INDOPOS-Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang menarasikan dugaan perilaku tak pantas seorang lurah bernama Taslim. Dalam video yang beredar luas di Instagram pada Februari 2026, muncul tudingan bahwa lurah tersebut meminta “kelon” kepada pemilik warung sebelum dilakukan penertiban.
Istilah “kelon” dalam bahasa Jawa merujuk pada tindakan berpelukan atau berhubungan intim. Narasi dalam unggahan tersebut menyebutkan, permintaan itu diduga menjadi syarat agar warung milik warga tidak dibongkar.
Karena permintaan tersebut disebut tidak dipenuhi, proses pembongkaran pun tetap dilakukan. Rekaman yang viral memperlihatkan suasana tegang di lokasi penertiban. Adu mulut antara warga dan aparat kelurahan terdengar jelas dalam video, sementara sejumlah warga tampak memprotes tindakan pembongkaran.
Namun, video yang beredar tidak menampilkan bukti langsung terkait tudingan permintaan tidak senonoh tersebut, melainkan hanya memperdengarkan klaim dari pihak yang merekam.
Hingga kini belum terdapat keterangan resmi dari pihak kelurahan maupun aparat penegak hukum terkait tuduhan tersebut. Tidak ditemukan pula laporan dari media arus utama yang mengonfirmasi secara independen detail kejadian sebagaimana dinarasikan dalam video viral itu. (***)
