Budiman Sudjatmiko: Gibran Debat Bak PM Inggris Lawan Jubir Oposisi

INDOPOS-Aktivis senior Budiman Sudjatmiko menilai cawapres no urut 2 Gibran Rakabuming Raka tampil memukau dalam debat ke 4. Bahkan, mantan ketum PRD tersebut menyamakan Gibran bak Perdana Menteri Inggris yang berdebat dengan dua jubir partai oposisi di parlemen Inggris.

“Ini bukan debat antar cawapres, tapi debat antara perdana menteri dengan dua jubir partai oposisi di Parlemen Inggris,” ujar Budiman, pada wartawan, Selasa (23/1/2024).

Budiman menjelaskan, si perdana menteri lebih logis, teknokratik, dan tetap etis. “Sementara, dua orag oposisinya hanya main di wilayah etis,” katanya.

Debat Cawapres kedua yang dilaksanakan pada hari Minggu 21 Januari 2024 menuai sorotan berbagai pihak, Budiman pun memuji aksi Gibran Rakabuming.

Debat Cawapres kedua dilaksanakan di Jakarta Convention Center dan membahas tema terkait pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

Dalam Debat Cawapres semalam, Budiman Sudjatmiko ternyata menyoroti statement Gibran Rakabuming.

Gibran membahas tentang hilirisasi yang akan dikuatkan saat ia nanti menjabat sebagai Wakil Presiden.

“HILIRISASI WAJIB DILANJUTKAN DAN DIPERLUAS CAKUPANNYA,” kata Gibran yang dikutip oleh Budiman.

Tak hanya itu saja, Budiman juga menyoroti bahwa hilirisasi tak hanya di sektor pertambangan namun pertanian, maritim, sampai dengan digital.

“Bukan hanya di sektor pertambangan, melainkan juga pertanian, sektor maritim, hingga hilirisasi digital. Kita tidak boleh lagi mengirim barang mentah.” pungkas Gibran.

Setelah beberapa interaksi, Budiman Sudjatmiko menilai penampilan Muhaimin Iskandar, Gibran dan Mahfud MD bukan Debat Cawapres.

Budiman menilai bahwa apa yang dilihatnya semalam bak debat Perdana Menteri dengan dua jubir partai oposisi di Parlemen Inggris.

“Ini bukan debat ANTAR Cawapres tapi debat antara Perdana Menteri dgn dua jubir partai oposisi di parlemen Inggris.” kata Budiman.

Budiman pun memuji Gibran Rakabuming lebih logis, teknokratik dan tetap etis selama berjalannya debat.p

Namun menurutnya dua Cawapres lainnya dinilai Budiman hanya main di etis saja selama Debat. (bwo)

 

  • Related Posts

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    INDOPOS-Universitas Borobudur menerima kunjungan Menteri Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan Timor Leste José Honório da Costa Pereira Jerónimo, Sabtu (20/7/2024). Kegiatan ini sebagai bentuk awal dari kerjasama pendidikan perguruan tinggi Timor…

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    INDOPOS-Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Tim Desk Pilkada Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan bahwa Anies Baswedan belum tentu maju untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Hal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul

    • By INDOPOS
    • Juli 17, 2024
    • 16 views
    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul