INDOPOS-Pernyataan Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, yang menyebut bahwa Joko Widodo bisa menjadi Presiden karena perannya, memicu beragam tanggapan di ruang publik.

‎Menanggapi hal tersebut, Joko Widodo memberikan pernyataan yang merendah. Ia menegaskan bahwa dirinya bukan berasal dari kalangan elit, melainkan hanya “orang kampung” yang meniti karier dari bawah hingga mencapai posisi tertinggi di pemerintahan.

‎Di sisi lain, Ketua Umum Masyarakat Pendukung Gibran (MPG), Jimmy S, turut memberikan pandangannya terkait dinamika politik tersebut. Ia menyebut bahwa dalam dunia politik tidak ada sesuatu yang didapat secara cuma-cuma.
‎“Dalam politik tak ada makan siang gratis. Tanyakan pada diri sendiri apa yang sudah didapat,”
Ungkit Mengungkit dalam Dunia Politik tak Pantas dilakukan diruang publik, karena Sejati nya dalam Dunia Politik hal tersebut sangat tabu, tak ada itu dalam politik mengumbar umbar jasa politik, karena Politik itu Kesepakatan Kepentingan ujar Jimmy, dalam keterangannya kepada media.

‎Ia juga menegaskan bahwa, sosok Joko Widodo merupakan inspirasi nyata tentang perjalanan dari nol hingga sukses, karir politik nya dari pimpinan Pejabat tingkat Kota, Provinsi hingga Menjadi Orang Nomor Satu Memimpin Negara ini selama 10 tahun bukan hal mudah untuk diraih, dan selama perjalanan karir politik tersebut dipastikan banyak para pihak yang mendapatkan peluang peluang politik atas kesepakatan politik tersebut.

‎“Jokowi adalah contoh nyata from zero to hero bagi kami,” Ya Pembangunan di Indonesia nyata dan pesat bisa kita liat dan rasakan bersama manfaat nya”, tambahnya.

‎Pernyataan-pernyataan ini kembali menyoroti dinamika hubungan politik antara tokoh-tokoh nasional, sekaligus memperlihatkan bagaimana narasi kepemimpinan dan dukungan politik terus berkembang menjelang momentum politik ke depan.