INDOPOSPerebutan Kursi Sekda DKI Jakarta Makin Memanas,
Ketua Umum Masyarakat Pendukung Gibran Jimmy S : Jabatan Sekda Provinsi Harus Bisa Menjadi Jembatan yg baik antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk Kesejahteran Masyarakat DKI, Mantan Walikota Jakarta Timur M.Anwar Saat itu Walikota yg Pertama kali Membantu MPG dalam Melakukan Simulasi Makan Bergizi Gratis di Jakarta dan Berhasil Menangani Permasalahan Banjir di Jakarta.

Jakarta — Dinamika perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta semakin menghangat. Menjelang penetapan pejabat definitif, sejumlah nama mulai muncul sebagai kandidat yang berpotensi menduduki jabatan strategis tersebut. Empat sosok yang kini banyak dibicarakan di lingkungan birokrasi Ibu Kota antara lain:

1. M. Anwar – Wali Kota Jakarta Selatan

2. Sigit Wijatmoko – Asisten Pemerintahan Sekda DKI

3. Saefuloh Hidayat – Kepala BP Perumda DKI

4. Uus Kuswanto – Wali Kota Jakarta Barat

Dari daftar tersebut, nama M. Anwar, yang saat ini memimpin Jakarta Selatan, dinilai sebagai figur paling menonjol dan berpeluang besar menjadi Sekda DKI. Penilaian itu bukan tanpa alasan.

Rekam Jejak Mentereng Anwar Saat Pimpin Jakarta Timur

Sebelum bertugas di Jakarta Selatan, Anwar dikenal luas ketika menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Timur. Pada periode itu, ia mencatatkan sejumlah prestasi dan keberhasilan dalam mengimplementasikan berbagai program prioritas pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Salah satu capaian penting yang menempatkan Anwar dalam sorotan positif adalah keberhasilannya menjadi pelopor kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jakarta Timur tercatat sebagai wilayah pertama yang mampu menjalankan program MBG dengan efektif, kolaboratif, dan menyeluruh.

Program unggulan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut berjalan optimal di Jakarta Timur berkat sinergi lintas sektor, mulai dari camat, lurah, sekolah, hingga tokoh masyarakat. Keberhasilan itu dinilai sebagai bukti kemampuan Anwar dalam memimpin, mengelola program besar, serta membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kemampuan Manajerial Jadi Pertimbangan

Sejumlah pihak menilai, rekam jejak Anwar dalam memimpin dua wilayah besar di Jakarta menunjukkan kematangan dan kapasitas birokrasi yang mumpuni. Selain sukses menjalankan program prioritas pemerintah, Anwar juga dikenal dekat dengan warga dan memiliki gaya kepemimpinan kolaboratif.

Di tengah kebutuhan akan Sekda yang mampu menjalankan visi besar pemerintah pusat dan daerah, nama Anwar dianggap paling memenuhi kriteria tersebut.

Proses seleksi Sekda DKI Jakarta masih berlangsung. Publik kini menantikan keputusan akhir dari pemerintah provinsi maupun pusat mengenai siapa sosok yang akan menduduki kursi Sekda—jabatan strategis yang menentukan arah tata kelola pemerintahan di Ibu Kota.

Ditempat terpisah saat awak media menghubungi Ketua Umum Masyarakat Pendukung Gibran Jimmy S untuk meminta tangapan akan hal tsb,
Jimmy Mengatakan, Ya Saya kenal baik dengan Pak Anwar, Waktu itu pada saat 1 minggu setelah Pelantikan Presiden Prabowo dan Gibran di Lantik, MPG buat acara simulasi Makan Bergizi Gratis di wilayah Jakarta timur, ya saat itu di dki baru kami yg lakukan simulasi yg dihadiri oleh Badan Pamgan Nasional jg, bahkan saat itu Badan Gizi Nasional belum terbentuk,
Kegiatan simulasi tersebut berada di kelurahan cipinang melayu dan Banyak sekali di bantu Oleh Walikota Jakarta timur saat itu, ya kalo tidak salah Pak Anwar Walikotanya saat itu, tandas Jimmy kepada Wartawan.

Jimmy Menanmbahkan, Memang sudah sepatutnya saat ini Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah berjalan dengan Kompak untuk Kepentingan Masyarakat agar bisa Sejahtera dan Bahagia, oleh karena nya di butuhkan lah Sosok Sekda Yang harus Mumpuni untuk Mensinkronisasi dan Berkolaborasi Kebijakan2 Pusat dgn Kebijakan2 Daerah demi Kesejahteraan Masyarakat di DKI, Kita tau permasalahan di DKI ini sangat krusial sekali, dari masalah sampah, banjir dan masalah sosial yg memang perlu Kolaborasi yg Win Win antara Pemerintah Pusat dan Daerah, Untuk itulah dibutuhkan Sekda yg Harus Mumpuni akan hal tsb, dan Saya yakin apabila Gubernur DKI dan Presiden Prabowo memilih Bapak M Anwar itu sudah langkah yg tepat, karena sudah terbukti memang beliau mampu mensinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dengan baik yg berefek positif bagi Masyarakat Jakarta.
“Ya saya dukung beliau untuk Sekda DKI”, Tutup Jimmy Melalui Sambungan Telepon dari awak media.