INDOPOS-LABUHANBATU UTARA – Seorang ibu korban pembongkaran rumah tampak histeris dan nekat mencegat sepeda motor polisi demi meminta pertolongan di kawasan Labuhanbatu Utara. Ia mengaku rumahnya dibongkar oleh pihak perusahaan PT SMART.

Dalam kondisi panik, ibu tersebut meminta bantuan aparat karena rumahnya diratakan. Ia juga mengaku mengalami luka di tangan saat berusaha mempertahankan tempat tinggalnya dari pembongkaran.

Awalnya, petugas polisi yang melintas sempat merespons dengan membonceng ibu tersebut menuju lokasi kejadian. Namun situasi berubah ketika ibu itu menyebut bahwa pihak yang melakukan pembongkaran adalah bagian dari grup Sinar Mas. Polisi tersebut kemudian meminta sang ibu turun dengan alasan sakit perut.

Sang ibu menolak turun dan menyebut petugas takut. Terjadi adu mulut singkat sebelum akhirnya polisi tetap memaksa ibu tersebut turun dari kendaraan.