• INDOPOSINDOPOS
  • Januari 10, 2024
  • 0 Comments
Kunker Jokowi ke Filipina, Vietnam, Brunei: Bawa Misi Dagang dan Investasi

INDOPOS-Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kunjungan kerja (kunker) ke Filipina dan Vietnam yang dilakoninya, membawa misi mempererat kerja sama perdagangan dan investasi. Sedangkan kunker ke Brunei Darussalam dalam rangka menghadiri undangan pernikahan anak Sultan Brunei. Jokowi memulai lawatannya ke Filipina dengan berangkat melalui Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Selasa (9/1/2024). “Siang hari ini saya dan delegasi terbatas akan melakukan kunjungan kerja ke Filipina, ke Vietnam, dan ke Brunei Darussalam. Kunjungan terakhir ke ketiga negara ini sudah lebih dari lima tahun yang lalu. Dan sudah dikunjungi oleh beliau-beliau ke Indonesia mungkin tidak sekali, dua kali, tiga kali, bahkan ada yang lima kali, baik perdana menteri maupun presidennya,” kata Jokowi, dikutip dari Breaking News Kompas TV. Baca Juga: Jadi yang Terakhir untuk Jokowi, Perayaan HUT ke-79 RI di IKN Mulai Dipersiapkan Jokowi menjelaskan, kunjungan kerja ke Filipina juga dilakukan dalam rangka peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Ia menyebut Filipina merupakan mitra penting perdagangan Indonesia karena banyak produk alutsista Indonesia yang dibeli oleh Filipina. Sedangkan nilai investasi Indonesia di Filipina juga cukup signifikan. “Kemudian Vietnam merupakan salah satu mitra strategis perdagangan Indonesia yang pencapaian target perdagangannya juga semakin tahun semakin baik, sehingga kita ingin membicarakan target pencapaian untuk perdagangan yang lebih baik lagi,” ujar Jokowi. Baca Juga: Perbaikan Jalan di Tol Cikampek Mulai Hari Ini sampai Jumat, Ada Pengalihan Arus hingga Contraflow Sementara dalam kunjungan kerja ke Brunei Darussalam, Presiden Jokowi akan bertemu para pengusaha Brunei serta menghadiri undangan pernikahan Putra Mahkota Brunei Darussalam Pangeran Mayor ‘Abdul Mateen. “Memang kunjungan ini karena ada undangan dari Sultan Hassanal Bolkiah untuk perkawinan anaknya Pangeran Mateen, sehingga ini adalah juga kunjungan khusus ke Brunei Darussalam, selain juga ada pertemuan dengan pengusaha-pengusaha Brunei agar berinvestasi di Indonesia,” ungkapnya. Jokowi dan rombongan terbatas, diagendakan akan kembali ke tanah air pada 14 Januari 2024.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 9, 2024
  • 0 Comments
KPK Kembali Bongkar Korupsi Nasdem, Giliran Ketua Bappilu Tommy Nursamsi Digarap

INDOPOS-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Terbaru penyidik menjadwalkan pemeriksaan Tommy Nursamsi Mardisusanto yang merupakan calon legislatif (caleg) sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai Nasdem Yogyakarta sebagai saksi. Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri bilang Tommy diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Direktur PT Dwi Mitra. Dia diduga mengetahui kasus korupsi yang menjerat Syahrul Yasin Limpo. “Bertempat di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi,” kata Ali dalam keterangan tertulisnya, Senin, (8/1/2024). Belum dirinci Ali soal kehadiran Tommy. Tapi, keterangannya dibutuhkan untuk membuat terang perkara yang sedang diusut. Diberitakan sebelumnya, KPK menduga Syahrul memeras pegawainya dengan mewajibkan membayar uang setoran setiap bulan dengan bantuan Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat Pertanian Kementan Muhammad Hatta. Nominal yang dipatok dan harus disetorkan pegawai eselon I-II berkisar 4.000-10.000 dolar Amerika Serikat. Uang yang dikumpulkan diyakini bukan hanya berasal realisasi anggaran Kementan digelembungkan atau mark-up melainkan dari vendor yang mengerjakan proyek. Pemberian uang dilakukan secara tunai, transfer maupun barang. KPK kemudian menduga uang yang diterima Syahrul digunakan untuk berbagai kepentingan pribadinya. Mulai dari umrah bersama pegawai Kementan lainnya, membeli mobil, memperbaiki rumah hingga mengalir ke Partai NasDem dengan nilai hingga miliaran rupiah. (bwo)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 9, 2024
  • 0 Comments
Jokowi Bela Prabowo yang Diserang  Personal oleh Anies di Debat Capres

INDOPOS-Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut mengomentari debat Pilpres 2024 ketiga. Jokowi menilai debat yang berlangsung pada Minggu (7/1) lalu terlalu menyerang personal sehingga tak mengedukasi. Untuk diketahui, capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, memang mendapat serangan saat debat dari paslon nomor urut 1, Anies Baswedan, dan paslon nomor urut 3, Ganjar Pranowo. Beberapa hal, termasuk lahan milik Prabowo Subianto, juga turut dikritik saat debat itu berlangsung. Jokowi lantas memberi tanggapannya terkait kondisi debat yang saling serang. Menurutnya, saling serang tidak masalah selama tidak menyerang personal. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Saling menyerang nggak apa-apa tapi kebijakan, policy, visinya yang diserang,” kata Jokowi di sela kunjungan kerjanya di Serang, Banten, Senin (8/1). Jokowi mengatakan serangan bukan untuk saling menjatuhkan secara personal. Dia menilai debat seperti itu tidak mengedukasi. “Bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira nggak baik dan nggak mengedukasi,” ujarnya. Jokowi lantas menilai banyak masyarakat kecewa dengan debat ketiga semalam. Dia meminta debat perlu diformat lebih baik lagi. “Saya kira akan banyak yang kecewa. Sehingga debatnya memang perlu diformat lebih baik lagi, ada rambu-rambu sehingga hidup,” ujarnya. (woe)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 8, 2024
  • 0 Comments
KPID DKI Sosialisasi Ke Lembaga Penyiaran Soal Iklan Kampanye

INDOPOS-Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, akan melakukan sosialisasi kepada lembaga penyiaran lokal, seperti Garuda TV, Jak TV dan lain-lain, termasuk juga Radio-radio, terkait penayangan iklan kampanye yang akan dimulai pada tanggal 21 januari 2024. Hal tersebut disampaika Koordinator Bidang Pengelola Kebijakan dan Sistem Penyiaran (PKSP) KPID DKI Jakarta, Tri Andri Supriyadi S. Ip. Menurutnya, hal ini dilakukan demi mewujudkan penyiaran  berintegritas dan pemilu berkualitas, sesuai dengan harapan seluruh masyarakat. “Kami berharap ini dapat kemudian memberikan pencerahan kepada Lembaga Penyiaran agar melakukan penayangan iklan kampanye sesuai PKPI no 4 dan juknis gugus tugas pengawasan kampanye,” ujar Tri Andri kepada wartawan, Senin (8/1/2024). Tri Andri berharap lembaga penyiaran memberikan informasi yang nerimbang karena peran dan partisipasi Lembaga dalam memberikan informasi sangat dbutukan masyarakat. Ia juga menekankan tentang tantangan dan ancaman integritas PEMILU tahun 2024 di media penyiaran. Aspek dan tantangan dan ancaman Dokumen dan Hoax, manipulasi  liputan datapengaruh Asing dan pemalsuan Audio visual Maka untuk itu perlu komitmen kita semua untuk mensukseskan pemilu 2024 sehingga yang akan menggangu kestabilan negara dapat terbendung. (bwo)  

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 8, 2024
  • 0 Comments
Anggota DPRD Ini Sebut Nilai Anies Minus 100 Saat Jadi Gubernur

INDOPOS-Anggota DPRD DKI Jakarta Esti Arimi Putri menilai Capres nomor urut 1, Anies Baswedan tidak memiliki etika dalam debat ke 3 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam. Esti yang merupakan kader Gerindra dan pendukung Prabowo garis keras merasa sakit hati, karena Anies menyerang secara pribadi dalam debat. Padahal, berdasarkan rekam jejak Prabowo dan Gerindra adalah orang yang paling berjasa menjadikan Anies hingga bisa menjadi Gubernur Jakarta. Namun, semua kebaikan itu dilupakan Anies, ibarat air susu dibalas dengan air tuba. Sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta, Esti sangat tahu kinerja Anies sebagai gubernur yang mengecewakan. Banyak janji dan program yang tidak terealisasi. “Kalau dinilai angka Anies saat menjabat Gubernur Jakarta Minus 100. Karena banyak janji yang tidak terealisasi, semisal janji Rumah DP 0 rupiah, sampai saat ini tidak terwujud. Penanganan banjir dan kemacetan juga belum berhasil. Jadi jangan lah menyerang Pak Prabowo dengan narasi yang menjatuhkan, karena itu sangat tidak beretika dan menyakiti hati masyarakat pendukung Pak Prabowo,” tutur Esti. Esti meyakini, pasca debat capres semalam, akan banyak masyarakat yang beralih dukungan kepada Pak Prabowo, karena melihat ketulusan dan program kerja Pak Prabowo. Ketegasan Pak Prabowo untuk menjaga NKRI dengan memperbaharui peralatan militer, serta memperkuat pertahanan negara menjadi nilai plus di mata masyarakat, untuk memilih Pak Prabowo. “Kami semakin yakin Prabowo dan Gibran akan menang satu putaran dalam Pilpres 14 Februari 2024 mendatang,” tutur Esti.

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 6, 2024
  • 0 Comments
Polisi Salah Tangkap Harus Disanksi Tegas, Saiful Jamil Ternyata Negatif Narkoba

INDOPOS–Artis Saipul Jamil ternyata negatif narkoba setelah menjalani tes urine usai ditangkap polisi di dekat Halte TransJakarta Jelambar, Jakarta Barat, pada Jumat (5/1/2024) sore. Namun demikian, berbeda dengan Saipul Jamil, asisten sang artis tersebut dinyatakan positif menggunakan narkotika. Kapolsek Tambora, Kompol Donny Harvida menjelaskan, pihaknya memang meminta Saipul Jamil dan asistennya untuk menjalani tes urine seusai penangkapan. Baca Juga: Saipul Jamil Ditangkap Polisi di Jelambar, Sempat Teriak Minta Tolong karena Mengira Dirampok “Sudah kami cek urine, Saipul Jamil negatif dan asistennya positif (narkoba),” kata Kompol Donny di Jakarta pada Jumat (5/1/2024). Donny menuturkan, awalnya pihaknya berencana menangkap seseorang yang merupakan asisten Saipul Jamil terkait kasus narkoba. Namun, ternyata orang tersebut sedang bersama Saipul Jamil di dalam mobil. “Benar kami menangkap. Kami masih melakukan pemeriksaan, pendalaman, kebetulan kita tadi pengamanan seseorang (asisten Saipul Jamil), ternyata di dalamnya (mobil) ada Saipul Jamil,” ujar Donny. Hingga kini, kata Donny, pihak kepolisian sedang mendalami kemungkinan keterlibatan Saipul Jamil dalam kasus narkoba tersebut. “Jadi, kita masih dalami apakah Saipul Jamil itu ada keterlibatan atau tidak, kita masih dalami itu,” kata Donny. (bwo)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 5, 2024
  • 0 Comments
Warga Apartemen Taman Rasuna Desak Bareskrim Segera Tuntaskan Laporan Dugaan Penggelapan Dana Rp 35 Miliar 

INDOPOS-Warga Apartemen Taman Rasuna, Jakarta Selatan, meminta Bareskrim Polri bergerak cepat menuntaskan laporan kasus dugaan penggelapan dana puluhan miliar  milik Perhimpunan Pemilik Penghuni Satuan Rumah  Susun (P3SRS) Apartemen Taman Rasuna, Jakarta Selatan. Pelapor Olvian Mazaid mengatakan, dirinya mewakili warga Apartemen Taman Rasuna melaporkan dugaan penggelapan dan atau Penggelapan Dalam Jabatan dan atau  TPPU  oleh kepengurusan PPSRS  periode 2018- 2021 pada 17 Juli  2023 lalu. “Kami melaporkan saudara  Naufal Firman Yurzak dan  sejumlah  orang (13 orang) jajaran kepengurusan  P3SRS Apartemen Taman Rasuna periode 2019-2022 yang kita duga telah menyalahgunakan dana P3SRS Apartemen Taman Rasuna. Jumlah dana yang diduga digelapkan mencapai Rp 35 miliar,” ujar Olvian Mazaid di Mabes Polri, Kamis (4/1/2024). Olvian mengungkapkan, dugaan penggelapan itu terendus saat warga membentuk Tim Service Charge pada Desember 2022. Kemudian, dugaan itu semakin kuat setelah anggota Tim Service Charge ditambah dari 5 menjadi 10 orang pada Februari 2023. “Atas dugaan itu kami lantas melakukan audit forensik, dan hasilnya memang benar ada dugaan penggelapan dana P3SRS sebesar Rp 35 miliar,” ungkapnya. Ketua P3SRS Apartemen Taman Rasuna Transisi, M Ruslan Dahlan SH mengatakan, warga berupaya mengungkap dugaan penggelapan itu karena memprotes rencana kenaikan Service Charge oleh Pengurus  P3SRS Apartemen Taman Rasuna periode 2019-2022. “Dugaan penggelapan itu sangat beralasan. Karena, saat ini tanpa menaikan service charge pun kualitas pelayanan di Apartemen Taman Rasuna berjalan normal,” ujarnya. Terlebih, pada pada periode sebelum 2018 dana P3SRS Apartemen Taman Rasuna  selalu surplus Rp 35 miliar. Pada periode 2021 devisit Rp 6 miliar dan tahun 2022 devisit Rp 22 miliar. Nah, di kemanakan dana Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) atau Service Charge sampai puluhan miliar itu?” tanyanya. (bwo)

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 5, 2024
  • 0 Comments
Irwandi, SH. MH. MM Perjuangkan Nasib Pedagang di JPM, Minta Pj Gubernur Heru Tegur Perumda Sarana Jaya yang Naikan Sewa Rp 1.443.000 Ribu Hingga Mencekik Pedagang

INDOPOS-Pedagang di JPM (Jembatan Penyeberangan Multi Guna) Tanah abang teriak dan tercekik. Perumda Sarana Jaya dinilai telah sewenang wenang menaikkan tarif sewa, yang semula semenjak di operasionalkan tahun 2019 sewa tempat perbulan Rp. 560.000, tiba tiba awal tahun tgl. 1 Januari naik jadi Rp 1.443.000. Pedagang dapat surat edaran dan pedagang menerima tapi konyolnya 1 hari setelah itu tgl 2 Januari ada edaran lagi sewa naik menjadi Rp. 1.443.000 keputusan ini membuat pedagang menjerit. Menurut Irwandi, SH. MH. MM, mantan Wakil Walikota Jakarta Pusat, dan juga Ketua Badan Penasehat KADIN Jakarta Pusat, yang selama ini memperjuangkan nasib pedagang, untuk menyelesaikan persoalan ini PJ Gubenur Heru Budi Hartono perlu turun tangan menegur Perumda Sarana Jaya sebagai pengelola yang mengeluarkan kebijakan yang merugikan pedagang di JPM Tanah abang yang berjumlah 400 pedagang lebih yang rata rata warga minang, dan menurut Irwandi SH. MH. MM Ketua Induk Keluarga Minang (IKM) DKI Jakarta, dan mantan Kepala Dinas PPUMKM dan Wakil Walikota Jakarta Pusat, yang kini Caleg Dapil 1 Jakarta Pusat DPRD DKI Jakarta, menganggap kebijakan Perumda Sarana Jaya tidak berpihak kepada para pedagang UMKM yang mencari makan untuk menghidupi keluarganya dan uang sekolah anak anak nya dan tidak sejalan dengan kebijakan presiden Jokowi yang selalu berpihak ke UMKM, waktu beliau menjadi Gubenur DKI Jakarta tahun 2012 membangun Blok G walaupun kini tidak terawat , untuk itu kebijakan menaikkan sewa sebesar Rp. 1 443.000 oleh sarana Jaya PJ Gubenur DKI Jakarta perlu ditinjau kembali kalau perlu dibatalkan, hari gini ada kebijakan yang mencekik UMKM. (bwo)      

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 4, 2024
  • 0 Comments
Survei Id-Insight: Ganjar Salip Anies dan Prabowo

INDOPOS-Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia Data Insight (Id-Insight) pada 1200 orang, idinsight menemukan bahwa popularitas calon presiden (capres) saat ini, yakni capres 1 Anies Baswedan, capres 2 Prabowo Subianto dan capres 3 Ganjar Pranowo sudah sama-sama kuat. Akan tetapi, tingkat keterkenalan tidak diikuti dengan ketersukaan dan keterpilihan. “Popularitas kandidat capres dan cawapres rata-rata sudah cukup tinggi, namun tidak cukup paralel dengan tingkat ketersukaan pemilih,” Kata Direktur Eksekutif sekaligus Peneliti Senior di Lembaga Indonesia Data Insight (Id-Insight) John Muhammad dalam kegiatan Rilis Hasil Survei Nasional Peta Politik Jelang Pemilu 2024 yang diadakan di Hotel Amaris, Juanda (4/1/2024). John mengacu pada temuan survei idinsight. Tingkat keterkenalan Prabowo tertinggi 97,9 persen, Ganjar 97,1 persen dan Anies 95,8 persen. Namun tingkat ketersukaan Prabowo hanya 69,8 persen. Angka ini lebih rendah daripada Ganjar yang mencapai 74,4 persen. Sementara itu, angka ketersukaan Anies juga lebih rendah daripada Ganjar yang hanya 59,3 persen. Tingkat keterpilihan Prabowo juga menurun. idinsight mencatat bahwa elektabilitas Prabowo dalam pertanyaan terbuka di angka 33,8 persen. Angka ini masih lebih tinggi daripada Anies Baswedan di 21,2 persen. Akan tetapi masih kalah dengan Ganjar yang berada di angka 34,7 persen. Jika dilakukan simulasi elektabilitas, suara Ganjar-Mahfud lebih baik daripada Prabowo-Gibran maupun Anies-Muhaimin. “Jika Pemilu dilaksanakan hari ini, maka hasil suara yang diperoleh Ganjar-Mahfud mengungguli pasangan Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin dengan perolehan 38,3%,” ungkap John. John pun mengatakan, idinsight menemukan bahwa tingkat keterpilihan Ganjar semakin meningkat dalam simulasi elektabilitas. Berdasarkan temuan mereka, pasangan Ganjar Mahfud tembus di angka 38,3% sementara angka pasangan Prabowo Gibran malah menurun 34,8%. Sementara itu, angka Anies Muhaimin malah naik menjadi 22,3%. “Dari pertanyaan simulasi elektabilitas menggunakan pertanyaan tertutup, Pasangan Ganjar Mahfud ternyata memimpin dengan peroleh 37,8%. Berturut-turut kemudian Prabowo-Gibran dengan 34,3% dan Anies Muhaimin dengan perolehan 21,4%. Sementara saat responden diberi pertanyaan dengan model pengajuan surat suara, Pasangan Ganjur Mahfud memimpin dengan perolehan 38,3%. Pasangan lainnya memperoleh 34,8% untuk Prabowo-Gibran dan 22,3% untuk pasangan Anies-Muhaimin,” jelas John. Dalam simulasi head-to-head kandidat pun Ganjar-Mahfud mulai mendapat angin positif. Ganjar-Mahfud diprediksi menang dengan angka 48,5% sementara Prabowo-Gibran di angka 41,4%. Demikian pula saat simulasi head to head antara Ganjar Mahfud dengan Anies-Muhaimin. Pasangan Ganjar Mahfud Unggul telah mencapai 59% sedangkan Anies Muhaimin 35% dalam Pemilu Presiden 2024. Selain mensurvei elektabilitas para kandidat capres-cawapres, John mengatakan bahwa dia dan tim ikut menelusuri persepsi publik terhadap program Jokowi dan capres. Dalam temuan mereka, mayoritas responden menyatakan Presiden Jokowi Tidak Netral dalam pemilu 2024. Mereka mencatat ada 46,1 persen responden menyatakan hal tersebut sementara pihak yang meyakini netral di angka 33,8 persen. Mereka juga mencatat ada 20,1 persen responden enggan merespon soal netralitas mantan Walikota Solo itu. Id-Insight juga menilai tingkat kepuasan kinerja Jokowi berada pada angka 67 persen (61 persen puas dan 6 persen sangat puas) dan angka tidak puas 25,8 persen (22, 8 persen tidak memuaskan dan 3 persen sangat tidak puas). Sementara itu, kepuasan kinerja Maruf Amin selaku wakil presiden di angka 45,6 persen (3, 3 persen sangat puas dan 42,3 persen puas) sementara tidak puas di angka 42,1 persen (38, 3 persen tidak puas dan 3,9 persen sangat tidak puas). Dari 25,8 persen ketidakpuasan terhadap pemerintahan Jokowi ternyata berkaitan dengan masalah mantan Gubernur DKI Jakarta itu terlihat praktik putusan Mahkamah Konstitusi yang membuat Cawapres Prabowo, Gibran Rakabuming Raka maju pemilu (21,21 persen). Namun masalah utama adalah ketidakmampuan Jokowi menciptakan lapangan kerja dan mengendalikan harga pangan (42,12 persen). Selain itu, masalah lain yang membuat tidak puas adalah ketegasan Jokowi yang dinilai kurang (10, 52 persen); Jokowi tidak konsisten dalam sikap dan pernyataan (8,46 persen); serta persepsi pribadi (10,77 persen). “Ada empat hal yang menjadi alasan mengapa responden merasa tidak puas dengan kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf. Pertama Presiden dianggap kurang bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan mengendalikan harga bahan pangan. Kedua, Presiden dianggap terlibat dalam praktik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebabkan Gibran menjadi calon wakil Presiden RI, dan ini dianggap melanggar etik. Ketiga, Presiden dianggap kurang tegas dalam upaya melakukan pemberantasan korupsi, dan terakhir Presiden dianggap tidak konsisten antara perkataan dan perbuatan.” Tutur mantan Aktifis 98 lulusan Universitas Trisakti tersebut. Sedangkan survei terkait penanganan korupsi, lebih dari 50 persen responden menilai upaya pemberantasan korupsi Indonesia buruk. Hal itu berdasarkan hasil jajak pendapat Indonesia Data Insight. “50,1 persen responden menjawab pemberantasan korupsi buruk dan sangat buruk,” kata Direktur Indonesia Data Insight John Muhammad dalam rilis survei di Amaris Hotel, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Januari 2024. John mengatakan hanya 39,5 persen reaponden yang menilai pemberantasan korupsi Indonesia baik dan sangat baik. Sedangkan sisanya tidak tahu atau…

  • INDOPOSINDOPOS
  • Januari 3, 2024
  • 0 Comments
Dinilai Tak Netral, Eksponen Pemuda Indonesia Minta PJ Walikota Bekasi Dicopot

INDOPOS-Netralitas Dalam Kesemuan serta Kontroversi Pj Walikota Bekasi dan Penjelasan Terkait Jersey Nomor Punggung 2. Presidium Eksponen Pemuda Indonesia menggugat Mendagri terkait kontroversi Pj Walikota Bekasi yang dianggap tidak netral. Eksponen membela demokrasi dan berdiri ditengah-tengah sebagai pengawal. Pieter Tobias Pattiasina mengungkapkan pelanggaran hukum dan mengajukan ultimatum terkait kemungkinan tekanan dari atasan atau penguasa tertinggi. “Bagaimana Kemendagri merespons tantangan untuk memecat atau mengganti Pj yang melanggar aturan?,”ucap Tobias. Hal ini patut Menteri Tito Karnavian untuk segera mengganti Pj dari daerah dan dampak terhadap fair play di pemerintahan. “Kita akan datangi Mendagri,”tegasnya. Berbeda dengan Penjelasan dari Pj Wali Kota Bekasi, R Gani Muhamad, terkait foto para Camat memamerkan jersey dengan nomor punggung 2 yang viral di media sosial. Gani meyakinkan bahwa kejadian tersebut bukanlah unsur kesengajaan dan menyatakan keyakinannya bahwa ASN di Bekasi bersikap netral dalam kampanye Pemilu 2024. Dengan demikian, narasi yang beredar di media sosial terkait pose nomor punggung 2 dianggap tidak benar. (bwo)