INDOPOS-Wali Kota Munjirin menutup secara resmi Festival Dayung Sispala Jakarta 2026 yang digelar di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), pintu air, Jakarta Timur, Minggu (28-6-2026).

Dalam sambutannya, Munjirin mengapresiasi seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan festival untuk kedua kalinya tersebut.

Munjirin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran alumni Siswala yang dinilai berhasil menyelenggarakan Festival Dayung 2026 dengan baik.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga berperan dalam memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki Jakarta Timur.

“Ini adalah pelaksanaan festival yang kedua dan menjadi sarana untuk memperkenalkan aset Jakarta Timur yang bisa dijual sebagai destinasi wisata, yaitu Banjir Kanal Timur, yang tidak dimiliki wilayah Jakarta lainnya,” ujar Munjirin saat menutup Festival Dayung Siswala Jakarta 2026.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perlombaan. Munjirin menyebut jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap festival tersebut semakin besar.

“Selamat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Festival Dayung ini. Mudah-mudahan kegiatan sampai akhir berjalan dengan baik, seluruh peserta selamat, dan membawa manfaat bagi Jakarta Timur,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Munjirin juga berharap Festival Dayung Sispala dapat kembali digelar pada 2027 sebagai penyelenggaraan ketiga. Ia bahkan memastikan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, penyelenggaraan festival tahun depan memiliki momentum yang istimewa karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Karena itu, Pemkot Jakarta Timur berkomitmen mendukung penuh agar festival dapat menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang memeriahkan perayaan tersebut.

“Kami akan mencoba bersama Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk membackup penuh kegiatan ini agar benar-benar bisa mendukung perayaan ulang tahun Kota Jakarta yang ke-500. Mudah-mudahan nanti bisa tercipta rekor baru tercatat pada MURI Festival Dayung Sispala,” ungkapnya.

Munjirin menegaskan Pemerintah Kota Jakarta Timur akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta ikut mengangkat potensi daerah.

“Kami dari Pemerintah Kota Jakarta Timur siap mendukung apa pun yang sifatnya baik demi kemajuan Kota Jakarta, khususnya Jakarta Timur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Munjirin mengajak seluruh hadirin membaca hamdalah sebagai ungkapan syukur, sebelum secara resmi menyatakan Festival Dayung Siswala Jakarta 2026 ditutup.

“Dengan demikian, secara resmi Festival Dayung 2026 saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Dayung Sispala Jakarta 2026, Rio Susanto, mengatakan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar hingga memasuki prosesi penutupan yang ditandai dengan penyerahan piala kepada para juara.

Rio menjelaskan, Festival Dayung tahun ini diikuti sebanyak 265 peserta yang berasal dari 35 sekolah di Jakarta.

“Kegiatan hari ini merupakan penghujung rangkaian Festival Dayung Sispala Jakarta 2026. Penutupan akan diakhiri dengan penyerahan piala kepada para pemenang dari berbagai kategori,” ujar Rio.

Ia mengakui jalannya perlombaan berlangsung sedikit lebih lama dari jadwal yang telah direncanakan karena jumlah peserta yang melebihi perkiraan panitia dan rekomendasi tim juri.

“Kami mohon maaf karena pertandingan berlangsung lebih lama. Antusiasme peserta sangat tinggi sehingga jumlah atlet yang bertanding melampaui estimasi awal. Namun, Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses,” katanya.

Rio juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor dan mitra yang telah memberikan dukungan sehingga Festival Dayung Sispala Jakarta 2026 dapat terlaksana dengan baik.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga penyelenggaraan festival di tahun-tahun berikutnya menjadi semakin besar dan mampu melahirkan lebih banyak atlet dayung muda berbakat dari kalangan pelajar.

Festival Dayung Sispala Jakarta 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan, membangun karakter generasi muda, serta meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan perairan di Jakarta. (***)