INDOPOS-Publik pecinta sepak bola Indonesia mendesak Pesiden Prabowo Subianto agar tetap memertahankan Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (Dirut LPP TVRI), Iman Brotoseno di posisinya. Supaya, siaran pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 yang disiarkan TVRI berjalan lancar dan sukses.
Presiden juga diminta agar tidak mengabulkan pengunduran diri Iman Brotoseno dari dirut TVRI. Sebab, masyarakat ingin Piala Dunia 2026 yang disiarkan TVRI ke seluruh pelosok Indonesia berjalan sukses dan lancar.
Demikian ditegaskan Koordinator Pecinta Bola Indonesia (PBI), H. Abdillah. Mewakili masyarakat pecinta sepak bola Indonesia, Abdillah akan mendesak Presiden Prabowo Subianto agar tetap mempertahankan Iman Brotoseno sebagai dirut TVRI.
“Kita masyarakat pecinta sepak bola Indonesia akan mendesak Yang Mulia Presiden Prabowo agar tetap mempertahankan Iman Brotoseno di TVRI. Karena, masyarakat pecinta bola yang jumlahnya ratusan juta ini berharap Piala Dunia 2026 yang disiarkan TVRI benar terwujud. Mudah-mudahan Pak Presiden mendengarkan aspirasi rakyatnya,” ujar Abdillah, dalam keterangan tertulisnya, kepada wartawan, Selasa, 24 Februari 2026.
Masyarakat Waswas Piala Dunia 2026 tidak Sukses
Abdillah menandaskan, masyarakat, terutama para pecinta sepak bola sangat khawatir pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 yang disiarkan TVRI tidak akan berhasil jika sang dirut saat ini mundur. “Kalau Dirut TVRI mundur, kami khawatir bisa-bisa batal hak siar Piala Dunia 2026. Mudah-mudahan, Iman mencabut keputusannya. Dan, kalau bisa tetap di TVRI karena rakyat butuh bisa menonton siaran Piala Dunia 2026,” pintanya mewakili masyarakat pecinta bola di Indonesia.
Terang Abdillah, biarkan Iman Brotoseno menyelesaikan tugas tanggung jawabnya sampai Piala Dunia 2026 selesai. “Suksesnya TVRI mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026 tidak bisa dilepaskan dari ‘tangan dingin’ Iman Brotoseno. Biarkan Iman menyelesaikan tugasnya setidaknya sampai hajat Piala Dunia 2026 berakhir. Dan biarkan masyarakat dapat menikmati hiburan menonton Piala Dunia 2026 dengan riang gembira,” paparnya.
Ia pun tidak ingin berspekulasi soal pengajuan pengunduran diri Iman. “Kita tidak ingin berspekulasi mengapa Iman Brotoseno mundur dari TVRI. Kami para pecinta bola di Indonesia yang pasti sangat berharap, siaran Piala Dunia 2026 yang hak siarnya dipegang TVRI dapat berlangsung sukses. Rakyat sangat senang dapat hiburan menonton Piala Dunia 2026 di TVRI tentu. Nah, kuncinya ada di Iman sebagai dirut TVRI,” urai Abdillah.
Jelas dia, mundurnya Iman saat seperti ini timing-nya sangat tidak tepat. “Nanti saja kalau mundur. Kalau Piala Dunia 2026 sudah selesai minimal. Jangan sekarang. Kalau mundur sekarang ini, masyarakat akan bertanya-tanya tentu, ada apa ini? Apa ada tekanan atau apa?” pungkasnya.
Diketahui, Iman Brotoseno telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai dirut TVRI, pada Senin, 23 Februari 2026. Faktor kesehatan menjadi alasan mengapa ia mundur.
Orang nomor satu di TVRI itu mengaku, tidak ada faktor politik yang menjadi alasan pengunduran dirinya. “Saya memutuskan mengundurkan diri agar dapat fokus pada keadaan kesehatan saya. Tidak ada tekanan politik atau ancaman kekerasan terhadap diri saya. Saya mundur murni karena alasan kesehatan,” tegas man.
Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI, Agus Sudibyo mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan perjuangan Iman dalam memajukan TVRI selama menjabat sebagai Dirut LPP TVRI. Dalam waktu paling lambat 14 hari setelah surat pengunduran diri tersebut, Dewan Pengawas TVRI akan melakukan sidang untuk menyetujui atau menolak permohonan tersebut. (***)
