INDOPOS-Loyalis Jokowi, Silfester Matutina, menuding dalang di balik isu ijazah palsu adalah partai berbaju biru, yang saat ini sama-sama masuk di dalam kabinet Prabowo-Gibran. Hal itu terbukti dengan statemen dari sejumlah petinggi partai tersebut, yang tidak setuju Jokowi melaporkan Roy Suryo CS, atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
“Kita sudah tau bahwa dalang isu ijazah palsu adalah partai biru, dan sekarang ada di dalam kabinet pak Prabowo. Lihat saja statemen dari petinggi partai itu, yang menyudutkan Jokowi. Mereka bilang, Jokowi jangan melaporkan rakyatnya. Padahal, Jokowi sudah difitnah dan dicemarkan nama baiknya, ” ujar Silfester, dalam video youtube berikut:
Dari penelusuran media, partai dengan dominan warna biru di kabinat ada dua. Pertama Partai Demokrat, dan kedua Partai PAN. Namun belum diketahui, partai mana yang dimaksud oleh Silfester. Kendati begitu, jika dibilang adanya petinggi partai yang mengkritik langkah Jokowi soal ijazah, maka tudingan itu mengarah ke Partai Demokrat. Berikut pernyataan petinggi partai itu:
ANDI ARIEF DEMOKRAT KRITIK JOKOWI SOAL LAPORKAN TUDINGAN IJAZAH PALSU
Sementara itu, Presiden ketujuh RI, Joko Widodo, menanggapi pernyataan Silfester Matutina soal adanya tokoh besar di balik kasus ijazahnya. Saat ditanya siapa, Jokowi menjawab bahwa hal itu sudah diketahui.
Menurut Jokowi, pernyataan Silfester Matutina bahwa ada tokoh besar yang menyokong Roy Suryo cs mendukung ucapannya—yang menyebut adanya agenda besar politik di balik kasus ijazah dan pemakzulan.
Jokowi pun mengatakan, tokoh politik yang dimaksud sudah diketahui banyak pihak.
