INDOPOS-Sungguh miris tingkah laku pejabat di lingkungan Pemda DKI, khususnya di kelurahan Malaka Sari Jakarta Timur. Puluhan Petugas PPSU di kelurahan Malaka Sari, merasa resah dan cemas akibat oknum lurah setempat meminjam uang hingga puluhan juta.

Anehnya, saat ditagih pinjaman yang dilakukan oknum lurah Malaka sari, oknum tersebut selalu berkelit dan hanya memberi harapan palsu akan dibayarkan dikemudian hari.

Keresahan dan kecemasan sangat terasa dari beberapa petugas PPSU kelurahan Malaka Sari. Sebut saja macan, saat dirinya menagih hutang tersebut kepada oknum Lurah, hanya dijanjikan akan dibayar.

“Padahal uang itu untuk penambahan bayar berangkat ke tanah suci orangtua saya,” ujarnya sedih kepada wartawan.

Berbeda dengan Kumbang. Dirinya dan temen-temen yang lain dipinjam dengan nilai Rp 10 juta. Jumlah itu merupakan hasil tabungan untuk biaya persiapan masuk sekolah tahun ajaran baru. Tapi kenyataannya saat ditagih, malah susah.

” Saat minjam manis banget kata-katanya, tapi saat ditagih malah kita seperti orang yang butuh. Inikan aneh. Paling dijawab besok tunggu TKD turun. Begitu seterusnya,” keluhnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelurahan Malaka Sari belum memberikan keterangan. (***)