INDOPOS-Jagat media sosial X tengah diramaikan dengan tagar dan seruan “Cancel Aldi Taher” yang viral dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah akun mengajak publik memboikot mantan aktor sekaligus penyanyi tersebut setelah berbagai kontroversi yang menyeret namanya.

Di tengah ramainya seruan boikot, muncul pula gelombang dukungan untuk Aldi Taher. Banyak netizen menilai perbedaan pendapat seharusnya tidak menjadi alasan untuk melakukan cancel culture terhadap seseorang.

Dukungan itu juga terlihat di kolom komentar berbagai unggahan tentang Aldi Taher. Dalam tangkapan layar yang beredar, sejumlah akun menyebut seruan boikot hanya datang dari sebagian kecil kelompok di media sosial.

Beberapa komentar yang ramai diperbincangkan di antaranya berbunyi, “Yang boikot kaum boti! Segelintir doang paling,” hingga “Hanya boti dan orang menyimpang saja yang boikot Aldi Taher.” Komentar-komentar tersebut menuai beragam respons dari warganet lain.

Sebelumnya, Aldi Taher memang menjadi sorotan setelah berseteru dengan musisi Hindia dan beberapa kali menyampaikan pandangannya terkait isu LGBT. Sikap Aldi memicu pro dan kontra di media sosial. Di sisi lain, gelombang kritik terhadap Aldi juga dipicu oleh komentarnya terkait kasus pelecehan seksual yang menimpa penyanyi Nadhif Basalamah, yang dinilai sebagian netizen tidak menunjukkan empati.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada dampak nyata terhadap aktivitas karier Aldi Taher. Ia masih aktif bermedia sosial dan tetap mendapatkan dukungan dari sebagian penggemarnya. Banyak warganet berpendapat bahwa setiap orang berhak menyampaikan pandangan selama dilakukan dalam koridor hukum dan tidak melanggar aturan yang berlaku.
#AldiTaher #CancelAldiTaher #Viral #Trending #MediaSosial #Netizen #Hindia #XIndonesia