Pidana Menanti Caleg dan Tim Pemenangan Pelaku Politik Uang

INDOPOS-Pakar dan Pengajar Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Arya Budi menilai caleg & tim pemenangan caleg pelaku politik uang bisa dipidana. Menurutnya, fenomena politik uang dan vote buying atau transaksi jual beli suara masih marak di kalangan caleg di Pemilu 2024.

Terkait tim pemenangan caleg yang membagikan uang, juga dapat dikatakan pelaku karena turut serta dalam pelanggaran hukum. Siapa yang terbukti harusnya juga dapat menanggung hukuman sesuai aturan yang berlaku.

Seperti diketahui, belakangan marak pemberitaan di media, terkait Tokoh masyarakat Jakarta Utara Andi Mulyati Pananrangi,SE, yang melaporkan Caleg DPR RI Dapil 3 ke Bawaslu, menurutnya dengan pemberian uang kepada pemilih telah mencederai Demokrasi di Indonesia,

Menurutnya, Pakar dan Pengajar Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Arya Budi, Hal ini lantaran tidak ada keinginan pemerintah, Bawaslu dan KPU RI untuk mereformasi aturan soal kepemiluan.

Dia menyebut, maraknya fenomena politik uang dan vote buying yang dipakai oleh peserta Pemilu lantaran sebagian besar masyarakat Indonesia masih berpenghasilan menengah ke bawah.

Caleg DPR RI Dapil 3 DKI Jakarta Di Laporkan Andi Mulyati Terkait Adanya Dugaan Money Politik

Tokoh masyarakat Jakarta Utara Andi Mulyati Pananrangi,SE  laporkan Caleg DPR RI Dapil 3 ke Bawaslu, menurutnya dengan pemberian uang kepada pemilih telah mencederai Demokrasi di Indonesia,

Andi Mulyati sangat apresiasi dengan Bawaslu yang telah menerima laporan dugaan Money politik yang di lakukan caleg DPR RI Dapil 3 dengan membawa barang bukti  54 Amplop dan 7 orang saksi   dari jakarta barat dan Jakarta utara dengan nomor laporan 018/Lp/PLP/PL/prop/12/00/111/2024.

“Sebagai pelapor saya  berterimakasih,dan menhapresiasi   Bawaslu dan Gakumdu yang bertindak cepat  dalam menindak lanjuti  laporan saya  atas terjadinya  money  politik dalam pemilu 2024.”

  • Related Posts

    International Battery Summit 2024 “The Future Battery Technology from Upstream to Downstream for Accelerating Clean Energy Transition”

    INDOPOS-Tangerang Selatan, 01 July 2024-National Battery Research Institute (NBRI) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) serta Pamerindo Indonesia sebagai co-organizer, akan…

    Guru Besar: Pemerintah Jangan Sampai Abaikan Eksistensi Hukum Adat

    INDOPOS-Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara) Jakarta St. Laksanto Utomo mengingatkan kepada Pemerintah jangan sampai mengabaikan eksistensi hukum adat sebagai hukum asli Indonesia.“Seyogianya hindari pemikiran bahwa hukum…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    International Battery Summit 2024 “The Future Battery Technology from Upstream to Downstream for Accelerating Clean Energy Transition”

    International Battery Summit 2024 “The Future Battery Technology from Upstream to Downstream for Accelerating Clean Energy Transition”

    Guru Besar: Pemerintah Jangan Sampai Abaikan Eksistensi Hukum Adat

    Guru Besar: Pemerintah Jangan Sampai Abaikan Eksistensi Hukum Adat

    FH USM Gelar Seminar Nasional dan Call for Paper dalam Rangka Dies FH USM ke-37

    FH USM Gelar Seminar Nasional dan Call for Paper dalam Rangka Dies FH USM ke-37

    Mantan Kasatpol PP Jaksel Non Aktif Masih Pegang Kendali, Pj Gubernur Harus Bertindak Tegas Agar Kinerja Tidak Menurun, Imbasnya Banyak Reklame Tak Berizin Belum Ditertibkan

    Mantan Kasatpol PP Jaksel Non Aktif Masih Pegang Kendali, Pj Gubernur Harus Bertindak Tegas Agar Kinerja Tidak Menurun, Imbasnya Banyak Reklame Tak Berizin Belum Ditertibkan

    70 Anggota DPRD Sumut Dapat Pencerahan dari Haji Rasyidi Soal Pengelolaan Anggaran

    70 Anggota DPRD Sumut Dapat Pencerahan dari Haji Rasyidi Soal Pengelolaan Anggaran

    Ketum PPJN”98 Akan Adukan Tempo Ke Dewan Pers Tebar Fitnah Ke Dasco

    Ketum PPJN”98 Akan Adukan Tempo Ke Dewan Pers Tebar Fitnah Ke Dasco