INDOPOS-JAKARTA — Dukungan terhadap penyampaian aspirasi warga Pati yang akan menggelar aksi di Jakarta terus mengalir. Tokoh muda Betawi, Muhidin Muchtar, menyatakan bahwa masyarakat Betawi menghormati setiap warga negara yang ingin menyampaikan aspirasi secara terbuka dan damai sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.
Menurut Muhidin, menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin dalam sistem demokrasi. Karena itu, aspirasi masyarakat sebaiknya diberikan ruang untuk disampaikan dengan tertib, santun, dan tetap menjaga ketertiban umum.

“Warga Betawi mendukung penyampaian aspirasi karena itu merupakan bagian dari demokrasi. Silakan menyampaikan perjuangan dan aspirasi dengan tertib, damai, serta tetap menjaga persaudaraan,” ujar Muhidin Muchtar.
Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan menyambut dengan baik kedatangan warga Pati yang ingin menyampaikan aspirasinya di Jakarta.
Bahkan, sebagai bentuk kepedulian dan semangat persaudaraan sesama anak bangsa, Muhidin mempersilakan para peserta aksi yang membutuhkan tempat untuk beristirahat maupun melaksanakan ibadah.
“Kalau memang ada yang ingin bermalam dan melaksanakan salat, kami persilakan menggunakan Aula Masjid Nurul Falah di Rusun Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ini bagian dari kepedulian dan penghormatan kami kepada saudara-saudara yang datang untuk menyampaikan aspirasi,” katanya.
Muhidin menegaskan, perbedaan pandangan maupun kepentingan politik tidak semestinya menjadi alasan untuk memutus tali persaudaraan antarmasyarakat. Menurutnya, Jakarta adalah rumah bersama yang harus mampu menerima berbagai aspirasi dari seluruh penjuru Indonesia.
“Warga Tanah Abang akan menyambut baik perjuangan warga Pati. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai perbedaan itu membuat kita saling bermusuhan. Sampaikan aspirasi dengan damai, jaga ketertiban, dan hormati masyarakat sekitar,” tegasnya.
Ia berharap aksi penyampaian aspirasi warga Pati di Jakarta dapat berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gesekan dengan masyarakat. Menurutnya, kedewasaan dalam berdemokrasi justru terlihat ketika perbedaan dapat disampaikan tanpa kekerasan maupun tindakan yang merugikan pihak lain.
Muhidin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap kondusif. Ia menilai, sikap saling menghormati dan semangat gotong royong merupakan nilai yang harus terus dipelihara.
“Betawi punya tradisi menerima tamu dan menghormati saudara. Selama datang dengan niat baik dan menyampaikan aspirasi secara damai, tentu kami sambut dengan baik,” pungkasnya.
Dengan sikap tersebut, dukungan warga Tanah Abang diharapkan dapat menjadi pesan bahwa demokrasi tidak hanya berbicara tentang kebebasan menyampaikan pendapat, tetapi juga tentang menghormati sesama, menjaga persatuan, serta merawat ketertiban bersama.
#WargaBetawi #MuhidinMuchtar #WargaPati #TanahAbang #JakartaPusat #Demokrasi #AspirasiRakyat #Petamburan #NurulFalah #JagaPersatuan #JakartaKondusif
