‎Demo Dugaan Pungutan Mikrotrans Dinilai Salah Sasaran, Sorotan Seharusnya Tertuju ke Transjakarta

‎INDOPOS-Jakarta, 17 Juli 2026 – Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Keadilan Rakyat (AMALAN RAKYAT) pada Senin, 20 Juli 2026, dengan salah satu titik aksi di kantor Balaikota DKI dan menyasar PT JakLingko Indonesia dinilai tidak tepat sasaran, atau salah alamat. Dari tuntutan yang disuarakan, seharusnya, demo menyasar Transjakarta. ‎ ‎Dalam surat pemberitahuan aksi yang beredar, massa berencana menyampaikan sejumlah dugaan persoalan terkait operasional Mikrotrans, mulai dari dugaan pungutan peremajaan armada senilai sekitar Rp. 21 juta per kendaraan, dugaan penjualan fasilitas operasional seperti seragam, kartu identitas, dan stiker operasional dengan biaya Rp1 juta hingga Rp3 juta, hingga dugaan tunggakan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja. ‎ ‎Namun, sejumlah pihak menilai bahwa isu yang diangkat tersebut adalah isu teknis yang berkaitan dengan operasional armada Mikrotrans dan kemitraan dengan koperasi angkutan, maka seharusnya ditujukan kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dan bukan kepada PT JakLingko Indonesia. Karena operasional Mikrotrans/Angkot itu ada dibawah kendali PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) ‎ ‎PT JakLingko Indonesia adalah anak usaha dari PT. Transportasi Jakarta yang memiliki tugas utama sebagai pengelola sistem aplikasi dan integrasi pembayaran transportasi publik di Jakarta. ‎ ‎Sementara itu, pengelolaan operasional layanan Mikrotrans, termasuk kerja sama dengan koperasi pengelola angkutan, proses peremajaan armada, pembinaan operator, hingga pelaksanaan kontrak operasional berada dalam kewenangan PT Transportasi Jakarta. ‎ ‎Dengan demikian, apabila terdapat dugaan pungutan terhadap pemilik kendaraan, persoalan fasilitas operasional, maupun kewajiban ketenagakerjaan yang berkaitan dengan operator Mikrotrans, maka pihak yang memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban adalah PT Transportasi Jakarta sebagai pengelola layanan. ‎ ‎Dalam surat pemberitahuan tersebut, AMALAN RAKYAT berencana menggelar aksi di dua lokasi, yakni Kantor PT JakLingko Indonesia di kawasan MH Thamrin dan Balai Kota DKI Jakarta, dengan estimasi peserta sekitar 100 orang. ‎ ‎Pengamat perkotaan dan kebijakan transportasi Sugiyanto menilai, agar penyampaian aspirasi lebih efektif, demonstrasi perlu diarahkan kepada institusi yang memiliki kewenangan langsung terhadap persoalan yang dipersoalkan. Jika tuntutan menyangkut tata kelola operasional Mikrotrans, maka PT Transportasi Jakarta merupakan pihak yang paling relevan untuk dimintai klarifikasi. ‎ ‎Sebaliknya, PT JakLingko Indonesia hanya menjalankan fungsi penyediaan platform digital, integrasi sistem pembayaran, serta pengembangan aplikasi yang mendukung layanan transportasi publik terintegrasi di Jakarta dan bukan pengelola armada Mikrotrans. ‎ ‎Oleh karena itu, jika tujuan aksi adalah meminta pertanggungjawaban atas dugaan pungutan, tata kelola operator, atau kebijakan operasional Mikrotrans, sasaran demonstrasi dinilai lebih tepat diarahkan kepada manajemen PT Transportasi Jakarta beserta jajaran yang membidangi operasional layanan Mikrotrans. (***)

Universitas Borobudur Berpartisipasi Aktif dalam Musyawarah Nasional VI ABP-PTSI 2026, Dorong Transformasi Perguruan Tinggi Swasta yang Adaptif dan Berdaya Saing Global

INDOPOS-Jakarta – Universitas Borobudur turut berpartisipasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) Tahun 2026 sebagai forum strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan pendidikan tinggi swasta dari seluruh Indonesia untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan daya saing, serta merumuskan arah pengembangan perguruan tinggi di tengah berbagai tantangan global. Universitas Borobudur diwakili langsung oleh Rektor, Prof. Ir. Bambang Bernanthos, M.Sc., yang mengikuti rangkaian sidang dan diskusi strategis bersama para pimpinan perguruan tinggi, badan penyelenggara, serta jajaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Munas VI ABP-PTSI mengangkat berbagai isu penting yang menjadi perhatian dunia pendidikan tinggi, mulai dari penguatan tata kelola perguruan tinggi swasta, transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga kesiapan perguruan tinggi menghadapi perubahan struktur demografi Indonesia menuju era penduduk menua (aging population). Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu melakukan transformasi secara cepat agar tetap relevan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia kerja yang terus berubah. Perguruan tinggi juga didorong untuk mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan dunia industri dan masyarakat. Rektor Universitas Borobudur, Prof. Ir. Bambang Bernanthos, M.Sc., menyampaikan bahwa Munas VI ABP-PTSI menjadi momentum penting bagi seluruh perguruan tinggi swasta untuk memperkuat sinergi sekaligus mempercepat transformasi kelembagaan. “Universitas Borobudur memandang bahwa transformasi pendidikan tinggi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Perubahan teknologi, hadirnya kecerdasan buatan, serta dinamika kebutuhan masyarakat menuntut perguruan tinggi untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan kualitas akademik, integritas, dan nilai-nilai kebangsaan. Forum Munas ABP-PTSI menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam membangun pendidikan tinggi Indonesia yang semakin unggul dan berdaya saing global.” Lebih lanjut, Prof. Bambang menegaskan bahwa Universitas Borobudur terus mengembangkan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui digitalisasi layanan akademik, penguatan riset terapan, peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence secara bertanggung jawab. Menurutnya, tantangan demografi Indonesia beberapa dekade ke depan juga memerlukan kontribusi nyata dari perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan solusi bagi masyarakat melalui inovasi, kewirausahaan, serta kolaborasi multidisiplin. Keikutsertaan Universitas Borobudur dalam Munas VI ABP-PTSI sekaligus mempertegas komitmen institusi untuk terus mengambil bagian aktif dalam berbagai forum nasional sebagai sarana bertukar gagasan, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat peran perguruan tinggi swasta dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Melalui semangat kolaborasi dan transformasi yang diusung dalam Munas VI ABP-PTSI, Universitas Borobudur optimistis dapat terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa di era transformasi digital. (***)

Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional Buatan Indonesia

INDOPOS-Jakarta – PT Bio Farma (Persero) resmi meluncurkan Bio-TCV (Typhoid Conjugate Vaccine), vaksin tifoid konjugat hasil pengembangan dalam negeri yang merupakan buah kolaborasi antara kalangan akademisi dan industri. Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian serta kedaulatan vaksin nasional. Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, mengatakan peluncuran Bio-TCV mengusung tema “Sinergi Akademisi dan Industri untuk Kedaulatan Vaksin Nasional” sebagai wujud keberhasilan kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem vaksin nasional. “Peluncuran Bio-TCV menegaskan bahwa pengembangan vaksin nasional membutuhkan kolaborasi yang erat antara industri, akademisi, peneliti, tenaga kesehatan, regulator, pemerintah, serta mitra strategis global,” ujar Shadiq dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026). Menurutnya, kehadiran Bio-TCV membuktikan kemampuan Indonesia membangun rantai pengembangan vaksin secara menyeluruh, mulai dari riset, transfer teknologi, uji klinis, persetujuan regulator, hingga produksi dan perluasan akses bagi masyarakat. Shadiq menjelaskan, demam tifoid masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang merupakan negara endemis. Karena itu, selain peningkatan sanitasi, akses air bersih, keamanan pangan, dan perilaku hidup bersih, vaksinasi menjadi salah satu upaya penting dalam pencegahan penyakit tersebut. “Bio Farma menghadirkan Bio-TCV sebagai bagian dari kontribusi kami dalam mendukung pencegahan demam tifoid sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan nasional,” katanya. Ia mengungkapkan, pengembangan Bio-TCV merupakan hasil kerja sama jangka panjang bersama International Vaccine Institute (IVI) yang dimulai sejak 2010. Program tersebut dilanjutkan dengan transfer teknologi pada 2013, kemudian melalui tahapan riset, pengembangan, uji klinis bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), hingga akhirnya memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bio-TCV merupakan vaksin tifoid konjugat yang dikembangkan untuk membantu mencegah penyakit demam tifoid akibat infeksi bakteri Salmonella typhi. Vaksin ini dapat diberikan kepada anak mulai usia enam bulan hingga orang dewasa sesuai indikasi yang telah disetujui BPOM. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2024, terdapat sekitar 9 juta kasus demam tifoid di seluruh dunia setiap tahunnya dengan sekitar 110 ribu kematian. Sementara di Indonesia, prevalensi tifoid diperkirakan mencapai 1,6 persen dari populasi, dengan angka kejadian sekitar 148,7 kasus per 100.000 penduduk. Dengan hadirnya Bio-TCV, Bio Farma berharap akses masyarakat terhadap vaksin tifoid semakin luas sekaligus memperkuat sistem kesehatan nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk vaksin dari luar negeri.

Dosen Zhejiang Industry Polytechnic College Mengajar Kelas Internasional di Universitas Borobudur

INDOPOS-Jakarta, 17 Juli 2026 – Universitas Borobudur kembali memperkuat implementasi kerja sama internasional melalui penyelenggaraan Short-Term Intensive Offline Course yang merupakan bagian dari program Transnational Educational Partnership antara Universitas Borobudur dan College of Finance and Economics, Zhejiang Industry Polytechnic College (ZIPC), Tiongkok. Program akademik ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, di lingkungan Universitas Borobudur. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Implementation of Arrangement (IA) yang mengacu pada Note of Understanding antara Universitas Borobudur dan Zhejiang Industry Polytechnic College serta Cooperation Agreement Proyek The Silk Road Institute, yang berfokus pada pengembangan kurikulum internasional, peningkatan kualitas pembelajaran, dan penguatan kolaborasi akademik kedua institusi. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa Program Transnational Educational Partnership memperoleh pengalaman belajar langsung dari dua akademisi internasional dari Zhejiang Industry Polytechnic College, yaitu: * Mr. Gan Quan, Vice Dean of College of Finance and Economics sekaligus Associate Professor. * Mr. Shan Hui, Associate Professor dan Full-time Teacher. Selama satu pekan, kedua dosen tamu menyampaikan mata kuliah Application and Development of Financial Robotics, yang membahas perkembangan teknologi otomasi dan robotika dalam sektor keuangan, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), digitalisasi layanan finansial, serta implementasi teknologi dalam meningkatkan efisiensi proses bisnis dan pengambilan keputusan di industri keuangan modern. Metode pembelajaran dirancang secara interaktif melalui penyampaian materi, studi kasus internasional, diskusi kelas, dan sesi tanya jawab sehingga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami praktik-praktik terkini yang diterapkan di industri global. Kehadiran dosen internasional secara langsung juga memperkaya perspektif mahasiswa terhadap perkembangan teknologi finansial dan tantangan transformasi digital di tingkat internasional. Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Borobudur, Prof. Ir. Darwati Susilastusi, M.M., menyampaikan bahwa kehadiran dosen internasional dalam proses pembelajaran merupakan bagian dari strategi universitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang berorientasi global. “Universitas Borobudur terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar bertaraf internasional bagi mahasiswa. Kehadiran dosen dari Zhejiang Industry Polytechnic College tidak hanya memperkaya substansi akademik, tetapi juga memberikan perspektif global mengenai perkembangan teknologi keuangan yang saat ini berkembang sangat pesat. Kami berharap kolaborasi seperti ini mampu meningkatkan kompetensi lulusan sehingga siap bersaing di tingkat internasional,” ujar Prof. Darwati. Program ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan akademik antara Universitas Borobudur dan Zhejiang Industry Polytechnic College yang telah terjalin melalui berbagai program kerja sama internasional. Ke depan, kedua institusi berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan bersama, mulai dari perkuliahan kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum, hingga penelitian bersama sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berdaya saing global. Melalui penyelenggaraan kelas internasional ini, Universitas Borobudur kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mendukung internasionalisasi perguruan tinggi, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi global sesuai kebutuhan dunia industri dan dunia kerja. (***)

Purbaya Klaim Punya Skema Bayar Utang KCIC Tanpa Gunakan APBN

INDOPOS-Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah menyiapkan strategi untuk menyelesaikan utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tanpa harus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya mengungkapkan, skema tersebut akan dijalankan setelah proses pengalihan pengelolaan KCIC dari Danantara Indonesia ke Kementerian Keuangan rampung. Menurutnya, keputusan pengalihan sudah disetujui dan kini hanya menunggu penyelesaian administrasi. “Kita tunggu kapan diserahkan ke saya, baru kita bereskan. Sudah jelas bagaimana cara menyelesaikannya,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7). Ia menegaskan penyelesaian utang KCIC tidak harus menggunakan dana APBN. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah instrumen dan kendaraan investasi (vehicle) di luar APBN yang dapat dimanfaatkan untuk menangani kewajiban perusahaan pengelola Kereta Cepat Whoosh tersebut. “Saya punya skema tertentu, ada tools dan vehicle di luar yang sekarang ada, sehingga tidak harus memakai APBN,” jelasnya. Saat ini, KCIC masih berada di bawah pengelolaan Danantara Indonesia. Namun, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar Kementerian Keuangan mengambil alih penanganan utang perusahaan tersebut. Purbaya menjelaskan proses pengalihan kini memasuki tahap administrasi. Setelah seluruh proses antara Danantara dan Kementerian Keuangan selesai, pemerintah akan melaporkan hasilnya kepada Presiden. Sebelumnya, pada April 2026, Purbaya telah mengungkapkan bahwa pengambilalihan KCIC oleh Kementerian Keuangan tinggal menunggu penyelesaian formalitas. Pernyataan itu juga diperkuat oleh Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, yang menyebut proses tersebut sedang difinalisasi. Langkah pemerintah ini diharapkan dapat memberikan kepastian terhadap pengelolaan keuangan KCIC sekaligus menjaga keberlanjutan operasional Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) tanpa menambah beban fiskal negara melalui APBN. #KeretaCepat #Whoosh #KCIC #PurbayaYudhiSadewa #KementerianKeuangan #Danantara #PrabowoSubianto #APBN #EkonomiIndonesia #Infrastruktur

Prabowo Resmikan Groundbreaking LNG Abadi Masela, Proyek Energi Raksasa Penggerak Indonesia Timur

INDOPOS – Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela yang berlokasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026). Peresmian dilakukan melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa proyek LNG Abadi Masela merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur. “Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional dan menjadi tonggak penting bagi kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo. Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Maluku, khususnya warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang telah mendukung pembangunan proyek tersebut. Ia meminta maaf karena belum dapat hadir langsung di lokasi, namun menegaskan kedekatannya dengan masyarakat Maluku melalui sejumlah kunjungan sebelumnya, termasuk ke Pulau Moa di Kabupaten Maluku Barat Daya. Prabowo mengungkapkan, salah satu hasil kunjungannya ke Pulau Moa adalah upaya penyediaan akses air bersih bagi masyarakat setempat. Ia berharap fasilitas tersebut kini telah memberikan manfaat nyata bagi warga. Di akhir sambutannya, Presiden secara resmi membuka dimulainya pembangunan proyek tersebut. “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada hari Kamis, 16 Juli 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menyatakan groundbreaking Proyek Strategis Nasional Liquefied Natural Gas Abadi Masela secara resmi dimulai,” tegasnya. Proyek LNG Abadi Masela merupakan salah satu investasi energi terbesar di Indonesia dengan nilai mencapai sekitar US$20,9 miliar. Proyek ini dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd., Pertamina, dan Petronas. Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), pasokan gas domestik sebesar 150 MMSCFD, serta produksi sekitar 35.000 barel kondensat per hari. Pemerintah berharap proyek ini menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia, membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat kemandirian energi nasional dalam jangka panjang. #PrabowoSubianto #LNGAbadiMasela #Groundbreaking #PSN #EnergiNasional #IndonesiaTimur #Maluku #KepulauanTanimbar #KetahananEnergi #InvestasiIndonesia

Universitas Borobudur dan ZIPC Sukses Gelar Foreign Language Skill Training Bertema AI-Driven Intelligent Manufacturing Transformation

INDOPOS-Jakarta, 15 Juli 2026 – Universitas Borobudur melalui Kantor Urusan Internasional bekerja sama dengan Zhejiang Industry Polytechnic College (ZIPC), Tiongkok, sukses menyelenggarakan kegiatan internasional Foreign Language Skill Training (FLST) dengan tema AI-Driven Intelligent Manufacturing Transformation. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 15.00–17.00 WIB di Aula Gedung B Lantai 4 Universitas Borobudur. Pelatihan ini menghadirkan Mr. Shan Hui, dosen dari ZIPC, sebagai narasumber utama. Dalam sesi pelatihan, beliau membahas perkembangan transformasi manufaktur cerdas berbasis Artificial Intelligence (AI), serta bagaimana teknologi AI berperan dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing industri di era global. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Sebanyak 140 dosen dan mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Borobudur mengikuti pelatihan ini dengan penuh semangat. Para peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan menggali wawasan mengenai penerapan AI dalam dunia industri modern. Selain memperoleh pengetahuan baru tentang transformasi manufaktur berbasis AI, peserta juga mendapatkan manfaat berupa International Training Certificate, pengalaman pembelajaran internasional, serta insight terkini mengenai perkembangan teknologi industri masa depan. Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Borobudur, Dr. Roma Nova, SE., MBA, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa FLST merupakan salah satu bentuk komitmen Universitas Borobudur dalam memperluas kerja sama internasional dan meningkatkan kompetensi global sivitas akademika. “Kegiatan Foreign Language Skill Training ini menjadi wadah yang sangat baik bagi dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing sekaligus memperluas wawasan global, khususnya dalam memahami transformasi industri berbasis AI. Kami berharap kolaborasi dengan Zhejiang Industry Polytechnic College dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan kompetensi internasional sivitas akademika Universitas Borobudur,” ujar Dr. Roma Nova, SE., MBA. Melalui kegiatan ini, Universitas Borobudur kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, pengembangan kompetensi bahasa asing, serta peningkatan kesiapan dosen dan mahasiswa menghadapi tantangan industri global di masa depan. Dengan terselenggaranya FLST 2026, diharapkan peserta dapat semakin siap berkontribusi dalam dunia akademik dan industri internasional, sekaligus menjadi bagian dari generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi berbasis AI. (***)

Sedang Cari Kampus Hukum Untuk Magister dan Doktor Hukum Terbaik di Jakarta, ini Dia

INDOPOS-Memasuki tahun akademik 2026/ 2027 yang akan dimulai perkuliahannya pada tanggal 12 September 2026, Program Magister dan Doktor Ilmu Hukum mulai menerima pendaftaran mahasiswa baru. Magister Ilmu Hukum dan Doktor Ilmu Hukum setiap semester nya selalu menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia untuk mengenyam pendidikan lanjut terakreditasi unggul dengan nilai 367 untuk Magister Ilmu Hukum dan 375 Doktor Ilmu Hukum menjadi bukti nyata atas keunggulan nya, ini menandakan kualitas yang sangat terjaga dan bisa dipertanggung jawabkan, ujar Dr Ahmad Redi Kaprodi MIH, sehingga kita diterima dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah pada setiap semester nya kita selalu kebanjiran mahasiswa. Apalagi setiap mahasiswa Magister Ilmu Hukum akan mendapatkan Kompetensi yang yang di keluarkan oleh BNSP untuk Mediator Kesehatan, Mining Law dan Ahli Kontrak inilah bagian keunggulan yang melekat di prodi Magister Ilmu Hukum Ujar Ahmad Redi. Masyarakat harus hati-hati dan jeli dalam memilih program studi ilmu hukum yang ditawarkan oleh Universitas dan Sekolah Tinggi Hukum. Akreditasi yang diberikan oleh BAN-PT adalah satu rujukan dan syarat mutlak yang harus diperhatikan dalam memilih perguruan tinggi yang berkualitas, pengecekan harus dilakukan apakah prodi atau institusinya terakreditasi Baik, Baik Sekali atau Unggul. Untuk dapat diterima di lapangan pekerjaan, penyesuaian bahkan untuk promosi jabatan sebaik nya memilih Prodi atau Institusi Universitas nya yang juga ter akreditasi Unggul. Banyak Universitas dan Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta khususnya PTS menawarkan perkuliahan tapi yang terakreditasi Unggul untuk seluruh jenjang strata nya berdasarkan penelusuran di Web BAN-PT. Universitas Borobudur Ter akreditasi Unggul untuk S1,S2 dan S3 Ilmu Hukum bahkan Universitas nya Juga ter akreditasi Unggul dan menjadikan kita PTS pertama yang semua strata nya terakreditasi unggul kata Prof Dr Faisal Santiago Ketua Prodi Doktor Ilmu Hukum sekaligus Direktur Pascasarjana dalam keterangannya. Dengan semua strata memiliki standar dan kualitas yang berkompeten, menjadikan program pascasarjana menjadi tempat rujukan dan yang paling di cari bagi masyarakat Indonesia untuk kuliah di Universitas Borobudur kampus terakreditasi Unggul. Bagi calon mahasiswa dan masyarakat Jakarta bahkan seluruh Indonesia yang tertarik kuliah S1,S2 dan S3 serta ingin menjadi ahli hukum tentu bisa bergabung di Universitas Borobudur yang dalam penyelenggaraan proses pendidikannya selalu mengedepankan kualitas. Sebagai bentuk kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada Universitas Borobudur adanya mahasiswa program beasiswa LPDP dan beasiswa bagi dosen dari Kemendikbudristek. Bahkan hanya Program Pascasarjana Universitas Borobudur yang secara rutin melakukan lecturing ke kampus-kampus terkemuka di Luar Negeri yang masuk kategori World Class University seperti Leiden, Utrecht University di Belanda, Oxford University (UK), Gakushin, Kanzai Gaidai University di Jepang, Hankuk dan Youngsan University di Korea Selatan dan Thammasat University di Thailand, dimana pada tanggal 2 Nopember 2026 nanti akan ada lecturing ke Utrecht, Leiden University di Belanda dan Badan Peradilan di Milan Italia serta ke euronext bursa efek di Prancis. International Conference juga menjadi agenda rutin setiap semesternya untuk menampung karya ilmiah mahasiswa untuk dapat dipublish di jurnal internasional bereputasi, pada tanggal 1 Agustus 2026 akan ada INTERNATIONAL CONFERENCE ON ECONOMIC DEVELOPMENT AND BUSINESS LAW, serta pada Bulan Oktober 2026 nanti akan dilaksanakan Internasional Conference juga di Universitas Borobudur. Di samping itu Universitas Borobudur juga menjadi anggota dari Internasional Association Law Schools (IALS) sejak tahun 2015 menancapkan menjadi kampus yang berstandar internasional dalam pelaksanaan proses belajar mengajarnya dan Tridarma Perguruan Tinggi. Di samping itu Universitas Borobudur yang beralamat di Jalan Laksamana Malahayati (Kalimalang) No.1 Jakarta Timur juga ter sertifikat ISO 9001 : 2015 dan ISO 21001:2018 bukti nyata bahwa tata kelola sudah berjalan dengan baik pungkas Prof Faisal Santiago. (***)

Rian Hidayat Tetap Maju di Pilkades Geronggang 2026, Siap Lanjutkan Pengabdian untuk Masyaraka

INDOPOS-Kotabaru – Rian Hidayat memastikan tetap maju sebagai calon Kepala Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2026–2033. Keputusan tersebut menjadi bukti komitmennya untuk terus mengabdi dan melanjutkan pembangunan di Desa Geronggang. Rian Hidayat menyatakan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan Pilkades sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, pencalonan ini didasari keinginan untuk melanjutkan berbagai program pembangunan desa, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong kemajuan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Saya tetap maju sebagai calon Kepala Desa Geronggang periode 2026–2033. Ini merupakan bentuk komitmen saya untuk terus mengabdi dan bekerja bersama masyarakat demi kemajuan Desa Geronggang,” ujar Rian Hidayat. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana Pilkades tetap aman, damai, dan penuh kekeluargaan. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas. Pilkades Geronggang periode 2026–2033 diharapkan menjadi momentum untuk memilih pemimpin desa yang mampu membawa perubahan positif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat pembangunan yang berkelanjutan di Desa Geronggang. #Pilkades2026 #DesaGeronggang #KelumpangTengah #Kotabaru #KalimantanSelatan #RianHidayat #PembangunanDesa #DemokrasiDesa

‎Eki Pitung: “Jawara Bela Negara” Jadi Tujuan Utama Seminar Dewan Adat Bamus Betawi Bersama Kemendagri dan Kemenhan

INDOPOS-Jakarta – Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, Eki Pitung, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Komunikasi Politik dan Wawasan Kesatuan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal yang digelar melalui kolaborasi Dewan Adat Bamus Betawi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan didukung Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Bertempat di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Sabtu 11 Juli 2026. ‎Menurut Eki Pitung, seminar tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat bela negara sekaligus memberikan ruang bagi para tokoh dan jawara dari berbagai daerah untuk berdialog mengenai wawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ‎”Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendagri, khususnya Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) melalui Direktorat Bimbingan Keormasan, serta Kementerian Pertahanan melalui Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Pertahanan. Ini merupakan langkah luar biasa karena para Jawara Betawi diberikan ruang untuk berdiskusi tentang bagaimana membangun semangat bela negara dan menjaga Merah Putih dalam bingkai NKRI,” ujar Eki Pitung. Seminar tersebut juga dihadiri berbagai perwakilan organisasi dan tokoh kearifan lokal dari berbagai wilayah Indonesia, di antaranya perwakilan Sekretaris Majelis Pecalang Bali, para pendekar dari Banten, serta tokoh-tokoh dari Indonesia Timur seperti Makassar, Flores, dan Maluku. Mengusung tema “Komunikasi Politik dan Wawasan Kesatuan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal”, kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Hadir sebagai narasumber utama Kepala Pusat Bela Negara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Luhut, serta Direktur Bimbingan Keormasan Ditjen Polpum Kemendagri, Chandra. Sementara Eki Pitung turut menjadi narasumber pendamping yang menyampaikan perspektif mengenai peran masyarakat adat dan jawara dalam menjaga persatuan bangsa. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Akmal Malik, sebagai keynote speaker. Selain itu, Mayjen TNI (Purn.) Fauka Noor Farid turut memberikan arahan dan motivasi kepada peserta, sekaligus menggaungkan semangat “Jawara Bela Negara” sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. ‎Eki Pitung berharap seminar ini menjadi langkah awal terbentuknya wadah nasional yang menghimpun para penggiat kearifan lokal, jawara, pendekar, dan tokoh adat dari seluruh Indonesia untuk berkontribusi dalam program bela negara. ‎”Harapannya ke depan dapat dibentuk sebuah lembaga yang mewadahi para punggawa kearifan lokal sebagai mitra strategis dalam memperkuat bela negara, menumbuhkan cinta tanah air, menjaga wilayah, serta memperkokoh keutuhan NKRI,” tutupnya. Agar tak terjadi Gesekan antar Etnis . Turut Mejaga tanggung Jawab terhadap Keamanan di Wikayah serta Menjaga Persaudaraan sesama Anak Bangsa. (***)