif di Indonesia masih rendah dan perlu diperbaiki. Jadi saya sejalan dengan BPOM untuk bersama mempercepat proses registrasi dan ketersediaan obat dan vaksin baru ke Indonesia.” Visi Transformasi untuk Kesehatan dan Pembangunan Ekonomi Obat dan vaksin inovatif lebih dari sekadar sarana kesehatan tapi juga berperan sebagai katalis untuk kemajuan sosial-ekonomi. Dengan mencegah dan mengobati penyakit, obat dan vaksin inovatif mengurangi beban kesehatan, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, dan mendorong investasi dalam penelitian dan pengembangan di sektor kesehatan. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menegaskan komitmen BPOM terhadap tujuan ini. “Dalam hal produk kesehatan seperti obat dan vaksin inovatif, kita memang memiliki banyak pekerjaan rumah salah satunya mempercepat proses registrasi di Indonesia. Selama ini, kita membutuhkan lebih dari 300 hari kerja untuk menyetujui satu produk obat dan vaksin inovatif. Saat ini kami di BPOM berkomitmen untuk mempersingkatnya menjadi 90 hari saja. Hal itu sudah berhasil kami lakukan untuk dua produk anti kanker, dan akan kami lanjutkan untuk produk-produk lainnya.” “Selain itu, kami juga berkomitmen untuk mendukung inovasi dan kolaborasi dengan bekerjasama bersama 53 universitas terkemuka di Indonesia. Karena kami paham bahwa untuk mendapatkan produk obat dan vaksin baru membutuhkan proses yang sangat panjang dari riset dan pengembangan, hingga sertifikasi dan distribusi. Oleh karena itu, kami berharap universitas ini bisa memberikan berbagai ide penelitian baru yang bisa dikembangkan di level industri yang memiliki fasilitas penelitian yang mumpuni sehingga bisa mendukung ekosistem inovasi di bidang kesehatan.” Disamping itu, BPOM juga melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan status pengakuan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai regulator dengan tingkat kematangan level 4 (maturity level 4) pada tahun 2025 dengan memperkuat peran BPOM dalam melindungi kesehatan masyarakat. Komitmen Nyata untuk Perubahan yang Berkelanjutan Wakil Ketua IPMG Evie Yulin, memperkuat komitmen industri untuk terus berkolaborasi. “IPMG berkomitmen untuk bermitra dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Selama lebih dari lima dekade, Perusahaan anggota IPMG telah melakukan beragam kontribusi termasuk transfer teknologi dan pengetahuan, pengembangan kapasitas tenaga kesehatan, penyediaan lapangan kerja, edukasi kesehatan masyarakat, peluncuran program keberlanjutan lingkungan, dan memastikan ketersediaan obat dan vaksin yang diperlukan saat pandemi dan krisis kesehatan lainnya.” Menggerakkan Pemangku Kepentingan melalui Manifesto IPMG Ketua IPMG Dr. Ait-Allah Mejri meluncurkan lima pilar manifesto IPMG yang komprehensif, yakni: Pembentukan Tim Kerja “Strategi Nasional untuk Obat dan Vaksin Inovatif” Peninjauan Kriteria Pengadaan Obat dan Vaksin yang Lebih Efektif secara Biaya. Percepatan Penilaian Teknologi Kesehatan (HTA) Penguatan Kerangka Regulasi (BPOM) Prioritisasi Pembiayaan Kesehatan yang Berkelanjutan (More Money for Health, More Health for Money) ”Manifesto IPMG merupakan visi bersama dalam memperkuat upaya pemerintah untuk strategi farmasi nasional, utamanya dalam mengedepankan inovasi dan memastikan akses bagi seluruh pasien di Indonesia. Untuk itu, dalam forum ini kami mengundang para pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menyusun call to action dari manifesto ini.” Manifesto diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di kawasan Asia-Pasifik, memperkuat infrastruktur kesehatan, dan menciptakan sistem kesehatan yang transparan, efisien, dan berkelanjutan. Menanggapi manifesto tersebut, Budi Gunadi Sadikin mengatakan: Kementerian Kesehatan akan membentuk Satuan Tugas Nasional untuk percepatan obat dan vaksin inovatif ke Indonesia sejalan dengan pilar pertama manifesto IPMG; Kementerian Kesehatan mengajak industri dalam memastikan keterjangkauan harga dari obat dan vaksin inovatif di Indonesia melalui sistem yang lebih transparan; Kementerian Kesehatan mendukung upaya BPOM dalam percepatan registrasi obat dan vaksin inovatif kedepannya; Kementerian Kesehatan terbuka untuk berkolaborasi dengan IPMG dalam percepatan roadmap HTA di Indonesia; Kementerian Kesehatan bertekad untuk meningkatkan kapabilitas dan kemampuan utama di bidang kesehatan untuk memastikan layanan kesehatan yang lebih baik lagi. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menutup pembukaannya “Usulan 5 pilar manifesto ini merupakan awal baik untuk bersama kita dengan berbagai pihak dalam memastikan percepatan ketersediaan obat dan vaksin inovatif sehingga kita dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat agar tetap sehat karena health is wealth.” Langkah Mewujudkan Kepemimpinan di bidang…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Desember 12, 2024
  • 0 Comments
Aktivis Betawi Muhidin Muchtar Ucapkan Selamat pada Pramono-Rano, Dukung Wujudkan Visi Misi untuk Masyarakat Jakarta

INDOPOS-Aktivitas Betawi Muhidin Muchtar, mengucapkan selamat atas kemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung- Rano Karno. Menurutnya, ini adalah kemenangan seluruh warga Jakarta, dan kita patut bersyukur pilkada Jakarta berjalan dengan aman dan damai. Dinamika politik yang terjadi adalah suatu hal yang lumrah. “Semoga mas Pram – bang Doel dapat mewujudkan visi misi nya yang di sampaikan dalam kampanye untuk membangun kota Jakarta,” ujar Muhidin, pada media, Kamis (12/12/2024). Muhidin mengatakan, Jakarta untuk semua, Jakarta yang lebih maju, dan Jakarta yang Menyala.. Ia berharap, pasangan ini nantinya dapat membawa Jakarta menjadi semakin baik, dan merangkul, bersinergi dengan masyarakat Betawi. “Saya mengucapkan selamat kepada Bang Pram dan Rano, semoga dapat memimpin, serta membawa Jakarta menjadi semakin maju,” tuturnya. Muhidin menyatakan, pihaknya siap mengawal dan bersinergi dengan program-program bersama gubernur terpilih. Pihaknya juga ingin, agar Pram dan Rano melaksanakan Undang-Undang DKJ, dan menjalankan Perda Kebudayaan Betawi. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Desember 11, 2024
  • 0 Comments
KJP dan KJMU Diputus Sepihak, Srikandi Demokrat Bakal Usulkan Pemanggilan Dinas Pendidikan DKI

INDOPOS-Menjelang akhir tahun 2024, ribuan orang tua murid penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) merasakan kekecewaan. Hal itu dikarenakan adanya pemutusan secara sepihak, sehingga para peserta didik tidak menerima pencairan KJP dan KJMU tahap kedua. Karena adanya pemutusan sepihak itu, ratusan orangtua murid pun menggelar unjuk rasa di kantor UPT P4OP Jatinegara, Jakarta, kemarin. Mereka memprotes pemutusan sepihk ribuan penerima KJP dan KJMU oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta. Sontak hal itu pun mendapat tanggapan serius dari Anggota Komisi E DPRD Jakarta dari Fraksi Demokrat, Desie Christiyana Sari. Srikandi dari Partai Demokrat itu pun akan mengusulkan agar komisi E melakukan pemanggilan terhadap Dinas Pendidikan DKI Jakarta. “Untuk memperjelas persoalan KJP dan KJMU yang diputus secara sepihak ini. Saya akan mengusulkan agar dilakukan pemanggilan terhadap Dinas Pendidikan DKI Jakarta,” ujar anggota DPRD DKI tiga periode itu, Rabu (11/12/2024). Menurut politisi berwajah oriental itu, pendataan KJP dan KJMU yang dimiliki tergolong sangat buruk. Sebab, sambung dia data penerima KJP dan KJMU kerap tidak sesuai dengan kondisi riil ekonomi masyarakat. “Pendataan yang buruk menjadi salah satu penyebab utama masalah pemutusan sepihak KJP dan KJMU di masyarakat. Karena itu perlu langkah penyelesaian secara cepat,” bebernya. Lebih lanjut, politisi yang dikenal ramah itu pun berharap agar dinas pendidikan dalam pendataan penerima KJP dan KJMU bisa terintegrasi. Disamping itu, tim survei lapangan yang kompeten untuk memastikan bantuan diberikan tepat sasaran. “Saya melihat masalah utamanya adalah pendataan yang belum terkoneksi dengan baik atau kurangnya tim survei yang akurat di lapangan. Ini harus menjadi catatan penting. Kita perlu investigasi atau audit bersama untuk mengetahui apa indikator yang digunakan tim survei dan memastikan data yang ada mencerminkan kondisi di lapangan. Sehingga jangan sampai masyarakat yang membutuhkan justru tidak mendapatkan haknya,” ujarnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Desember 11, 2024
  • 0 Comments
Ketua SIB Tahyudin Aditya Sampaikan Selamat Pada Pramono-Rano, Siap Mengawal Program Majukan Jakarta dan Sinergi dengan Masyarakat Inti Betawi 

INDOPOS-Ketua Seniman Intelektual Betawi (SIB) yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Tahyudin Aditya, mengungkapkan selamat atas kemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung- Rano Karno. Ia berharap, pasangan ini nantinya dapat membawa Jakarta menjadi semakin baik, dan merangkul, bersinergi dengan masyarakat Betawi, sebagai masyarakat inti Jakarta. “Saya mengucapkan selamat kepada Bang Pram dan Rano, semoga dapat memimpin, serta membawa Jakarta menjadi semakin maju,” ujar Tahyudin, pada media. Tahyudin menyatakan, pihaknya siap mengawal dan bersinergi dengan program-program bersama gubernur terpilih. Pihaknya juga ingin, agar Pram dan Rano melaksanakan Undang-Undang DKJ, dan menjalankan Perda Kebudayaan Betawi. “Di bawah kepemimpinan Pram dan Rano, diharapkan masyarakat inti Jakarta Betawi tidak lagi termarjinalkan,” tuturnya. Terkait adanya rencana gugatan dari paslon lain, Tahyudin menghormati peoses politik yang ada dan sesuai ketentuan Undang-Undang dan KPU. Ia berharap, Pramono-Rano dapat menjaga kepercayaan warga Jakarta, serta menghadirkan kemakmuran, terutama hak warga dalam memperoleh pendidikan, lapangan kerja dan kesehatan.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Desember 11, 2024
  • 0 Comments
Peringati Hari Ibu, 2.163 Warga Balaraja Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Gratis Di RS Suci Paramita

INDOPOS-Tim Penggerak PKK/TP Posyandu Kabupaten Tangerang menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis. Acara ini terlaksana berkat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, didukung oleh WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia) dan RS Suci Paramita. Kegiatan berlangsung di area RS Suci Paramita, Jalan Raya Serang km 28,5 Kav F 1-8, Balaraja, Kabupaten Tangerang ini mulai dibuka sejak pagi hari. Meskipun hujan gerimis menyelimuti lokasi acara, antusiasme masyarakat dari sepuluh kecamatan, yakni Balaraja, Jayanti, Cisoka, Solear, Sukamulya, Sindang Jaya, Cikupa, Tigaraksa, Jambe, dan Panongan, tetap tinggi. Koordinator Bakti Sosial Jeffri S Tanudjaja mengatakan, sebanyak 2.297 warga mendaftar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan sebanyak 2.163 warga mendapatkan tindakan. Rinciannya, 835 mendapatkan pelayanan kesehatan umum, 1.267 warga mendapatkan kaca mata dan sebanyak 61 warga memberikan donor darah. “Ratusan tenaga medis  dan mahasiswa kedokteran ikut terlibat dalam kegiatan ini,” kata Jeffri dalam keterangannya, Selasa (10/12/2024). Memperingati Hari Ibu ini, Rumah Sakit Suci Paramita berharap dapat melayani masyarakat lebih baik lagi. Rumah Sakit yang memberikan pelayanan dengan prinsip kasih bagi warga Balaraja dan sekitarnya tanpa membeda-bedakan sehingga tercipta persatuan. (bwo)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Desember 10, 2024
  • 0 Comments
Mahasiswa Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Lecturing di International Criminal Court (ICC) Den Haag Belanda

INDOPOS-Senin 9 Desember 2024 Den Haag Belanda, bagian dari rangkaian menambah pengetahuan bagi para mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum secara Internasional, setelah Lecturing di Kampus World Class Utrecht dan Leiden University serta mendapatkan Ilmu Pengetahuan di Parlemen Uni Eropa. 23 Mahasiswa dan Dosen dari Kampus Unggul Universitas Borobudur Lanjut mendapat ilmu pengetahuan kembali di International Criminal Court (ICC) Den Haag Belanda. Perlu diketahui ICC adalah badan peradilan independen yang memiliki yurisdiksi terhadap individual yang diduga melakukan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang. ICC diatur oleh sebuah perjanjian internasional yang disebut Statuta Roma. Mendapatkan ilmu pengetahuan langsung dari sumbernya di ICC hanya bisa dilakukan oleh Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Borobudur, dimana Prodi Doktor Ilmu Hukum ter akreditasi Unggul dengan nilai 375. Hanya Universitas Borobudur yang bisa seperti ini secara konsisten dan mungkin satu-satunya di Indonesia melakukan Lecturing Internasional dan merupakan bagian dari akademik yang harus diikuti oleh mahasiswa Pascasarjana ujar Prof Dr Faisal Santiago Ketua Program Doktor Ilmu Hukum sekaligus Direktur Pascasarjana, sehingga Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur semakin terdepan. Perkuliahan di ICC sangat antusias diikuti oleh para mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum, dimana baru-baru ini PM Israel Benyamin Netanyahu di putuskan bersalah atas kejahatan perang yang dilakukan nya, diskusi dan tanya jawab sangat dinamis dalam perkuliahan tersebut. Memang beda Prodi Doktor Ilmu Hukum ter akreditasi Unggul dalam melaksanakan proses pendidikan dan pengajarannya selalu berorientasi Global, inilah yang membedakan Universitas Borobudur dengan kampus Doktor Ilmu Hukum lain di Indonesia. Dengan nilai akreditasi 375 sebagai bukti nyata ke Unggulan nya, apalagi secara institusi Universitas Borobudur terakreditasi Unggul juga Kampus yang beralamat di Jalan Raya Laksamana Malahayati (Kalimalang) No 1 Jakarta Timur, sangat di minati oleh masyarakat untuk studi lanjut Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum pungkas Direktur Pascasarjana, Prof Faisal Santiago. (***)