• INDOPOSINDOPOS
  • September 5, 2025
  • 0 Comments
Relive Shirt: Kaos Inovatif dari Jepang, Pertama di Dunia, untuk Kesehatan & Performa Tubuh Segera Hadir di Indonesia

INDOPOS-Jakarta, September 2025 – Setelah sukses di Jepang dengan penjualan lebih dari empat juta unit sejak 2019, kini kaos inovatif Relive Shirt (Relive Wear) segera hadir di Indonesia. Produk ini akan diperkenalkan secara resmi pada Indonesia Sports Synergy Summit pada 5–7 September 2025 di Jakarta Convention Center (JCC). Kenapa dipasarkan di Indonesia, Indonesia menempati jumlah penduduk terbesar di kawasan Asia, dan kelas menengah ke atas terus naik yang otomatis mereka membutuhkan kesehatan tubuh. Harga & Ketersediaan di Indonesia kini sudah menjadi preoritas,” kata perwakilan Relive Indonesia, Richard Susilo yang juga CEO Office Promosi Ltd., Tokyo, Japan pada Jumat pagi. Ia mengatakan, Relive Shirt akan dipasarkan di Indonesia dengan harga khusus selama acara peluncuran di JCC (Jakarta Convention Centre Senayan) itu. Varian yang tersedia mencakup model standar hingga seri premium dengan kandungan mineral lebih tinggi. Relive Shirt bukan sekadar pakaian olah raga, tetapi kou itu juga bagian dari pengobatan kesehatan tubuh yang dibuat dengan teknologi tekstil canggih Jepang yang menggabungkan konsep Indirect Taping berbasis teori meridian dari Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM) dengan mineral khusus turmalin dan terahertz. Disebutkan, kaos ini dirancang untuk meningkatkan sirkulasi darah dan metabolisme, membantu relaksasi otot serta fleksibilitas, mempercepat pemulihan tubuh dan mengurangi stres. “Sudah banyak warga Jepang menyakini bahwa kaos ini menigkatkan sirkulasi darah metabolisme. Oleh karenyanya, Teknologi Indirect Taping yang digunakan telah dipatenkan di Jepang (No. 6409143), sehingga Relive Shirt resmi milik Relive sebagai pionir dalam kategori functional wear.” Sejumlah uji klinis menunjukkan manfaat nyata Relive Shirt, di antaranya, peningkatan range of motion (ROM) hingga lebih dari 30%, peningkatan aliran darah hingga 49,8% berdasarkan uji ganda buta TFC Lab, pengurangan kekakuan otot serta peningkatan kualitas tidur. Richard juga mengatakan, kaos ini di Jepang telah dipakai secara luas. Sejak 2017, Relive Shirt telah digunakan oleh atlet profesional (basket, voli, softball, balet), pekerja fisik seperti petani, perawat, pekerja konstruksi, hingga kalangan lansia yang merasakan manfaat pemakaian sehari-hari. “Kami percaya Relive Shirt dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas di Indonesia, khususnya lansia dan atlet, untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendukung performa terbaik mereka,” ujar perwakilan Relive Indonesia, Richard Susilo menutup pernyataanya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • September 5, 2025
  • 0 Comments
Aliansi Pembangunan Kemanusiaan Indonesia (AP-KI) Serukan Seluruh Elemen Bangsa Bersatu, Hentikan Kekerasan dan Utamakan Dialog

INDOPOS-Aliansi Pembangunan Kemanusiaan Indonesia (AP-KI) meminta kepada seluruh elemen bangsa untuk segera menghentikan kekerasan dan mengutamakan langkah dialog dalam mengatasi permasalahan bangsa. “Kami menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk menahan diri,” kata Sekretariat AP-KI Kaimuddin di Jakarta, Kamis (5/9/2025). Menurut dia, AP-KI merupakan wadah komunikasi dan pergerakan organisasi masyarakat sipil di Indonesia yang dibentuk sejak 2021 berdasarkan keprihatinan terhadap kesenjangan penanganan krisis kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan. AP-KI terdiri dari sembilan jaringan Organisasi Masyarakat Sipil terbesar di Indonesia dengan cakupan lebih dari 2.000 organisasi di berbagai pelosok tanah air. Ia meminta semua pihak untuk dapat menghentikan segala bentuk kekerasan dan kembali ke jalan dialog karena keselamatan setiap nyawa adalah hukum tertinggi. “Mari kita bersama-sama melindungi ruang publik, merawat solidaritas dan menempatkan kemanusiaan di atas kepentingan apa pun demi masa depan Indonesia yang damai dan bermartabat,” ujarnya. Sementara itu, Anggota AP-KI dari Humanitarian Forum Indonesia Muhammad Ali Yusuf menyatakan bahwa pihaknya meminta kepada pemerintah dan DPR/MPR RI untuk mendengarkan suara rakyat, buka ruang dialog yang tulus karena akar masalah ini melampaui kebuntuan komunikasi dan rasa tidak didengar. Selai itu, pemerintah juga harus mengusut tuntas setiap tindak kekerasan secara transparan, untuk memulihkan kepercayaan publik. Tetap persuasif Sementara untuk aparat keamanan, AP-KI menyarankan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan tanpa kekerasan, sebab tugas mereka adalah melindungi dan mengayomi, bukan memukul rata. “Pastikan akses bagi tenaga medis dan kemanusiaan. Ambulans dan tenaga medis harus diberi akses prioritas oleh seluruh pihak untuk mengevakuasi dan menolong korban dari pihak mana pun,” ujarnya. Anggota AP-KI dari SEJAJAR, Puji Pujiono meminta kepada sejawat organisasi masyarakat sipil (OMS) segera merapatkan barisan, aktifkan protokol kedaruratan dengan mengaktifkan tim respon darurat bukan untuk politik, tetapi untuk kemanusiaan. “Sedangkan kepada publik dan massa, kami meminta agar dalam menyampaikan aspirasi dengan damai dan bertanggung jawab,” kata dia. Pada akhir Agustus 2025, Indonesia diguncang oleh demonstrasi besar di banyak kota dipicu oleh tunjangan “fantastis” anggota DPR dan ketidakadilan ekonomi. Aksi damai di Jakarta, yang melibatkan pelajar, mahasiswa, buruh, dan ojek daring, berubah menjadi rusuh ketika aparat bertindak keras, termasuk insiden tragis kematian pengemudi daring Affan Kurniawan. Akibatnya, sedikitnya 10 orang tewas (data Komnas HAM), ribuan ditangkap dan luka. Pemerintah merespons dengan mencabut tunjangan DPR, membatalkan kunjungan luar negeri dan menegur aparat, namun kritik soal kebebasan sipil dan praktik represif aparat tetap bergema. 20-Butir Pernyataan Masyarakat Kemanusiaan “Menempatkan Kemanusiaan di Atas Segalanya: Seruan untuk Menahan Diri dan Melindungi Warga di Tengah Eskalasi Ketegangan Sosial” 3 September 2029 Aliansi Pembangunan Kemanusiaan Indonesia (AP-KI) Forum Organisasi Zakat (FOZ) Forum Pelokalan Indonesia Lokanusa Humanitarian Forum Indonesia (HFI); Jejaring Mitra Kemanusiaan (JMK) Jejaring Organisasi Masyarakat Sipil Lokadaya Konsorsium Women’s Leadership in Humanitarian (WLHL) Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI); Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI), Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) Aliansi Pembangunan Kemanusiaan Indonesia (AP-KI) adalah wadah komunikasi dan pergerakan organisasi masyarakat sipil di Indonesia yang dibentuk sejak 2021 berdasarkan keprihatinan terhadap kesenjangan penanganan krisis kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan. Terdiri dari 9 jaringan Organisasi Masyarakat Sipil terbesar di Indonesia dengan cakupan lebih dari 2,000 organisasi di berbagai pelosok tanah air,  AP-KI mendorong kebijakan dan penatakelolaan yang lebih baik, serta keselarasan antar-sektor dan antar-daerah untuk membantu masyarakat, terutama yang rentan dan terpinggirkan. Komunitas Kemanusiaan pada AP-KI  tidak berpihak pada kelompok politik manapun, baik pemerintah maupun kelompok demonstran. Pihak kita adalah pihak kemanusiaan. Fokus kami adalah pada dampak kemanusiaan dari eskalasi konflik sosial ini. Dengan ini menyatakan Sebagai Jaringan Organisasi Masyarakat Sipil yang bekerja di garis depan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, kami memandang situasi saat ini bukan lagi sekadar krisis politik, melainkan telah bergeser menjadi krisis kemanusiaan perkotaan (urban humanitarian crisis). Setiap nyawa yang hilang, setiap fasilitas publik yang lumpuh, dan setiap rasa takut yang menyebar di masyarakat adalah luka bagi kemanusiaan. Kami berdiri bersama setiap warga negara yang terdampak, baik itu demonstran yang menyuarakan aspirasi, masyarakat umum yang aktivitasnya terganggu, maupun aparat keamanan yang bertugas. Prinsip kami adalah keselamatan jiwa dan martabat manusia harus menjadi prioritas tertinggi bagi semua pihak. Butir-Butir Substantif Kemanusiaan: Perlindungan Warga Sipil (Civilian Protection): Fokus utama adalah perlindungan terhadap kelompok rentan (anak-anak, perempuan, lansia, penyandang disabilitas, dan warga yang sakit) yang terjebak di tengah kekacauan. Akses Kemanusiaan (Humanitarian Access): Kerusuhan menghambat akses warga ke layanan vital (ambulans tidak bisa lewat, rumah sakit terbebani, pasokan makanan terganggu). Ini adalah isu kemanusiaan yang nyata. Netralitas dan Imparsialitas: Kami siap memberikan bantuan kemanusiaan (medis, psikososial) kepada siapapun yang menjadi korban, tanpa memandang latar belakang mereka—baik demonstran, warga sipil, maupun aparat (dan siap menyuarakan situasi yang berpeluang menjadi pelanggaran HAM). Menolak Kekerasan sebagai Solusi:…

  • INDOPOSINDOPOS
  • September 4, 2025
  • 0 Comments
KLH/BPLH Awasi 5 Perusahaan di DAS Brantas, Temukan Dugaan Pencemaran Lingkungan

INDOPOS-Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) telah menurunkan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) untuk melakukan pengawasan intensif terhadap lima perusahaan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas pada 20–23 Agustus 2025. Foto: dok sumber jpnn.com, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) telah menurunkan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) untuk melakukan pengawasan intensif terhadap lima perusahaan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas pada 20–23 Agustus 2025. Hasil pengawasan menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang berpotensi mencemari lingkungan, khususnya kualitas air di Sungai Brantas dan anak-anak sungainya. Pada PT Energi Agro Nusantara (Etanol) ditemukan pelanggaran berupa perluasan lahan tanpa perubahan dokumen lingkungan dan persetujuan lingkungan, serta pembuangan limbah ceceran pupuk hayati, mesin produksi, dan instalasi pengolahan air (water treatment plant) langsung ke Sungai Ngares dan Sungai Jinontro. Di PT Molindo Raya Industrial (Etanol), tim PPLH mendapati pembangunan pondasi tangki etanol tanpa persetujuan lingkungan. Perusahaan juga membangun unit baru yang tidak tercakup dalam dokumen UKL-UPL 2016, yakni: CO? Plant (1 unit), tangki CO? (12 unit), CPU Plant (1 unit), serta Distillers Dried Grains with Solubles (DDGS). Selain itu, PT Molindo tidak memiliki Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah. Sementara itu, PT Etanol Ceria Abadi diinformasikan sudah tidak beroperasi sehingga tidak lagi menghasilkan air limbah. Pengawasan dilanjutkan di PT Sinergi Gula Nusantara (PG Ngadiredjo, Kediri) ditemukan tidak adanya Persetujuan Teknis pemenuhan Baku Mutu Air Limbah domestik pada tiga toilet karyawan, satu toilet masjid, dan satu toilet perkantoran.  

  • INDOPOSINDOPOS
  • September 4, 2025
  • 0 Comments
Ketua SPRJ Didi O Affandi : Langkah PT Transjakarta Cukup Baik Tangani Halte Rusak Karena Kerusuhan, Reward Hal yang Wajar untuk Tingkatkan Kinerja

INDOPOS-Ketua Serikat Pekerja Reklame Jakarta (SPRJ) Didi O Affandi, menyampaikan pembelaannya terhadap berita miring yang menyudutkan PT Transjakarta. Menurut Didi, reward atau penghargaan perusahaan terhadap manajemen atau karyawan adalah hal yang baik, guna meningkatkan motivasi, produktivitas, dan kepuasan kerja karyawan, serta membantu perusahaan dalam menarik dan mempertahankan talenta terbaik. “Bahwa biro reklame yang menyewa reklame di body bus maupun halte Transjakarta melebihi target, juga sering mendapat reward,” ujar Didi O Affandi. Didi menerangkan, tudingan terhadap sejumlah direksi dan manajemen PT Transjakarta, yang melaksanakan kegiatan di Bali, saat kerusuhan demo yang merusak sejumlah halte di Jakarta, sudah diklarifikasi, yang intinya, acara yang dilakukan di Bali adalah acara review rutin – SRM (Strategic Review Meeting), yang dihadiri BOD, Kadiv, Kadep, Senior Spesialis, untuk melakukan evaluasi tahun berjalan dan rencana sd akhir tahun. “Itu pun tidak diikuti oleh seluruh direksi dan manajemen. Dan penangaanan terhadap dampak kerusuhan demo terhadap halte Transjakarta, tetap dilaksanakan dengan baik. Dapat dipastikan, kegiatan di Bali tidak mengganggu kinerja PT Transjakarta dalam penanganan halte yang rusak,” Menurut Didi, aksi perusakan halte Transjakarta adalah kejadian musibah yang sangat disesalkan. Peristiwanya pun di luar prediksi. Lebih lanjut kata Didi, kegiatan direksi dan manajemen PT Transjakarta di Bali adalah acara review rutin. Ini hal yang baik, sebagai bentuk reward atau penghargaan perusahaan secara umum untuk  dapat meningkatkan motivasi, produktivitas, dan kepuasan kerja karyawan, serta membantu perusahaan dalam menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Pemberian reward mendorong perilaku positif, mengurangi turnover, dan menciptakan budaya kerja yang sehat. Berikut adalah klarifikasi lengkap PT Transjakarta terkait berita BOD TJ : 1. Acara yang dilakukan di Bali adalah acara review rutin – SRM (Strategic Review Meeting), yang dihadiri BOD, Kadiv, Kadep, Senior Spesialis, untuk melakukan evaluasi tahun berjalan dan rencana sd akhir tahun. 2. Acara yang sama tahun lalu dilakukan di Bandung, dan kami menjanjikan jika kinerja perusahaan lebih baik, maka kita akan lakukan ditempat berbeda yang lebih jauh dan menarik 3. Kegiatan SRM ini sudah direncanakan dari bulan sebelum dengan beberapa pilihan kota. Bali dipilih dengan alasan punya akses penerbangan dengan frekwensi tinggi, sehingga jika ada kondisi emergency mudah kembali ke Jakarta. 4. Rencana awal kegiatan dilakukan berangkat sore Kamis 28-Agustus, kembali Sabtu siang 30-Agustus, dengan 3 batch pemberangkatan. 5. Rangkaian acara di Bali pada hari Jumat adalah SRM, dilanjutkan team building dalam bentuk kompetisi padel dan ditutup dengan acara makan malam. 6. 28-Agustus, kami memantau situasi demo buruh pagi yang berjalan lancar, dimana saat siang sudah bubar dengan tertib. Setelah siang dilanjutkan dengan demo mahasiswa di DPR yang relatif aman. 6. Mengantisipasi kondisi Jumat, kami membagi pemberangkatan menjadi 5 batch….batch 4 berangkat jumat pagi, dan batch 5 berangkat Jumat siang jika kondisi kondusif. 7. Secara rutin pak Fadly yang memimpin batch 5 memberikan update kondisi. Sd jam 11 kondisi masih aman, sehingga akan berangkat menyusul ke Bali. Namun siang keberangkatan dibatlakan karena ada eskalasi kondisi dilapangan. 8. Mendapati laporan tsb, 4 orang BOD sore langsung kembali ke Jakarta, dan pemulangan Leader dipercepat Sabtu pagi. 9. Jumat malam BOD berkoordinasi memutuskan layanan AMARI kita Stop Operasi. 10. Sabtu pagi digelar BOD meeting bersama Kadiv, Kadep yang sdh di Jakarta, mengaktifkan crisis center dan melakukan pembagian gugus dan tinjauan lapangan. 11. Dirut melanjutkan agenda menghadiri Rapim Gubernur dan kunjungan ke halte Polda metro bersama pak Wagub. 12. Minggu pagi dilakukan rapat crisis center dihadiri BOD, Kadiv, Kadep dan memastikan 100%rute beroperasi Senin pagi. 13. Sampai dg 7-Sept ditetapkan periode crisis, setiap pagi dilakukan daily meeting untuk memastikan semua halte beroperasi fungsional pada 8-Sept. Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, sebelumnya kami ucapkan terima kasih. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 31, 2025
  • 0 Comments
DPRD DKI Antisipasi Dampak Demonstrasi, Tunda Kegiatan dan Rapat

INDOPOS-Aksi demonstrasi yang berlangsung selama 3 hari di Jakarta membuat sekretariat DPRD DKI melakukan sejumlah langkah antisipasi. Kabag Umum DPRD DKI Jakarta, Asril mengatakan langkah antisipasi itu dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. “Untuk sementara, kita melakukan penundaan terhadap sejumlah rapat-rapat di DPRD DKI sesuai arahan pimpinan. Sambil menunggu kondisi Jakarta kembali kondusif,” ujar Asril, Minggu (31/8/2025). Diam mengatakan, dalam hal pengamanan pihak sekretariat DPRD DKI juga melakukan koordinasi dengan Kodam.”Mengigat gedung DPRD DKI merupakan objek vital. Upaya koordinasi harus kita lakukan dengan penuh kehati-hatian,” bebernya. Meski sejumlah langkah antisipasi dilakukan, sekretariat DPRD DKI akan tetap berjalan normal. “ASN pun akan tetap bekerja seperti biasa,” imbuhnya. Sebelumnya, Staf Khusus Gubernur Jakarta, Chico Hakim, menanggapi Surat Edaran dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Pemprov DKI kepada perusahaan untuk melakukan work from home atau bekerja dari rumah di masa demonstrasi. Chico menyebutkan Surat Edaran bernomor e-0014/SE/2025 terkait WFH bersifat imbauan. Sebagaimana dokumen yang dilihat, Minggu (31/8/2025), surat itu ditujukan kepada pimpinan perusahaan di Jakarta. Disnakertransgi DKI mengimbau perusahaan yang lokasinya terkena dampak aksi unjuk rasa atau demonstrasi untuk melaksanakan pekerjaan dari rumah.”Untuk ASN di lingkup DPRD DKI menerapkan WFH, masih akan menunggu arahan lebih lanjut,” tandasnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 30, 2025
  • 0 Comments
Membangun Jejaring Internasional: Universitas Borobudur Kunjungi Institut Koperasi Malaysia dan Perdasama dalam Program Tridarma

INDOPOS-Rabu, 27 Agustus 2025 – Pada hari keempat sekaligus penutupan program Tridarma Internasional Malaysia, delegasi Universitas Borobudur yang terdiri dari empat dosen berprestasi, yakni Dr. Puji Astuty, S.E., M.M., Dra. Sri Sungkowati, M.M., Faradilla Ishara Lestari, S. Psi., M.Psi., dan Ruth P. Hutabarat, S.S., M.Pd., beserta dua mahasiswa, yakni Tanty Yuanita, mahasiswa program doktor (S3) Ilmu Ekonomi, serta Siti Fatimah, mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen, mengunjungi dua institusi penting di Malaysia. Delegasi Universitas Borobudur pertama-tama mengunjungi Institut Koperasi Malaysia untuk melakukan kegiatan benchmarking dan penandatanganan MoU kerja sama internasional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas program-program koperasi yang ada di Indonesia, khususnya dalam konteks pengembangan ekonomi berbasis koperasi. Melalui kerja sama ini, diharapkan ada transfer pengetahuan yang dapat diterapkan di Indonesia, terutama dalam mengoptimalkan potensi koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, delegasi Universitas Borobudur mengunjungi Perdasama atau Persatuan Pedagang dan Pengusaha Melayu Malaysia. Persatuan ini memegang peranan yang sangat penting dalam memfasilitasi kerjasama antara para pengusaha dan industri Malaysia dari berbagai sektor. Selain itu, Perdasama juga berperan aktif dalam mempromosikan perdagangan internasional dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Malaysia. Kunjungan ini memberikan wawasan lebih luas tentang bagaimana organisasi seperti Perdasama mendukung sektor bisnis dan perdagangan dalam rangka memperkuat perekonomian nasional. Kegiatan Tridarma Internasional Malaysia ini memberikan manfaat yang signifikan bagi Universitas Borobudur. Selain memperluas jaringan internasional, program ini juga membuka peluang bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian yang dapat diterapkan dalam praktik pendidikan di Indonesia. Kerja sama internasional yang terjalin diharapkan dapat memperkaya pengalaman para dosen dan mahasiswa Universitas Borobudur dalam mengembangkan wawasan akademik, serta memperkuat kontribusi universitas terhadap pembangunan ekonomi dan sosial baik di Indonesia maupun di tingkat internasional. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 29, 2025
  • 0 Comments
Ketum PPI Muhlis Ali Ajak Rakyat Jaga Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

INDOPOS-Ketua Umum Poros Pemuda Indonesia, Muhlis Ali, menyerukan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika kebangsaan yang kian memanas. Ia menekankan bahwa Indonesia hanya dapat berdiri kokoh jika seluruh anak bangsa merawatnya dengan semangat kebersamaan. “Negeri ini adalah rumah bersama, yang hanya bisa bertahan jika kita rawat bersama. Jangan sampai retak karena ego pribadi maupun kepentingan golongan,” ujar Muhlis Ali, Jumat (29/8). Muhlis menilai langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan program-program nyata, seperti Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, dan penguatan ketahanan pangan, merupakan ikhtiar untuk menjawab kebutuhan mendasar rakyat sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa. Namun, ia juga menyoroti berbagai ujian kebangsaan yang muncul belakangan ini. Tragedi meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, disebutnya sebagai duka mendalam yang dirasakan masyarakat. Muhlis mengucapkan duka cita yang mendalam bagi keluarga korban. Ia juga mengapresiasi respons cepat aparat negara, mulai dari Kapolri yang menemui keluarga korban, Kapolda Metro yang hadir dalam pemakaman, hingga langkah Propam Polri yang mempatsus tujuh anggota Brimob terkait peristiwa tersebut. “Tindakan itu adalah bukti bahwa negara hadir, aparat tidak tinggal diam, dan marwah institusi dijaga,” tegasnya. Di tengah situasi yang penuh tantangan, Muhlis mengajak seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, aparat, organisasi masyarakat, media, hingga rakyat, untuk kembali mengingat esensi persatuan. “Kita bangsa besar yang lahir dari gotong royong, bukan dari saling menyalahkan. Inilah saatnya menguatkan solidaritas dan menenangkan hati demi masa depan Indonesia,” pungkasnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 28, 2025
  • 0 Comments
Wakil Ketua MA Non Yudisial Harus Berintegritas Dan Mumpuni

INDOPOS-Kalangan pengamat berharap kursi Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) bidang non-yudisial bisa Hakim Agung yang berintegritas dan punya kemampuan mumpuni. Pakar Komunikasi Politik Effendi Gazali mengatakan, pemilihan Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) bidang non-yudisial akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Menurutnya, ada tren peningkatan kinerja yang baik di bawah pimpinan Ketua Mahkamah Agung Prof. Sunarto. Ketua MA saat ini fokus melakukan pembenahan. Terutama setelah ada kasus-kasus besar seperti makelar kasus, penemuan uang triliunan rupiah di rumah mantan orang dalam MA. “Juga ada mantan sekretaris MA yang hingga kini masalah hukumnya tak pernah selesai di KPK. Semua itu sulit dibayangkan dengan akal sehat di sebuah ahkamah yang agung,” tutur Effendi dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025). Namun, menurut Effendi Gazali, dalam ilmu komunikasi publik, setelah ada bencana, bisa muncul rencana. “Ketua MA saat ini tampak serius dengan rencananya. Beberapa sudah terlaksana. Ada rotasi hakim, ada juga pendidikan dan peningkatan kapabilitas yang mulai terasa. Intinya sekarang tren MA membaik,” tegasnya. Tapi pada praktek atau kenyataannya, tidak semuanya berubah langsung indah dan baik. Effendi Gazali mengaku pernah kerepotan saat menghadapi perkara. “Saya menang perkara perdata dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, sampai ke MA karena lawan kasasi. Semuanya saya menang telak 3-0. Lalu pihak lawan mengajukan PK untuk mengulur-ulur waktu eksekusi. Nah sampai beberapa bulan berkas perkara PK pihak lawan itu statusnya bisa “sedang didistribusi”. Berapa lama sih sebuah berkas harus ditahan untuk didistribusikan? Berapa sulitnya sih mendistribusikan perkara? Apakah kita mendistribusikannya ke Antartika?” tanya Effendi Gazali. Karena itulah, dibutuhkan Wakil Ketua MA Non-yudisial, yang berintegritas, dan orangnya punya kemampuan yang baik. “Kasihan kalau Ketua MA sudah serius mau berbuat baik, demi kinerja yang membaik. Namun calon wakil ketuanya, tidak punya kemampuan dan kurang berintegritas. Misalnya saja, selain soal dunia praktek yang masih belum tertata rapi, ditambah lagi dengan nama-nama yang sering dihafal publik sebagai nama-nama yang terlilit masalah dan integritasnya kurang. Jika mereka ini mencalonkan diri dan terpilih, maka citra MA bukan jadi membaik, tapi membusuk,” pungkas Effendi Gazali Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Julius Ibrani setuju dengan pernyataan Effendi Gazali. Dia mewanti-wanti, jika yang maju dan terpilih sebagai wakil ketua MA non-yudisial adalah hakim-hakim bermasalah, pastilah kinerja dan citra MA akan memburuk. “Sudahlah hakim-hakim yang sudah berkali-kali dipanggil KPK atau namanya disebut-sebut dalam berbagai sidang nggak usah maju menjadi calon wakil ketua MA non-yudisial,” harapnya. Julius juga melihat sebuah keanehan. Belakangan ada tren bagus dari Komisi Yudisial (KY) yang memberikan nama-nama hakim bermasalah kepada DPR untuk menjadi perhatian dalam pendalaman pemilihan hakim agung. Artinya untuk masuk menjadi hakim agung, diberikan nama-nama yang bermasalah agar MA tidak dimasuki oleh calon hakim agung yang bisa membuat kinerja MA memburuk. “Aneh kan, untuk yang akan masuk disaring agar tidak membawa sesuatu yang busuk dari luar. Tapi ketika ada pemilihan wakil ketua, justru calon yang bisa membawa citra dan kinerja busuk tidak diperingatkan sejak dini,” tanya Julius. Karena itu, Julius berharap publik, civil society, dan media jangan lelah memelototi proses pemilihan ketua MA non-yudisial. Julius berharap semua pihak terus ingatkan soal calon-calon bernoktah “hitam” yang namanya disebut-sebut dalam berbagai kasus. “Saya, juga Bang Effendi Gazali, dan banyak teman-teman aktivis serta media sudah mengingatkan. Tapi semuanya berbalik ke MA. Apakah ingin dapat pasangan Ketua MA dan wakil yang keduanya relatif punya rekam jejak baik. Atau siapapun boleh maju dan jika terpilih mungkin akan menghasilkan pasangan ketua MA yang baik dan wakil ketua yang kurang berintegritas. Nah pasangan gado-gado yang kedua ini cenderung membawa nama buruk dan kinerja busuk bagi MA,” pungkasnya. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 28, 2025
  • 0 Comments
Universitas Borobudur dan Recep Tayyip Erdogan University (Türkiye) Resmikan Kerja Sama Internasional melalui Penandatanganan MoU

INDOPOS-Jakarta, 28 Agustus 2025 — Universitas Borobudur secara resmi menerima kunjungan delegasi dari Recep Tayyip Erdogan University (RTEU), Türkiye, dalam rangka menjalin kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Acara berlangsung di kampus Universitas Borobudur dengan suasana penuh semangat kolaborasi dan persahabatan antarbangsa. Delegasi dari Recep Tayyip Erdogan University dipimpin oleh Prof. Naim Demirel, Dekan Fakultas Hukum, dan didampingi oleh Mr. Doddy Hidayat. Kedatangan delegasi disambut hangat oleh jajaran pimpinan Universitas Borobudur, yang terdiri dari: * Prof. Ir. Bambang Bernanthos, M.Sc., Rektor * Prof. Darwati Susilastuti, M.M., Wakil Rektor I Bidang Akademik * Prof. Didik Sulistyanto, Senior Advisor * Prof. Faisal Santiago, M.M., Direktur Pascasarjana * Dr. Ahmad Redi, Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum * Dr. Megawati Barthos, Dekan Fakultas Hukum Acara ini dimoderatori oleh Dr. Roma Nova, S.E., M.B.A., selaku Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Borobudur. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dan Türkiye sebagai bentuk penghormatan dan simbol persaudaraan antarnegara. Selanjutnya, para tamu undangan diajak untuk menyaksikan video profil Universitas Borobudur, yang menggambarkan pencapaian kampus, termasuk raihan akreditasi “Unggul” dari BAN-PT pada November 2024. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Borobudur, Prof. Bambang Bernanthos, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi RTEU serta harapan agar kerja sama ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi strategis di bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran akademik. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Prof. Naim Demirel yang mengungkapkan komitmen RTEU untuk mendukung kerja sama lintas negara dan memperkuat jaringan akademik global. Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Borobudur dan Recep Tayyip Erdogan University. Penandatanganan ini menjadi landasan resmi bagi kedua institusi untuk menjalin kolaborasi dalam bidang pengembangan akademik, penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta inisiatif internasional lainnya. Usai penandatanganan, kedua pihak melakukan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Agenda berikutnya adalah sesi diskusi yang difokuskan pada implementasi MoU. Dalam sesi ini, para akademisi dari kedua universitas berdiskusi mengenai peluang dan program konkret yang dapat segera direalisasikan pasca penandatanganan kerja sama. Diskusi berfokus pada empat poin utama kerja sama strategis, yaitu: 1. Pertukaran dosen (Exchange Lecture) antara kedua universitas untuk mendukung penguatan wawasan internasional dalam pengajaran. 2. Pertukaran mahasiswa (Exchange Student) guna memberikan pengalaman akademik lintas budaya bagi mahasiswa dari kedua negara. 3. Program magang mahasiswa (Internship Student), yang memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan praktis di lingkungan internasional. 4. Penelitian dan publikasi bersama (Joint Research and Joint Publication), sebagai upaya mendorong kontribusi akademik yang relevan dan berdampak global. Kegiatan ditutup dengan harapan besar agar kolaborasi antara Indonesia dan Türkiye, khususnya antara Universitas Borobudur dan Recep Tayyip Erdogan University, terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak. (***)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Agustus 28, 2025
  • 0 Comments
Delegasi Universitas Borobudur Hadiri Konferensi Internasional di Kuala Lumpur Angkat Tema “Green Economy and Smart Governance”

INDOPOS-Pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, dalam rangka kegiatan internasional tridarma di Malaysia, berlangsung The 5th International Conference on Sustainability in Technological, Environmental, Law, Management, Social, and Economic Matters (5th ICOSTELM). Konferensi internasional ini mengusung tema “Green Economy and Smart Governance: Pathways to Sustainable Development Goals (SDGs)” dan digelar di Grand Hall, Level 1, Tabung Haji Tower, Kuala Lumpur. Acara dibuka secara resmi dengan Opening Speech oleh Prof. Dr. Tulus Suryanto, MM., Akt., CA., selaku President of ASEAN Academic Association. Sambutan turut diberikan oleh Prof. Datuk Sr. Dr. Mohaizi Mohamad, Group President of UGM sekaligus Chairman of DMDI Education Bureau, Malaysia. Konferensi ini menghadirkan sejumlah keynote speaker dari berbagai negara, termasuk Malaysia dan Indonesia. Salah satu pembicara utamanya adalah Prof. Dr. Raduwan Bin Idar, Vice Chancellor dari University Geomatika Malaysia. Delegasi dari Universitas Borobudur hadir dengan perwakilan empat dosen, yakni Dr. Puji Astuty, S.E., M.M., Dra. Sri Sungkowati, M.M., Faradilla Ishara Lestari, S. Psi., M.Psi., dan Ruth P. Hutabarat, S.S., M.Pd. Selain itu, mahasiswa program doktor Ilmu Ekonomi, Tanty Yuanita, dan mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen, Siti Fatimah, juga turut berpartisipasi dengan melakukan pemaparan penelitian pada sesi paralel. Sebagai tambahan, perwakilan Universitas Borobudur, Faradilla Ishara Lestari, S. Psi., M.Psi., juga turut menampilkan Tari Pendet, tarian tradisional Bali pada sesi performance. Selain konferensi, pada kegiatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Borobudur dan Universiti Geomatika Malaysia sebagai bentuk kerja sama akademik dan penelitian. Setelah konferensi selesai, seluruh peserta melanjutkan kunjungan kampus ke Universiti Kebangsaan Malaysia dan diterima langsung oleh Prof. Dr. Kadarudin Ayub. Kegiatan konferensi internasional ini memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta, khususnya dalam memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi lintas negara. Bagi Universitas Borobudur, partisipasi dalam forum berskala internasional ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen kampus terhadap program internasionalisasi. Melalui penguatan kerja sama akademik, pertukaran ilmu pengetahuan, dan kesempatan presentasi riset di tingkat global, diharapkan kualitas pendidikan dan penelitian di Universitas Borobudur dapat terus meningkat serta mampu bersaing secara internasional. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) secara global. (***)