INDOPOS-Bandung – Video penampilan Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB) viral di media sosial dan menuai gelombang kecaman dari masyarakat.
Dalam video yang beredar, puluhan mahasiswa terlihat bernyanyi bersama membawakan lagu berjudul “Erika”.
Lagu tersebut menjadi sorotan karena liriknya dinilai mengandung unsur seksual eksplisit dan dianggap melecehkan perempuan.
Rekaman yang diunggah pada Senin, 13 April 2026 itu memperlihatkan suasana acara yang meriah, namun di sisi lain memicu reaksi keras publik. Banyak warganet menilai isi lagu tidak mencerminkan etika dan nilai akademik yang seharusnya dijunjung tinggi oleh mahasiswa.
“Ini sangat tidak pantas. Mahasiswa seharusnya menjadi contoh, bukan justru menyanyikan lagu dengan lirik yang merendahkan perempuan,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Kritik juga datang dari berbagai kalangan masyarakat yang menilai peristiwa tersebut sebagai bentuk degradasi moral di lingkungan kampus. Mereka menyayangkan adanya pembiaran terhadap konten hiburan yang dianggap vulgar dan tidak mendidik.
Sejumlah pihak menilai, perilaku tersebut mencerminkan kurangnya sensitivitas gender serta lemahnya pengawasan dalam kegiatan kemahasiswaan. Lingkungan akademik, yang semestinya menjadi ruang intelektual dan pembentukan karakter, dinilai justru tercoreng oleh aksi tersebut.
Selain itu, lagu “Erika” yang dibawakan secara terbuka dalam forum mahasiswa dianggap sebagai bentuk objektifikasi perempuan yang tidak bisa ditoleransi. Publik pun mendesak pihak kampus untuk memberikan klarifikasi dan mengambil langkah tegas.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak ITB terkait viralnya video tersebut. Namun, masyarakat berharap kejadian ini menjadi evaluasi serius agar kegiatan mahasiswa tetap menjunjung tinggi norma, etika, dan nilai akademik.
