INDOPOS-Jakarta — Kondisi jalan rusak akibat bekas galian proyek pemasangan kabel serat optik menuai kritik keras dari masyarakat. Kerusakan tersebut dilaporkan terjadi di sepanjang ruas jalan dari kawasan Cipinang hingga Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat bekas galian yang tidak ditutup dengan baik sehingga menyebabkan jalan berlubang dan rawan membahayakan pengguna jalan. Bahkan sebagian titik terlihat amblas dan hanya ditutup secara seadanya menggunakan material sementara.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan galian tersebut dilakukan oleh PT Tunas Cahaya Mandiri Widyatama dalam rangka pekerjaan jaringan telekomunikasi serat optik.

 

Warga menilai pengerjaan proyek tersebut dilakukan secara tidak profesional. Bekas galian yang seharusnya dikembalikan seperti kondisi semula justru dibiarkan rusak dan menjadi potensi kecelakaan bagi pengendara, terutama pada malam hari.
“Jalan jadi rusak gara-gara bekas galian. Perbaikannya juga sembarangan, malah jadi kubangan dan lubang yang rawan bikin orang jatuh,” ujar salah satu warga yang merekam kondisi jalan tersebut.
Masyarakat juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Proyek galian utilitas di jalan umum seharusnya diawasi secara ketat agar tidak merugikan masyarakat.
Pengamat tata kota menilai, kontraktor yang mengerjakan proyek infrastruktur di ruang publik wajib bertanggung jawab penuh terhadap dampak pekerjaan mereka. Jika ditemukan kerusakan jalan akibat pekerjaan yang tidak sesuai standar, kontraktor seharusnya dikenai sanksi tegas.
“Ini bukan sekadar soal proyek galian. Ini soal keselamatan publik. Kalau kontraktor bekerja sembarangan dan tidak mengembalikan kondisi jalan seperti semula, maka itu bentuk kelalaian serius,” ujarnya.
Warga pun mendesak pemerintah daerah serta dinas terkait di Jakarta Timur untuk segera turun tangan menindak kontraktor pelaksana proyek, yakni PT Tunas Cahaya Mandiri Widyatama, sekaligus memastikan jalan yang rusak segera diperbaiki secara layak.
Jika tidak segera ditangani, kondisi jalan yang rusak tersebut dikhawatirkan akan terus memicu kecelakaan dan menambah keresahan masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.