Universitas Borobudur Menjadi Tuan Rumah FGD Pemikiran Kritis Akademisi Terhadap RUU Kelautan Mengenai Indonesian Sea and Coast Guard

INDOPOS-Jakarta, 25 Juni 2024 – Dalam upaya memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan hukum kelautan di Indonesia, Universitas Borobudur dan Universitas Djuanda bekerja sama mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pemikiran Kritis Akademisi terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kelautan Mengenai Indonesian Sea and Coast Guard”. Diskusi ini diadakan pada selasa 25 Juni 2024 di Gedung D, Universitas Borobudur. Acara ini menghadirkan sejumlah akademisi, nelayan, guru besar dan pakar dari kedua kampus yang berkompeten di bidang hukum kelautan dan kebijakan publik. Dalam FGD ini, para narasumber memberikan pandangan kritis serta saran yang komprehensif terkait pembentukan Indonesian Sea and Coast Guard (ISCG).Dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Hukum Univ. Borobudur Dr. Megawati Barthos, S.H. M.M. dan Dekan Fakultas Hukum Univ. Djuanda Dr.Nurwati, S.H.M.H. melakukan implementation arrangement/AI guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan hukum di kedua institusi.

Diskusi dimulai dari narasumber pertama, Prof. Dr. Hj. Henny Nuraeny, S.H., M.H, guru besar Hukum Pidana Universitas Djuanda yang memaparkan topik pada penegakan hukum dalam perspektif Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana serta keamanan dan keselamatan di laut. Dilanjutkan oleh Prof. Dr. Zainal Arifin Hoesein, S.H., M., Dosen Pasca Sarjana Universitas Borobudur mengemukakan mengenai tugas, fungsi, wewenang lembaga dalam penegakan hukum, keamanan dan keselamatan di laut serta analisis sistem Multi Agency Single Task dan Single Agency Multi Tasks.

Prof. Dr. Elfrida Ratnawati, S.H., M.H., M.Kn, guru besar Hukum Maritim Universitas Trisakti menyuarakan pendapatnya terhadap Analisis konsep Indonesia sebagai Poros maritim Dunia perlu penanganan komprehensif oleh lembaga untuk penegakan hukum, keamanan dan keselamatan di laut. Dan narasumber terakhir Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si, pakar kelautan Universitas Djuanda menyampaikan pemaparannya mengenai permasalahan yang ada di laut, relasi dengan lembaga kementerian dan terkait dalam kewenangan di laut.Diskusi ditutup oleh pendapat dan umpan balik dari peserta diskusi. Peserta banyak berpendapat bahwa RUU ini perlu dikaji ulang oleh pakar – pakar yang piawai soal kelautan, pun koordinasi antar lembaga, tantangan dan hambatan harus lebih diperhatikan agar tidak tumpang tindih kewenangan.Hasil dari FGD ini berupa beberapa usulan yang akan dikawal kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan akhir RUU tentang Kelautan.

 

  • Related Posts

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    INDOPOS-Universitas Borobudur menerima kunjungan Menteri Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan Timor Leste José Honório da Costa Pereira Jerónimo, Sabtu (20/7/2024). Kegiatan ini sebagai bentuk awal dari kerjasama pendidikan perguruan tinggi Timor…

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    INDOPOS-Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Tim Desk Pilkada Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan bahwa Anies Baswedan belum tentu maju untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Hal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul

    • By INDOPOS
    • Juli 17, 2024
    • 16 views
    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul