Ibu Dua Anak Dirazia Satpol PP dan Ditahan Sudin Sosial Jakbar Sebulan, Keluarga Sedih dan Berharap Dilepaskan

INDOPOS-Sejak Rabu 21 Mei lalu, hingga hari ini 2 Juli 2024 Ahmad dan kedua anaknya Lia, serta Imelda kehilangan sosok ibu mereka Riyanti yang dirazia Satpol PP dan ditahan Sudin Sosial Jakarta Barat sudah hampir sebulan lamannya. Berbagai upaya sudah ditempuh sang suami, untuk membebaskan istri, namun tak kunjung berhasil.

Surat dari RT dan RW, serta dokumen Kependudukan yang diminta instansi yang merazia istrinya sudah diserahkan, namun tak kunjung dilepas.

“Kami tidak tidur setiap malam menunggu ibu pulang,” ujar kedua anak Riyanti, dengan raut wajah penuh kesedihan.

Berdasarkan keterangan yang didapat media di lapangan, berikut kronologis penangkapan dan penahanan ibu dua anak di Jakarta Barat:

Kronologi kejadian Ibu Riyanti Dirazia Satpol PP Jakarta Barat dan ditahan sebulan belum dilepas Sudin Sosial :
1. Pada Hari Selasa malam Rabu Tanggal, 21 Mei 2024 sekitar pukul, 22.30 WIB, Jl Daan Mogot (Indosiar) Ibu Riyanti sedang menunggu jemputan suaminya.

2. Saat sedang menunggu jemputan suaminya, tiba – tiba datang Satpol-PP melakukan razia.
3. Ibu Riyanti ikut ditarik hingga terjadi tarik menarik antara Satpol-PP dengan ibu Riyanti.
4. Masih terjadi tarik menarik antara ibu Riyanti dengan Satpol-PP kemudian tibalah suami ibu Riyanti, dan suaminya menghentikan motor nya lalu berlari menarik istrinya. Satpol-PP mengatakan bahwa nanti urusan di kantor saja.
5. Setelah suaminya menyusul ke kantor Satpol-PP Jakarta Barat untuk menjemput istrinya yang sudah dibawa oleh pihak Satpol-PP.
6. Sesampai di kantor Satpol-PP Jakarta Barat dan pertemuan dengan Satpol-PP Jakarta Barat yang tadi membawa istrinya, tapi pihak Satpol-PP Jakarta Barat tidak mau membebaskan istri nya.
7. Pihak Satpol-PP Jakarta Barat mengatakan kepada beliau bahwa bapak harus mengurus surat keterangan status suami istri dari RT – RW dan kelurahan baru kemudian bisa dibebaskan.
8. Setelah semua sarat tentang status suami istri diurus oleh suaminya.
9. Suami nya mendapat informasi bahwa istri nya kini dititipkan di panti.
10. Akhir nya suami nya ke panti untuk mengambil alias membebaskan istri nya namun pihak panti mengatakan bahwa harus ada surat dari Sudin sosial Jakarta Barat dan dinas sosial DKI Jakarta karena ibu Riyanti adalah titipan oleh pihak Sudin sosial jakarta barat.
11. Kemudian suami nya ke Sudin sosial jakarta barat namun pihak sudin sosial jakarta barat tidak tanggapi alias mengabaikan saja.
12. Hingga sudah satu bulan lebih ibu Riyanti ditahan oleh Satpol-PP Jakarta Barat dan Sudin Sosial Jakarta Barat.
13. Mohon agar ibu Riyanti di bebaskan alias di pulangkan kepada keluarga karena pengamanan dan penahanan ibu Riyanti salah tangkap. (pers)

  • Related Posts

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    INDOPOS-Universitas Borobudur menerima kunjungan Menteri Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan Timor Leste José Honório da Costa Pereira Jerónimo, Sabtu (20/7/2024). Kegiatan ini sebagai bentuk awal dari kerjasama pendidikan perguruan tinggi Timor…

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    INDOPOS-Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Tim Desk Pilkada Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan bahwa Anies Baswedan belum tentu maju untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Hal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul

    • By INDOPOS
    • Juli 17, 2024
    • 16 views
    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul