• INDOPOSINDOPOS
  • Januari 24, 2024
  • 0 Comments
Gibran Rising Star Debat Cawapres

INDOPOS-Debat cawapres ke dua yang berlangsung kemarin sikap dan penyampaian narasinya sangat menunjukan mas gibran menguasai materi debat yang disampaikan oleh panelis. KLIK INDOPOSNEWS TV UNTUK MENONTON Menurut rhuqby adeana Wasekjen Rumah Gibran terkait opini yang beredar seolah olah mas gibran tak beretika dalam forum debat itu hanya pengalihan opini yg dilakukan paslon 01 dan 03 untuk menutupi lemahnya literasi subtansi debat dari masing masing kualitas cawapres mereka. Publik pun mengakui mas gibran rising star di debat cawapres pertama dan kedua Pemilu sudah dekat sebaiknya timses dan pendukung paslon 01 dan 03 lebih fokus pada branding politik calon masing masing ketimbang harus ngurusin ikut membranding mas gibran dan pak prabowo yang sudah unggul secara elektoral di semua kembaga survey dan sudah disukai tingkat kepuasannya oleh seluruh rakyat Indonesia. Wasekjen Rumah Gibran rhuqby adeana, mengajak kepada seluruh rakyat indonesia disisa waktu hampir 20 hari lagi menjelang pencoblosan 14 februari 2024, untuk menjadi pemilih cerdas pilih pemimpin yang mampu memberikan solusi menghadapi tantangan global kedepan bukan pemimpin yang beromantisme pada masa lalu atau pemimpin yang teoritis. (Al)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 24, 2024
  • 0 Comments
Peringatan Haul Abah Guru Sekumpul Yang Ke 19

INDOPOS-Redaktur Indoposnews menghadiri Peringatan Haul Abah Guru Sekumpul ke 19 yang di laksanakan pada hari Minggu, tanggal 21 Januari 2024, Pukul 18,00,WITA, di Jalan: Sumpul RT.07 Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah, kabupaten kotabaru. TONTON VIDEONYA DI INDOPOSNEWS TV (KLIK LINK WARNA BIRU)  Pengamatan redaktur di lokasi acara terlihat kedatangan Habib Bakir yang Ke 4 juga hadir dan Ulama serta Umaroh pada berdatangan dari Penjuru Kalimantan untuk mengisi pengajian Haul Abah Guru Sekumpul Ke 19. Suasana yang penuh hikmah dan barokah dengan lantunan ayat – ayat suci Alquran, dan puji – pujian Sholawat untuk Baginda Rasul Muhammad SAW , Senantiasa menambah kenikmatan dan kemeriahan Haul Abah Guru Sekumpul Ke 19. Malam yang penuh barokah dengan dihiasi warna serba putih dari para Ulama dan Umaroh yang datang, Disertai lantunan sholawat, Zikir, dan alunan ayat suci Alquran NurKarim menambah keimanan kita kepada Allah SWT , Aaamiiin. Dimana semua orang yang hadir dalam acara Haul tersebut sangat menikmati dan terbawa oleh indah nya sholawat sehingga menambah keimanan Insan manusia kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Jamah yang hadir di acara Haul Abah Guru Sekumpul Ke 19 menuturkan bahwa kehadiran para Jamah ke acara Haul Abah Guru Sekumpul ini hanya semata – mata karena kecintaan mereka kepada Nabi Muhammad SAW, dan Semoga kita yang hadir di sini mendapat syafaat Rasulullah Muhammad SAW, di akhirat nanti, Aaamiiin yaa rabbal Allamin. Panjatan doa – Tandas nya.Saberan ,SH.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 24, 2024
  • 0 Comments
SGY: Orang Paling Tak Tahu Diri Itu Bernama Tom Lembong dan Anies

INDOPOS-Jika kita menelusuri lebih dalam pernyataan Thomas Lembong yang menyebutkan bahwa 7 (tujuh) tahun membuat contekan untuk Jokowi, dugaan serangan terbuka kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo atau Jokowi muncul. Oleh : Sugiyanto (SGY)-Emik Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat) Kontroversi ungkapan Thomas Lembong soal selama 7 (tujuh) tahun membuat contekan Jokowi tampaknya serupa dengan perkataan Anies Baswedan kepada Prabowo Subianto, terutama terkait penilaian kinerja Menhan, etika dan kepemilikan tanah. Perilaku keduanya seakan menggambarkan pepatah, “Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba.” Peribahasa “Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba,” ini biasa digunakan untuk menyindir seseorang yang tidak tahu diri. Arti, air susu dibalas dengan air tuba adalah kebaikan yang dibalas dengan kejahatan. Selai air susu dibalas dengan tuba, ada beberapa peribahasa lain yang bisa digunakan untuk menyindir orang jahat atau pengkhianatan, seperti, bagaikan kacang lupa kulit: orang yang lupa asal usulnya atau orang yang lupa dengan kebaikan yang pernah diterima. Dalam hal ini, kontoversi pernyataan Thomas Lembong tersebut dimulai ketika cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mengkritik dengan dugaan bahwa cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), mungkin mendapatkan contekan dari Co Captain Timnas Anies-Muhaimin, Thomas Lembong, pada sesi keempat debat Pilpres 2024, Minggu (21/1/2024). Menanggapi pernyataan cawapres Gibran dalam acara di CNBC Indonesia, Your Money Your Vote, Senin (22/1/24), Thomas Lembong menduga bahwa Gibran sering menyebut namanya karena kangen dan ingin mendapatkan masukan juga. Thomas Lembong juga mengapresiasi ucapan cawapres Gibran yang berkali-kali menyebut namanya. Ia menyatakan bahwa selama 7 (tujuh) tahun membuat contekan dan menulis pidato untuk ayahnya, Pak Presiden, ia mendeteksi adanya rasa rindu dari Gibran mungkin karena Thomas Lembong tidak lagi berada dekat dengan Jokowi untuk memberikan masukan berkualitas. Jika kita menelusuri lebih dalam pernyataan Thomas Lembong yang menyebutkan bahwa 7 (tujuh) tahun membuat contekan untuk Jokowi, dugaan serangan terbuka kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo atau Jokowi muncul. Sebab, kata “contekan” dapat diartikan secara negatif, merujuk pada catatan yang digunakan untuk mencari jawaban atau digunakan oleh murid tanpa sepengetahuan pengajar untuk mencurangi ujian. Dalam konteks tersebut, penyandingan kata “contekan” dengan Presiden Jokowi bisa menciptakan pandangan negatif di masyarakat terhadap Jokowi. Ada kemungkinan publik menafsirkan Jokowi sebagai Presiden yang kurang cerdas karena terus-menerus menggunakan contekan dari Thomas Lembong selama 7 (tujuh) tahun. Dalam waktu yang sama, dugaan kuat muncul bahwa Thomas Lembong ingin menyampaikan pesan kepada publik bahwa kehebatan sebenarnya ada pada dirinya, bukan pada Presiden Jokowi. Sejatinya, kisah tentang kebaikan dan kepercayaan Presiden Jokowi kepada Thomas Trikasih Lembong, yang akrab disapa Tom Lembong ini, dimulai pada tahun 2013.  Ketika itu Jokowi mempercai Tom menjadi penasihat ekonomi dan penulis pidato untuk mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Peran Tom Lembong dilanjutkan sepanjang masa jabatan pertama Jokowi sebagai Presiden. Antara tanggal 12 Agustus 2015 hingga 27 Juli 2016, Tom Lembong dipercayai sebagai Menteri Perdagangan Indonesia oleh Presiden Jokowi. Selanjutnya, Jokowi kembali menunjuk Tom Lembong sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dari 27 Juli 2016 hingga 23 Oktober 2019. Dengan demikian, tidak tepat bagi Tom Lembong mengklaim bahwa selama 7 (tujuh) tahun ia membuat contekan untuk Jokowi, sebab tugas menteri adalah membantu Presiden. Jokowi telah mencapai posisi tinggi sebagai Presiden dan mempercayai Tom Lembong sebagai seorang menteri pembantu, yang merupakan jabatan prestisius di tingkat tertinggi di negara ini. Menjadi seorang menteri adalah pencapaian yang diinginkan banyak orang, tetapi tidak semua dapat mencapainya. Sikap Tom Lembong terhadap Jokowi tampak serupa dengan prilaku Anies Baswedan terhadap Prabowo Subianto. Meskipun Prabowo, dari Partai Gerindra, memiliki peran besar dalam menjadikan Anies Rasyid Baswedan Gubernur DKI Jakarta, namun kini keduanya bersaing dalam Pilpres 2024. Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bahkan secara terbuka menyerang Capres Prabowo dalam debat Pilpres 2024, memberi penilaian kinerja Menhan Prabowo dengan angka 11 dari 100. Angka nilai tertinggi adalah 10, sehingga penilaian ini terlihat sebagai bentuk penghinaan nyata kepada Prabowo dengan hanya memberikan nilai 1,1. Perdebatan seputar Etika dan Etis serta kepemilikan tanah juga menjadi salah satu aspek yang tidak terpisahkan dalam konteks ini. Memperhatikan uraian tersebut diatas, maka boleh jadi prilaku Thomas Trikasih Lembong kepada Presiden Joko Widodo dan sikap Anies Baswedan terhadap Prabowo Subianto tersebut diatas tampak seolah-olah  seperti pepatah ‘Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba,’ atau, ‘Kacang Lupa Kulitnya.’ Artinya, seharusnya Tom Lembong tidak pantas berprilaku demikian terhadap Presiden Jokowi, begitu juga Anies Baswedan kepada Prabowo Subianto. Ini karena Jokowi memberikan banyak kebaikan dan jasa pada Tom Lembong, sebagaimana Prabowo pada Anies Baswedan. Prilaku keduanya seolah-olah dapat dianggap mencerminkan sikap orang jahat atau pengkhianatan, atau orang yang tidak tau diri karena lupa…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 23, 2024
  • 0 Comments
Keperdulian PT, Arutmin Indonesia dalam Meningkatkan Olahraga Indonesia

INDOPOS-Redaktur Indoposnews mendampingi Bapak Camat Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru menghadiri acara penyerahan Hadiah Turnamen Badminton PT, Arutmin Indonesia CUP III 2024 yang diadakan di Gedung Olahraga Desa Geronggang.pada hari Senin tanggal 22 Januari 2024, Pukul 20.00 WITA. Klik Link Berikut untuk Menonton di INDOPOSNEWS TV: Keperdulian PT, Arutmin Indonesia dalam Meningkatkan Olahraga Indonesia (INDOPOSNEWS TV)  Kegiatan ini merupakan bentuk keperdulian PT, Arutmin Indonesia dalam meningkatkan Pekan Olahraga Nasional untuk melahirkan generasi – generasi muda yang berprestasi. Menurut Bapak. Ferry yang merupakan perwakilan Pimpinan PT, Arutmin Indonesia dalam penuturan nya menyampaikan bahwa Turnamen Badminton CUP III tahun 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan dan memajukan bidang olahraga Nasional, mungkin dengan event – event kecil seperti ini dapat melahirkan Badminton – Badminton Muda yang berpretasi untuk memajukan olahraga Nasional. Kami PT, Arutmin Indonesia sangat mengapresiasi keikutsertaan dan keperdulian masyarakat dalam memeriahkan perlombaan Turnamen Badminton CUP III tahun 2024 ini dari tahap awal sampai final, Masyarakat sangat antusias. Dengan peran serta masyarakat menjadi sebuah kebanggaan dan motifasi bagi PT, Arutmin Indonesia untuk ke depan lebih giat dan aktif lagi untuk membangun sinergitas dengan masyarakat dalam berbagai aspek kegiatan untuk menunjang peningkatan minat masyarakat pada bidang Olahraga Badminton. Kami PT, Arutmin Indonesia sangat berterimakasih dan mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam kompetisi Badminton CUP III tahun 2024 ini, Sejak awal sampai final masyarakat selalu aktif mengikutinya. Semoga apa yang telah kami sajikan dalam rangka meningkatkan kecintaan kami PT, Arutmin Indonesia pada masyarakat Kecamatan Kelumpang Tengah ,Desa Geronggang khusus nya dalam bidang olahraga Badminton ini mendapat dukungan positif dan doa terbaik dari masyarakat. PT, Arutmin Indonesia berjanji untuk selalu bersinergi dengan masyarakat yang lebih intens karena PT, Arutmin Indonesia bagian dari kehidupan masyarakat Kelumpang Tengah ,Desa Geronggang . Bapak. Ferry selaku perwakilan Pimpinan PT Arutmin Indonesia menambahkan bahwa dengan diadakan event – event yang demikian ini bertujuan untuk membantu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah Kelumpang Tengah, Desa Geronggang dengan harapan ke depan yang lebih baik, Sehingga kepercayaan masyarakat pada bidang olahraga sangat diminati. Tandasnya. Camat Kelumpang Tengah, Bapak. Johansyah sangat memberikan mengapresiasi kepada PT, Arutmin Indonesia yang telah menyajikan Turnamen Badminton CUP III tahun 2024 yang terlaksana dengan baik dan sukses, Sehingga melahirkan Badminton – Badminton Muda yang berpretasi dan berbakat hingga ke depan dapat mengharumkan nama daerah dan Bangsa Indonesia di kanca Internasional. Olahraga telah mengajarkan kita memahami polah hidup dengan baik, Agar keseimbangan hidup terus terpacu dan terjaga dalam mengisi hari – hari yang penuh keceriaan. Selamat dan Sukses atas para Pemenang, Semoga kemenangan ini menjadikan motifasi positif untuk lebih aktif lagi dalam mengasah bakat ke depan yang lebih baik untuk menuju Turnamen Kompetisi yang lebih tinggi ( Nasional dan Internasional).Tutur nya. Saberan, SH.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 23, 2024
  • 0 Comments
Buka Seminar Pusbimdik Khonghucu di Jakut, Wamenag Ajak Masyarakat Hindari Politik Identitas

INDOPOS-Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Sekretariat Jenderal Kementerian Agama R.I, kembali menggelar Kegiatan Seminar dengan tema “Moderasi Beragama Lintas Agama Menebar Kebajikan bagi Sesama. Kali ini, dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Jakarta Utara, Jl. Plumpang Semper No.22 3, RT.1/RW.4, Tugu Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara, Selasa (23/1/2024). Seminar dibuka langsung Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, dan diikuti sebanyak 150 peserta. Hadir mendampingi wamen, yakni Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kemenag, Dr. H. Susari, MA. Nara sumber seminar, diantaranya, Neno Hamriono, Rapih Herdiansyah, Hj. Noor Aljanna Fitri Gayo. Moderator dan pembawa acara Qubil AJ atau dikenal sebagai Bang Madit Musyawaroh. Dalam sambutannya, Wakil Menteri Agama Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, S.IP, M.Si, mengajak masyarakat menghindari politik identitas. Terlebih, dalam suasana tahun politik seperti saat ini. “Politik identitas harus kita hindari dan bersama-sama kita cegah. Karena dampaknya sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa,” ujar Wamenag Saiful Dasuki. Sebagai bangsa yang besar, kata Saiful, Indonesia memiliki beraneka ragam budaya, suku, dan agama ini, maka bangsa ini membutuhkan perspekti dan sikap keagamaan yang inklusif pluralis dan moderat. Indonesia yang kaya akan keragaman ini harus kita jaga bersama. Dalam RPJMN 2020-2024, pemerintah juga telah menetapkan Moderasi Beragama sebagai salah satu dari arah kebijakan negara untuk membangun karakter sumberdaya manusia Indonesia. Sehingga, Moderasi Beragama harus menjadi nilai-nilai yang hidup di tengah-tengah masyarakat kita. Moderasi beragama dapat dirumuskan sebagai: “Cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama, dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama, yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum, berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati Pancasila dan konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.” Esensi pokok ajaran agama itu adalah menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. Namun dalam praktiknya, agama sering dijadikan dalih dibalik tindakan-tindakan kekerasan yang merugikan banyak pihak. Ini berarti, ada cara pandang yang keliru dalam memahami agama. Di sisi lain, muncul klaim kebenaran subjektif dan pemaksaan kehendak atas suatu tafsir keagamaan, pandangan keagamaan yang ekslusif-intoleran, serta sikap yang merasa paling benar sendiri dan merasa punya hak menghakimi orang lain. Selain itu, selama beberapa dekade akhir ini, kita juga sering mendapatkan serbuan pemikiran yang membenturkan agama dan negara; mengganti Pancasila dengan ideologi asing, ada pihak-pihak yang masih memiliki pemahaman yang tidak sesuai dengan umumnya pandangan para tokoh agama dan pemikiran para pendiri bangsa, terkait agama, kebangsaan, dan hubungan antara keduanya. Cara pandang dan sikap keberagamaan sebagaimana disebutkan di atas, akan membawa bangsa ini dalam konflik dan permusuhan yang tak berkesudahan, konflik horizontal antara warga negara yang mudah tersulut, bahkan persatuan dan kesatuan bangsapun mudah tercabik-cabik. Atas dasar itu, penguatan Moderasi Beragama dipandang urgen dan relevan, sebagai alternatif untuk mencegah dan meminimalisir konflik-konflik keagamaan, serta membentengi masyarakat dari pengaruh paham ekstrim yang berkembang di masyarakat. Sebagai penutup, saya berpesan agar semua umat beragama dapat memiliki komitmen untuk menjaga keindonesiaan, dengan senantiasa memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, serta memupuk rasa sebangsa dan setanah air, apapun agama, suku, dan etnisnya. Sehingga kita dapat mewujudkan Indonesia yang maju bersama-sama. Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya acara “Seminar Moderasi Beragama Lintas Agama, Menebar Kebajikan bagi Sesama” yang diselenggarakan Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu ini. Semoga acara ini efektif, berkontribusi dalam merawat kebhinekaan, meneguhkan kerukunan dan membangun peradaban bangsa yang maju dan sejahtera.   Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kemenag, Dr. H. Susari, MA menyampaikan moderasi beragama sangat penting. Hal ini dilakukan dengan terus mengedepankan kerukunan antar sesama anak bangsa. “Seminar Moderasi Beragama Lintas Agama Menebar Kebajikan bagi Sesama akan digelar di lima wilayah kota Jakarta. (wok)    

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 23, 2024
  • 0 Comments
Budiman Sudjatmiko: Gibran Debat Bak PM Inggris Lawan Jubir Oposisi

INDOPOS-Aktivis senior Budiman Sudjatmiko menilai cawapres no urut 2 Gibran Rakabuming Raka tampil memukau dalam debat ke 4. Bahkan, mantan ketum PRD tersebut menyamakan Gibran bak Perdana Menteri Inggris yang berdebat dengan dua jubir partai oposisi di parlemen Inggris. “Ini bukan debat antar cawapres, tapi debat antara perdana menteri dengan dua jubir partai oposisi di Parlemen Inggris,” ujar Budiman, pada wartawan, Selasa (23/1/2024). Budiman menjelaskan, si perdana menteri lebih logis, teknokratik, dan tetap etis. “Sementara, dua orag oposisinya hanya main di wilayah etis,” katanya. Debat Cawapres kedua yang dilaksanakan pada hari Minggu 21 Januari 2024 menuai sorotan berbagai pihak, Budiman pun memuji aksi Gibran Rakabuming. Debat Cawapres kedua dilaksanakan di Jakarta Convention Center dan membahas tema terkait pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa. Dalam Debat Cawapres semalam, Budiman Sudjatmiko ternyata menyoroti statement Gibran Rakabuming. Gibran membahas tentang hilirisasi yang akan dikuatkan saat ia nanti menjabat sebagai Wakil Presiden. “HILIRISASI WAJIB DILANJUTKAN DAN DIPERLUAS CAKUPANNYA,” kata Gibran yang dikutip oleh Budiman. Tak hanya itu saja, Budiman juga menyoroti bahwa hilirisasi tak hanya di sektor pertambangan namun pertanian, maritim, sampai dengan digital. “Bukan hanya di sektor pertambangan, melainkan juga pertanian, sektor maritim, hingga hilirisasi digital. Kita tidak boleh lagi mengirim barang mentah.” pungkas Gibran. Setelah beberapa interaksi, Budiman Sudjatmiko menilai penampilan Muhaimin Iskandar, Gibran dan Mahfud MD bukan Debat Cawapres. Budiman menilai bahwa apa yang dilihatnya semalam bak debat Perdana Menteri dengan dua jubir partai oposisi di Parlemen Inggris. “Ini bukan debat ANTAR Cawapres tapi debat antara Perdana Menteri dgn dua jubir partai oposisi di parlemen Inggris.” kata Budiman. Budiman pun memuji Gibran Rakabuming lebih logis, teknokratik dan tetap etis selama berjalannya debat.p Namun menurutnya dua Cawapres lainnya dinilai Budiman hanya main di etis saja selama Debat. (bwo)  

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 22, 2024
  • 0 Comments
Pemkab Kotabaru Abaikan Kerusakan Parah Pasar Sabtu

INDOPOS-Pasar Sabtu merupakan satu -satu nya wadah interaksi antara konsumen dan produsen atau pedagang dan pembeli kini sudah mengalami kerusakan yang begitu parah , hal kerusakan pasar ini sangat menghawatirkan para pedagang yang berjual di sana , menurut pedagang kerusakan ini mengakibatkan turun minat pembeli ke pasar Sabtu. Kami para pedagang mau pun pembeli sangat wawas dengan kondisi pasar yang rusak parah ini. Menurut ibu alam pedagang pasar sabtu bahwa hiruk – piruk pembeli sudah kurang sekali, ya kami sangat sesal sekali hal ini bisa terjadi, Tapi apa mau dikata lagi kalau memang kondisi nya demikian. Mas bisa lihat sendiri kan kondisi pasar saat ini, kami para pedagang tidak menuntut yang lebih dari itu, kami para pedagang hanya menginginkan perbaikan total pasar Sabtu agar fungsi pasar ini benar – benar ada, Sehingga masyarakat tertarik datang ke pasar agar pasar bisa hidup kembali sesuai fungsi nya sebagai tempat bertemu nya para penjual dan pembeli. Kalau pasar sudah aman dan nyaman dengan sendiri nya konsumen tertarik untuk datang, Namun jikalau pasar tidak aman dan nyaman konsumen pun mengurungkan niat nya untuk datang karena banyak faktor yang menjadi acuan untuk menarik konsumen. Salah satu nya adalah ada nya WC umum, atau Toilet, Tidak tercampur penjual ikan dengan penjual barang lain, Masalah polusi bau merupakan hal yang bersifat sensitif atas polusi, dan kalau pasar nya bersi tidak menimbulkan polusi, begitu pun sebalik nya. Penataan kios – kios pedagang pun salah satu bentuk ketertarikan buat konsumen , maka nya kios – kios harus tertata sesuai barang yang dagangkan atau dijualkan. Redaktur Indoposnews meminta penjelasan dari masyarakat yang ada di sekitar pasar Sabtu dan dalam penjelasan nya warga yang tidak mau nama nya di sebutkan mengatakan bahwa pasar Sabtu sudah lama rusak namun tidak ada keinginan dari pemerintah kabupaten Kotabaru untuk memperbaiki nya. Sehingga lambat laun ya rusak parah pasar Sabtu, Pemerintah Kabupaten harus lebih pekah terhadap persoalan masyarakat, apa lagi menyangkut pasar Sabtu yang tempat penunjang peningkatan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kotabaru harus nya segera mengambil langka – langka cepat untuk memperbaiki. Permintaan kami sebagai warga masyarakat Desa Geronggang kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk tolong lah perbaiki pasar Sabtu, pasar kami ini, tandas nya. Ibu alam selaku pedagang pun menambahkan komentar nya bahwa pengajuan atau usulan untuk perbaikan pasar Sabtu sudah lama di sampaikan ke Pemerintah Kabupaten Kotabaru, tapi sampai hari ini belum realisasi nya , mau pun keinginan dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk memperbaiki pasar Sabtu ini. Pengamatan redaktur Indoposnews pada hari Senin tanggal 22 Januari 2024 di pasar Sabtu desa Geronggang , Kecamatan Kelumpang Tengah ,Kabupaten Kotabaru Kalimatan Selatan, sesampai nya di pasar Sabtu redaktur mengelilingi pasar tersebut dan mengamati secara detail memang betul terlihat pasar Sabtu sudah sangat rusak parah dan tidak layak lagi digunakan sebagai pasar, dimana bangunan pasar sudah rusak, atap pasar pun sudah pada berjatuhan, bolong dimana – mana, dan polusi udara sangat menyengat sekali, sedih sekali melihat kondisi pasar yang demikian surak sehingga fungsi pasar sebagai tempat jual beli sudah tidak layak lagi. Ibu alam menambahkan komentar bertahun – tahun berjualan di pasar Sabtu dengan kondisi yang sedemikian parah para pedagang tetap bertahan menjajakan dagangan nya untuk para pembeli yang datang mencari kebutuhan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari – hari , itu fakta yang sebenar terjadi pada pasar Sabtu ini. Lebih menurut ibu alam bahwa para pedagang yang berjualan di pasar Sabtu sangat mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru agar secepat nya dapat memperbaiki pasar Sabtu karena hanya pasar Sabtu yang ada di wilayah Kelumpang Tengah, Desa Geronggang yang menjadi tempat ekonomi pertemuan antar pembeli dan penjual, Masyarakat rasa nyaman pasti mau datang ke pasar Sabtu kalau pasar nya pun terasa nyaman buat masyarakat , Tapi sebalik nya kalau kondisi pasar yang seperti ini bagaimana mungkin masyarakat mau datang. Ibu alam menambahkan cuitan nya dengan mengatakan selaku pedagang di pasar Sabtu, Kerusakan pasar Sabtu bukan hanya rusak bangunan nya saja yang parah, Tapi pasar Sabtu pun tidak memilik fasilitas yang layak sebagai sebuah pasar. Menurut yang dimaksud adalah kebutuhan penunjang pasar yang harus di sediakan, Seperti WC umum atau Toilet, Pemisahan antara pedagang ikan dan pedagang lain nya, Penataan kios – kios pedagang sesuai barang yang di jual nya, agar tidak terjadi polusi udara yang mengakibatkan keresahan konsumen karena semua inikan bertujuan untuk menarik pembeli datang ke pasar. Selama ini kan tidak ada WC umum, pemetaan kios – kios tidak sesuai dengan barang yang di jual nya, hingga tercampur penjual ikan dengan pedagang lain nya ,dan hal itu…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 22, 2024
  • 0 Comments
Warga Pulau Seribu Butuh Air Bersih

INDOPOS-Pj Gubernur DKI Jakarta diminta untuk segera mengatasi persoalan masyarakat yang berada di Kabupaten Pulau Seribu. Sebab, hingga kini wilayah terpadat penduduknya di Pulau Seribu, yakni sebelah Timur Pulau Kelapa mengalami kesulitan air bersih dalam beberapa bulan terakhir. Pemenuhan kebutuhan untuk mandi, cuci, memasak dan keperluan pokok lainya pun masyarakat di beberapa RW harus kendala. Adanya persoalan yang dialami warga itu terungkap saat anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat, Neneng Hasanah melakukan reses (menyerap aspirasi masyarakat) di Pulau Seribu, Senin (22/1/2024). “Untuk sebelah Timur Pulau Kelapa persoalan air bersih sudah terpenuhi. Namun untuk sebelah Barat warga sangat kesulitan,” ujar politisi yang akrab disapa Bunda itu. Akibat kelangkaan air bersih yang dialami, masyarakat Pulau Seribu yang berjumlah sekitar 6.000 jiwa itu harus mengalami kendala lantaran tidak dapat mandi atau pun memasak.”Tidak hanya masyarakat, tapi juga ASN di Pulau tidak mandi hingga berhari-hari karena tidak ada air bersih. Ini saya kira sangat mengkhawatirkan,” ujarnya. Karenanya, Bunda menceritakan kemarahan warga terhadap calon anggota legislatif yang pernah dipilih pada 2019 lalu, saat ini pun tidak terbendung dan langsung diungkapkan dalam reses yang dilaksanakannya.”Warga banyak yang mengeluh, caleg-caleg datang hanya saat membutuhkan suara. Tapi disaat warga kekurangan air bersih sulit mengadukan persoalannya,” ujar anggota Komisi D DPRD DKI itu menirukan ungkapan salah seorang warga Pulau Seribu. Disamping itu, masyarakat Pulau Seribu yang mayoritas berprofesi nelayan berharap pemprov DKI Jakarta juga membuat dock shipyard (galangan kapal). Hal itu, kata anggota DPRD tiga periode itu sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang alat mencari nafkah masyarakat.” Nelayan itu jika kapalnya mengalami kerusakan kesulitan untuk memperbaiki. Jika dibuatkan dok kapal tentu hal itu akan sangat membantu bagi masyarakat,” katanya. Untuk wilayah Pulau, masyarakat pun berharap ada perijinan dari pemprov DKI dalam hal perluasan wilayah Pulau. Sebab, sambungnya lagi penambahan jumlah penduduk setiap tahunya membuat kondisi wilayah mengalami kepadatan. “Masyarakat banyak pula yang mengharapkan agar ada perluasan wilayah. Agar kedepan tidak ada penumpukan warga dalam satu rumah karena harus terdiri dari beberapa Kartu Keluarga (KK),” katanya. Untuk para Gen Z yang juga hadir dalam acara reses, mayoritas berharap agar pemprov memberikan lapangan pekerjaan.”Karena banyak juga gen z yang selesai sekolah tingkat menengah, tidak bisa melanjutkan ke jenjang universitas. Tentunya mereka membutuhkan lapangan pekerjaan untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari,” tandasnya.(Si)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 21, 2024
  • 0 Comments
Ernando Ari, Benteng Kokoh Timnas Lawan Jepang

INDOPOS-Ernando Ari Sutaryadi tampil gemilang ketika timnas Indonesia menang atas Vietnam pada laga kedua Piala Asia 2023. Hal ini diharapkan berlanjut saat nanti timnas menghadapi Jepang. Penampilan impresif Ernando itu mendapat pujian dari pelatihnya di Persebaya, Benny van Breukelen. Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam pada laga kedua Grup D Piala Asia 2023, Jumat (19/1/2024). Bertanding di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, timnas Indonesia meraih kemenangan tipis 1-0 atas Vietnam. Gol tunggal kemenangan Garuda dicetak oleh sang kapten Asnawi Mangkualam melalui tendangan penalti pada menit ke-42. J Draper vs J Lehecka Match Highlights Adelaide January 13 2024_16x9 Baca juga: Fakta-fakta Clean Sheet Indonesia atas Vietnam di Piala Asia 2023 Kemenangan Indonesia atas Vietnam juga tidak bisa lepas dari penampilan gemilang kiper Ernando Ari Sutaryadi. Dalam laga kontra Vietnam, Ernando menjadi benteng terakhir Garuda yang tak bisa ditembus pemain lawan. Kiper berusia 21 tahun itu setidaknya melakukan lima penyelamatan, salah satunya saat menepis tembakan bebas pemain Vietnam menjelang akhir babak kedua. Performa apik Ernando saat menghadapi Vietnam mengundang pujian dari pelatihnya di Persebaya Surabaya, Benny van Breukelen. Baca juga: Pengamat Malaysia soal Kegagalan Timnya di Piala Asia 2023: Sampah, Tidak Jelas, Hambar Benny yang merupakan pelatih kiper Persebaya mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya itu. “Saya sangat puas dengan penampilan Ernando kemarin. Dia beberapa kali melakukan penyelamatan bagus. Apalagi penyelamatan dari tendangan bebas di menit akhir itu,” kata Benny, dikutip dari Antara. “Bolanya mengarah ke pojok atas gawang, tetapi bisa ditepis Ernando,” imbuh sosok berdarah Belanda tersebut. Benny van Breukelen yang bergabung dengan Persebaya pada musim 2020 menjadi sosok yang turut mengembangkan potensi Ernando. Menurut Benny, Ernando layak menjadi pemain terbaik laga alias man of the match saat melawan Vietnam. Mantan kiper Niac Mitra dan Arseto Solo itu pun mendoakan Ernando bisa membantu timnas Indonesia lolos 16 besar Piala Asia 2023. Baca juga: Piala Asia 2023: Yakob Sayuri Multifungsi, Pelatih PSM Memuji “Kalau lihat penampilannya, pantas menjadi man of the match. Boleh dibilang babak kedua kita ditekan terus dalam laga itu.”

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 20, 2024
  • 0 Comments
Gus Muis: Moderasi Beragama Syarat Hidup Harmonis di Jakarta

INDOPOS-Kementerian Agama RI kembali menggelar seminar dengan tema “MODERASI BERAGAMA LINTAS AGAMA, MENEBAR KEBAJIKAN BAGI SESAMA”. Kali ini bertempat di Klenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (20/1/2024). Kegiatan diikuti sebanyak 300 peserta, dan dibuka langsung Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, S.IP, M.Si. Tokoh dan Narasumber yang hadir, di antaranya, H. Muhammad Ishak, putra Kyai Muhyidin Ishak, yang juga Caleg DPRD DKI dari PPP dapil 7 Jakarta Selatan. Soeparno, S. T, M. Ah Kepala Bidang Pendidikan Khonghucu Kemenag Dr. H. Susari, MA Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kemenag. Xue Shi Budi Santoso Tanuwibowo Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia. Kepala Kantor Wilayah Provinsi DKI Jakarta Cecep Khairul Anwar. Ketua Yayasan Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin dan Para Pengurus Kelenteng Kepala Kantor Kementerian Agama Jakarta Selatan M. Yunus Hasim. Dalam sambutannya, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, S.IP, M.Si, menyampaikan, berdasarkan survei yang diselenggarakan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, rerata indeks nasional Kerukunan Umat Beragama (KUB) masyarakat Indonesia tahun 2023 mencapai 76,024. Itu artinya kerukunan antar umat beragama dalam keadaan baik. “Kembali kita melihat agama sebagai sumber ajaran mulia yang memerintahkan kita untuk mengembangkan kebajikan dan menebarkan keberkahan bagi semua ciptaannya. Mari kita bersama memahami ajaran agama sebagai nilai kebajikan bagi sesama dari sanalah rasa kemanusiaan berkembang,” ujar Wamenag. “Saya ingin mengutip satu kalimat ajaran Agama Khonghucu, Khongcu bersabda, apa yang diri sendiri tidak inginkan, janganlah diberikan kepada orang lain. Seyogyanya pesan ini penting untuk kita teladani agar kita dapat berintrospeksi diri, memeriksa diri atas perbuatan yang telah kita lakukan kepada orang lain, sehingga kita dapat berempati merasakan perasaan orang lain rasakan,” tambah wamenag. Lebih lanjut kata Wamenag, Kebhinekaan adalah keniscayaan karena merupakan kehendak Tuhan, agar manusia saling menyapa, mengenal, berkomunikasi, dan memiliki solidaritas sosial terhadap sesama. Namun demikian, dalam praktiknya, kebhinekaan tersebut masih belum sepenuhnya bisa diwujudkan. Tantangan paling berat yang dihadapi oleh kita bersama adalah bagaimana mengelola kebinekaan, tetapi sekaligus tetap menjaga persatuan. Kita mewarisi bukan hanya keragaman yang luar biasa kompleks, mulai dari etnis, bahasa, warna kulit, adat istiadat, hingga keyakinan dan agama. Semenjak Proklamasi Kemerdekaan Agustus 1945, kita telah sama-sama bertekad untuk terus menerus mengupayakan dan merawat kebhinekaan itu dalam suatu persatuan Indonesia. Untuk merawat kebhinekaan itu, Kementerian Agama sejak tahun 2019 telah menjadi leading sector gerakan penguatan moderasi beragama, hal tersebut didasarkan adanya beberapa tantangan yang dihadapi yaitu, pertama, berkembang pemahaman keagamaan yang ekstrim di masyarakat, bertentangan dengan kemanusiaan, dan bertolak belakang dengan esensi ajaran agama yang cinta damai dan menghormati kemanusiaan. Kedua, munculnya klaim kebenaran mutlak atas suatu tafsir keagamaan; merasa tafsirnya paling benar dan memaksakan pada orang lain, bahkan hingga melakukan kekerasan atas nama agama. Ketiga, muncul pemahaman yang merusak ikatan (komitmen) kebangsaan yaitu: Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka tunggal Ika, dengan gagasan yang menolak komitmen kebangsaan tersebut dan ingin menggantinya dengan ideologi lain. Kebijakan penguatan moderasi beragam diarahkan pada upaya membentuk masyarakat Indonesia yang berpegang teguh pada nilai dan esensi ajaran agama, berorientasi menciptakan kemaslahatan umum, dan menjunjung tinggi komitmen kebangsaan. Saat ini, penguatan moderasi beragama menjadi kebutuhan bersama. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang sangat majemuk, moderasi beragama merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, baik di tingkat lokal, nasional, regional, maupun global. Atas dasar itu, penguatan moderasi beragama menjadi keniscayaan. Sebagai penutup, saya sangat mengapresiasi terselenggaranya acara “Seminar Moderasi Beragama Lintas Agama, Menebar Kebajikan bagi Sesama” yang diselenggarakan Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu ini. Saya juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pengurus kelenteng Hok Tek Tjen Sin Kebayoran lama atas kesediaan dalam memberikan ruang untuk kita bersama sama menjadi pelopor moderasi ditengah masyarakat kita yang heterogen ini. Semoga acara ini efektif, berkontribusi dalam merawat kebhinekaan, meneguhkan kerukunan dan membangun peradaban bangsa yang maju dan sejahtera. Selamat melaksanakan kegiatan moderasi beragama semoga lancar dan sukses. Sementara itu, Gus Muis menyampaikan moderasi beragama menjadi syarat hidup harmonis di Jakarta. Karena, dengan selalu mengedepankan kerukunan antar sesama anak bangsa, maka keharmonisan akan tercipta. (bwo)