INDOPOS-Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno angkat suara soal kasus dugaan beras oplosan yang turut menyeret perusahaan BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya.
Rano pun menegaskan dukungannya terhadap aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang berpotensi merugikan negara hingga Rp99 triliun ini.
“Kalau memang salah, tindak. Enggak ada urusan,” kata pemeran Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025).
Meski demikian, Rano mengaku sudah mendapat laporan dari Food Station yang membantah terlibat dalam kasus dugaan beras oplosan tersebut.
Orang nomor dua di Jakarta ini pun meminta semua pihak bersabar lantaran saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung.
“Tapi sulit, ini memerlukan waktu yang panjang untuk diskusi ini. Saya mendapat laporan dari Food Station bahwa ini tidak benar,” ujarnya.
Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta bakal turut melakukan audit untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Pasti ada audit, pasti. Apalagi hal seperti ini. Ini Inspektorat turun,” kata dia.
Sebagai informasi tambahan, BUMD pangan PT Food Station Tjipinang Jaya terseret kasus dugaan beras oplosan yang beredar di pasaran, khususnya di supermarket dan minimarket.
