Puluhan Eks Karyawan Korban PHK PT Sophie Paris Indonesia Tuntut Pesangon

INDOPOS-Puluhan orang eks karyawan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) PT Sophie Paris Indonesia menuntut pembayaran uang kompensasi berupa Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja, Uang Penggantian Hak dan Upah Proses untuk 2 bulan sebesar Rp 3.570.861.644,- secara tunai dan seketika.

Kuasa Hukum Para Korban PHK, M. Reza Ginandjar mengungkapkan, pada Juni 2020, Kliennya telah mengajukan Gugatan Perselisihan Hubungan Industrial melalui Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebagaimana terdaftar dalam Register Perkara Nomor : 14/Pdt.Sus-PHI/2021/PN.Jkt.Pst, tanggal 12 Januari 2021. Kemudian, Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah memberikan putusan pada tanggal 24 Mei 2021.

Reza mengatakan, pihaknya telah melakukan somasi (memperingatkan) kepada Direktur Utama PT. SOPHIE PARIS INDONESIA (dahulu PT. SOPHIE MARTIN INDONESIA) dan Pemilik Manfaat PT Sophie Paris Indonesia berinisial HBAE.

“Kami meminta Pihak Sophie Paris Indonesia segera membayarkan Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja, Uang Penggantian Hak dan Upah Proses untuk 2 bulan sebesar Total Rp 3.570.861.644,- secara tunai dan seketika ke-21 orang Klien Kami selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Somasi dibuat sebagai bentuk itikad baik dari Saudara serta tercapainya penyelesaian permasalahan hukum diluar pengadilan,” ujar Reza dalam keterangannya, Rabu (27/12/2023).

Reza menambahkan, jika somasi itu diabaikan, pihaknya telah menyiapkan upaya hukum lain. Yakni, berupa tuntutan baik secara Pidana, Perdata maupun Niaga (Permohonan Pailit) baik secara korporasi ataupun pribadi.

“Karena diduga adanya pengalihan dana perusahaan guna untuk melepaskan tanggung jawab perseroan terhadap Karyawan (Kreditur) sebagaimana dimaksud dalam Doktrin Hukum Piercing The Corporate Veil,” tutupnya. (bwo)

  • Related Posts

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    INDOPOS-Universitas Borobudur menerima kunjungan Menteri Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan Timor Leste José Honório da Costa Pereira Jerónimo, Sabtu (20/7/2024). Kegiatan ini sebagai bentuk awal dari kerjasama pendidikan perguruan tinggi Timor…

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    INDOPOS-Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Tim Desk Pilkada Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan bahwa Anies Baswedan belum tentu maju untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Hal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Universitas Borobudur, Siap Jalin Kerjasama

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    Anies Terancam Tak Bisa Nyalon Gubernur Jakarta, Ini Sebabnya

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    BNI Branch Office Harmoni Mendukung Program Kerjasama Dengan Kementerian Perhubungan Dirjen Darat Dalam Kegiatan “Pekan Nasional Keselamatan Jalan”

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Usung Semangat Perubahan, Calon Dekot Fachrurozi Optimis Dapat Dukungan Masyarakat

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    Urai Sampah Rumahan, Legislator Minta Pemprov Sediakan Sarana dan Prasarana

    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul

    • By INDOPOS
    • Juli 17, 2024
    • 16 views
    KEK Sanur Jadi Pusat Kesehatan, Influencer Singgung Kegagalan RS Pertamedika Sentul