Sambangi Ponpes Al Itqon, Wamenag Janjikan Bentuk Ditjen Khusus Pesantren

INDOPOS-Ditengah kesibukannya sebagai Wakil Manteri Agama, H. Syaiful Rahmat Dasuki yang akrab dipanggil Bang Haji Ipul berkesempatan bersilaturahim ke Pondok Pesantren Al Itqon, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

“Karena masih suasana lebaran, maka saya menyempatkan diri bersilaturrahim dengan Kyai Mahfudz Asirun, Pengasuh Pondok Pesantren Al Itqon” terang Bang Haji Ipul menjelaskan maksud kedatangannya.

“Kyai Mahfudz adalah sosok Kyai Betawi yang lugas namun luwes dan sangat bersahabat dengan semua kalangan. Keilmuan Beliau juga sangat diakui dan mumpuni sehingga menjadi rujukan para ustadz dan Kyai muda di Jakarta ini” Lanjut Syaiful.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Agama juga turut menghadiri prosesi Wisuda atau Haflatuttakhoruj para santri dan santriwati yang telah menempuh pendidikan agama maupun pendidikan umum di Ponpes Al Itqon ini.

Dalam sambutannya, Bang Haji Ipul menyampaikan bahwa Kementerian Agama saat ini sedang memperjuangkan dua program prioritas terkait Pesantren.

“Kami mendorong agar sebelum berakhir masa jabatan saya dan Gus Menteri, Presiden menyetujui dibentuknya Direktorat Jenderal khusus yang menangani pesantren. Sehingga tidak lagi menjadi Direktorat dibawah Ditjen Pendidikan Islam, tetapi menjadi Ditjen tersendiri di bawah Kementerian Agama” terang Bang Haji Ipul.

“Sehingga pengelolaan Dana Abadi Pesantren serta peningkatan kualitas Pesantren akan lebih fokus dan efektif. Agar Pesantren di Indonesia menjadi lebih baik dan lebih berdaya saing” lanjut Bang Haji Ipul.

“Program yang kedua adalah terus mendorong kemandirian pesantren yang diwujudkan dalam bentuk antara lain inkubasi Pesantren, serta penguatan IT dan juga capacity building Pesantren” ungkap Syaiful.

Untuk itu, Wamenag berpesan kepada para wisudawan Ponpes Al-Itqon baik jenjang Tsanawiyyah maupun Aliyah agar terus menjaga jatidiri sebagai Santri dengan akhlaqul karimah yang tinggi dan juga terus update terhadap perkembangan zaman saat ini.

“Karena Anda semua ini lahir dari Rahim Pondok Pesantren, pada dasarnya Anda semua juga dituntut mampu menjadi ambassador atau “duta yang terbaik” bagi ajaran Islam kita ini yakni ajaran agama yang menebarkan kedamaian, kemajuan serta
berkontribusi bagi Peradaban Dunia” kata Bang Haji Ipul menutup sambutannya. (bwo)

  • Related Posts

    Krisis Air Bersih Jakarta, Pj Gubernur Evaluasi PAM Jaya 

    INDOPOS-Jajaran Direksi PAM Jaya memang harus segera dievaluasi. Pasalnya, ada puluhan RT di RW01 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara sudah sepekan mengalami krisis air bersih, akibat matinya pasokan air dari…

    Kembali Geruduk Kantor DPP PPP, FKKB Tuntut Mardiono Mundur

    INDOPOS-Sejumlah massa dari Front Kader Ka’bah Bersatu (FKKB), kembali menggeruduk Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2024). . Mereka berdemo menuntut agar Plt. Ketua…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Krisis Air Bersih Jakarta, Pj Gubernur Evaluasi PAM Jaya 

    Krisis Air Bersih Jakarta, Pj Gubernur Evaluasi PAM Jaya 

    Kembali Geruduk Kantor DPP PPP, FKKB Tuntut Mardiono Mundur

    • By INDOPOS
    • Juni 14, 2024
    • 11 views
    Kembali Geruduk Kantor DPP PPP, FKKB Tuntut Mardiono Mundur

    SMPN 268 Jakarta Gelar Rapat Kerja “Bergerak Bersama Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan yang Berpihak kepada Murid”

    SMPN 268 Jakarta Gelar Rapat Kerja “Bergerak Bersama Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan yang Berpihak kepada Murid”

    Kinerja Dirut PAM Jaya Amburadul, Senator Dailami Firdaus Kritik Layananan Buruk Air untuk Warga

    Kinerja Dirut PAM Jaya Amburadul, Senator Dailami Firdaus Kritik Layananan Buruk Air untuk Warga

    SMA Negeri 9 Jakarta Gelar Perayaan P5

    SMA Negeri 9 Jakarta Gelar Perayaan P5

    KPK Cegah 10 Koruptor BUMD Sarana Jaya Ke Luar Negeri di Kasus Lahan Rorotan, Ini Daftar Namanya

    KPK Cegah 10 Koruptor BUMD Sarana Jaya Ke Luar Negeri di Kasus Lahan Rorotan, Ini Daftar Namanya