Ditunggu, Bawaslu Proses Dugaan Politik Uang Caleg Demokrat

INDOPOS-Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Demokrat, diduga melakukan money politik pada masa tenang, jelang pencoblosan Pemilu 2024, di wilayah RW 008/001, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Dan juga bagian dari petugas pemilu yang harusnya netral, telah melakukan penyimpangan. Kabar ini telah diangkat sejumalah media online.

Pelaporan juga dilakukan terkait dugaan politik uang di Koja Jakarta Utara dan Kalideres Jakarta Barat

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menerima laporan dugaan politik uang yang dilakukan (caleg) Partai Demokrat.

Komisioner Bawaslu RI, Puadi mengatakan, kasus politik uang caleg telah dilimpahkan ke Bawaslu tingkatt provinsi. “Benar, laporan ke Bawaslu RI, kemudian dilimpahkan sesuai locus delicti-nya (sesuai dengan lokasi dugaan politik uang terjadi),” kata Puadi.

Menurutnya, kasus politik uang masuk kategori pelanggaran pidana pemilihan umum (pemilu). Sehingga, dalam penanganan kasusnya Bawaslu berkolaborasi dengan Polisi dan Kejaksaan Agung.

“Karena dugaan politk uang dan pintu masuknya laporan, (dan telah) memenuhi syarat formil-materil. Jadi, prosesnya klarifikasi dengan Sentra Gakkumdu,” katanya, menjelaskan.

Ke depannya, Puadi memastikan, kasus ini akan diperiksa Bawaslu Provinsi.

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief merespons terkait laporan tersebut. Dia mengaku akan menelusuri terlebih dahulu soal laporan dugaan politik uang itu.

“Nanti kita cek,” kata Andi Arief saat dihubungi media.

Andi Arief belum bisa memberikan banyak keterangan lebih lanjut terkait laporan tersebut, dan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Ketua Mahkamah Partai Demokrat Mayjen (Purn) TNI Nachrowi Ramli, persoalan pemilu ditangani sesuai mekanisme yang ada. Perlu disertai pembuktian.

  • Related Posts

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    INDOPOS-Universitas Borobudur menerima kunjungan Menteri Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan Timor Leste José Honório da Costa Pereira Jerónimo, Sabtu (20/7/2024). Kegiatan ini sebagai bentuk awal dari kerjasama pendidikan perguruan tinggi Timor…

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    INDOPOS-Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Tim Desk Pilkada Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan bahwa Anies Baswedan belum tentu maju untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Hal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul

    • By INDOPOS
    • Juli 17, 2024
    • 16 views
    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul